cover
Contact Name
Itsar Bolo Rangka
Contact Email
itsarbolor@konselor.org
Phone
+6287792679654
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM Universitas Indraprasta PGRi. Kampus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Psychocentrum Review
ISSN : 26561069     EISSN : 26568454     DOI : 10.30998/pcr
Core Subject : Humanities, Health,
Psychocentrum Review focused to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding research and developments in the fields of Psychology, Counseling, and Psychotheraphy in a cross settings. The scope of this journal encompasses to study of psychotherapy, counseling, mental health, parenting, work-life balance, work-family conflict, group behavior, emotion regulation, cognition, addictions, substance abuse, trauma, illness - loss & grief, social relation, psychosocial support, marriage, couple relationships, violence, psychometrics, educational psychology, anxiety, health and workforce, gender & sexuality, healthcare, psychological injury, ethical profession, and quality of life.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023): Psychocentrum Review" : 5 Documents clear
Studi Kasus Tentang Self-Compassion Pada Individu Dewasa Pasca Perceraian Adyutika Fatmasuri; Zainal Abidin
Psychocentrum Review Vol 5, No 2 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.521376

Abstract

Perceraian adalah pemutusan perkawinan yang sah dan bukan sesuatu yang dipersiapkan oleh pasangan, melainkan akibat dari penderitaan dan emosi yang menyakitkan yang dialami oleh pasangan tersebut. Perceraian mempengaruhi kesejahteraan individu, seperti depresi, kesepian, merasa terisolasi, marah, sulit membangun harga diri, bahkan menyalahkan diri sendiri. Self-compassion adalah perasaan positif, yaitu proses pemahaman dan keterbukaan terhadap diri sendiri ketika menghadapi kegagalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran self-compassion pada orang dewasa pasca perceraian. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah 4 (empat) orang dewasa yang telah bercerai dan belum menikah lagi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan metode analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian mengungkapkan tema-tema yang sejalan dengan aspek self-compassion seperti self-kindness, self-judgment, commonhuman, mindfulness, dan over-identification.
Mindfulness dan Workplace Well-being Untuk Mengurangi Burnout pada Perawat Harits Muhammad Azzam; Tri Na'imah; Dyah Astorini Wulandari; Herdian Herdian
Psychocentrum Review Vol 5, No 2 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.521206

Abstract

Perawat adalah profesi yang berperan penting dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Maka burnout merupakan permasalahan yang paling sering dialami oleh perawat. Mindfulness dan workplace well-being sebagai variabel positif diduga mampu mengurangi burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mindfulness dan workplace well-being terhadap burnout perawat Rumah Sakit X di Purwokerto. Partisipan berjumlah 91 perawat Rumah Sakit X di Purwokerto. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu skala mindfulness, skala workplace well-being dan skala burnout.  Analisis data dilakukan dengan pengujian outer model dan inner model dengan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada mindfulness terhadap burnout yang dibuktikan dengan nilai t-statistics 3,450 > 1,96 dan p-values sebesar 0,001 < 0,05. Adapun pengaruh workplace well-being terhadap burnout yang dibuktikan dengan nilai t-statistics 3,000 > 1,96 dan P-values sebesar 0,003 < 0,05. Nilai tersebut membuktikan bahwa kedua mindfulness dan workplace well-being berpengaruh terhadap variabel burnout.
Adaptasi Mental Health Continuum – Short Form Bahasa Indonesia Raden Farras Nadhif Panji Putra
Psychocentrum Review Vol 5, No 2 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.521768

Abstract

Kesehatan mental merupakan suatu hal yang ingin dicapai dalam kehidupan. Alat ukur yang dapat mengukur kesehatan mental secara komprehensif dengan menggunakan pendekatan hedonic dan euidaimonic adalah Mental Health Continuum – Short Form (MHC-SF). Namun, belum ada penelitian yang melaporkan hasil proses adaptasi sesuai dengan prosedur yang ada. Artikel ini melaporkan proses dan hasil adaptasi MHC-SF ke dalam Bahasa Indonesia untuk bisa digunakan pada populasi dewasa awal. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik convinience sampling dengan menyebarkan kuesioner secara daring. Alat ukur yang terdiri dari 14 item diberikan kepada 411 orang dewasa awal berusia 18 hingga 40 tahun. Hasil CFA menunjukkan kecocokan yang memadai untuk three factor model. Koefisien reliabilitas semuanya lebih tinggi dari 0.70. Kesimpulannya adalah MHC-SF menunjukkan bukti reliabilitas dan validitas pada dewasa awal di Indonesia.
Pengaruh Job Satisfaction dan Psychosocial Safety Climate Terhadap Employee Engagement Pada Karyawan Konstruksi Wenny Wulandari
Psychocentrum Review Vol 5, No 2 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511260

Abstract

Kemajuan Perusahaan menjadi sorotan penting dalam menghadapi persaingan diera globalisasi. Perusahaan harus mempertahankan aset agar mampu menghadapi persaingan dengan merawat employee engagement. Penelitian ini bertujuan menguji Pengaruh job satisfaction dan psychosocial safety climate terhadap employee engagement pada karyawan jasa kontruksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Explanatory Survey. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 80 karyawan jasa kontruksi swasta di PT. X dengan masa kerja diatas satu tahun. Skala yang digunakan dalam penelitian ini Utrecht Work Engagement Scale (UWES), skala job satisfaction, dan skala psychosocial safety climate. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa job satisfaction berpengaruh sebesar 40,9% terhadap variabel employee engagement, variabel psychosocial safety climate berpengaruh sebesar 45,6% terhadap variabel employee engagement, sedangkan secara bersama-sama variabel job satisfaction dan psychosocial safety climate memiliki pengaruh sebesar 48,3% terhadap variabel employee engagement. Diketahui juga bahwa karyawan dalam penelitian ini memiliki job satisfaction, psychosocial safety climate, dan employee engagement yang tergolong dalam katagori sedang. Karyawan memiliki ikatan yang cukup kuat secara emosional dengan Perusahaan. Sikap engagement yang dimiliki oleh karyawan tidak luput dari faktor well being yang dimiliki, lingkungan kerja, dan juga peranan dari atasan/ pemimpin pada suatu departemen atau Perusahaan
Studi Pada Pasangan Pengguna Narkoba: Eksplorasi Terhadap Makna Hidup dan Orientasi Masa Depan Reiha Fadila; Retno Hanggarani Ninin
Psychocentrum Review Vol 5, No 2 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.521276

Abstract

Pemilihan pasangan dalam hidup menjadi hal yang tidak mudah untuk dilakukan, pasalnya, hal ini berkaitan dengan rumah tangga yang akan dibangun sepanjang hidup. Pada praktiknya, banyak dijumpai pasangan yang memilih/mempunyai teman hidup sesama peminum minuman beralkohol atau pengguna narkoba, hal yang tidak lazim di masyarakat pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran makna hidup dan orientasi masa depan pada pasangan suami istri pengguna narkoba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teknik purposive sampling. Syarat menjadi informan dalam penelitian ini adalah pasangan yang menggunakan narkoba (tidak terbatas pada jenis narkoba tertentu) yang kemudian diwawancarai  secara mendalam tentang pengalaman dan perspektifnya terhadap makna hidup serta orientasi masa depan. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasangan menganggap keluarga adalah hal yang bermakna dalam hidup, meski terdapat variasi dalam hal “siapa” anggota keluarga yang dianggap bermakna. Tema lain yang muncul terkait makna hidup yaitu kesehatan diri tanpa penggunaan zat dan perubahan ke arah yang positif pada diri. Terdapat orientasi masa depan pada tahap keinginan yang lebih dekat kepada angan-angan dari pada cita-cita, ditandai oleh ketiadaan usaha nyata, tidak melakukan yang mampu dilakukan karena tidak meletakannya sebagai prioritas, dan kecenderungan untuk enggan berpikir serta mengandalkan sumber daya eksternal di luar mereka.

Page 1 of 1 | Total Record : 5