cover
Contact Name
Suleha
Contact Email
suleha@umsrappang.ac.id
Phone
+6285342913951
Journal Mail Official
cakrawala@umsrappang.ac.id
Editorial Address
Jl. Angkatan 45 No 1A Lautang Salo Rappang
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cakrawala Indonesia
ISSN : 25275151     EISSN : 26866471     DOI : -
Core Subject : Education,
Linguistics; phonology, morphology, syntax, discourse analysis, psycholinguistics, sociolinguistics, and critical discourse analysis. Literature: local literature studies, Indonesian literature, foreign literature studies, children literature, literature studies for character education, and other literature studies. Indonesian Language Teaching:curriculum development, learning methods, learning materials, learning media, assessment, Indonesian language learning across curricula, information and communications technology in Indonesian language learning, language skills, and other Indonesian language learning analyses.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017): Mei" : 11 Documents clear
BACA CIPTA PUISI SEBAGAI UPAYA MENANAMKAN KECINTAAN TERHADAP ALAM DAN LINGKUNGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Jumiati Lanta
Cakrawala Indonesia Vol 2 No 1 (2017): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.656 KB)

Abstract

Manusia sebagai mahkluk hidup tidak bisa lepas dari matarantai kehidupan dengan makhluk hidup lainnya. Manusia, tumbuhan, hewan serta alam dan lingkungan merupakan satu jalinan keterikatan yang tak bisa dipisahkan. Kerusakan pada satu komponen merupakan indikasi rusaknya komponen yang lain. Sebaliknya, lestarinya alam dan lingkungan merupakan langkah awal untuk melestarikan kehidupan yang lain. Air yang bersih, udara yang sehat dan segar adalah kebutuhan vital bagi kelangsungan hidup manusia. Sudah menjadi kewajiban yang patut disadari oleh manusia untuk menjaga dan merawatnya sebagai sumber kehidupan. Sementara itu, kerusakan alam dan kepunahan tumbuh-tumbuhan dan hewan dapat menggambarkan kerusakan moral manusia yang hidup di sekitarnya. Manusia sebagai makhluk hidup yang berakal seharusnya mampu merenungi dan mengayati keberadaan alam beserta isinya. Manusia dan alam sejatinya sahabat yang harus saling menyelamatkan, jika manusia menyelamatkan alam maka alam akan menyediakan kebutuhan hidup manusia. Namun pada kenyataannya, semakin manusia bergairah memenuhi kebutuhan dan desakan hidup, alam semakin menjadi objek penderita. Saat manusia sudah tidak mampu membedakan kebutuhan dengan keinginan, alam menjadi instrumen sekaligus sumber yang diperlakukan tidak adil. Pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik yang meluap, pencemaran sungai akibat sampah industri yang tidak teratasi, hutan-hutan dibabat habis dan dibakar, merupakan tiga dari banyaknya kasus yang merugikan alam dan lingkungan, yang pada akhirnya juga akan menjadi petaka bagi manusia itu sendiri. Hal ini terjadi karena manusia tidak menyadari bahwa musibah bagi alam yang dibuat oleh tangan-tangan manusia akan menjelma menjadi bencana besar bagi manusia suatu hari nanti. Padahal, jika manusia dan alam mampu hidup berdampingan dengan serasi maka keindahan alam semesta dapat terpancar. Saat manusia mampu menahan ego dan keserakahannya, maka alam akan menyambut manusia dengan keindahan yang tiada tara. Upaya untuk menyelamatkan alam dan lingkungan yang terlanjur sakit kini semakin mendesak, dan hanya berada di tangan manusia-manusia yang hidup di sekitarnya. Selama manusia belum kehilangan akal dan kepedulian, maka tidak ada kata terlambat. Kesempatan yang tersisa harus segera disambut dan dimanfaatkan. Ajakan peduli lingkungan dan kegiatan-kegiatan positif yang sifatnya preventif adalah langkah baik yang bisa ditempuh. Melalui kegiatan bersastra, umpama. Mengkampanyekan keindahan alam raya melalui puisi, baik itu membaca ataupun menciptakannya, merupakan ajakan yang tidak menggurui. Setiap manusia mencintai keindahan, dan keindahan alam raya hanya bisa dinikmati jika manusia mampu mencintainya. Mencintai alam dapat terwejantahkan melalui kesadaran merawat, menjaga dan melestarikannya. Dengan demikian, bekal cinta yang jujurlah yang mampu menyelamatkan matarantai kehidupan yang serasi antara manusia dan alam semesta.

Page 2 of 2 | Total Record : 11