cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 1 (2025): Januari-April" : 11 Documents clear
Nilai Rujukan Darah Rutin Dewasa Sehat di Kota Yogyakarta Faruq, Zulfikar Husni; Nuryani, Siti; Sistiyono, Sistiyono; Rahmawati, Ullya
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1471

Abstract

Darah rutin merupakan pemeriksaan yang hampir selalu dilakukan di rumah sakit. Perbedaan antara populasi rujukan yang terdapat pada alat dan reagen membuat nilai rujukan tidak selalu bisa digunakan di laboratorim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Nilai Rujukan Individu Dewasa Sehat di Kota Yogyakarta. Populasi penelitian menggunakan pendonor darah sehat dengan klasifikasi sesuai dengan uji saring donor darah. Pengambilan sampel dilakukan pada PMI Kota Yogyakarta. Sampel diuji menggunakan Hematology Analyzer dan data diuji menggunakan uji normalitas dan dilakukan pengujian uji beda. Pembuatan nilai rujukan menggunakan presentil 2,5-97,5%. Sampel penelitian pada penelitian ini berjumlah 241 orang terdiri dari 120 laki laki dan 121 wanita dengan rentang umur 17-70 tahun. nilai pria dan Wanita berturut turut adalah Hb (12.1-16.1; 11,5-15,3)g/dl, WBC (4,6-12,6; 5,3-13,3)x103 sel/?l, RBC (4.15-6,6; 3,9-5,49) x106 sel/?l, HCT (38-49,2; 35-45,5)%, MCV (75,9 – 92,39) fl, MCH (24,3 – 31,5)pg, MCHC (31,4-35,3)g/dl, MPV (8,3-11,2)fl dan PLT (184-453; 232-560). Nilai Rujukan pada darah rutin terdapat perbedaan dengan nilai rujukan yang umumnya digunakan di laboratorium sehingga diperlukan verifikasi nilai rujuk.
The Effect Of Plyometric Depth Jump Exercise On Vertical Jump In Basketball Players With Post Ankle Sprain Injury Amarseto, Binuko; Diyono, Diyono; Dyah, Warih Anjari
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1562

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Cedera pergelangan kaki merupakan salah satu cedera paling umum pada pemain basket yang dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot dan nyeri kronis, serta mempengaruhi kemampuan vertical jump yang esensial dalam permainan basket. Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan plyometric depth jump terhadap peningkatan vertical jump dan penurunan nyeri pada pemain basket dengan cedera pergelangan kaki kronis. Metode: Penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pre-post test control group pada 22 pemain basket yang dibagi secara acak menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi diberikan latihan plyometric depth jump selama empat minggu dengan protokol FITT (3x/minggu, 4 set, 12 repetisi). Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada vertical jump (p=0,000) dan penurunan nyeri (p=0,002). Terdapat perbedaan bermakna vertical jump antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,000), namun tidak untuk perubahan nyeri (p=0,076). Simpulan: Latihan plyometric depth jump efektif meningkatkan vertical jump pada pemain basket dengan cedera pergelangan kaki kronis melalui optimalisasi energi elastik dan kontrol neuromuskular. Saran: Penelitian selanjutnya perlu menambah variasi intervensi atau membandingkan efek pada cedera ankle akut untuk hasil yang lebih komprehensif.
A Activity Test Of Antidiarrheal Granule Ethanol Extract Of Rambutan Leaf (Nephelium lappaceum L.) In Mice (Mus musculus) Fadilah, Nitya Nurul; Nurul Aini, Widya; Nur Endah, Srie Rezeki; Nofriyaldi, Ali; Rahmawati, Ayu
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1610

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Diare adalah perubahan konsistensi tinja menjadi lunak dan peningkatan frekuensi buang air besar yang dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian. Daun rambutan mengandung tanin dan flavonoid sebagai adstringen yang menghambat motilitas usus untuk terapi antidiare. Tujuan: Menganalisis efektivitas antidiare granul ekstrak etanol daun rambutan dengan metode transit intestinal pada mencit. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan 25 mencit Swiss Webster jantan, dibagi 5 kelompok: kontrol positif (loperamide HCl 4 mg/kg), kontrol negatif (granul tanpa ekstrak), dan tiga kelompok uji dengan granul ekstrak daun rambutan dosis 50 mg, 100 mg, 150 mg. Analisis One Way ANOVA dengan signifikansi p<0,05. Hasil: Efektivitas antidiare berturut-turut 23,3%, 26,8%, dan 32,3%, dengan efektivitas tertinggi pada dosis 150 mg. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,05). Simpulan: Granul ekstrak etanol daun rambutan memiliki aktivitas antidiare berbanding terbalik dengan rasio transit intestinal. Saran: Penelitian lanjutan diperlukan untuk uji pra-klinis seperti kadar etanol, farmakokinetik, dan toksisitas.
The Prototype of Barber Johnson Graph Application at the Statistics Laboratory of Health Polytechnic of Tasikmalaya Khasanah, Lina; Baeti, Nur; Mohammad, Maula Ismail; Karmanto, Bambang
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1611

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Efisiensi pengelolaan tempat tidur di rumah sakit sangat penting untuk mutu layanan, namun pelaporan Grafik Barber Johnson masih banyak dilakukan manual, menyebabkan risiko human error dan terbatasnya akurasi. Tujuan: Mengembangkan prototipe aplikasi Barber Johnson untuk pembelajaran dan pengelolaan efisiensi tempat tidur secara optimal. Metode: Penelitian pengembangan (R&D) dengan model waterfall, melalui analisis kebutuhan, desain, implementasi, integrasi, dan pengujian (black box testing). Hasil: Prototipe berbasis web mampu menghitung dan menampilkan nilai TOI, BOR, BTO, AvLOS, serta grafik Barber Johnson untuk periode fleksibel, meminimalisir kesalahan manual, dan memungkinkan ekspor grafik dalam format JPG. Simpulan: Aplikasi dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaporan efisiensi tempat tidur bagi mahasiswa dan fasilitas kesehatan. Saran: Kolaborasi dengan rumah sakit untuk aplikasi berbasis data real-time, serta pengujian tahap maintenance dan interaksi multiuser agar sistem lebih komprehensif.
Kepuasan Pengguna Terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Swasta: Studi Cross Sectional: Kepuasan Pengguna Terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Swasta: Studi Cross Sectional Fauziyah, Nida Faradisa; Nurhayati, Asti; Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Lestari, Nining; Romadhon, Yusuf Alam; Ichsan, Burhannudin; Sari, Nendika Dyah Ayu Murika
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1613

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Digitalisasi rekam medis elektronik (RME) menjadi kebutuhan di rumah sakit, meningkatkan mutu layanan namun implementasinya belum sepenuhnya optimal dan berdampak pada variabilitas kepuasan pengguna. Tujuan: Menganalisis hubungan antara penggunaan RME terhadap kepuasan pengguna sebagai dasar kebijakan pengembangan sistem di rumah sakit swasta. Metode: Studi analitik cross-sectional terhadap 132 responden (dokter, perawat, radiologi, laboratorium, kasir) dari lima RS dengan kuesioner HOT Fit, analisis univariat dan bivariat (uji Chi Square, r). Hasil: Penggunaan RME kategori baik (50,76%) berkorelasi kuat dengan tingkat kepuasan (r=0,609; p<0,05); variabel human, organisasi, teknologi, dan manfaat memiliki hubungan signifikan dengan penggunaan RME. Simpulan: Penggunaan RME berdampak pada peningkatan kepuasan dan efektivitas kerja, khususnya pada pengguna yang aktif dan telah mendapat pelatihan terstandar. Saran: Rumah sakit perlu mempertahankan, mengembangkan fitur sesuai kebutuhan pengguna, dan melakukan pelatihan berkala agar optimalisasi kepuasan tercapai.  
Peran BPJS Kesehatan dalam pelayanan pencegahan stunting untuk mencapai generasi emas 2045: Literature Review Masse, S. Nur Fauziyah; Masse, S. Fakhruddin; Hargono, Arief; Ernawaty, Ernawaty
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1623

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pencegahan stunting dengan prevalensi 21,5% tahun 2023, sementara BPJS Kesehatan telah mencakup 83% penduduk namun akses layanan kesehatan belum merata terutama di daerah terpencil. Tujuan: Menganalisis peran BPJS Kesehatan dalam pelayanan promotif, preventif, dan kuratif untuk pencegahan stunting guna mendukung pencapaian Generasi Emas 2045. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan literature review menggunakan artikel ilmiah dan sumber resmi terkait pencegahan stunting, analisis data model Miles dan Huberman. Hasil: BPJS Kesehatan berperan dalam edukasi gizi dan pemeriksaan rutin (promotif-preventif), pemberian TTD dan suplemen (preventif), serta rujukan anak stunting untuk intervensi gizi spesifik (kuratif). Simpulan: BPJS Kesehatan memberikan kontribusi signifikan melalui layanan komprehensif namun masih menghadapi keterbatasan alat medis dan tenaga terlatih. Saran: Diperlukan peningkatan ketersediaan fasilitas medis, perluasan cakupan layanan, evaluasi rutin program pencegahan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Mangan (Mn) Pada Air Minum Isi Ulang di Pulau Kecil Sila, Nurlia; Sudarmaji; Dimjati Lusno, Muhammad Farid; Handayani, Sri
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1662

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Pulau kecil menghadapi keterbatasan sumber daya air bersih, sehingga masyarakat bergantung pada Air Minum Isi Ulang (AMIU) dari sumur bor yang rentan kontaminasi mangan (Mn). Mangan dalam konsentrasi tinggi berpotensi menyebabkan gangguan neurologis dan dampak neurotoksik, terutama pada kelompok rentan. Tujuan: Menganalisis konsentrasi mangan dalam AMIU dan menilai risiko kesehatan masyarakat Pulau Barrang Lompo menggunakan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Metode: Penelitian observasional analitik dengan pengambilan sampel air dari tiga Depot AMIU dan survei 193 responden masyarakat. Analisis data menggunakan pendekatan ARKL meliputi identifikasi bahaya, analisis dosis-respon, analisis pemajanan, dan karakterisasi risiko. Hasil: Konsentrasi mangan dalam AMIU sebesar 0,0043 mg/L, masih di bawah baku mutu 0,1 mg/L. Nilai Risk Quotient (RQ) saat ini 0,002 menunjukkan kategori aman. Proyeksi jangka panjang menunjukkan peningkatan kadar mangan hingga 0,0351 mg/L dalam 30 tahun pada skenario optimis. Simpulan: Konsumsi AMIU saat ini masih aman, namun proyeksi menunjukkan potensi peningkatan risiko jangka panjang. Saran: Diperlukan pemantauan berkala kualitas air, penerapan sistem pengolahan efektif, dan kebijakan pengelolaan air berkelanjutan untuk mencegah risiko kesehatan akibat akumulasi mangan.
STRATEGI MEMBANGUN BUDAYA CARING PERAWAT BERBASIS PELAYANAN SPIRITUAL CARE MELALUI PENDEKATAN SOSIOECOLOGICAL MODEL; STUDI FENOMENOLOGI Nuridah, Nuridah; Yodang, Yodang
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1668

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Integrasi aspek spiritual dalam budaya caring perawat di rumah sakit masih terbatas, sementara pendekatan socioecological model jarang digunakan untuk memperkuat budaya caring keperawatan. Hambatan pelayanan spiritual mencakup ketidakpahaman perawat, kurangnya dukungan organisasi, dan terbatasnya sarana prasarana spiritual care. Tujuan: Mengeksplorasi strategi membangun budaya caring perawat berbasis pelayanan spiritual care melalui pendekatan socioecological model dalam setting rumah sakit. Metode: Studi fenomenologi dengan wawancara mendalam terhadap 19 partisipan di RS Benyamin Guluh Kolaka. Data dianalisis menggunakan teknik Colaizzi dan diklasifikasikan berdasarkan lima level socioecological model. Hasil: Teridentifikasi lima strategi utama: intrapersonal (kesadaran kebutuhan spiritual pasien), interpersonal (dukungan keluarga dan perawat), komunitas (budaya saling membantu), organisasi (kebutuhan SDM dan fasilitas), dan kebijakan (belum ada regulasi spiritual care). Temuan menunjukkan praktik spiritual care membutuhkan dukungan multilevel sistematis. Simpulan: Strategi budaya caring dalam spiritual care berakar pada nilai budaya lokal melalui pendekatan multilevel socioecological model dengan tantangan utama kurangnya kebijakan mendukung. Saran: Diperlukan pendekatan komprehensif mulai edukasi individu, pelatihan tenaga kesehatan, pemberdayaan komunitas, hingga advokasi kebijakan untuk memperkuat praktik spiritual care berbasis budaya caring.
Environmental and Behavioral Determinants of Skin Diseases In Wetland Areas: A Study In Gandus, Palembang Pratiningsih, Widya Ayu; Trisnaini, Inoy; Putri, Dini Arista; Kaban, Anastasya Priscilla Angelia; Apriani, Anisya Indah; Arika, Fadillah; Fabiani, Maria Desmonda; Marisa; Rahmawati, Prisda
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1672

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Tingginya prevalensi penyakit kulit di daerah lahan basah, seperti Kecamatan Gandus, Palembang, didorong oleh kondisi lingkungan dan perilaku kebersihan masyarakat yang kurang optimal. Tujuan: Menilai hubungan faktor lingkungan (struktur rumah, pengelolaan sampah, dan praktik cuci tangan) serta perilaku higiene terhadap kejadian penyakit kulit. Metode: Penelitian cross-sectional dengan 100 responden menggunakan purposive sampling; data dikumpulkan melalui kuesioner, dianalisis dengan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil: Variabel cuci tangan (PR=3,468; p=0,007), plafon rumah (PR=0,361; p=0,026), dan pengelolaan sampah (PR=0,268; p=0,044) berhubungan signifikan dengan kejadian penyakit kulit. Simpulan: Pencegahan efektif membutuhkan edukasi perilaku cuci tangan, pengelolaan sampah aman, dan perbaikan infrastruktur rumah berupa plafon. Saran: Penguatan edukasi masyarakat, program sanitasi terpadu, serta intervensi infrastruktur lingkungan berbasis karakteristik lokal dapat menekan prevalensi penyakit kulit.
Analisis Penyebab dan Kendala Pengajuan Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap di RSUD Majenang Tahun 2023 Putri, Chaesya Isnaeni; Yektiningtyastuti, Yektiningtyastuti; Hakim, Agya Osadawedya; Gunawan, Gunawan
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1677

Abstract

Ringkasan : Latar belakang: Pengajuan klaim BPJS Kesehatan mengalami pengembalian tinggi di RSUD Majenang dengan 1.328 berkas dikembalikan tahun 2023, menimbulkan dampak negatif pada operasional dan keuangan rumah sakit. Tujuan: Menganalisis penyebab dan kendala pengajuan klaim BPJS Kesehatan rawat inap untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses klaim. Metode: Desain deskriptif kuantitatif-kualitatif menggunakan data primer (wawancara terstruktur verifikator internal, kepala rekam medis, koder) dan sekunder (laporan pengembalian klaim 2023). Populasi 1.328 berkas, sampel 308 berkas systematic random sampling, analisis 5M (Man, Material, Method, Machine, Money). Hasil: Pengembalian klaim didominasi aspek medis (59,09%) karena ketiadaan tatalaksana dan penunjang, aspek koding (31,17%) karena konfirmasi kode diagnosis, dan administrasi (9,74%) karena konfirmasi readmisi dan episode SEP. Kendala meliputi ketelitian petugas, persepsi DPJP, kelengkapan berkas, ketiadaan SPO khusus, dan keterbatasan teknologi bridging system. Simpulan: Faktor manajemen 5M berkontribusi signifikan terhadap pengembalian klaim, dengan aspek medis sebagai penyebab utama dan perlu perbaikan sistematis. Saran: Evaluasi berkala, penyusunan SPO sistematis, penguatan koordinasi antar unit, optimalisasi teknologi informasi bridging system, dan peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan rutin.

Page 1 of 2 | Total Record : 11