cover
Contact Name
Dika Sahputra, M.Pd
Contact Email
dikasahputrads@gmail.com
Phone
+6281361587943
Journal Mail Official
komunikaislamika@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam
ISSN : 23557982     EISSN : 26225115     DOI : -
This journal covers actual issues in islamic communication studies The development of contemporary dawah by utilizing media Islamic information systems Islamic dakwah studies include field research and conceptual study research The purpose of this journal is to promote sharing of knowledge and understanding of communication issues Then receive contributions from experts researchers practitioners and policy makers throughout the world Any submitted paper will be reviewed by reviewers Review process employs doubleblind review that the reviewer does not know the identity of the author and the author does not know the identity of the reviewersThis journal is published periodically twice a year precisely in June and December.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): Juli-Desember" : 5 Documents clear
Komunikasi Propaganda Islam Politik Di Indonesia Imam El Islamy
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 7, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v7i2.8656

Abstract

Latar belakang penulis mengangkat judul ini dikarenakan ilmu komunikasi khususnya tentang propaganda disalahgunakan untuk mencapai keinginan suatu kelompok atau perorangan terutama propaganda Islam politik. Permasalahan yang akan dibahas di dalam Jurnal ini yaitu bagaimana propaganda menjadi senjata untuk mencapai tujuan suatu kelompok atau perorangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan dokumentasi. Menurut hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa propaganda yang dilakukan sebagian kelompok di Indonesia telah menjadikan kelompok islam menjadi terpojok terkhusus permasalahan politik di Indonesia. Keadaan ini memaksa kondisi politik Indonesia menjadi tidak sehat dan tidak stabil sebab ada kecenderungan menekan kelompok islam politik yang ada di Indonesia. 
Perspektif Wisatawan Terhadap Brand Awareness Wisata Halal Sumatera Barat Mifthah Ghufrani; Niken Febriana Ernungtyas
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 7, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v7i2.8645

Abstract

Abstract: In the tourism industry, halal tourism is a different concept. Halal tourism is a tour that carries the concept of friendly Muslims for domestic and foreign Muslim tourists. Indonesia with a Muslim majority country has a lot of potential in the halal tourism industry sector. In the procurement of the halal tourism industry, this is implemented according to Islamic law. By providing a place of worship for Muslim tourists, prayer time info, lodging services that provide halal food and drinks, transportation services and other facilities. At present Indonesia has ten provinces with the title of the best halal tourist destination, one of which is the province of West Sumatra. However, the concept of halal tourism is still a lot of people and domestic tourists who do not know it yet. Awareness of halal tourism is also still unknown by the managers of attractions. This study aims to analyze tourist awareness about halal tourism in West Sumatra. In this study using descriptive qualitative methods, with 4 informants interview data collection techniques which are divided into 2 categories, namely, (1) tourists who have visited West Sumatra, and (2) tourists who have never been to West Sumatra. The results showed halal tourism in Indonesia is still classified as a new industrial sector. Travelers know the concept of halal tourism based on the management of tourist attractions that provide places of worship, halal food and beverage restaurants, and other supporting facilitation. And many tourists who are interested in visiting West Sumatra.
Budaya Komunikasi Virtual Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pembelajaran Daring di UIN Walisongo Semarang) Fitri Ariana Putri
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 7, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v7i2.8646

Abstract

Budaya komunikasi virtual sebagai suatu kebiasaan baru yang dillakukan pada masa pandemic covid-19 secara virtual atau tidak langsung dengan melalui media sosial. Dalam dunia virtual CMC (Computer Mediatied Communication) seseorang dapat saling berinteraksi meskipun tidak dalam lokasi yang sama, namun ekspresi, emosi seseorang tidak terwakilkan seluruhnya karena proses komunikasi hanya melalui layar (face-to screen). Adanya pandemi Covid-19 dinilai mengubah pola komunikasi masyarakat. Dimana komunikasi yang biasanya dapat dilakukan secara tatap muka, kini harus dilakukan secara virtual karena adanya kebijakan social distancing dari pemerintah. cara berkomunikasi tidak hanya bisa dilakukan dengan face to face saja. Akan tetapi dapat dilakukan secara virtual untuk memudahkan dan memanfaatkan adanya media sosial yang ada. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui budaya komunikasi virtual pada masa pandemi Covid-19. Dan hasil dari temuan ini media komunikasi virtual yang sering digunakan dalam agenda rapat ataupun pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 seperti zoom, skype for business dan gotomeetings.
Social Media Influencer: Clickbait Dalam Pusaran Etika Jurnalistik Mochammad Sinung Restendy; Fahri Hilmi
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 7, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v7i2.8654

Abstract

Information technology is increasingly developing. Internet networks provoke media convergence. Social media comes as a new mass media that is more interactive and more practical than the conventional one. Everyone can become a journalist in this era. The rapid progress of information technology not only brings efficiency in the process of reproduction of information, but also carries a variety of new risks. ‘Clickbait Journalism’ is one of many risks that is often done by influencers in the social media. How does Journalistic Law and Ethics study look at the phenomenon? Can influencers called as a journalist so they must obey the applicable ethics? Then, how does regulation respond to this phenomenon?
Manajemen Konflik Sebuah Solusi (Pandangan Islam) Al ASy'ari Al Al ASy'ari
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 7, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v7i2.8655

Abstract

Konflik bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia, Konflik muncul bukan dengan tiba-tiba, tetapi konflik sudah terpuruk sejak awal manusia memulai aktifitasnya tempat dia bekerja. Konflik dengan diri sendiri dapat terjadi pada individu apabila antara hati nurani dengan akalnya tidak sejalan atau bertentangan. perselisihan atau pertentangan dua orang atau dua kelompok terhadap suatu gagasan yang mereka tidak dapat mencapai kata sepakat atau kata setuju. Sepakat atau ketidaksepakatan dapat saja dilatar belakangi oleh perbedaan pengalaman pengetahuan tentang gagasan, sehingga menimbulkan gangguan kepada salah satu atau kedua belah pihak. Kondisi ini tentu membuat masing-masing pihak tidak merasa nyaman untuk melakukan interaksi. Interaksi yang tidak didasarkan pada kelapangan dada atau ketulusan dapat menyebabkan masing-masing individu atau kelompok menjadi tertutup akibat komunikasi tersumbat. Ada dua dasar yang menyebabkan pentingnya manajemen konflik: pertama Dari sisi Kedudukan Manusia. Kedua Dari sisi Organisasi. Manajemen adalah aktivitas mengatur dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif dan efesien. Pencapaian tujuan dilakukan melalui pemanfaatan sumber daya, sarana dan kerjasama terhadap sejumlah orang. Jadi tidaklah salah bila dikatakan manajemen merupakan proses sosial yang mengatasi segalanya. Maka dari itu manajemen sangat penting untuk mengelola konflik sehingga tujuan untuk memakmurkan bumi dapat tercapai. Sedangkan dalam organisasi mengelola konflik sangat penting artinya agar tujuan organisasi dapat tercapai karena semua sumber daya yang ada diarahkan pada pencapaian tujuan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5