cover
Contact Name
Ahmad Sulaiman
Contact Email
sulaiman_ahmad@umm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cognicia@umm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cognicia
ISSN : 2746 8976     EISSN : 26858428     DOI : 10.22219
The scope and the focus of the journal is conceptual proposal and empirical studies in many aspects of cognitive psychology (motivation, cognition and metacognition) with the application in various field such Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Educational Psychology, Spiritual Psychology and Social Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015)" : 14 Documents clear
KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA MAHASISWA Yuliati, Eka Nidya
Cognicia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v3i1.2142

Abstract

Menjadi mahasiswa yang sukses membutuhkan kesiapan diri baik secara fisik, psikis, juga financial. Kesiapan tersebut tidak lain agar mereka mampu menghadapi berbagai permasalahan, maka mereka harus mampu berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Namun masih banyak mahasiswa yang tidak mampu berinteraksi dengan baik, sehingga menambah permasalahan dan merasa kesulitan menyesuaikan dengan lingkungan sosialnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif korelasional yang  menggunakan sampel insidental, dan jumlah subjek sebanyak 100 mahasiswa. Skala yang digunakan ialah skala kecerdasan emosional dan skala penyesuaian sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan sangat signifikan antara kecerdasan emosional dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa yang dibuktikan dengan hasil koefisien korelasi (r) = 0,481; (p)=0,000 < 0,01. Kata kunci: Kecerdasan emosional, penyesuaian sosial, mahasiswa To be a successful student require readiness yourself both physically, psychic, as well as financial. The readiness of the other so that they are not able to deal with various problems, then they must be able to interact with their social environment. But there are still many students who are not able to interact with both, so that adds to the problems and feel the difficulty adjusts to its social environment. The purpose of this research is to know the relationship of emotional intelligence with social adjustment in college students. This research uses techniques of accidental sampling, and number of the subject of as many as 100 college students. The scale used is the scale of emotional intelligence and social adjustment scale. The results showed that there is a relationship between emotional intelligence and social adjustment in college students as evidenced by the results of the correlation coefficient (r) = 0,481; (p)= 0.000 < 0.01. Keyword: Emotional intelligence, social adjustment, college student
PERBEDAAN PERILAKU PROSOSIAL MAHASISWADITINJAUDARI TEMPAT TINGGAL (STUDI PADA MAHASISWA YANG TINGGAL DI ASRAMA DAN YANG TINGGAL DENGAN ORANG TUA) Jonasari, Rizky Meilia
Cognicia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v3i1.2317

Abstract

Sebagai makhluk sosial, tentunya setiap orang harus memiliki perilaku prososial karena pasti akan membutuhkan bantuan orang lain. Namun pada kenyataannya, prososial pada masyarakat termasuk di kalangan mahasiswa semakin menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prososial mahasiswa yang tinggal di asrama dan tinggal bersama orang tua. Penelitian ini menggunakan metode non-tes dengan menggunakan skala prososial dengan model skala likert. Jumlah subjek yang digunakan adalah sebanyak 205 orang dengan rincian 103 orang subjek yang tinggal bersama orang tua dan 102 subjek yang tinggal di asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prososial antara mahasiswa yang tinggal di asrama dan mahasiswa yang tinggal bersama orang tua. Perilaku prososial mahasiswa yang tinggal di asrama lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang tinggal bersama orang tua dengan nilai t sebesar -15,494 dan nilai signifikansi 0,000. Kata kunci: Prososial, asrama, tempat tinggal Being a social creature, it is reasonable if everyone must have pro-social behavior because everyone must need help from others. But in reality, pro-social behavior in the community, including college students, has decreased. Research aims at understanding the difference of pro-social behavior between the college students who live at dorm and those who live with their parent. Method of research is non-test using pro-social scale with Likert scale model. The number of subject is 205 subjects. On detail, 103 subjects are living with the parent and 102 subjects are living at dorm. Result of research indicates that there is different pro-social behavior between college students who live at dorm and those who live with the parent. Pro-social behavior of college students who live at dorm is higher than those who live with the parent as shown by t-value of -15,494 and significance level of 0.000. Keywords: Prosocial, dormitory, shelter.
KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH Azzahra, Zainab
Cognicia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v3i1.2318

Abstract

Memecahkan masalah merupakan aktifitas sehari-hari yang dihadapi setiap orang. Setiap orang juga memiliki cara mereka masing-masing untuk menyelesaikan suatu masalah. Adapun hal terpenting yang perlu dimiliki setiap orang saat menyelesaikan suatu masalah yakni kecerdasan, karena kecerdasan itu sendiri merupakan anugrah yang dimiliki setiap orang termasuk untuk menyelesaikan suatu masalah. Dan kecerdasan spiritual merupakan puncak untuk untuk setiap kecerdasan yang lain karna spiritualitas merupakan bentuk kecerdasan secara utuh yang mana mencakup dari intelektualitas, emosional dan spiritual itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kemampuan memecahkan masalah dengan kecerdasan spiritual. Penelitian ini melibatkan 357 orang. Analisa statistik yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara kecerdasan spiritual dengan kemampuan memecahkan masalah, dimana terdapat aspek eksistensial dalam kecerdasan spiritual yang mana hal tersebut membuat seseorang berpikir lebih untuk menyelesaikan masalah mereka.  Kata kunci: Kemampuan memecahkan masalah, kecerdasan spiritual   Solving problems is an everyday activity that everyone faces. Everyone also has their own way to solve a problem. The most important thing that needs to be owned by any person while solving a problem that is intelligence, because intelligence itself is the gift that each person, including to resolve a problem. And spiritual intelligence is the peak for each other intelligences because spirituality is an integrity of intellectual, emotional and spiritual itself. This study aimed to determine the correlation between the ability to solve problems with spiritual intelligence. The study involved 357 respondent. The statistical analysis used was the product moment correlation. The results showed that there is a positive correlation between spiritual intelligence with the ability to solve problems, where there is the existential aspects of spiritual intelligence where it makes a person think more to solve their problems.   Keywords : Problem solving abilities , spiritual intelligence
TERAPI BERMAIN SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DALAM HAL AKADEMIK PADA ANAK Basyar, Ahmad Jalaluddin
Cognicia Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/COGNICIA.Vol3.No1.%p

Abstract

Masa anak-anak adalah masa untuk belajar, bermain dan meniru aktivitas yang ada dalam lingkungannya. Anak-anak seharusnya memiliki keterampilan sosial yang berkembang baik dalam aktivitas sehari-hari. Keterampilan sosial dalam hal akademik adalah salah satu keterampilan sosial yang penting bagi anak-anak. Anak-anak yang memiliki keterampilan sosial dalam hal akademik yang rendah akan mempengaruhi prestasi akademik disekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terapi bermain sosial mampu meningkatkan keterampilan sosial dalam hal akademik. Jenis penelitian yang digunakan adalah experimental design single case. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang dengan keterampilan sosial dalam hal akademik yang rendah. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisa data menggunakan analisa grafik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi bermain sosial mampu meningkatkan keterampilan sosial dalam hal akademik pada anak. Kata kunci: Terapi bermain sosial, keterampilan sosial. Childhood is a time to learn , play and copying the activity present in the environment. Children should have a well-developed social skills in everyday activities . Social skills in terms of academic success is one of the important social skills for children . Children who have social skills in terms of academic success are low will affect academic achievement in school . The purpose of this study was to determine whether social play therapy can improve social skills in terms of academic success . This type of research is a single case experimental design . The subjects in this study amounted to 2 people with social skills in terms of low academic . Methods of data collection using observation and interviews . Analyze data using descriptive graphic analysis . The results showed that social play therapy can improve social skills in terms of academic success in children. Keywords: Social play therapy, social skills

Page 2 of 2 | Total Record : 14