cover
Contact Name
Sani Ega Priani, M.Si., Apt.
Contact Email
-
Phone
jurnal.farmasyifa@gmail.c
Journal Mail Official
jurnal.farmasyifa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi - Universitas Islam Bandung Jalan Rangga Gading No. 8, Kota Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa
ISSN : 25990047     EISSN : 25986376     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa (JIFF) merupakan Jurnal ilmiah yang memuat artikel hasil penelitian di ruang lingkup Farmasi meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Farmasi Klinik dan Komunitas, Biologi Farmasi, Farmasetika, Farmasi Mikrobiologi dan Bioteknologi, dan Farmakokimia. Disamping penelitian, jurnal ilmiah Farmasyifa juga memuat artikel hasil review terkait perkembangan ilmu kefarmasian di Indonesia berbasis penelitian.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2022)" : 11 Documents clear
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DAN MINYAK BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) SERTA KOMBINASINYA TERHADAP BAKTERI PENYEBAB PENYAKIT KULIT Yani Lukmayani
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v5i1.8300

Abstract

Infeksi kulit pada manusia dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes dan Pseudomonas aeruginosa. Ekstrak etanol kayu secang dan minyak bunga cengkeh mengandung metabolit sekunder yang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi aktivitas antibakteri ekstrak etanol kayu secang dan minyak bunga cengkeh serta kombinasinya. Pengujian dilakukan dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kayu secang dan minyak bunga cengkeh pada konsentrasi 1,5% - 4,5% mempunyai potensi aktivitas antibakteri pada kategori sedang hingga sangat kuat. Sedangkan kombinasi A dengan total ekstrak dan minyak 3% serta B dan C dengan total 4,5%, memberikan rata-rata diameter hambat yang lebih kecil dibandingkan dengan ekstrak tunggal kayu secang 3% maupun 4,5%. Nilai diameter hambat kombinasi A, B dan C terhadap bakteri S. aureus lebih besar jika dibandingkan dengan minyak bunga cengkeh 3% dan 4,5%, namun terhadap bakteri P. acnes dan P. aeruginosa sampel kombinasi A, B, C memberikan rata-rata diameter hambat yang lebih kecil. Penambahan ekstrak etanol kayu secang pada minyak bunga cengkeh memberikan efek sinergis yang diharapkan hanya pada aktivitas daya hambat bakteri S. aureus.

Page 2 of 2 | Total Record : 11