cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 22 No 1 (2025)" : 11 Documents clear
Pengaruh Perlakuan Priming Benih Terhadap Perkecambahan Benih Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Pada Kondisi Laboratorium A.A, Sagala.; A, Munar.; M, Tharek
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21270

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman polong-polongan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Beragam faktor dapat mempengaruhi rendahnya hasil budidaya tanaman, salah satunya adalah perkecambahan benih yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai perlakuan priming, termasuk hidropriming dan aplikasi biostimulan, terhadap perkecambahan benih kacang hijau dan pertumbuhan awal bibit menggunakan Rancangan acak lengkap faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan biostimulan A pada konsentrasi 5% secara signifikan meningkatkan persentase perkecambahan dibandingkan perlakuan lainnya. Meskipun perlakuan hidropriming dan biostimulan lainnya juga meningkatkan perkecambahan, biostimulan A terbukti paling efektif. Meskipun tidak ada perbedaan signifikan dalam persentase perkecambahan akhir, energi perkecambahan, atau waktu perkecambahan, biostimulan X pada konsentrasi 7.5       % cenderung menghasilkan bibit yang lebih panjang yaitu 5.25 cm.

Page 2 of 2 | Total Record : 11