cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020" : 10 Documents clear
INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM KURIKULUM ILMU KEPERAWATAN Aminah, Nina
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.97

Abstract

Integrasi kurikulum harus berorientasi pada kebutuhan bidang studi dan disesuaikan dengan perubahan tuntutan masyarakat terhadap perguruan tinggi tersebut. Visi dan misi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Luhur Cimahi, diantaranya menghasilkan lulusan yang berbudi luhur dan religius. Selama ini belum adanya secara konsep model integrasi nilai-nilai Islam di STIKes Budi Luhur, beberapa dosen STIKes sering mengalami kebingungan ketika berhadapan dengan aplikasi di lapangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Instrumen dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri, peneliti sebagai instrumen (Participant Observer) melakukan wawancara terbuka apabila diperlukan, didukung beberapa sumber sebagai referensi. Observasi tidak terstruktur dilakukan berupa pengamatan apabila dibutuhkan di lapangan. Peneliti bisa terlibat langsung dengan partisipan, dengan demikian hasil penelitian akan lebih mendalam dan beragam. Kemudian untuk melengkapi penelitian ini mencari beberapa literature yang berhubungan dengan integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum ilmu keperawatan. Adapun hasil penelitian adalah integrasi nilai-nilai Islam yang harus dimiliki semua orang termasuk perlu dimiliki oleh seorang perawat, pasien, dokter, terutama nilai-nilai ketakwaan. Nilai-nilai Islam lainya adalah keikhlasan, peramah, penyantun, bertanggungjawab, syukur, makanan yang halal dan thayyib. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan kepada mata kuliah Ilmu Keperawatan Dasar III, Sistem Reproduksi, Keperawatan Komunitas I, Penyakit Menular Keperawatan, dan Keperawatan Medikal Bedah I dan II. Kata Kunci : Integrasi, Kurikulum, Halal, Thayyib
PROFIL PENYAKIT DIFTERI, PENGETAHUAN, USIA, DAN RIWAYAT IMUNISASI PADA MASYARAKAT Atira
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.98

Abstract

Kasus difteri pada tahun 2018 kembali lagi ditemukan di Kabupaten Cianjur. Kejadian difteritersebut dianggap suatu kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan sejumlahmasyarakat yang terkena difteri. Namun belum diketahui profil masyakarat yang dinyatakandifetri dan profil demografi yang meliputi pengetahuan, usia serta riwayat imunisasi masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil penyakit difteri, pengetahuan, usia, dan riwayatimunisasi pada masyarakat di RT 09/02 Kampung Cipatat, Kabupten Cianjur. Metode penelitianyang digunakan adalah survei deskriptif. Besaran populasi sebanyak 40 responden diambildengan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 40 responden ditemukan 6(15,0%) responden mengalami kejadian difteri, 28 (70,0%) responden berpengetahuan cukup,35 (87,5%) responden berada dalam kategori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%) respondentidak mendapatkan imunisasi. Simpulan penelitian profil penyakit difteri yaitu sebanyak 6(15,0%) responden mengalami penyakit difteri, 28 (70,0%) responden berpengetahuan cukuptentang difteri, 35 (87,5%) responden berada di kategori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%)responden tidak mendapatkan imunisasi difteri. Saran bagi peneliti lain agar melakukan ujilanjut untuk mendapatkan faktor penyebab terjadinya difteri terutama pada masyarakat di DesaSukamulya sehingga kejadian difteri dapat tereliminasi. Kata Kunci : Difteri, Pengetahuan, Status imunisasi, Usia
DEMOGRAPHIC VARIABLE CONNECTION WITH NURSE CARING BEHAVIOR IN HOSPITAL DR. DJASAMEN SARAGIH SIANTAR 2019 Karo, Mestiana; Puji, Maria; Situmorang, Harta Florida
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.100

Abstract

Caring behaviour is a moral attitude in nursing practice. The caring nature of nurses when dealing with sick people and the patient's family every day must show empathy, sensitivity, and responsiveness to patient needs. This study aims to determine the relationship of demographic variables with the caring behaviour of nurses in Dr Djasamen Saragih Pematang Siantar in 2019. The study design used a descriptive correlation design with a cross-sectional approach. The sampling technique in this study used quota sampling with a sample size of 144 respondents. The instrument used was a demographic variable questionnaire sheet with nurses caring behaviour, where nurses caring behaviour questionnaire consisted of 5 themes. One Way Anova test results obtained age demographic variables p = 3.663, sex p = 2.859, on theme 2 obtained p = 0.036, religion p = 1.087, practice area p = 1.43, and on theme 3 known p = 0.014, education p = 3.003, term p = 3.008, length of service p = 3.174 (p <0.05). These results indicate in general there is no relationship between demographic variables with caring behaviour of nurses, but on the theme of 2 sexes and the theme of 3 practice areas, there is a relationship between demographic variables with caring behaviour of nurses in RSUD Dr Djasamen Saragih Pematang Siantar in 2019. This research is expected to be used as additional knowledge in the field of nursing.   Keywords : Demographic variables, Caring Behavior  
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI PUSKESMAS LEUWIGAJAH CIMAHI SELATAN 2019 Fatonah, Sofa; Nurasiah Jamil; Elsa Risviatunnisa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.103

Abstract

Stunting (tubuh pendek) adalah hasil jangka panjang dari kekurangan nutrisi dengan tinggi badan menurut umur kurang dari -2 SD (Standar Deviasi) di bawah median panjang. Prevalensi stunting secara global 22,% pada anak dibawah usia 5 tahun, secara nasional 37,2%, di Jawa Barat 29,9%, di Kota Cimahi terdapat 9,75%, dan di Puskesmas Leuwigajah 10,39%. Pola asuh adalah penyebab tidak langsung dari kejadian stunting dan apabila tidak dilaksanakan dengan baik dapat menjadi penyebab langsung dari kejadian stunting, artinya pola asuh adalah faktor dominan sebagai penyebab stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan kejadianStunting pada anak usia 24-59 bulan di Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan Tahun 2019. Metode penelitian menggunakan kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dengan jumlah 95 responden. Intrumen yang digunakan adalah kueisioner tentang pola asuh dalam pemberian makanan. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,003 < α (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh makan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan. Hasil penelitian memberikan manfaat dalam program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat tentang pola asuh dalam pemberian makan dengan kejadian stunting. Kata Kunci : Pola asuh ibu, Pemberian makan, Stunting , Anak usia 24-59 bulan
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA BINJAI Derang, Imelda; Marbuun, Lili Nurindah Sari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.105

Abstract

Self-efficacy merupakan keyakinan individu mengenai kemampuan yang dimiliki berdasarkan pengalaman yang diperoleh individu untuk melakukan suatu tugas atau menyelesaikan suatu masalah yang bersifat kontekstual. Stres adalah pengalaman subyektif yang didasarkan pada persepsi seseorang terhadap situasi yang dihadapinya. Stres berkaitan dengan kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan atau situasi yang menekan. Kondisi ini mengakibatkan perasaan cemas, marah, frustasi, dan membuat orang menjadi malas bahkan timbul stress yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan tingkat stres pada mahasiswa Ners tingkat IV dalam menyelesaikan skripsi di STIKes Santa Elisabeth Medan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu korelasi dengan desain cross sectional menggunakan uji statistik chi-square. Jumlah responden sebanyak 62 orang mahasiswa Ners tingkat IV, teknik pengambilan sampel yaitu random sampling, instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dari 62 orang responden, 27 orang (43,5%) memiliki self efficacy rendah, 18 orang (29,0%) mengalami stres berat dan untuk 10 orang (16,1%) dengan stres berat sekali. Hasil uji statistik ditemukan nilai p = 0,042, dimana nilai α (0.05) lebih besar dari nilai p sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara self efficacy dengan tingkat stres. Disarankan kepada mahasiswa agar lebih mampu dalam meningkatkan seff-efficacy dirinya dalam menghadapi berbagai tantangan. Kata Kunci : Self Efficacy, Tingkat Stress
PELATIHAN DALAM MENGUBAH PERILAKU IBU DALAM MEMBERIKAN MAKANAN PENDAMPING ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANCUR BATU DELISERDANG TAHUN 2016 Warda, Eliza; Ida Nurhayati; Evi Desfauza
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.108

Abstract

Target Millenium Development Goals (MDGs4) yaitu menurunkan Angka Kematian Anak hingga 2/3 dalam kurun waktu tahun 1990-2015 dari 32 per 1.000 dan Angka Kematian Bayi dari 23 per 1.000 kelahiran hidup tahun 2015. Hasil SDKI pada tahun 2007 adalah AKB sebesar 34 per 1000 KH. Provinsi Sumatera Utara, hasil SDKI 2007, AKB tahun 20007 adalah 46 per 1000 KH. Semua kematian balita d terjadi di negara dengan pendapatan rendah dan menengah karena kurang gizi 35%, diare 17,2%, Pneumonia 13,2%, kurang gizi meningkatkan resiko kematian akibat penyakit tersebut muncul saat bayi memasuki usia 6 bulan – 2 tahun. Di Sumatera Utara ada lima daerah yang paling tinggi mengalami prevalensi gizi buruk, yakni Kabupaten Nias (13,3%) dan Nias Selatan (10,1%). Tapanuli Selatan (6,1%), Tapanuli Tengah (5,9%), dan Mandailing Natal (5,2%). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan MP-ASI terhadap perubahan perilaku ibu pemberian MP-ASI dan peningkatan status gizi anak bawah dua tahun. Rancangan penelitian menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan design one group before and after intervention dengan mengunakan kuesioner. Sampel 59 anak umur 6 bulan - 2 tahun purposive sampling pada bulan Agustus sampai Oktober 2016 di wilayah Kerja Puskesmas Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang,. Hasil penelitian adanya peningkatan rata-rata perilaku responden sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pengetahuan 21,220, sikap 17,034, tindakan 19,135, dan berat badan anak 205,085 dengan nilai P 0,000. Pada tenaga kesehatan terutama bidan untuk tidak bosan-bosannya memberikan konseling pada ibu tentang ASI Eksklusif dan jadwal pemberian MP-ASI. Kata Kunci : Pelatihan, MP-ASI, Perilaku Ibu
HUBUNGAN AKTIVITAS SEKSUAL PADA MASA MENOPAUSE DENGAN KUALITAS HIDUP Sholihat, Suci
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.111

Abstract

Menopause adalah berhentinya siklus menstruasi untuk selamanya bagi perempuan dan bukan disebabkan oleh keadaan patologis. Keadaan menopause dapat menyebabkan gangguan dalam seksualitas sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas seksual pada perempuan menopause dengan kualitas hidup.Rancangan penelitian ini dilakukan secara observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Populasi adalah perempuan menopause yang di wilayah UPTD Yankes Kecamatan Soreang yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling.Sampel yang digunakan sebanyak 56 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, untuk mengukur aktivitas seksual menggunakan kuesioner yang diadopsi dari kuesioner Female Sexual Function Index (FSFI) dan untuk kualitas hidup menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Data dianalisis secara statistik univariat, bivariat dan multivariat. Analisis univariat menggunakan mean, median,dan modus. Analisis bivariat menggunakan metode korelasi Pearson, dan analiasis multivariat menggunakan uji regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas seksual pada masa menopause, usia dan pendidikan berhubungan dengan kualitas hidup. Perlunya memberikan dukungan sosial, kepercayaan diri dan sikap positif terhadap keluhan yang dialami perempuan menopause, khususnya seputar seksualitas guna menjadikan kualitas hidup yang baik. Kata Kunci : Aktivitas Seksual Pada Masa Menopause, Kualitas Hidup
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA KLIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS DTP GUNUNGHALU KAB BANDUNG BARAT 2020 Sukma, Bagja Angga; Aminah, Nina; Koswara, Cepi Lukman
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.127

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi dapat menimbulkan komplikasi stroke, sehingga perilaku pencegahan stroke perlu dilakukan. Cara untuk mencegah terjadinya stroke adalah dengan perubahan gaya hidup yaitu tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi di Puskesmas Gununghalu Bandung Barat Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen dengan jenis korelasional dan pendekatan cross sectional menggunakan non probability sampling dengan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 65 orang. Penelitian dilakukan pada bulan September 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 42 dan perilaku pencegahan stroke. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar klien hipertensi memiliki tingkat stres normal (39,5%), terbanyak perilaku pencegahan stroke baik (77,8%). Uji hipotesis menggunakan uji chi square dengan nilai p=0,000 (α=0,05) dan nilai r=-0,60. Simpulan : ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi di Puskesmas Gununghalu Bandung Barat. Saran : diharapkan perawat gadar dan mahasiswa dapat mensosialisasikan mengenai perilaku pencegahan stroke dan melakukan pengabdian masyarakat yang berfokus meningkatkan perilaku pencegahan stroke pada klien hipertensi. Kata Kunci : tingkat stres, perilaku pencegahan stroke, hipertens
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAGRAK Susanto, Ijun Rijwan; Yusuf, Syapur
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.128

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue yang ditandai demam 2 – 7 hari disertai dengan manifestasi perdarahan, penurunan trombosit (trombositopenia), adanya hemokonsentrasi yang ditandai kebocoran plasma (peningkatan hematokrit, asites, efusi pleura, hipoalbuminemia). Dapat disertai gejala-gejala tidak khas seperti nyeri kepala, nyeri otot & tulang, ruam kulit atau nyeri belakang bola mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Nagrak. Rancangan penelitiannya yaitu Survey analitik cross sectional. Survey analitik cross sectional adalah suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor. Jumlah sample pada penelitian ini 48 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square diperoleh hasil p value (0,018) < α (0,05) berarti Ha diterima hal ini berarti bahwa terdapat hubungan positif dan signifikant antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Nagrak. Hasil penelitian ini diharapkan pihak puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan dengan perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Nagrak. Kata Kunci : pengetahuan, perilaku , pencegahan, DBD
HUBUNGAN LAMANYA PERAWATAN HEMODIALISA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI INSTALASI HEMODIALISA RS MITRA KASIH CIMAHI Sukma, Bagja Angga; Aminah, Nina; Wahyudin, Asep
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.130

Abstract

Hemodialisa merupakan terapi yang berfungsi untuk menggantikan peran ginjal yang beroperasinya menggunakan sebuah alat yang khusus untuk mengeluarkan toksik uremik dan mengatur cairan elektrolit tindakan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik. Bebarapa klien baru biasanya merasakan cemas dalam melakukan perawatan Hemodialisa. Cemas adalah emosi dan pengalaman subyektif dari seseorang yang membuat dirinya tidak nyaman. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Lamanya Perawatan Hemodialisa dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Instalasi Hemodialisa RS Mitra Kasih Cimahi. Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional yang menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian untuk mengetahui dinamika korelasi factor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 orang dengan teknik pengambilan sample menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) sebanyak 14 soal. berdasarkan hasil analisis bivariate menggunakan uji chi-square didapatkan hasil p=0,000 < a = 0,05 maka kesimpulan adalah terdapatnya hubungan antara lamanya perawatan hemodialisa dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal gronik di Instalasi Hemodialisa RS Mitra Kasih Cimahi. Diharapkan kepada perawat untuk memberikan edukasi dan perhatian yang lebih kepada pasien hemodialisa agar pasien merasa lebih nyaman dan tidak cemas. Kata Kunci : gagal ginjal kronik, hemodialisa, tingkat kecemasan

Page 1 of 1 | Total Record : 10