cover
Contact Name
Sahri Nova Yoga
Contact Email
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25500848     EISSN : 26142988     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran Bahasa.
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017" : 53 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TARI BAMBU PADA KOMPETENSI DASAR MENANGGAPI ISI CERITA SECARA LISAN DI KELAS V SDNEGERI 068343 MEDAN TUNTUNGAN Roslina Sembiring
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.987 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.749

Abstract

Abstrak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe tari bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tari bambu dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pokok bahasan menanggapi isi cerita secara lisan di Kelas V SD Negeri 068343 Medan Tuntungan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, siklus I dan siklus II masing-masing memiliki 2 pertemuan. Pada setiap pertemuan peneliti melakkukan observasi belajar terhadap siswa, untuk mengetahui tingkat minat belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis dengan guru V SD Negeri 068343 Medan Tuntungan yang dilakukan terhadap 30 orang siswa, terdapat 24 orang siswa (80%) yang memiliki minat belajar yang kurang dan 6 orang siswa (20%) yang memiliki minat yang cukup. Kemudian pada siklus I memiliki nilai rata-rata 44 (55%), sedangkan pada siklus II yaitu sebesar 69 (87%). Berdasarkan hasil penelitian dari tes siklus I dengan siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe tari bambu dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pokok bahasan menanggapi isi cerita secara lisan di Kelas V SD Negeri 068343 Medan Tuntungan.Kata Kunci:minat membaca, kooperatif tipe tari bambu, isi cerita, lisan Abstract. This type of research is a classroom action research, with the application of cooperative learning model of bamboo dance type. This study aims to know that by using cooperative learning model of bamboo dance type can increase student learning interest on the subject respond to the story content orally in Class V SD Negeri 068343 Medan Tuntungan. This study consists of 2 cycles, cycle I and cycle II each have 2 meetings. At each meeting researchers do observation learning to students, to determine the level of student learning interest. Based on observations made by the author with teacher V SD Negeri 068343 Medan Tuntungan conducted on 30 students, there are 24 students (80%) who have less interest in learning and 6 students (20%) who have enough interest. Then in the first cycle has an average value of 44 (55%), while in the second cycle that is equal to 69 (87%). Based on the results of the research from the test cycle I with cycle II there is a significant increase, thus it can be concluded that by applying cooperative learning model of bamboo dance type can increase student learning interest on the subject respond to the story content orally in Class V SD Negeri 068343 Medan Tuntungan.Keywords:interest in reading, cooperative type of bamboo dance, story content, oral
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL KALOMPANG KARYA BADRUL MUNIR CHAIR SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Siti Maemunah
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.646 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1334

Abstract

Abstrak. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan lokal novel Kalompang. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan studi pustaka. Objek penelitian dalam hal ini yaitu novel Kalompang. Penelitian ini memfokuskan pada kearifan lokal novel Kalompang karya Badrul Munir Chair. Penelitian kearifan lokal ini difokuskan pada tiga aspek yaitu aspek budaya, aspek sosial dan aspek agama.Aspek Budaya lebih dominan muncul pada diri tokoh di dalam novel Kalompang. Tokoh Mattali dan keluarganya serta tokoh pendukung lainnya, dalam novel ini merupakan masyarakat yang sangat menjungjung tinggi tradisi yang sudah ada sejak lama. Hal ini sesuai dengan definisi dari kearifan lokal itu sendiri, yaitu kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan tradisi yang dijadikan sebagai acuan bersama oleh suatu kelompok sosial dalam menjalin hubungan dengan tuhan, alam, dan sesama manusia.Kata kunci : Novel, Kearifan Lokal, Pembelajaran SastraAbstract. The purpose of this research is to find local wisdom novel Kalompang. The methods used is descriptive analysis qualitative and the literature  study. Research object in this case that is novel Kalompang. This study focused on three aspects which is the aspect of culture, social aspect, religious and facets. And instrument used in this research is own researchers assisted by table analysis. Results ofthis research isthatthere are threeaspects oflocal knowledge, includingcultural aspects, socialaspectsand aspects ofreligion.Cultural aspects appear in a more dominant character in the novel Kalompang. Mattali figures and their families as well as other supporting characters in this novel are people very high uphold the tradition that has been around a long time. This is consistent with the definition of local wisdom itself, that local knowledge is a system of values, norms, and traditions that serve as a reference shared by a social group in a relationship with God, nature, and human beings.            Keywords: Novel, Local Wisdom, Teaching Literature
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORASI PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 025266 BINJAI Dra. Misniwati
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.6 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.744

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar Bahasa Indonesia setelah diterapkannya model pengajaran kolaborasi. (b) Ingin mengetahui pengaruh meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia setelah diterapkan model pengajaran kolaborasi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas III SD Negeri 025266. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (51%) dan siklus II (89%). Simpulan dari penelitian ini adalah model pengajaran kolaborasi dapat berpengaruh positif terhadap prestasi, minat, perhatian dan partipasi, meningkatkan prestasi  Belajar  Siswa SD Negeri 026408 Binjai, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci: prestasi belajar, Pengajaran Kolaboratif Abstract. While the purpose of this research are: (a) Want to know the improvement of Indonesian learning achievement after the implementation of collaborative teaching model. (b) Want to know the effect of improving the achievement of Indonesian Language after applied collaborative teaching model. This research uses action research as much as two rounds. Each round consists of four stages: design, activity and observation, reflection, and refission. Target of this research is student of Class III SD Negeri 025266. Data obtained in the form of formative test results, observation sheet of teaching and learning activities. From the analyst's result, it is found that the students' learning achievement has improved from cycle I to cycle II that is, cycle I (51%) and cycle II (89%). The conclusion of this research is the collaborative teaching model can positively affect the achievement, interest, attention and partipation, improve the achievement of Student Elementary School Elementary School 026408 Binjai, and this learning model can be used as one of the alternative learning Indonesian.Keywords: learning achievement, collaborative teaching
MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TARI BAMBU PADA POKOK BAHASAN MENANGGAPI ISI CERITA SECARA LISAN DI KELAS VA SD NEGERI 064988 MEDAN JOHOR Rotua Sinaga
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.436 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.750

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe tari bamboo pada pokok bahasan menanggapi isi cerita secara lisan pada siswa kelas V SD Negeri 064988 Medan Johor. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tari bambu, dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pokok bahasan menanggapi isi cerita secara lisan di Kelas VA SD Negeri 064988 Medan Johor. Berdasarkan hasil observasi minat belajar siswa siklus I rata-rata nilai keseluruhan yang diperoleh hanya mencapai 44, persen (%) yang diperoleh sebesar 55%. Dari hasil hitungan observasi siswa siklus I masih tergolong rendah. Pada siklus II rata-rata nilai keseluruhan yang diperoleh yaitu sebesar 69, persen (%) yang diperoleh adalah sebesar 87%. Pada siklus II dapat dilihat bahwa peneliti sudah meningkatkan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe tari bambu dengan baik dan perilaku belajar siswa sudah meningkat.Kata Kunci: minat membaca, kooperatif tipe tari bambu Abstract. This study aims to improve the interest of reading students through cooperative learning model of bamboo dance type on the subject of responding to the story content orally in grade V students of SD Negeri 064988 Medan Johor. This research is a classroom action research. Based on the result of the research, it is found that by using cooperative learning model of bamboo dance type, it can increase student's learning interest in Indonesian subjects on the subject of responding to the story content orally in VA Class of SD Negeri 064988 Medan Johor. Based on the observation of student interest in learning cycle I average the overall value obtained only reached 44, percent (%) obtained by 55%. From the results of the student observation of the first cycle is still relatively low. In cycle II the average overall value obtained is 69, percent (%) obtained is 87%. In the second cycle can be seen that researchers have increased the use of cooperative learning model of bamboo dance type well and student learning behavior has increased.Keywords: interest in reading, cooperative type of bamboo dance
APLIKASI PENDIDIKAN ONLINE “RUANG GURU” SEBAGAI PENINGKATAN MINAT BELAJAR GENERASI MILENIAL DALAM MENYIKAPI PERKEMBANGAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Nindi Silvia Rahmadani; Mia Setiawati
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.174 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1369

Abstract

Abstrak. Artikel ini berisi pembahasan tentang aplikasi pendidikan online ruang guru sebagai peningkatan minat belajar generasi milenial dalam menyikapi perkembangan revolusi industri 4.0. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia, karena dengan pendidikan setiap manusia dapat menambah wawasan dan ilmu yang bermanfaat. Setiap manusia wajib mendapatkan pendidikan yang layak di mana pun berada dan pendidikan dapat mengubah pola pikir menjadi lebih baik dan positif. Salah satu bentuk pola pendidikan dalam menyikapi revolusi indutri 4.0 adalah memanfaatkan smarthphone/gadget sebagai media pendidikan yang disebut dengan aplikasi Ruang Guru. Aplikasi ruang guru merupakan aplikasi berbasis digital yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun, serta penggunaannya yang mudah dan membantu dalam permasalasahan pembelajaran.Ruang Guru menyediakan sistem tata kelola pembelajaran yang dapat digunakan murid dan guru dalam mengelola kegiatan belajar di kelas secara virtual. Dilengkapi dengan ribuan bank soal yang kontennya disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku di Indonesia.Kata kunci :aplikasi, ruang guru, revolusi, industri 4.0Abstract. This article contains a discussion of the application of teacher space online education as an increase in the interest in learning millennial generation in addressing the development of the industrial revolution 4.0. Education is very important for humans, because with education every human being can add useful insights and knowledge. Every human being must get a decent education wherever they are and education can change the mindset to be better and positive. One form of education pattern in addressing the industrial revolution 4.0 is utilizing a smartphone / gadget as an educational medium called the Guru Ruang application. The teacher room application is a digital based application that can be accessed wherever and whenever, and its use is easy and helps in learning problems. The Teacher's Room provides a learning governance system that can be used by students and teachers in managing learning activities in the classroom virtually. Equipped with thousands of question banks whose content is adapted to the applicable curriculum in Indonesia Keywords: application, teacher room, revolution, industry 4.0
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPEEXPLICIT INSTRUCTIONBERBASIS MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKANKETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VII-B SMP WARGA SURAKARTA Mutia Febriyana
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.776 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.745

Abstract

Abstrak. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi dan (2) meningkatkan keterampilan menulis puisi melalui penerapan pendekatan kooperatif tipe explicit instruction berbasis media gambar. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII-B SMP Warga Surakarta. Data berupa RPP, foto, hasil tes, catatan lapangan, catatan hasil dan wawancara. Sumber data diperoleh dari informan, lokasi dan proses pembelajaran serta dokumen.  Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, dialog dan wawancara, telaah dokumen, serta tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kooperatif tipe explicit instruction berbasis media gambar mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi siswa yang ditandai dengan meningkatnya keaktifan, perhatian, dan keterlaksanaan pembelajaran. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dengan menerapkan penerapan pendekatan kooperatif tipe explicit instuction berbasis media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VII-B SMP Warga Surakarta. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tindakan yang dilakukan selama dua siklus.  Pada pratindakan jumlah siswa memperoleh nilai di atas KKM (75) 3 siswa (10%) dengan nilai rata-rata 59,11. Pada Siklus I siswa tuntas meningkat menjadi 14 siswa (46,66%) dengan  nilai rata-rata 71,56. Pada siklus II siswa yang mencapai KKM sebanyak 25 siswa (83,33%) dengan nilai rata-rata 82,83.Kata Kunci:explicit instruction, media gambar, keterampilan menulis puisiAbstract. This classroom action research aims at: (1) improving the quality of writing poem learning process and (2) improving skill of writing poem through the implementation of explicit-instruction cooperative learning based on pictures media. There are five stages in conducting explicit-instruction method. They are (1) delivering and stipulating the learning objective(s); (2) demonstrating cognition or skill; (3) giving activities and guidance; (4) checking students’ understanding and giving feedback; and (5) giving independent activity. The research result showed that the implementation of explicit instruction by using pictures media was able to improve the students’ quality in writing poem. It was signified by the students’ improvement in terms of activeness, and attention as well as the fluency of learning-process. This research also showed that by implementing explicit instruction cooperative learning based on pictures media, students’ skill in writing poem can be improved. It can be seen from the scores resulted from conducting two cycles. In pre-research, there were only 3 students (10%) who passed the minimum score and the class’ average score was 59.11. In cycle I, the students passing the minimum score raised become 14 students (46.66%) and the class’ score average was 82.83. The more significant result can be seen in cycle II where the students’ both process and product scores passing the minimum score reached more than 80%. Accordingly, it can be concluded that students’ skill in writing poem can be improved by implementing explicit instruction cooperative learning based on pictures media.Keywords: explicit instruction, pictures media, and writing poem skill.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS V UNTUK MEMAHAMI PUISI MELALUI TEKNIK PARAFRASE DI SD NEGERI 024760BINJAI UTARA Dra. Rulina
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.008 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.751

Abstract

Abstrak. Penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memahami puisi siswa kelas V SD Negeri 024760 Binjai melalui teknik parafrase.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 024760Binjai Utara Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 35 anak. Adapun prosedur penelitian dilakukan melalui 2 (Dua) siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tahap perencanaan, tahap kegiatan dan pelaksanaan yaitu observasi dan wawancara. Dari ketiga siklus dapat kita lihat hasil pencapaian yaitu Pada pra siklus mencapai 0 %, Siklus I mencapai 57,14 % dan pada siklus II mencapai 100 % dapat terlihat ini sangat meningkat dan memuaskan dari setiap pencapaian siklus. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti pembelajaran dengan teknik parafrase hasil belajar siswa dapat meningkat secara signifikan.Kata Kunci: puisi, teknik parafraseAbstract. The action research of this class is to improve the ability to understand poetry of class V student of SD Negeri 024760 Binjai through paraphrase technique. Subject in this research is class V student of SD Negeri 024760 Sub District Binjai Utara Lesson Year 2016/2017 with number of student of 35 children. The research procedure is done through 2 (Two) cycles, each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. Data collection is done through technique of planning stage, activity stage and implementation that is observation and interview. From the three cycles we can see the results of achievement that is In the first cycle reached 56.29%, Cycle II reached 76.89% and in the third cycle reached 91.85% can be seen is very increased and satisfactory of each cycle achievement. From the results of the study showed that after following the learning by paraphrasing techniques student learning outcomes can be increased significantly. Keywords: poetry, paraphrase technique.
EKSISTENSI BAHASA INDONESIA PADA GENERASI MILENIAL DI ERA INDUSTRI 4.0 Desy Arisandy; Dekha Prima Rizkika; Tri Disa Astika
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.875 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1370

Abstract

Abstrak. Artikel ini mendeskripsikan eksistensi bahasa Indonesia pada generasi milenial di era industri 4.0. Bahasa merupakan suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi pada manusia dan dari bahasa itulah kita dapat pemahaman apa yang sedang kita bicarakan. Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat yang mendiami suatu wilayah, yaitu wilayah Indonesia.Sementara itu, era milenial yang ditandai dengan jangkauan informasi yang sangat luas membuat seseorang mudah berinteraksi baik itu di dalam negeri maupun luar negeri. Adanya perkembangan era milenial tidak terlepas dari kata eksistensi bahasa, generasi milenial  dan dorongan revolusi industri 4.0 yang membuat kita semakin bersaing di kancah Internasional dan dapat memberikan keuntungan dalam meningkatkan taraf kehidupan suatu negara. Adanya kemajuan ini terlihat di bidang industri yang mengubah cara kerja / pandangan manusia dengan otomatis / digital melalui inovasi-inovasi yang dimiliki dan mampu berkembang pesat.Kata Kunci :bahasa Indonesia, generasi milenial,Revolusi Industri 4.0Abstract. This article describes the existence of Indonesian in the millennial generation in the industrial era 4.0. Languages that represent tools used to communicate with humans and from languages we can understand what we are talking about. Indonesian is a language used by people who inhabit an area, namely the territory of Indonesia. Meanwhile, the millennial era, which was marked by extensive information, made all facilities both domestic and foreign. The development of the millennial era is inseparable from the words of the existence of language, generation and industrial revolution 4.0 that make us more competitive in the international arena and can provide benefits in improving the standard of living of each country. The existence of this progress is seen in the field of industry that changes the way of working / changing people automatically / digitally through innovations developed and able to develop rapidly. Keywords: Indonesian, millennial generation, Industrial Revolution 4.0
EFEKTIVITAS PENERAPAN TEKNIK PERMAINAN KARTU KUARTET DALAM PEMBELAJARAN KLAUSA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 14 MEDAN Nadra Amalia
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.888 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.746

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penerapan Teknik Permainan Kartu Kuartet dalam Pembelajaran Klausa Siswa Kelas XI Siswa Negeri 14 Medan.Metode penelitian ini bersifat eksperimen semu. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 14 Medan. Pemilihan sampel dalam dilakukan dalam dengan menggunakan Cluster Random Sampling. Didapatkan kelas XII IPA2 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk menyaring data adalah essay tes.Hasil post test dengan rata-rata 74,75 pada kelas eksperimen dan hasil post test dengan rata-rata (mean) 64,12 pad kelas kontrol. Berdasarkan uji normalitas, hasil post test dinyatakan berdistribusi normal. Kemudian berdasarkan uji homegenitas bahwa data bersifat homogen. Maka diketahui to sebesar 6,602. Selanjutnya, to tersebut dikonsultasikan dengan table t pada taraf signifikansi 5% dengan dk = (N+N)2=781, dari dk = 78 diperoleh taraf signifikansi 5% = 2 dan 1% =2,65. Dengan demikian, thitung.ttabel, yakni 26,6022,65, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis altenative (Ha) diterima.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa teknik permainan kartu kuartet lebih efektif digunakan dibandingkan dengan teknik pembelajaran konvensional dalam pembelajaran klausa oleh siswa kelas XI SMA Negeri 14 Medan.Kata Kunci:teknik permainan kartu kuartet, pembelajaran klausaAbstract. This study aims to determine the effectiveness of the Application of Quartet Card Game Techniques in Student Class XI Student Clinic Class 14 Medan. This research method is quasi experiment. Population and sample of this research is all student of class XI SMA Negeri 14 Medan. The sample selection was done in using Cluster Random Sampling. Obtained class XII IPA2 as experimental class and XI IPA3 as control class. The instrument used to filter the data is the test essay. Post test results with an average of 74.75 in the experimental class and post test results with mean (mean) 64.12 in the control class. Based on normality test, post test result stated normal distribution. Then based on the homegeneity test that the data is homogeneous. Then it is known to be 6,602. Furthermore, it is consulted with table t at 5% significance level with dk = (N + N) 2 = 781, from dk = 78 obtained significance level 5% = 2 and 1% = 2.65. Thus, thitung.ttabel, ie 2 6.602 2.65, the null hypothesis (Ho) is rejected and the altenative hypothesis (Ha) is accepted. Based on data analysis it can be concluded that quartet card game technique is more effective to use compared with conventional learning technique in learning clause by student of class XI SMA Negeri 14 Medan.Keywords: quartet card game technique, learning clause.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMK KESEHATAN TRIDARMA PEMATANG SIANTAR Junifer Siregar
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.504 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1373

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks anekdot dengan menggunakan metode pembelajaran  two stay two stray. penelitian ini dilakukan diSMK Kesehatan Tridarma Pematangsiantar. Sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang siswa yang diambil secara cluster sampling. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one-group pretes-postes. Instrumen yang dilakukan adalah tes tertulis. Rumus yang digunakan adalah uji “t”  dari pengolahan data diperoleh nilai rata-rata pre-tes = 47.9 dan skor rata-rata post-tes = 78.9. Dari analisis data dilakukan uji hipotesis penelitian dengan uji hipotesis penelitian dengan uji “t”. Dari hasil penelitian diperolehthitung = 20,24 ttabel = 2.045 pada taraf signifikan 0.05. dengan demikian, Ho ditolak dan Ha  diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat keterampilan menulis teks anekdot siswa sebelum menggunakan metode Two Stay Two Stray dengan skor rata-rata dalam kategori kurang dan sesudah menggunakan metode Two Stay Two Stray dengan rata-rata dalam kategori baik.Kata Kunci : Model Pembelajaran Two Stay Two Stray, Menulis, Teks AnekdotAbstract. This study aims to describe the ability to write anecdotal texts using the learning method of two stay two stray. this research was conducted at the Pematangsiantar Community Health Care School. The sample involved in this study consisted of 30 students taken by cluster sampling. The method used in this research is the experimental method with one-group pretest-posttest design. The instrument is a written test. The formula used is the "t" test, from the processing of data obtained the average value of pre-test = 47.9 and the post-test average score = 78.9. From data analysis, the research hypothesis test is done by testing the research hypothesis with the "t" test. From the results of the study obtained thitung = 20.24 t table = 2.045 at a significant level of 0.05. thus, Ho is rejected and Ha is accepted. Then it can be concluded that there is a significant difference in the level of anecdotal text writing skills of students before using the Two Stay Two Stray method with the average score in the less category and after using the Two Stay Two Stray method with the average in the good category. Keywords: Two Stay Two Stray Learning Models, Writing, Anecdotal Texts