cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2024)" : 28 Documents clear
Pendugaan cadangan karbon coarse woody debris menggunakan metode line intersect sampling pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder dan semak belukar di KHDTK hutan Diklat Loa Haur Hamdani, Hamdani; Suhardiman, Ali; Karyati, Karyati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12150

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi cadangan karbon CWD menggunakan metode Line Intersect Sampling (LIS) berdasarkan kelas tutupan lahan, kemudian menguji hasil beda rata-rata pendugaan cadangan karbon CWD menggunakan metode LIS dengan metode Fixed Area Sampling (FAS) dan mengetahui efisiensi waktu kerja penggunaan metode LIS dalam menduga cadangan karbon CWD di  Kawasan Hutan  Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Diklat Loa Haur.Hasil penelitian menunjukkan potongan CWD yang ditemukan pada kelas tutupan semak belukar sebanyak 106 potong dan pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder sebanyak 174 potong yang didominasi jenis kayu Ulin dan Mahang. Total karbon CWD menggunakan metode LIS pada kelas tutupan semak belukar sebesar 6,61 ton/ha dan pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder sebesar 10,04 ton/ha. Potensi cadangan karbon CWD pada tutupan semak belukar sebesar 16.296,36 ton dari luas tutupan sebesar 2.465,41 ha atau 57,20 persen dari luas keseluruhan di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur. Sedangkan potensi cadangan karbon CWD pada tutupan hutan lahan kering sekunder sebesar 17.712,37 ton/ha dari luas tutupan sebesar 1.764,18 Ha atau 40,93 persen dari luas keseluruhan di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur 
Uji efektivitas pupuk kandang sapi untuk meningkatkan pertumbuhan Kaliandra merah (Calliandra calothyrsus Meissn.) pada tanah tercemar limbah oli Rini, Mita Puspita; Asmarahman, Ceng; Indriyanto, Indriyanto; Riniarti, Melya
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12457

Abstract

Banyaknya pencemaran yang terjadi telah menyebabkan memburuknya kondisi lingkungan. Beberapa pencemaran yang sering terjadi yaitu pencemaran air, udara, dan tanah. Pencemaran  tersebut tidak sedikit yang disebabkan oleh ulah manusia. Salah satu pencemaran yang sering dijumpai yaitu pencemaran pada tanah yang diakibatkan oleh limbah oli bekas. Limbah oli bekas termasuk dalam B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang mengandung unsur Fe, Zn, dan Cu. Unsur-unsur tersebut berbahaya bagi mikroorganisme dan lingkungan sehingga diperlukan cara yang tepat untuk mengatasinya. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu melalui fitoremediasi dengan menggunakan tanaman kaliandra merah sebagai komponen utama dan pupuk kandang sapi untuk memperbaiki tanah yang telah tercemar. Penelitian ini mengggunakan rancangan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 1 faktor yaitu pupuk kandang sapi yang terdiri dari 3 taraf meliputi 0 g, 100 g, dan 200g. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pupuk kandang sapi memberikan pengaruh terbaik (P>0.01) pada parameter tinggi batang semai, diameter batang semai, bobot basah akar, bobot basah pucuk, bobot kering akar, bobot kering pucuk, dan bobot kering total, serta bepengaruh nyata pada (P>0.05) pada parameter jumlah daun semai dan jumlah bintil akar.
Kandungan fitokimia dan aktivitas antibakteri madu Heterotrigona itama yang diternakkan pada areal tumbuhan caliandra (Calliandra culothyrsus) terhadap bakteri Escherichia coli Arung, Enos Tangke; Ardy, Ari; Syafrizal, Syafrizal; Naibaho, Netty; Paramita, Swandari
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12967

Abstract

Madu Heterotrigona itama dikenal sebagai alternatif dalam pengobatan yang sering dijumpai dengan langsung dikonsumsi. Kemampuan madu dalam menghambat aktivitas bakteri karena mengandung senyawa antiseptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi  madu lebah tanpa sengat (kelulut) Heterotrigona itama yang diternakkan pada areal tumbuhan kaliandra dalam menghambat aktivitas bakteri Escherichia coli selama 6 bulan pengamatan (Oktober 2022 – Maret 2023). Penelitian ini menggunakan metode difusi agar untuk menguji sifat antibakteri madu. Prosedur ini meliputi penuangan media nutrient agar ke cawan petri dan dibiarkan mengering. Kemudian, dibuat lubang pada media dan ditambahkan suspensi bakteri. Dilakukan pengujian pada sampel secara intensif selama enam bulan. Kloramfenikol digunakan sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Hasil menunjukkan bahwa  madu lebah tanpa sengat Heterotrigona itama efektif dalam menghambat pertumbuhan  bakteri Escherichia coli. Sifat antibakteri madu dipengaruhi oleh efek senyawa bioaktif yang dominan.
Komposisi vegetasi dan potensi karbon tersimpan pada pola tanam agroforestri di beberapa kemiringan lahan (Studi Kasus Gapoktan Wana Arba Lestari di Kesatuan Pengelolaan Hutan Batutegi, Provinsi Lampung) Ramadhan, Rahmat Syahrul; Qurniati, Rommy; Kartika Tsani, Machya Kartika; Yuwono, Slamet Budi
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.14435

Abstract

Agroforestri merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan hutan. Agroforestri telah diterapkan dengan komposisi yang beragam di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batutegi Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai komposisi vegetasi, menghitung indeks nilai penting dan karbon tersimpan di Gapoktan Wana Arba Lestari KPH Batutegi, Propinsi Lampung di beberapa kemiringan lahan pada pola tanam agroforestri. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2023 dengan metode pengumpulan data menggunakan analisis vegetasi. Data yang digunakan adalah jenis dan jumlah tanaman, diameter pohon, tinggi pohon, kerapatan, frekuensi, dan nilai dominansi tanaman. Data biomassa berupa biomassa hidup dan nekromasa di atas permukaan tanah yang diakumulasikan menjadi karbon tersimpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada semua plot di Gapoktan Wana Arba Lestari memiliki komposisi pola tanam berbeda yang didominasi oleh tanaman kopi, pisang, dan jengkol dengan jenis tanaman pengisi yang bervariasi. Nilai INP tertinggi pada fase pohon terdapat pada tanaman jengkol (Archidendron pauciflorum) sebesar 123,80, fase tiang terdapat pada pisang (Musa paradisiaca) dengan INP sebesar 133,63, fase pancang terdapat pada kopi robusta (Coffea robusta) dengan INP 128,95, dan fase semai terdapat pada pisang (Musa paradisiaca) dengan INP 92,98. Total biomasa dan simpanan karbon terbesar terdapat pada pola agroforestri kompleks yaitu 462 ton/ha dan 217,14 ton/ha
Komposisi vegetasi pada Daerah Aliran Sungai Pangasi Kawasan Cagar Alam Pangi Binangga Kabupaten Parigi Moutong Pramayanti, Diah Natasya Arif; Naharuddin, Naharuddin; Rosyid, Abdul; Purnama, Rizky; Maiwa, Arman; Hulu, Amati Eltriman
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.14864

Abstract

This research aims to determine the types of plants and the Important Value Index in the Pangasi River Watershed (DAS) in the Pangi Binangga Nature Reserve. The method used in collecting data is the plot method or checkered path method with four growth levels, namely seedlings (20 m × 20 m), saplings (10 m × 10 m), poles (5 m × 5 m) and trees (2 m × 2 m). Data analysis used the Importance Value Index (INP), a method commonly used in ecological studies. INP analysis includes several parameters, namely relative density, relative frequency, and relative dominance. The results of field identification found 532 individuals with 19 species. Vegetation Analysis Results: Important Value Index at tree level is dominated by Bayur (Pterospermum spp), the pillar level is dominated by Ebony (Diospyros celebica bakh), at the stake level dominated by Pangi/Kepayang (Pangium to success) and at the pillar level dominated by Nyatoh (Palaquium obtusifolium). Results of INP calculations at tree, pole, sapling and seedling levels. In general, of the four growth levels, Nyatoh (Palaquium obtusifolium) is the most dominant plant in the Pangasi River Basin.
Strategi ekonomi pengembangan tanaman obat masyarakat sekitar hutan (Studi kasus wilayah kerja KPH Kulawi) Ladiva, Ladiva; Umar, Syukur; Pribadi, Hendra; Setiawan, Budi; Sofyan, Sofyan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.14896

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pendekatan ekonomi yang digunakan dalam budidaya tanaman obat di dalam masyarakat sekitar hutan yang berada di wilayah kerja KPH Kulawi. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel acak bertingkat untuk mengumpulkan data dari sampel sebanyak 90 peserta. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui elemen internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman obat. Temuan menunjukkan bahwa masyarakat lokal yang tinggal di sekitar hutan telah secara efektif memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada untuk mengurangi kerentanan dan potensi ancaman. Berdasarkan data faktor internal dan eksternal diperoleh skor pembobotan sebagai berikut: faktor kekuatan = 1,76; faktor kelemahan = 1,24; faktor peluang = 1,58; faktor ancaman = 1,06. Dari skor pembobotan di atas kemudian diplotkan pada gambar analisis diagram SWOT yang terdiri dari 4 kuadran, yaitu Dari perpotongan keempat garis faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, maka diperoleh strategi umum yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk strategi ekonomi pengembangan tanaman obat yaitu dengan menggunakan kekuatan untuk mengambil setiap peluang pada kesempatan yang ada, sehingga dapat mengurangi jumlah kelemahan dan ancaman yang ditemukan di lapangan.
Kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan Hutan Adat di Desa Long Alango Kecamatan Bahau Hulu Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara Merang, Oktiani Perida; Sari, Ice Anugrah
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.14628

Abstract

Peran Badan pengelola maupun  masyarakat adat dalam pengelolaan sumberdaya hutan sangat diperlukan dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan sehingga fungsi hutan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengurai dan menjelaskan potensi kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan hutan adat Tana Ulen di Desa Long Alango Kecamatan Bahau Hulu. Penelitian ini menggunakan Metode studi kasus dimana data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa keberadaan Badan pengelola hutan adat beserta lembaga adat mampu mengendalikan masyarakat sekitar hutan maupun oknum dari luar untuk tidak melakukan perambahan hasil hutan tanpa izin. Kebaradaan hutan adat dengan luas kurang lebih 11.000 hektar yang masuk dalam zona hutan adat tradisional  Taman Nasional Kayan Mentarang merupakan suatu keuntungan bagi masyarakat lokal karena  Pemanfaatan sumber daya alam yang ada dalam kawasan hutan hutan adat dapat dimanfaatkan seara terbatas untuk kepentingan bersama. Potensi kelembagaan masyarakat Desa Long Alango menggambarkan semangat juang dalam melestarikan sumber daya alam yang terkandung dalam kawasan hutan adat.
Keteguhan Lengkung Statis dan Geser Rekat Kayu Laminasi Jenis Karet (Hevea brasiliensis) Berdasarkan Variasi Waktu Tekan Widiati, Kusno Yuli; Simanjuntak, Andry Joel; Handayani, Sri Asih; Karmini, Karmini
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.14263

Abstract

Kayu laminasi adalah suatu produk rekayasa tertua yang merupakan teknik penggabungan dua atau lebih kayu potongan yang direkatkan dengan arah sejajar serat satu sama lain. Tujuan hasil penelitian ini untuk menganalisis keteguhan lengkung statis (MoE dan MoR) dan geser rekat kayu laminasi dari jenis kayu Karet (Hevea brasiliensis) berdasarkan pengaruh variasi waktu tekan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Industri dan Pengujian Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Bahan perekat yang digunakan adalah Polivinil Asetat (PVAc). Sampel uji keteguhan lengkung statis dibuat berdasarkan standar ASTM D 143-94. Pengujian kadar air, kerapatan dan keteguhan geser rekat berdasarkan standar Jerman (DIN). Analisis yang digunakan berdasarkan rancangan acak lengkap dengan variasi waktu tekan 30, 90 dan 120 menit. Hasil penelitian rata-rata kadar air 10,57% sehingga layak untuk diuji. Kerapatan normal tertinggi sebesar 0,56 g/cm3 dan keteguhan geser rekat laminasi tertinggi sebesar 5,023 kg/cm2 pada pada waktu tekan selama 120 menit. Sedangkan untuk hasil uji tertinggi, MoE 79.003.46 kg/cm2, uji MoR sebesar 665,97 kg/cm2 terjadi pada waktu tekan selama 90 menit. Berdasarkan hasil analisis Anova diketahui bahwa pemberian perlakuan waktu tekan tidak berpengaruh nyata meskipun semakin lama waktu tekan akan menghasilkan keteguhan geser rekat yang semakin tinggi.               
Pendapatan masyarakat dan evaluasi pola silvopastura di Desa Tawangsari dan Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Nurainy, Siti; Prakosa, Galit Gatut; Ramadhan, Ramli
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12966

Abstract

Silvopastura yang mengabungkan antara pohon dan pakan ternak merupakan salah satu pola agroforestri yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat jika dibandingkan dengan pola agroforestri lainnya. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pendapatan masyarakat dan juga mengevaluasi hasil dari pelaksanaan pola Silvopastura di Desa Tawangsari dan Sukomulyo yang sebagian besar masyarakatnya berpencarian sebagai peternak yang mendapatkan pakan hijauannya berasal dari Kawasan hutan di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2022 dengan menggunakan metode sensus dengan responden 364 di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, untuk menganalisis pendapatan masyarakat berdasarkan harga (market place), dan analisis evaluasi keberhasilan pelaksanaan Silvopastura menggunakan wawancara dan observasi dengan memperhatikan dan membandingkan faktor penentu keberhasilan wanaternak. Kombinasi di kedua desa yaitu berupa jenis pohon pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vries). dan pakan ternak berupa rumput gajah (Pennisetum purpureum CV. Mott). Rata-rata pendapatan bersih Desa Sukomulyo lebih tinggi yaitu Rp.44.923.325/tahun, dan Desa Tawangsari Rp.36.737.846/tahun. Hasil evaluasi keberhasilan pola Silvopastura kedua desa dinilai berhasil.
Analisis pemasaran kemiri (Aleurites molucanna) di Desa Uwemanje Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi Natasya, Meissy; Rahman, Abdul
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.14892

Abstract

Kemiri merupakan hasil hutan bukan kayu yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber perekonomian bagi kelangsungan kehidupan masyarakat. Sebagian besar masyarakat Desa Uwemanje Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi menggantungkan hidupnya sebagai petani kemiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran, margin, dan keuntungan pemasaran kemiri di Desa Uwemanje Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. Teknik pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling pada sebanyak 30 petani kemiri di Desa Uwemanje. Analisa data yang di gunakan dalam penelitian adalah menentukan Margin Pemasaran, Keuntungan pemasaran dari masing-masing lembaga pemasaran, Farmer’s share, Efisiensi pemasaran. Hasil dari penelitian ini yaitu Terdapat 1 saluran pemasaran kemiri di Desa Uwemanje Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi yaitu : Petani pedagang,Pengumpul, Konsumen (Pabrik). Margin di agen pemasaran Rp 7.000/kg. Biaya pemasaran oleh pengepul sebesar Rp. 550/kg, keuntungan Rp. 13.901.000. Besarnya bagi hasil yang diterima petani sebesar 79% dan nilai efisiensi pemasaran sebesar 16%.

Page 2 of 3 | Total Record : 28