cover
Contact Name
Faisal Mahmuddin
Contact Email
f.mahmuddin@gmail.com
Phone
+6285256472414
Journal Mail Official
jpe@unhas.ac.id
Editorial Address
Gedung Center of Technology (COT), Lantai 1 Kampus Fakultas Teknik Jalan Poros Malino km. 6 Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 14116243     EISSN : 26854104     DOI : https://doi.org/10.25042/jpe
Core Subject : Engineering,
Jurnal Penelitian Enjiniring (JPE) merupakan media publikasi ilmiah untuk hasil-hasil inovasi terkini dalam bidang kajian dan rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi keteknikan. JPE diterbitkan dalam dua bahasa dunia (bi-lingual), yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Berbagai bidang ilmu yang sangat popular, menarik dan spesifik dalam rumpun ilmu keteknikan seperti Teknik Arsitektur dan Pengembangan Wilayah Kota; Teknik Elektro dan Informatika; Teknik Geologi dan Pertambangan; Teknik Mesin dan Industri; Teknik Perkapalan dan Ilmu Kelautan; serta Teknik Sipil dan Lingkungan merupakan disiplin ilmu-disiplin ilmu yang menjadi topik utama dan konsen publikasi JPE. Selain itu bidang-bidang lain yang relevan termasuk diantaranya kajian sosio-ekonomi, kajian aspek keamanan (security) dan kajian aspek kesehatan yang terkait dengan bidang-bidang kajian utama diatas dapat pula diterima manuskrip ilmiahnya untuk dievaluasi nilai orijinalitas, kebaharuan dan kualitasnya oleh Tim Evaluator Ahli. Mulai tahun 2016, JPE-UNHAS terbit secara periodik sebanyak 2 kali dalam setahun, yakni edisi Mei dan edisi November.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 1 (2017)" : 14 Documents clear
Parameterisasi Kendali PID pada Konverter DC/DC Penurun Tegangan dengan Kriteria Domain Waktu dan Efisiensi Daya Andy Lukman Affandy; Faizal Arya Samman; Rhiza S. Sadjad
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.077 KB) | DOI: 10.25042/jpe.052017.13

Abstract

Paper ini menampilkan pemodelan, rancangan dan hasil simulasi rangkaian konverter DC/DC tipe penurun tegangan, dengan pecobaan kendali menggunakan kontroler P, PI, dan PD terkompensasi. Sistem dirancang untuk tujuan penyediaan saluran DC di rumah-rumah modern masa depan yang dilengkapi dengan saluran DC selain saluran AC. Hasil rancangan menunjukkan kendali P, PI, dan PD yang digunakan untuk mempertahankan tegangan luaran DC dari converter telah memberikan kinerja yang cukup baik. Walaupun antara menggunakan kendali P, PI, dan PD tidak memiliki perbedaan yang sangat signifikan terhadap pengendalian pada beban RL dan RC. Penggunaan penggabungan kendali PI dan PD terlihat mampu meningkatkan nilai Efisiensi Daya yang disalurkan dari pada hanya menggunakan kendali P saja. Nilai Efisiensi yang didapatkan PI yaitu 84.72 dan PD yaitu 84.616. Sedangkan dengan hanya menggunakan kendali P nilai efisinsi terbaik yang didapatkan yaitu 84.283. Nilai-nilai parameter pengendali yang diperoleh antara lain KP= 8191, KI=63, dan KD=7x10-6. Secara umum perubahan parameter KP dan KI tidak begitu memberikan perubahan kinerja yang signifikan. Sedangkan nilai KD mesti ditentukan secara hati-hati agar dapat memberikan kinerja yang lebih baik. Kontroler PID juga secara umum masih mampu mengendalikan level tegangan DC pada batas yang dapat diterima pada pengujian dengan berbagai nilai beban resistive.
Pengaruh Bahan Pengisi (Filler) Eceng Gondok dan Sekam Padi pada Material Isolasi Listrik (Polymer Epoxy) Trisna Amelia Fitriah; Salama Manjang; Ikhlas Kitta
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.526 KB) | DOI: 10.25042/jpe.052017.14

Abstract

Penggunaan serat alam sebagai filler dalam bidang industri masih terus dikembangkan,mengingat sifatnya yang ramah lingkungan dan mengandung material yang besar.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh eceng godok dan sekam padi sebagai filler pada material resin epoxy. Pembuatan spesimen menggunakan metode hand lay-up dengan masing-masing variasi filler 10%-40% dari berat total bahan uji dan spesimen tanpa filler 0% sebagai pembanding. Bahan polimer yang digunakan yaitu resin epoxy. Pengujian yang dilakukan yaitu uji tarik,uji resistivitas permukaan dan resistivitas volume. Uji tarik dilakukan menggunakan standar ASTM D-638 dan uji resistivitas menggunakan standar ASTM D 257. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai resistivitas volume maksimum dicapai dalam kadar eceng gondok 20% sedangkan pada sekam padi peningkatan resistivitas volume terus terjadi sampai kadar 40% dari resin epoxy. Peningkatan resistivitas permukaan berlanjut hingga kadar eceng gondok mencapai 20 % pada resin epoxy begitupun dengan penambahan filler sekam padi. Kekuatan tarik dari material resin epoxy mengalami penurunan dengan penambahan eceng gondok dan sekam padi. Nilai kekuatan tarik maksimum dicapai pada komposisi filler 20% . Dengan bertambahnya kadar eceng gondok dan sekam padi didalam resin epoxy, sifat getas dari material resin epoxy semakin meningkat atau terjadi peningkatan kekerasan dari resin epoxy sehingga mengakibatkan kerapuhan
Interpretasi Data Geolistrik dalam Penentuan Keberadaan Rongga pada Pondasi Abutmen dan Pier Sitti Hijraini Nur
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.784 KB) | DOI: 10.25042/jpe.052017.05

Abstract

Proses pemancangan seringkali mengalami kendala dalam mengantisipasi keberadaan rongga ataupun gua dalam tanah yang akan mempengaruhi kegagalan daya dukung friksi atau bahkan kegagalan daya dukung ujung pada tiang pancang. Komposisi batuan yang berada pada pondasi tiang bor dan tiang pancang yang memiliki karakteristik batuan gamping terumbu yang cenderung porous dan berongga perlu mendapat perhatian khusus. Penyelidikan dengan menggunakan geolistrik membantu proses identifikasi secara cepat untuk mengetahui kondisi tanah dan batuan yang berada pada lintasan-lintasan tertentu ada posisi pier dan abutmen yang ditengarai menembus lapisan tanah dan batuan berongga dan dikhawatirkan akan berada di lapisan yang berongga atau goa kapur. Pengujian geolistrik dilakukan dengan menggunakan 3 lintasan pengukuran yang masing-masing berada pada lajur centre line, sisi kiri dan sisi kanan grup tiang. Hasil pengukuran disandingkan dengan hasil pengeboran menunjukkan bahwa posisi rencana tiang pancang berdiri pada lapisan tanah dan batuan yang masif dengan komposisi batuan gamping terumbu berselang-seling dengan rekahan dan rongga, clayshell dan marmer atau batuan intrusi yang keras. Sementara rongga dengan diameter yang lebih besar dan terindikasi sebagai goa juga ditemukan pada beberapa tempat di sekitar rencana penempatan tiang bor/tiang pancang.
Efek Penambahan Serat Kawat Bendrat terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton yang Dirawat melalui Metode Wet and Dry Curing Nasruddin Junus
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.256 KB) | DOI: 10.25042/jpe.052017.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan serat kawat baja (bendrat) dalam meningkatkan sifat mekanis beton (kuat tekan dan kuat tarik belah). Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimental yakni uji laboratorium dan analisis data metode komparatif dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan serat dapat meningkatkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton dari beton normal dengan perawatan basah lebih tinggi daripada perawatan kering. Pada dry curing meningkat pada komposisi 7,5% sebesar 83,71% atau 18,5 MPa (kuat tekan) dan 54,92% atau 2,2 MPa (kuat tarik belah). Dan pada wet curing meningkat sebesar 68,30% atau 24 MPa (kuat tekan) dan 35,38% atau 2,64 MPa (kuat tarik belah) pada komposisi 7,5%.

Page 2 of 2 | Total Record : 14