cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018" : 18 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENGENAI PENYAKIT NASOFARINGITIS (COMMON COLD) PADA ANAK USIA 5-14 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPAGERAN CIMAHI Sofa Fatonah H.S.; Agnes Agustina
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian batuk pilek ataupun penyakit nasofaringitis (common cold) merupakan penyakit yang umum terjadi pada anak-anak. Penyakit ini biasanya akan berlangsung selama 1 sampai 2 minggu. Gejala yang menyertai common cold seperti demam, bersin, batuk dan pilek. Hal ini memang kadang tampak mengkhawatirkan ditambah lagi bila anak mengalami batuk tak henti-hentinya disertai muntah. Data Dinas Kesehatan Kota Cimahi didapatkan tahun 2015 kejadian common cold pada usia 5-14 tahun sebanyak 3927 orang dengan kejadian di Puskesmas Cipageran sebanyak 405 orang. Hasil wawancara terhadap 10 ibu yang berkunjung ke Puskesmas dengan didapatkan 6 orang ibu tidak mengetahui penyakit yang diderita. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan berdasarkan pengertian dan penularan, gejala, pencegahan dan pengobatan penyakit nasofaringitis (common cold) pada anak usia 5-14 tahun. Common cold adalah infeksi primer di nasofaring dan hidung yang sering mengeluarkan cairan, penyakit ini banyak dijumpai pada bayi dan anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan cara pengumpulan data melalui data primer dengan jumlah responden sebanyak 83 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu mengenai pengertian dan penularan penyakit nasofaringitis (common cold) berpengetahuan cukup sebanyak 39 orang (47%), pengetahuan ibu mengenai gejala penyakit nasofaringitis (common cold) berpengetahuan cukup sebanyak    43 orang (51,8%), pengetahuan ibu mengenai pencegahan dan pengobatan penyakit nasofaringitis (common cold) berpengetahuan kurang sebanyak 44 orang (53%). Secara keseluruhan pengetahuan ibu mengenai common cold berpengetahuan kurang sebanyak 43 orang (51,8%). Hasil penelitian disarankan kepada pihak kesehatan untuk melakukan penyuluhan kepada ibu yang ada di wilayah kerjanya mengenai swamedikasi common cold sehingga ibu tidak salah dalam melakukan tindakan swamedikasi tersebut.  Kata Kunci  :  Pengetahuan, Common Cold, deskriptif
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PRA LANSIA (45-59 TAHUN) DI POSBINDU ASTER Sandra Shanty; Tri Wahyuningsih
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi masalah pada lansia karena sering ditemukan menjadi faktor risiko stroke dan PJK. Berdasarkan profil Propinsi Jawa Barat pada tahun 2007 prevalensi penyakit hipertensi pada lanjut usia adalah 40,18%. Namun fenomena yang ada di masyarakat saat ini umur 45-59 tahun sudah banyak yang mengalami penyakit hipertensi. Berbagai faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi yaitu obesitas, konsumsi garam berlebih, stress dan kebiasaan merokok. Tujuan adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di Posbindu Aster Kp. Cibogo Rw 06 Kelurahan Leuwigajah Tahun 2012. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan sampel klien yang berkunjung ke Posbindu Aster Kp. Cibogo Rw 06. Jumlah sampel sebanyak 61 orang dengan penentuan sampel menggunakan Accidental Sampling. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner dan analisa secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik didapatkan bahwa obesitas (p value = 0,004), konsumsi garam berlebihan (p value = 0,004),  stress (p value = 0,0001), dan kebiasaan merokok (p value = 0,0001) sehingga terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Pra lansia di Posbindu Aster yang mengalami hipertensi dipengaruhi oleh obesitas, konsumsi garam berlebihan, stress dan kebiasaan merokok. Oleh karena itu, petugas kesehatan perlu meningkatkan pendidikan kesehatan tentang diet, aktifitas fisik secara teratur, mengontrol stress dan mengurangi merokok. Kata Kunci : Cross sectional, Posbindu, Hipertensi
SATISFACTION LEVEL OF PREGNANT WOMEN TO SERVICE IN MIDWIFE CLINIC OF NENTI AFRIYANTI, AMD.KEB, TAMBUN Friska Junita
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi dan tuntutan masyarakat dalam hal pelayanan, unit penyelenggara pelayanan public dituntut untuk memenuhi harapan masyarakat dalam melakukan perbaikan pelayanan terutama bidang kesehatan. Bidan dituntut untuk selalu berusaha meningkatkan kemampuan sekaligus mempertahankan dan meningkatkan  kualitas pelayanannya, karena hanya melalui pelayanan berkualitas pelayanan yang terbaik dan terjangkau, kepuasan pelanggan baik kepada individu, keluarga dan masyarakat dapat tercapai.  Penelitian ini dilakukan di Bidan Nenti Afriyanti, Amd.Keb, tanggal 24 Juni -02 juli 2017 , 62 responden. Menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional, melalui wawancara menggunakan kuisioner dan  diolah dengan menggunakan importance-performance analysis. Dari tingkat harapan ibu hamil terhadap pelayanan yang diberikan diperoleh 87,61%  ibu hamil menyatakan bahwa kelima dimensi pelayanan penting untuk dilaksanakan. Nilai kesenjangan antara harapan dengan pengalaman semuanya bernilai > -1.Tingkat kepuasan ibu hamil terhadap pelayanan yang diberikan 96,77 % menyatakan sudah puas dan dilihat dari nilai kesenjangan, kinerja pelayanan sudah baik. Kata Kunci : Tingkat Kepuasan , Pelayanan
HUBUNGAN USIA DAN PENDIDIKAN DENGAN MINAT WANITA PUS TERHADAP PEMERIKSAAN PAP SMEAR DI PUSKESMAS CIMAHI TENGAH TAHUN 2017 Ismaya Ismaya; Nina Herliana
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang dihadapi perempuan saat ini adalah meningkatnya infeksi organ reproduksi, yang pada akhirnya menyebabkan kanker. salah satunya adalah penyebab kematian akibat kanker serviks di dunia nomor dua di tahun 2013. Penyakit kanker serviks merupakan penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia pada tahun 2013, yaitu sebesar 80%. Rendahnya minat wanita untuk melakukan skrining kanker serviks merupakan penyebab meningkatnya kejadian kanker serviks di dunia. Penelitian ini penting untuk mengetahui minat perempuan tidak melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Di kota Cimahi yang melakukan pap smear sebanyak 857 orang. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hubungan usia dan pendidikan dengan minat wanita PUS terhadap pemeriksaan pap smear. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan Sampel 67 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan data primer. Kuesioner dan alat ukur menggunakan analisis data univariat dan bivariat menggunakan Chi Square Hasil Penelitian secara univariat menunjukkan bahwa 76,11% usia wanita PUS <35 tahun dan 23,88% usia >35 tahun. Sedangkan pendidikan SMA sebesar 44,77 %, pendidikan perguruan tinggi sebesar 28,35% dan pendidikan SD s/d SMP sebesar 26,88%. Hasil penelitian secara bivariat menunjukan terdapat hubungan antara tingkat usia (p = 0,055; α = 0,05), tingkat pendidikan (p = 0,591; α = 0,05) dengan minat PUS terhadap pemeriksaan pap smear. Dari hasil penelitian ini diharapkan petugas kesehatan dan dinas kesehatan dapat memberikan penyuluhan tentang tanda bahaya Ca. Cervix WUS dan lebih banyak perhatian agar terhindar dari risiko kanker  Kata Kunci : Usia dan Pendidikan, Minat Pemeriksaan Pap Smear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU IBU DALAM PENCEGAHAN PNEUMONIA PADA BALITA DI DESA JATISURA UPTD PUSKESMAS JATIWANGI KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Yophi Nugraha; Ita Rosita
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi pernapasan dengan gejala batuk-pilek yang disertai sesak nafas atau nafas cepat. Kejadian pneumonia pada balita di Desa Jatisura Kecamatan Jatiwangi pada tahun 2016 sebanyak 69 balita (18,85%) dari 366 balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku ibu dalam pencegahan pneumonia pada balita di Desa Jatisura UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka Tahun 2016. Jenis penelitiannya yaitu penelitian korelasional dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 78 ibu yang mempunyai balita usia 1-5 tahun di Desa Jatisura UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka dengan teknik simple random sampling. Analisis datanya meliputi analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kurang dari setengahnya (44,9%) ibu balita berpengetahuan kurang tentang pneumonia, lebih dari setengahnya (57,7%) ibu balita bersikap negatif dan lebih dari setengahnya (66,7%) ibu balita dengan perilaku dalam upaya pencegahan pneumonia pada balita kurang baik. Ada hubungan (p value  = 0,003) dan sikap (p value  = 0,001) dengan perilaku ibu dalam upaya pencegahan pneumonia pada balita di Desa Jatisura UPTD Puskesmas Jatiwangi Kabupaten Majalengka Tahun 2017.Bagi petugas kesehatan perlunya bekerja sama dengan aparat desa untuk melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat khususnya ibu balita mengenai pencegahan pneumonia pada balita. Bagi ibu balita agar proaktif untuk memperoleh informasi tentang pencegahan pneumonia balita melalui berbagai sumber informasi yang bisa ibu akses. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Pneumonia, Balita,
KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK USIA 3 – 5 TAHUN Ernauli Meliyana; Anggi Septiana
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk pola asuh yang dipilih oleh orangtua kepada anak menjadi salah satu faktor yang menentukan karakter seorang anak.Pola asuh orang tua dengan tipe demokratis diharapkan anak dapat mengembangkan kemandiriannya dengan baik.Masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia dini berkaitan dengan kebersihan diri. Tujuan penelitian ini mengetahui pola asuh demokratis orang tua terhadap kemandirian personal hygiene pada anak usia 3 – 5 Tahun di RW 001 Desa Sirnabaya 2017.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling yaitu sebanyak 40 responden. Hasil uji statistik di peroleh nilai p value = 0,037 <nilai α = 0,05 sehingga H0 ditolak, dimana hasil analisa menunjukan bahwa ada hubungan pola asuh demokratis orang tua terhadap kemandirian personal hygiene pada anak usia 3-5 tahun di RW 001 Desa Sirnabaya 2017. Kata Kunci : Pola Asuh Demokratis, Kemandirian, Personal Hygiene
HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET ZAT BESI (Fe) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI BPM BIDAN SHOLIHA – BEKASI TAHUN 2017 Renince Siregar
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan kondisi yang sangat rentan terjadi pada ibu hamil, terutama pada ibu hamil trimester kedua. Hal ini terjadi karena saat hamil volume  darah dalam tubuh meningkat hingga 50 %. Akibatnya terjadi peningkatan kebutuhan jumlah zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi sel-sel darah merah. World Health Organizatiaon ( WHO ) melaporkan bahwa prevalensi ibu-ibu hamil yang mengalami defesiensi besi sekitar 35-75 %, serta semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan. Diperkirakan jumlah ibu hamil yang menderita anemia di Indonesia mencapai 57,1 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) dengan kejadian anemia. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner  penelitian dan formulir laporan kesehatan dengan jumlah populasi 38 orang dan sampelnya adalah total sampling serta menggunakan uji hipotesa dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) mayoritas patuh yaitu 20 orang ( 52,6 %) dan minoritas kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) tidak patuh yaitu 18 orang ( 47,4 %), berdasarkan kejadian anemia mayoritas tidak anemia yaitu 20 orang ( 52,6 %) dan minoritas anemia yaitu 18 orang (47,4 %). Ada hubungan kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) dengan kejadian anemia dimana chi-square hitung ( X2 hitung) = 38,00 yang lebih besar dari nilai chi-square tabel ( X2 tabel) = 3,481. Hendaknya ibu-ibu hamil patuh dalam mengkonsumsi tablet zat besi (Fe) untuk menghindari terjadinya anemia. Untuk itu, peneliti menyarankan kepada tenaga kesehatan di BPM Bidan Sholiha untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sekitarnya khususnya ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi serta penambahan  suplemen zat besi (Fe) melalui penyuluhan.  Kata kunci : Tablet Zat Bsi (Fe), Anemia
PENGETAHUAN PASIEN TENTANG TUBERKULOSIS Atira Atira; Rina Rosalia
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian tuberkulosis oleh Mycobacterium tuberculosis bakteri masih cukup tinggi khususnya pada wilayah kerja Poliklinik Paru RSAU Dr. M Salamun yaitu sekitar 1994 orang pada tahun 2015. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan pasien tentang tuberkulosis pada pasien tuberkulosi. Metode penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif. Analisa data menggunakan univariat. Populasi pada penelitian ini yaitu semua pasien rawat jalan di Poliklinik Paru RSAU Dr. M Salamun dengan  besaran sampel 84 responden. Teknik yang digunakan yaitu teknik Accidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan data pengetahuan yaitu sebagian kecil atau 16 (19.05%) responden memiliki pengetahuan baik, dan 23 (27.38%) responden memiliki pengetahuan cukup, serta 45 (53.57%) responden memiliki pengetahuan kurang. Simpulan pengetahuan pasien tentang tuberkulosis kategori kurang.  Saran bahwa perlu diberikan penyuluhan tentang pengetahun tentang tuberkuosis pada pasien agar penyakit tuberkulosis dapat dicegah. Kata Kunci: pengetahuan, tuberkulosis, Mycobacterium tuberculosis
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RISIKO JATUH DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AL-IHSAN BANDUNG: STUDY LITELATUR Keiko Pasaribu; Laili Rahayuwati; Tuti Pahria
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian jatuh pada pasien dewasa di ruangan IGD Al-Ihsan selama 48 jam setelah pasien masuk rumah sakit. Keselamatan pasien adalah kondisi dimana pasien bebas dari cidera yang tidak seharusnya terjadi atau bebas dari cedera yang potensial akan terjadi (penyakit, cidera fisik, psikologis, sosial, penderitaan, cacat, kematian, dan lain-lain) terkait dengan pelayanan kesehatan. Standar Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit /KKP-RS (2008), mengatakan bahwa seharusnya angka kejadian jatuh tidak boleh terjadi di rumah sakit atau kejadiannya harus 0%. Hasil yang didapatkan diruangan IGD Al-Ihsan bahwa selama berjalannya pelayanan selama tahun 2017 didapatkan data kejadian pasien jatuh berjumlah 3 orang dari total pasien risiko jatuh sebanyak 3443.7. Analisis jurnal ini menggunakan beberapa jurnal, dimana jurnal Oliver (2000), Oliver (2007), Choi (2005), Nowalk (2002) dan Hofmann (2003)mengatakan bahwa faktor lama perawatan mendukung kejadian jatuh pada pasien, sedangkan kelly (2002) dan Kwok (2006) mengatakan bahwa lingkungan juga dapat mempengaruhi kejadian jatuh. Cara pengambilan analisis jurnal ini yaitu diambil dari Sage Publication, dan Scielo. Dalam Alegre (2012) juga mengatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian jatuh dalam 48 jam pada pasien dirumah sakit adalah faktor gangguan penglihatan, kekuatan otot tangan kanan dan kiri, kekuatan otot kaki kiri dan kanan, riwayat jatuh sebelumnya, bantuan mobilisasi, status mental, faktor terapi infusan, faktor lingkungan, faktor lama perawatan dan faktor gerakan, dimana pada hasil analisis menunjukkan bahwa p-value < 0.05. Kata kunci : risiko jatuh, patient safety
HUBUNGAN POSISI TIDUR DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE Lina Indrawati; Lisna Nuryanti
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting untuk dipenuhi secara adekuat. Pada pasien congestive heart failure (CHF) kebutuhan istirahat dan tidur sering terganggu akibat masalah kesehatan. Masalah kesehatan yang sering dijumpai adalah sesak nafas dan insomnia akibatnya kebutuhan tidur pasien tidak dapat terpenuhi secara adekuat sehingga akan mempengaruhi pola tidur seseorang. Terganggunya pola tidur akan berdampak pada kualitas tidur seseorang. Salah satu penanganan yang penting dilakukan pada pasien CHF adalah dengan pengaturan posisi tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan posisi tidur dengan kualitas tidur pasien CHF. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden.Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat kemaknaan 95%, didapat p value (0,006) < nilai α (0,05) dan kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara posisi tidur dengan kualitas tidur pasien CHF. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Posisi Tidur, CHF

Page 1 of 2 | Total Record : 18