cover
Contact Name
Ahmad Sulaiman
Contact Email
sulaiman_ahmad@umm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cognicia@umm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cognicia
ISSN : 2746 8976     EISSN : 26858428     DOI : 10.22219
The scope and the focus of the journal is conceptual proposal and empirical studies in many aspects of cognitive psychology (motivation, cognition and metacognition) with the application in various field such Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Educational Psychology, Spiritual Psychology and Social Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013)" : 29 Documents clear
STRES PADA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN Kristanti, Kristanti
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1661

Abstract

Stres merupakan suatu respon yang tidak menyenangkan, suatu keadaan dan tuntutan yang melebihi kemampuan individu untuk mengatasinya dan dapat berpengaruh pada kondisi mental dan psikis seseorang. Pada sebagian besar remaja hambatan-hambatan dalam kehidupan mereka akan sangat mengganggu kesehatan fisik dan emosi mereka, menghancurkan motivasi dan kemampuan menuju sukses disekolah dan merusak hubungan pribadi mereka dan banyak dari remaja yang mencapai masa dewasa dengan berbagai permasalahan yang disebabkan kurangnya perhatian, kasih sayang dan bimbingan dari orang tua. Stres pada remaja sama halnya yang terjadi pada orang dewasa, stres bisa berefek negatif pada tubuh remaja hanya saja perbedaannya ada pada sumbernya dan bagaimana mereka meresponnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stres pada remaja yang tinggal dipanti asuhan Nurul Abyadh dengan usia 15-18 tahun dengan jumlah subyek (N = 50). Metode Pengumpulan data menggunakan skala stres remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres pada remaja yang tinggal dipanti asuhan Nurul Abyadh tergolong stres sedang tetapi tidak tinggi. Hal ini membuktikan bahwa subyek cukup mampu mengendalikan stresnya.Kata kunci: Stres, remaja, panti asuhan
PENERIMAAN MASA LALU TERHADAP INSOMNIA PADA LANSIA Bestari, Winda Ayu
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1652

Abstract

Insomnia banyak terjadi pada lansia dan berakibat pada menurunnya tingkat kesejahteraan jiwa, mengganggu kehidupan sosial serta mengakibatkan menurunnya kondisi fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerimaan masa lalu terhadap insomnia yang terjadi pada lansia. Penelitian ini melibatkan 103 orang lansia yang terdiri dari 72 lansia laki-laki dan 31 lansia perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Accepting the Past/Reminiscing about the Past (ACPAST/REM) dan Pittsburgh Insomnia Rating Scale-20 (PIRS-20). Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebesar 39,4% pengaruh dari penerimaan masa lalu terhadap insomnia pada lansia. Sedangkan 60,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata kunci: Penerimaan masa lalu, insomnia, lansia
IDENTIFIKASI MINAT SISWA RETARDASI MENTAL RINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MULTIPLE INTELLIGENCE Wicaksono, Feri Indra
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1643

Abstract

Mengidentifikasi minat siswa retardasi mental ringan dapat mengetahui ketertarikan atau minat tertentu dan dapat dikembangkan untuk lebih dioptimalkan kemampuan tersebut. Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan skala multiple intelligence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 subjek, yang memiliki minat kecerdasan visual-spasial sebanyak 3 siswa dengan prosentase (37,5%), minat pada kecerdasan linguistik sebanyak 2 siswa dengan prosentase (25%), minat pada kecerdasan matematika-logika 1 siswa dengan prosentase (12,5%), minat pada kecerdasan kinestetik-tubuh 1 siswa dengan prosentase (12,5%), minat pada kecerdasan musikal 1 siswa dengan prosentase (12,5%). Hasil penelitian menemukan keberagaman minat siswa retardasi mental ringan. Secara umum didominasi minat sebagai berikut, yaitu minat pada kecerdasan visual-spasial, minat pada kecerdasan linguistik, minat pada logika-matematika, minat pada kecerdasan kinestetik-tubuh, dan minat pada kecerdasan musikal.Kata kunci: Multiple intelligence, retardasi mental
PERSEPSI TERHADAP STORE ATMOSPHERE DENGAN MINAT BELI KONSUMEN DI HYPERMARKET Nugraha, Bayu Adrian
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1657

Abstract

Persepsi terhadap store atmosphere yang positif merupakan salah satu kualifikasi agar dapat menarik minat beli pada konsumen. Hal ini tentunya dapat mempermudah dalam penjualan produk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah persepsi terhadap store atmosphere, sedangkan variabel terikatnya adalah minat beli. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling dan menggunakan 60 orang sebagai subjek. Analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa korelasi product moment dari Pearson's. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan (r=0,597; p/sig=0,001) antara persepsi terhadap store atmosphere dengan minat beli konsumen.Kata kunci: Persepsi store atmosphere, minat beli
KOMITMEN DENGAN PEMAAFAN DALAM HUBUNGAN PERSAHABATAN Arif, Try Abriansyah
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1648

Abstract

Pada masa remaja, individu membentuk kelompok teman sebaya (peer group) yang di dalamnya timbul persahabatan. Salah satu unsur dalam persahabatan adalah komitmen. Dalam hubungan persahabatan, kadang individu melakukan kesalahan yang menyakiti sahabatnya. Untuk mempertahankan hubungan persahabatan, dibutuhkan pemaafan kepada individu yang melakukan kesalahan dalam persahabatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan komitmen dengan pemaafan dalam hubungan persahabatan. Penelitian ini menggunakan metode non-tes yaitu skala pemaafan dan skala tingkat komitmen dengan model skala likert. Jumlah subyek sebanyak 296 orang dengan rentang usia 18 tahun - 22 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat komitmen dengan pemberian pemaafan dibuktikan dengan hasil perhitungan korelasi product moment. Semakin tinggi tingkat komitmen dalam sebuah hubungan persahabatan maka akan semakin tinggi pula pemaafan yang diberikan kepada sahabat yang melakukan kesalahan (r = 0,355; p = 0,000; p < 0,01).Kata kunci: Komitmen, pemaafan, persahabatan
COPING STRES PADA ANAK JALANAN Wahyuni, Endah Tri
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1639

Abstract

Anak jalanan merupakan anak yang dibawah umur 18 tahun yang menghabiskan sebagian atau seluruh waktunya dijalan dengan melakukan kegiatan-kegiatan untuk mendapatkan uang atau mempertahankan hidupnya. Didalam menghadapi suatu permasalahan setiap anak jalanan tentunya mempunyai bermacam-macam tindakan untuk mengatasinya salah satunya dengan cara coping. Strategi coping seseorang dapat melalui dua cara, yaitu Problem focused coping dan Emotion focused coping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi coping stres pada anak jalanan. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 50 anak jalanan yang berada di kota Malang dari 685 populasi anak jalanan dengan menggunakan skala coping stres yang terdiri dari 45 item. Analisis penelitian menggunakan Z-Score. Berdasarkan analisis ditemukan bahwa anak jalanan yang menggunakan problem focused coping sebanyak 22 anak (44,0%) dan anak jalanan yang menggunakan emotion focused coping sebanyak 28 anak (56,0%).Katakunci: Coping stres, anak jalanan
PENYESUAIAN DIRI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DENGAN MENGENDALIKAN VARIABEL SENSE OF HUMOR Parman, Rahmawaty
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1653

Abstract

Penyesuaian diri merupakan kemampuan individu dalam berperilaku karena tuntutan untuk pemenuhan kebutuhan agar mendapat ketentraman dalam hubungan dengan lingkungan sekitar. Kemampuan ini dilandasi oleh sejauh mana individu dapat mempertahankan batas antara tingkat emosi positif dan negatif yang dimiliki. Humor merupakan salah satu bentuk dari emosi positif berhubungan dengan ciri individu yang memiliki kemampuan penyesuaian diri yang baik. Seseorang yang dikatakan humoris tentu harus memiliki Sense of Humor (kepekaan humor). Namun demikian, penyesuaian diri laki-laki dan perempuan berbeda karena perbedaan perlakuan di masyarakat yang dilihat dari ciri-ciri kepribadian yang berbeda. Penelitian ini dilakukan pada 384 subjek, dengan menggunakan tekhnik sampel insidental pada mahasiswa dengan rentang usia 17 tahun keatas. Hasil penelitian menunjukkan dengan mengontrol variabel kepekaan humor, terdapat perbedaan penyesuaian diri antara laki-laki dan perempuan dengan nilai F=5,446 dan p=0,020 (p<0,05), serta terdapat hubungan antara Sense of Humor dengan penyesuaian diri dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05.Kata kunci: Penyesuaian diri, sense of humor, jenis kelamin
KECERDASAN EMOSI PADA SISWA YANG BERMASALAH DI SEKOLAH Rachmawati, Amalia
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1644

Abstract

Salah satu indikasi siswa bermasalah adalah berkaitan dengan kecerdasan emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kecerdasan emosi pada siswa yang bermasalah di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan skala kecerdasan emosi dan kuesioner untuk mengidentifikasi masalah siswa. Jumlah subjek sebanyak 120 siswa, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siswa dengan masalah membolos, kesulitan belajar pada bidang tertentu, bertengkar dan berkelahi dengan teman sekolah, mencontek, tidak mengerjakan tugas, dan minum-minuman keras tahap awal (ringan) memiliki kecerdasan emosi tinggi, pada siswa dengan masalah berkelahi antar sekolah, kesulitan belajar karena gangguan dikeluarga, minum-minuman keras tahap pertengahan, mencuri, dan melakukan tindak asusila (sedang) memiliki kecerdasan emosi rendah, dan pada siswa dengan masalah kecanduan alkohol, penyalahgunaan narkotika, melakukan tindak kriminalitas, percobaan bunuh diri, dan perkelahian dengan senjata tajam atau senjata api (berat) memiliki kecerdasan emosi rendah.Kata kunci: Kecerdasan emosi, siswa bermasalah, sekolah
PROFIL KEPRIBADIAN PELAKU BULLYING Utami, M. Alfian
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1658

Abstract

Kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini telah melibatkan siswa baik sebagai pelaku maupun korbannya. Kekerasan yang terjadi dapat berakibat tidak baik pada pelaku maupun korban. Kenyataan tidak semua remaja berposisi sebagai pelaku bullying. Hal ini menjadi landasan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk memahami profil kepribadian pelaku bullying didasarkan pada need yang berkembang pada pelaku. Subjek penelitian adalah siswa yang merupakan pelaku bullying dengan rentang usia antara 15-19 tahun dengan teknik purposive dan didapatkan 12 remaja. Identifikasi need subjek dengan menggunakan EPPS (Edward Personal Preference Schedule). Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor need pelaku bullying secara berurutan didominasi oleh Need order (58,33%) Need Nurture (58,33%) serta Need Heterosexual (91,67%) yang tergolong ekstrim rendah. Begitu juga dengan pelaku yang didominasi oleh laki yakni 75%, sedangkan perempuan 25%. Selain itu hasil penelitian didapat bahwa ada perbedaan antara pelaku laki-laki dan perempuan dimana pelaku laki-laki cakupannya lebih luas dibandingkan perempuan dalam hal tempat kejadian, modus, serta karakteristik korban yang akan dijadikan sebagai target bullying.Kata kunci: Profil kepribadian, bullying
KONTROL DIRI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN FACEBOOK PADA REMAJA Ruhban, Apris
Cognicia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v1i2.1649

Abstract

Penggunaan facebook dengan intensitas yang terlalu tinggi dapat menurunkan produktifitas dan performa, khususnya pada para remaja. Kontrol diri dibutuhkan sebagai agen dalam membimbing, dan mengatur perilaku. Tujuan penelitian ini untuk menguji secara empiris hubungan kontrol diri dengan intensitas penggunaan facebook pada remaja. Responden dalam penelitian ini adalah remaja di kota Malang dengan jumlah subjek 349 orang dengan rentang usia 17-21 tahun. Alat pengumpulan data yang digunakan ialah skala kontrol diri dengan α = 0,89 dan skala intensitas penggunaan facebook dari Elison dkk (2007) dengan α = 0, 83; yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi product moment dari Pearson dengan bantuan program statistik SPSS for windows versi 11.5. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kontrol diri dengan intensitas penggunaan facebook pada remaja (r = 0,158 dan p = 0,003).Kata kunci : Facebook, kontrol diri, intensitas penggunaan facebook

Page 1 of 3 | Total Record : 29