cover
Contact Name
Rochmady
Contact Email
rochmady@stipwunaraha.ac.id
Phone
+6285343880383
Journal Mail Official
akuakultur@stipwunaraha.ac.id
Editorial Address
Program Studi Budidaya Perairan, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha, Jl. Letjend Gatot Subroto Km.7, Lasalepa, Raha, Muna, Sulawesi Tenggara 93645
Location
Kab. muna,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
ISSN : -     EISSN : 25988298     DOI : https://doi.org/10.29239/j/akuatikisle
Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil focuses on the fields of aquaculture, fisheries and marine studies in coastal areas and small islands. Akuatikisle Jurnal accepts other field paper that has a focus on studies in coastal areas and small islands. Manuscripts published in the scope of science: Sea and Brackish Aquaculture, Fish Feed and Nutrition, Fish Physiology, Fisheries Microbiology, Aquatic Resources, Fisheries Product Technology, Fisheries Information Systems, Fisheries Social Economics, and Fisheries Development Policy.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019)" : 12 Documents clear
Pertumbuhan dan status eksploitasi ikan sembilang (Plotosus canius) di perairan Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Indonesia Rouli Verawati Gurning; Susiana Susiana; Ani Suryanti
Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.akuatikisle.3.2.65-72

Abstract

Research on the growth and exploitation status of indian catfish (Plotosus canius) is important in supporting the management of fish resources in the waters of Tanjungpinang City, Riau Islands. The study aims to determine the pattern of growth, growth parameters, and the status of indian catfish exploitation in the waters of Tanjungpinang City, Riau Islands Province. The study was conducted with a purposive sampling method of 3 stations with a total sample of 529 individual fish crosses. Analysis of growth and exploitation status data using FISAT II software and regression analysis using Excel 2017. This study resulted in a pattern of long relations and the weight of fish as a female and males both are negative allometric (faster increase in length than weight increase). The highest rate of exploitation of indian catfish is obtained from the data of 0.73 per year. This exploit value exceeds the optimum exploitation value of 0.5.
Urgensi pengembangan wisata dalam perencanaan wilayah di Pulau Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara Fadhil Surur; Zulhinas Nyilam Cahya; Malikuddin Surgani Wahid
Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.akuatikisle.3.2.41-47

Abstract

Percepatan pemanfaatan berbagai potensi setiap daerah sangat perlu dilakukan untuk mewujudkan kemandirian daerah. Terdapat tiga kabupaten di Pulau Muna, Sulawesi tenggara  yang memiliki potensi karena kekayaan pesisir dan keberadaan pulau-pulau kecilnya akan tetapi pengelolaannya masih dilakukan secara parsial. Akselerasi perlu dilakukan pada keterpaduan pengelolaan objek wisata di pulau Muna untuk mewujudkan kemadirian ketiga daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesamaan kebijakan pengembangan wisata dan potensi wisata unggulan serta menyusun arah kebijakan pengembangan wisata melalui pendekatan kekhasan wilayah geografis Pulau Muna. Penelitian dilakukan melalui survey lapangan dan penelesuruan dokumen perencanaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan mix metodh.  Analisis yang digunakan meliputi analisis konten, skoring dan deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan wisata di Pulau Muna telah diarahkan pada RTRW Kabupaten Muna dan RTRW Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai pengembangan ekowisata, sehingga Kabupaten Muna Barat dan Buton Tengah dapat mensinergikan konsep ekowisata tersebut dalam rencana tata ruangnya. Potensi wisata dapat diklasifikasikan pada kategori rendah dan sedang. Kategori rendah berada pada objek wisata Pulau Gala Kecil, sedangkan tiga belas objek wisata lainnya termasuk dalam kategori potensi sedang. Urgensi pengembangan objek wisata di Pulau Muna perlu mengedepankan konsep pengembangan ekowisata berbasis pesisir dan pulau-pulau kecil melalui percepatan pengelolaan objek wisata kategori sedang.

Page 2 of 2 | Total Record : 12