cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2017): Afiasi" : 5 Documents clear
Hubungan Penggunaan Jamban dan Sumber Air dengan Kejadian Diare pada Balita di Kecamatan Sindue Slamet Ifandi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak balita merupakan investasi bangsa karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Kualitas bangsa dapat ditentukan oleh kualitas anak balita saat ini. Gangguan kesehatan pada masa balita dapat mempengaruhi tumbuh kembang, khususnya gangguan pada saluran pencernaan seperti diare. Diare mempengaruhi proses penyerapan nutrisi untuk perkembangan balita dan diare merupakan penyebab utama kematian balita secara global. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak balita di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah tahun 2017. Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh balita umur 12-59 bulan yang berada di Wilayah kerja Puskesmas Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala tahun 2016 sebanyak 1882 balita. Sampel dalam penelitian ini adalah balita umur 12-59 bulan yang terpilih sebagai sampel di Wilayah kerja Puskesmas Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala tahun 2016 sebanyak 94 balita. Cara pengambilan sampel dengan Simple Random Sampling. Berdasarkan hasil dari uji regresi logistik sederhana (simple logistic regression) terdapat hubungan penggunaan jamban p value 0,003 (p < 0,05) dengan kejadian diare pada anak balita. Sedangkan penggunaan sumber air p value 0,118 (p > 0,05) tidak terdapat hubungan dengan kejadian diare pada anak balita. Diharapkan lebih meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama melakukan tindakan pencegahan terjadinya diare seperti mencuci tangan sebelum makan dengan sabun.
Kejadian Dermatitis Kontak Pada Pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk Indramayu Kartika Widianingsih; Sarinah Basri K
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis adalah peradangan kulit yang ditandai rasa gatal, dapat berupa penebalan, bintil kemerahan, multipel mengelompok, bersisik, berair dan lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak pada pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk Indramayu Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel 40 orang. Analisis data uji statistik menggunakan Uji Chi Square dan Fisher’s Exact Test. Variabel yang diteliti faktor usia, jenis kelamin, masa kerja, personal hygiene, penggunaan alat pelindung diri (APD), dermatitis kontak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dari NIOSH, AIHA occupational health and comfort, Danish Building research institute building diagnostic human resource. Hasil penelitian, faktor usia (P-value 0,033), jenis kelamin (P value 0,060), masa kerja (P-value 0,000), personal hygiene (P-value 0,003) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) (P-value 0,015). Ada hubungan antara faktor usia, masa kerja, personal hygiene, penggunaan APD dengan kejadian dermatitis kontak. Tidak ada hubungan antara faktor jenis kelamin dengan kejadian dermatitis kontak pada pemulung di TPA Pecuk Indramayu Tahun 2016. Disarankan pemulung hendaknya lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat. Perlunya penggunaan APD sehingga mengurangi risiko terkena penyakit dermatitis kontak.
Hubungan Faktor Predisposisi dan Faktor Pendorong dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Karyawan SPBE di Indramayu Fina Sofiana; Sutangi Sutangi; Tayong Siti Nurbaeti
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak diinginkan, terjadi secara tiba-tiba. Data dari Internasional Labour Organization (ILO) juga mencatat, setiap hari terjadi sekitar 6.000 kecelakaan kerja fatal di dunia. Penggunaan APD merupakan tahap akhir dari metode pengendalian bahaya. Manfaat menggunakan APD saat bekerja sangat besar dalam mencegah kecelakaan kerja, namun dalam kenyataannya masih banyak pekerja yang tidak menggunakan APD dengan baik dan sesuai dengan potensi bahaya pada saat bekerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan SPBE di Indramayu sebanyak 70 orang. Analisis yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pengetahuan (P-value 0.002), pengawasan (P-value 0,000), hukuman (P-value 0,000), dan penghargaan (P-value 0,002) berhubungan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, pengawasan, hukuman dan penghargaan dengan penggunaan APD.
Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Pada Karyawan di PT. PLN (Persero) TJBT APP Cirebon Nurini Nurini; Ade Rahmawati; Tating Nuraeni
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres dapat diartikan suatu keadaan individu yang tidak nyaman atau tidak menyenangkan dan banyak tekanan-tekanan yang menyerang individu yang berasal dari dalam maupun dari luar sehingga menyebabkan rasa tegang, cemas, takut yang berlebihan. Stres kerja merupakan keadaan emosional yang timbul karena adanya ketidaksesuaian antara tingkat permintaan dengan kemampuan individu untuk mengatasi stres kerja yang dihadapinya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 60 pekerja. Variabel yang diteliti adalah stres kerja dengan faktor karateristik pekerjaan dan faktor individu. Untuk analisis data uji statistik digunakan Uji Chi Square dan Fisher’s Exact Test dengan taraf kepercayaan 95% dengan nilai kemaknaan 5%. Pengumpulan data dilakukan terhadap 60 pekerja. Hasil penelitian diperoleh bahwa umur (P-value 0,000), masa kerja (P-value 0,000), jumlah anak (P-value 0,000) dan beban kerja (P-value 0,001) berhubungan dengan stres kerja. Sedangkan variabel jenis kelamin (P-value 0,817) dan status pernikahan (P-value 0,630) tidak berhubungan stres kerja. Kesimpulan terdapat hubungan umur, masa kerja, jumlah anak, dan beban kerja dengan stres kerja. Sedangkan jenis kelamin dan status pernikahan tidak berhubungan dengan stres kerja. Disarankan pengaturan waktu kerja dalam perusahaan mutlak diperlukan, hal ini berhubungan dengan tingkat konsentrasi dalam pekerjaan, dengan konsentrasi dan keteraturan waktu yang baik akan menyebabkan pekerjaan bagus dan tidak mendapatkan hambatan berarti.
Faktor Risiko Higiene Sanitasi Makanan Karyawan Warung Makan Burjo di Kelurahan Warungboto Yogyakarta Eko Maulana Syaputra; Dyah Suryani
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang penting. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak orang yang tidak sempat menyiapkan sendiri makanan yang akan dikonsumsi. Dengan demikian, mereka tergantung pada pelayanan jasa boga untuk memenuhi kebutuhan makanannya. Warung burjo pada awalnya hanya sebuah warung yang menyediakan menu makanan bubur kacang hijau dan ketan hitamnya dicampur dengan santan. Namun saat ini, warung burjo tidaklah selalu identik dengan produk kacang hijau. Ada nasi telur dan mie instan goreng atau mie instan rebus juga di jual. Kelurahan Warungboto banyak terdapat warung makan burjo karena wilayahnya yang strategis, banyak pelajar atau mahasiswa disekitar wilayah ini, sehingga warung makan burjo juga banyak terdapat di wilayah ini. Berdasarkan hasil survei pendahuluan, di Kelurahan Warungboto, terlihat bahwa sistem pelayanan khususnya tentang kebersihan makanannya masih kurang dijaga dengan baik. Pengetahuan, pendidikan dan gaji yang rendah menyebabkan para pedagang kurang memperhatikan tentang pentingnya menjaga higiene sanitasi makanan di warung bubur kacang hijau tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan rancangan studi Cross Sectional. Responden dari penelitian ini adalah 37 karyawan yang bekerja di warung makan. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan higiene perorangan dan sanitasi makanan. sig = 0,004 untuk higiene perorangan dan sig = 0,016 untuk sanitasi makanan. Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan higiene perorangan dan sanitasi makanan sig = 0,591 untuk higiene perorangan dan sig 1.000 untuk sanitasi makanan. Tidak ada hubungan antara gaji karyawan dengan higiene perorangan dan sanitasi makanan sig = 1.000 untuk higiene perorangan dan sig 0,327 untuk sanitasi makanan. Faktor risiko pengetahuan memiliki hubungan bermakna dengan higiene perorangan dan sanitasi makanan. Faktor risiko pendidikan tidak memiliki hubungan bermakna dengan higiene perorangan dan sanitasi makanan. Faktor risiko gaji karyawan tidak memiliki hubungan bermakna dengan higiene perorangan dan sanitasi makanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5