cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2026)" : 12 Documents clear
Identifikasi Kesehatan Pohon Johar (Cassia siamea) di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Sisimeni Sanam, Kabupaten Kupang Koten, Romanus Beki; Kusumawardhani, Dina Tiara; Kristinawati, Ika; Aryani, Ni Kade Ayu Dewi; Ranta, Febianus; Almulqu, Aah Ahmad
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.22776

Abstract

Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) telah ditetapkan untuk keperluan penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan serta kepentingan religi dan budaya setempat. Tegakan yang mendominasi di KHDTK Sisimeni Sanam adalah tegakan johar. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik, pohon harus dapat dipastikan dalam kondisi sehat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait kondisi dan faktor penyebab kerusakan serta tingkat kesehatan dan tipe-tipe kerusakan pohon johar yang terjadi di KHDTK Sisimeni Sanam. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Data hasil pengamatan didapatkan jumlah kerusakan sebanyak 146 kasus terdiri 5 tipe kerusakan yaitu resinosis atau gumosis (89 pohon), luka terbuka (30 pohon), kanker (18 pohon), cabang patah atau mati (5 pohon) dan hilangnya pucuk dominan/mati pucuk (4 pohon). Persentasi tingkat keparahan kerusakan pohon  johar  tertinggi berada  pada nilai ambang keparahan kerusakan 10-19%. Pada penilaian tingkat klaster nilai cluster plot level (CLI) sebesar <5 yang berarti tegakan johar di KHDTK Sisimeni Sanam masih masuk kriteria sehat dan kerusakan yang dialami masih dalam kategori rendah.
Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Pembangunan Hutan Rakyat di Desa Jonggon Jaya Kabupaten Kutai Kartanegara Harahad, Harahad; Sardjono, Mustofa Agung; Setiawati, Setiawati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.17512

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan partisipasi pelaksanaan kegiatan pembangunan Hutan Rakyat di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Hal ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting perannya dalam keberhasilan Pembagunan Hutan Rakyat. Kegiatan Pembagunan Hutan Rakyat di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara dilaksanakan oleh Kelompok Tani Purnama Jaya pada Tahun 2019, Tahun 2020 dan Kelompok Tani Harapan Jaya pada Tahun 2020. tingkat partisipasi masyarakat Desa Jonggon Jaya mulai tumbuh, terutama setelah adanya program pembangunan dari pemerintah yang diberikan oleh lembaga desa seperti kelompok tani yang mana telah memotivasi masyakat aktif ikut terlibat mulai dari kegiatan perencanaan hingga pelaksanaan Program pembangunan dalam memanfaatkan lahan sekitar desa Tingkat partisipasi masyarakat terhadap kegiatan program pembangunan hutan rakyat di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu dilihat dari 3 indikator, dimana pada bidang perencanaan mencapai skor 85,95 atau 86 persen yang berada pada kategori sangat tinggi, bidang pelaksanaan mencapai skor 88,8 persen atau berada pada sangat tinggi, dan terakhir pada pengawasan dan evaluasi mencapai skor 93,09 atau 93,1 persen mencapai kategori sangat tinggi.
Learning Motivation as a Mediator of Curriculum Relevance and Seedling Understanding on Practical Readiness in Forestry Education Hadi, Wirawan Noor; Basir, Basir; Fitriani, Adistina
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25157

Abstract

The challenge for forestry education is both the transfer of technical knowledge and whether students are adequately prepared to practice in the field. We examined the relationships among the four variables: Seedling Understanding (SU), Curriculum Relevance (CR), Learning Motivation (LM) and Practical Readiness (PR) among forestry undergraduates. We employed a quantitative, explanatory design based on data from 54 students taking a Seedling Techniques course. PLS-SEM was used for measuring and structural models testing. Results show that curriculum relevance (β = 0.487) and seedling understanding (β = 0.349) significantly increase learning motivation, which strongly predicts practical readiness (β = 0.627; R² = 0.798). These findings highlight the importance of motivation-driven curriculum design to enhance practice-ready forestry graduates. These results imply that technical understanding and curriculum design are necessary but only lead to readiness because of their motivational impact on students use or integration of those skills; using lessons learned to motivate student engagement and further application of practical knowledge. This integration of cognitive, pedagogical, and motivational dimensions into a single empirical model is a unique aspect of the study and extends the motivational theory currently present in the literature to include forestry education. In practical terms, the results provide some suggestions on the development of curricula and teaching strategies that incorporate relevance, autonomy and practice to develop competence and preparedness.
Evaluasi Reklamasi Lahan Bekas Tambang Batubara di PT Mahakam Sumber Jaya, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Kurniasih, Titin; Aipassa, Marlon Ivanhoe; Ibrahim, Ibrahim; Kiswanto, Kiswanto; Marjenah, Marjenah; Karyati, Karyati; Ruslim, Yosep
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.23974

Abstract

Reklamasi lahan bekas tambang batubara sebagai bentuk tanggung jawab PT Mahakam Sumber Jaya terhadap pemulihan ekosistem yang terdampak oleh kegiatan pertambangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas reklamasi lahan pascatambang batuara di PT. Mahakam Sumber Jaya kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian dilakukan dengan melakukan kajian dan analisis pengaruh kondisi fisik tanah dan kondisi iklim mikro terhadap keberhasilan revegetasi Lokasi penelitian berada pada areal reklamasi tahun 2005 dan 2010. Pembuatan plot penelitian berukuran 20 m x 20 m berbentuk persegi. Setiap tahun tanam ditetapkan 3 plot ukur. Data primer dan sekunder dikumpulkan berupa data kedalaman tanah pucuk, data pertumbuhan vegetasi, data ikim mikro Terdapat variasi yang cukup besar dalam kedalaman solum di lokasi reklamasi, dengan rentang dari 54.88 cm hingga 77.64 cm. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam kapasitas tanah untuk mendukung pertumbuhan tanaman di berbagai area dalam lokasi reklamasi. Variasi ini berpotensi mempengaruhi ketersediaan air dan nutrisi, yang merupakan faktor penting dalam pertumbuhan tanaman. Penelitian ini menunjukkan bahwa reklamasi lahan bekas tambang batubara di PT Mahakam Sumber Jaya mengalami perkembangan yang cukup baik, meskipun terdapat variasi dalam hasil revegetasi antara lokasi yang direklamasi pada tahun 2005 dan 2010.
Analisis Spasial Perubahan Struktur Ekologi Lanskap Daerah Aliran Sungai (DAS) Wae Halong (1996 - 2024) Makahity, Marisa Christina; Putuhena, Jusmy D; Latuamury, Bokiraiya
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25414

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Wae Halong di Pulau Ambon merupakan salah satu wilayah yang mengalami perkembangan pesat yang ditandai dengan konversi lahan secara masif untuk permukiman. DAS dengan luas ±458 ha ini memegang peran krusial dalam menjaga keseimbangan hodrologis dan ekologis bagi masyarakat sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif perubahan tutupan lahan dan perubahan struktur ekologi lanskap DAS Wae Halong selama periode 1996 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods), yang memadukan analisis spasial kuantitaif dengan data kualitatif dari survei lapangan. Fokus utama analisis adalah perubahan data tutupan lahan multitemporal berbasis Informasi Geografis (SIG), dan perhitungan matrik lanskap menggunakan perangkat lunak Fragstat. Hasil analisis menunjukan adanya tren fragmentasi lanskap yang siginifikan. Tutupan lahan alami khususnya hutan dan semak belukar mengalami penurunan luas drastic yang diperkirakan mencapai 50% dalam kurun waktu 28 Tahun. Sebaliknya, lahan terbangun meningkat tajam terutama didorong oleh pembangunan perumahan besar yang intens setelah tahun 2011. Pergeseran dominansi lanskap dari tutupan lahan alami ke permukiman secara langsung mengindikasikan penurunan daya dukung lingkungan, hilangnya koridor ekologis, dan peningkatan kerentanan DAS terhadap bencana seperti banjir dan tanah longsor.
Analisis Pengelolaan Community-Based Forest Conservation Sebagai Upaya Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan: Studi Kasus Taman Wisata Alam Guci, Kabupaten Tegal Hidayat, Reznandya Putra; Wijayanto, Pradika Adi
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25204

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan community-based forest conservation sebagai upaya pengembangan ekowisata berkelanjutan di Taman Wisata Alam Guci, Kabupaten Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis korelasional. Data diperoleh melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada 46 responden yang melibatkan masyarakat lokal, pengelola wisata, dan pemangku kepentingan konservasi, serta wawancara mendalam dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan community-based forest conservation berada pada kategori tinggi dengan tingkat pencapaian sebesar 79,57%, sedangkan pengembangan ekowisata berkelanjutan mencapai 85,13%. Partisipasi masyarakat tergolong sebagai partisipasi fungsional, di mana masyarakat berperan aktif dalam kegiatan konservasi lapangan, sementara perencanaan dan pengambilan keputusan strategis masih didominasi oleh BKSDA. Uji korelasi Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikansi antara community-based forest conservation dan pengembangan ekowisata berkelanjutan (ρ = 0,604; p < 0,001). Temuan penelitian ini memiliki implikasi praktis sebagai dasar penguatan strategi pengelolaan kawasan konservasi berbasis kolaborasi, khususnya dalam meningkatkan peran masyarakat tidak hanya pada tataran operasional, tetapi juga dalam perencanaan pengelolaan ekowisata. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pengelola kawasan konservasi dan pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pengelolaan ekowisata yang berorientasi pada keberlanjutan ekologis dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. 
Analisis Perubahan Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Hutan Penelitian Dan Pendidikan Universitas Mulawarman Siswanto, Hari; Ika, Jumiati; Ruslim, Yosep; Herlambang, Heru
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.20439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi penginderaan jauh atau Sistem Informasi Geografis Geographic Information System (GIS) yang merupakan suatu sistem informasi berbasis komputer, yang digunakan untuk memproses data spasial yang bergeoreferensi (berupa detail, fakta, kondisi di lapangan). Menganalisis perubahan penggunaan lahan pada areal KHDTK Hutan Penelitian Dan Pendidikan Universitas Mulawarman dengan menggunakan citra satelit landsat 8 pada perekaman tahun 2014, 2018, dan 2022 melalui analisis data dan pengelolaan citra landsat secara visual dan mengetahui perubahan luas penggunaan lahan pada tahun 2014,2018 dan 2022 dengan menggunakan software ArcGIS 10.8 dalam pengolahan dan analisis data menggunakan klasifikasi visual berdasarkan kunci-kunci interpretasi, dan dilanjutkan overlay untuk mendapatkan nilai perubahan penggunaan lahan. Analisis perubahan penggunaan lahan dengan memanfaatkan data spasial yang bersifat temporal sangat bermanfaat, khususnya untuk mengetahui lokasi- lokasi tempat dimana adanya perubahan hutan menjadi lahan yang digunakan untuk pertambangn dapat menyebabkan terjadi kecenderungan yang meningkatkan erosi,kerusakan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian ini, KHDTK Hutan Penelitian dan Pendidikan Universitas Mulawarmian dengan aktivitas pertambangan terus terjadi peningkatan setiap Tahun. Pada periode tahun 2014 luas pertambangan sebesar 382,98 ha, kemudian Tahun 2018 seluas 560,14 ha yang dimana terjadi pertambahan luas sebesar 177,18 ha, dan Tahun 2022 seluas 702,6 ha dimana terjadi pertambahan luas sebesar 144,46 ha. Diperlukan tindakan yang bijak berupa monitoring dan patroli serta pemeliharaan tata batas Kawasan secara berkala dan pendekatan pihak pihak terkait tentang KHDTK HPPBS Universitas Mulawarman
Identifikasi Spesies Jangkrik (Gryllidae) di Kawasan Merapi Valley Melalui Analisis Bioakustik Pidegso, Seno Tri; Budiantoro, Agung
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25426

Abstract

Merapi Valley merupakan lanskap vulkanik pasca erupsi yang telah ditransformasi menjadi ekosistem buatan melalui analisis bioakustik calling song. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies jangkrik (Gryllidae) di kawasan ini. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus ekologi dengan desain deskriptif komparatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung berupa perekaman suara pada empat plot 10 m × 10 m, pengukuran faktor abiotik serta dokumentasi morfologi spesimen. Rekaman dianalisis menggunakan Audacity dan Raven Pro untuk mengekstrak parameter akustik (frekuensi rendah-tinggi, frekuensi puncak, frekuensi pusat, durasi, dan pulse per chirp), dibandingkan dengan database serta literatur Teleogryllus. Sebanyak 11 calling song berkualitas tinggi diperoleh dan terkelompok menjadi dua tipe: Tipe A (9 rekaman) dengan pola 3 pulse per chirp dan Peak Frequency 4,27 ± 0,17 kHz, serta Tipe B (2 rekaman) dengan 4-5 pulse per chirp dan Peak Frequency 4,72 ± 0,19 kHz. Analisis komparatif menunjukkan bahwa Tipe A mendekati Teleogryllus mitratus namun frekuensi secara konsisten lebih tinggi, berkaitan dengan kondisi mikroklimat lembap dan isolasi geografis Merapi Valley sedangkan Tipe B merepresentasikan T. occipitalis. Temuan ini memberikan data dasar keanekaragaman jangkrik vulkanik, menegaskan potensi bioakustik sebagai metode non-invasif identifikasi spesies dan biomonitoring.
Identifikasi Faktor Keberadaan Spesies Burung Langka di Desa Artain Kalimantan Selatan Rahman, Basuki; Fithria, Abdi; Wulandari, Verlina Intan; Atmadja, Krisologus Genesa Ruby; Sholihah, Rizqi I'anatus; Santosa, Lenalda Febriany
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.22609

Abstract

Pengamatan menunjukkan pola persebaran yang tidak merata, dengan keberadaan spesies sangat ditentukan oleh karakteristik habitat dan ketersediaan sumber pakan. Spesies sensitif seperti Rangkong badak (Buceros rhinoceros) dan Cica-daun besar (Chloropsis sonnerati) hanya dijumpai di hutan primer yang menyediakan pohon tinggi dan minim aktivitas manusia. Sebaliknya, Elang-ular bido (Spilornis cheela) tercatat di habitat hutan primer dan sekunder yang masih mendukung ketersediaan mangsa. Beberapa spesies seperti Kipasan belang (Rhipidura javanica) dan Sepah raja (Aethopyga siparaja) menunjukkan toleransi yang lebih baik terhadap aktivitas manusia selama habitat masih menyediakan kebutuhan spesifik mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi konservasi perlu mempertimbangkan karakteristik spesifik setiap spesies, dengan kombinasi perlindungan habitat kunci dan pengelolaan terhadap habitat dengan aktivitas manusia yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu persebaran burung langka tersebut guna menjadi bahan kajian terhadap kepentingan konservasi.
Pengelolaan dan pemanfaatan kemiri (Aleurites moluccana) di Kebun Hutan (Forest Garden) oleh masyarakat suku dayak meratus di desa Emil Baru Kecamatan Mantewe Agustino, Agustino; Abidin, Zainal; Satriadi, Trisnu
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25870

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan dan pemanfaatan kemiri (Aleurites moluccana) dalam sistem kebun hutan yang dipraktikkan masyarakat Dayak Meratus di Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan teknik purposive sampling terhadap 10 petani kemiri aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kemiri dilakukan melalui tahapan persiapan lahan dengan tebas bakar terkendali, penggunaan bibit lokal, penanaman manual tanpa jarak tanam baku, pemeliharaan minimal, serta panen tradisional dengan memungut buah jatuh secara alami. Kebun hutan yang dikelola memiliki luas 2–6 ha dan telah diusahakan selama 6–13 tahun oleh pengelola berusia 35–52 tahun. Produksi kemiri berkisar 22–35 kg per rumah tangga per tahun dengan rata-rata produksi 28,5 kg per rumah tangga dan frekuensi panen sekitar dua kali per tahun. Harga jual kemiri berkisar Rp17.500–Rp40.000 per kg sehingga menghasilkan pendapatan tambahan sebesar Rp385.000–Rp1.400.000 per rumah tangga per tahun dengan rata-rata Rp1.022.000 per rumah tangga per tahun. Kontribusi pendapatan kemiri terhadap pendapatan rumah tangga mencapai 4,0–6,4% dengan rata-rata kontribusi 5,4%. Secara ekologis, kebun hutan kemiri berperan dalam konservasi tanah, pemeliharaan keanekaragaman hayati, pengendalian erosi, dan menjaga stabilitas lanskap pegunungan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12