cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024" : 38 Documents clear
OPTIMASI PENJADWALAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL DENGAN MEMPERHITUNGKAN ALIRAN KAS Yessy, Yessy; Gondokusumo, Onnyxiforus
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.28159

Abstract

Efficient cash flow management has become one of the key factors enabling contractors to achieve maximum profits. The interrelation between project schedules and cash flow is a crucial element that contractors need to leverage to avoid project delays that could potentially increase financial burdens. The period between project cost expenditures exceeding the performance payment by the contractor may result in a cash shortfall, posing a challenge to overcome. This research aims to optimize project scheduling with a specific focus on construction projects in South Tangerang, with efforts to minimize the impact of negative cash flow while maintaining a fixed project duration. The method applied in this research utilizes the Critical Path Method (CPM), allowing for the identification of non-critical activities and utilizing the total float of non-critical activities to achieve optimal cash flow. Additionally, this study implements linear programming using the solver add-in in Microsoft Excel. The contribution of this research lies in exploring the integration of CPM in construction project management, particularly in construction projects in South Tangerang. The research results indicate that by identifying non-critical activities and utilizing float, contractors can reduce the impact of negative cash flow, optimize scheduling, and minimize funding needs at certain stages. This approach provides a solution to decrease negative cash flow by 15.79% while maintaining a fixed project duration. Abstrak Pengelolaan arus kas yang efisien menjadi salah satu faktor kunci yang memungkinkan kontraktor meraih keuntungan maksimal. Keterkaitan antara jadwal proyek dan arus kas menjadi elemen yang sangat penting dan perlu dimanfaatkan oleh kontraktor guna menghindari keterlambatan proyek yang berpotensi meningkatkan beban keuangan. Periode antara pengeluaran biaya proyek lebih besar dari pembayaran hasil prestasi oleh kontraktor mungkin mengakibatkan kekurangan kas, sehingga menjadi sebuah tantangan dalam mengatasi hal tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan penjadwalan proyek dengan fokus khusus pada proyek konstruksi di Tangerang Selatan, dengan upaya meminimalkan dampak arus kas negatif dengan durasi proyek tetap. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan Critical Path Method (CPM), yang memungkinkan identifikasi kegiatan non kritis dan memanfaatkan total float dari kegiatan non kritis untuk mendapatkan aliran kas yang optimal. Penelitian ini juga mengimplementasikan metode program linear dengan menggunakan bantuan solver add-in pada microsoft excel. Kontribusi penelitian ini terletak pada eksplorasi integrasi CPM dalam manajemen proyek konstruksi, terutama pada proyek Konstruksi di Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mengidentifikasi kegiatan non kritis dan memanfaatkan float, kontraktor dapat mengurangi dampak arus kas negatif, mengoptimalkan penjadwalan, serta meminimalkan kebutuhan pendanaan pada tahapan tertentu. Pendekatan ini memberikan solusi penurunan arus kas negatif sebesar 15.79% dengan durasi proyek tetap.  
STUDI KELAYAKAN INVESTASI USAHA PRODUKSI TIANG PANCANG Budiman, Ronaldo; Setiadi, Mark; Pranoto, Wati A
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.28179

Abstract

Foundations are an important aspect of infrastructure development that ensures the safety and stability of building structures. Piles are one type of foundation that is often used in construction. As a construction company engaged in piling services, PT XYZ faces challenges related to dependence on third parties in supplying piles. In addition, the purchase and installation of piles that are increasing every year makes PT XYZ think it needs strategic steps to develop its business by entering the pile production sector. Decision making in developing the business needs to be carried out a feasibility study to find out whether the investment is feasible or not to run. In this study, investment assessment criteria are carried out on financial aspects. The method used to analyze the investment feasibility of PT XYZ is the Discounted Cash flow method which consists of calculating Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), and Payback Period (PP). Based on the results of the analysis that has been carried out, it is obtained that the NPV value is Rp 7,998,226,761 (in accordance with the requirements if NPV>0 then the investment is feasible), IRR of 22.7852% (positive value greater than the discount factor of 10%), PP in year 4 (four). Thus it can be said that the business development investment to be carried out by PT XYZ provides benefits and is feasible to implement. Abstrak Fondasi merupakan aspek penting dalam pembangunan infrastruktur yang menjamin keamanan dan stabilitas struktur bangunan. Tiang pancang merupakan salah satu jenis fondasi yang sering digunakan dalam pembangunan. Sebagai perusahaan konstruksi yang bergerak dalam bidang jasa pemancangan, PT XYZ menghadapi tantangan terkait ketergantungan terhadap pihak ketiga dalam memasok tiang pancang. Selain itu, pembelian dan pemasangan tiang pancang yang semakin meningkat setiap tahunnya membuat PT XYZ berpikir perlu langkah strategis untuk mengembangkan usahanya dengan memasuki sektor produksi tiang pancang. Pengambilan keputusan dalam mengembangkan usahanya tersebut perlu dilakukan studi kelayakan untuk mengetahui apakah investasi tersebut layak atau tidak untuk dijalankan. Dalam penelitian ini, kriteria penilaian investasi dilakukan terhadap aspek finansial. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis kelayakan investasi perusahaan PT XYZ adalah metode Discounted Cash flow yang terdiri dari perhitungan Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa nilai NPV sebesar Rp 7.998.226.761 (sesuai dengan syarat jika NPV >0 maka investasi layak untuk dilakukan), IRR sebesar 22,7852% (bernilai positif lebih besar dari faktor diskonto sebesar 10%), Payback Period (PP) pada tahun ke- 4 (empat). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa investasi pengembangan usaha yang akan dilakukan oleh PT XYZ memberikan keuntungan dan layak untuk dilaksanakan.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PERUMAHAN RAKYAT MELALUI ANALISIS TRIANGULASI Arumsari, Putri; Alisjahbana, Sofia W.; Rarasati, Ayomi Dita; Sulistio, Hendrik
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.28229

Abstract

Public-rented flats, which are intended for low-income society, have characteristics which are different from other type of public housing. Based on past literatures, there are 9 characteristics which are public-housing/residential unit’s specifications, supporting facilities, public facilities, surrounding facilities, social environment, household character, location, owner, and funding which are associated with the residents’ satisfaction towards public housing. Other than the issue of public-rented flats’ characteristics, some researches have also suggested changing the institutional and financial scheme of management unit of public-rented flats (MUPRF), especially the ones in DKI Jakarta Province. Therefore this initial research is conducted to identify the characteristic variables of public-rented flats that affect the choice of changing the institutional and financial scheme for the MUPRF. This research is a qualitative research using triangulation analysis based on 3 sources of data which are past literatures, regulations and interviews. According to the triangulation analysis the characteristics that affects the choice of changing the institutional and financial scheme for the MUPRF are public facilities, surrounding facilities, household character, and funding. Abstrak Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang diperuntukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki karakteristik yang berbeda dengan unit hunian perumahan rakyat lainnya. Berdasarkan studi literatur terdapat 9 variabel karakteristik perumahan rakyat yaitu spesifikasi perumahan rakyat/unit rumah tinggal, fasilitas pendukung, fasilitas umum, fasilitas lingkungan, lingkungan sosial, karakter rumah tangga, lokasi, pemilik dan pembiayaan yang diasosiasikan terhadap kepuasan penghuni pada perumahan rakyat. Selain isu terkait karakteristik perumahan rakyat, terdapat beberapa literatur yang mengusulkan perubahan kelembagaan dan finansial pada unit pengelola rumah susun (UPRS), khususnya di Provinsi DKI Jakarta. Oleh karena itu penelitian awal ini akan mengidentifikasi variabel-variabel karakteristik yang dapat mempengaruhi pemilihan skema-skema kelembagaan dan finansial pada UPRS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis triangulasi yang diperoleh dari 3 sumber data yaitu dari studi literatur, perundang-undangan dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis triangulasi didapatkan variabel karakteristik perumahan rakyat yang mempengaruhi pemilihan skema-skema kelembagaan dan finansial pada UPRS adalah fasilitas umum, fasilitas lingkungan, karakter rumah tangga dan pembiayaan pembangunan.
PARTIAL STRESSING METHOD EFFECTIVENESS IN POST TENSION PRESTRESSED CONCRETE SYSTEM Bali, Ika; Wicaksana, Satria; Hariandja, Binsar
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.29068

Abstract

Concrete material has moderately strong in compression but relatively weak in tension. To overcome this problem, we may apply three kinds of system, i.e., reinforced concrete (R/C) system, composite concrete (C/C) system, and prestressed concrete (P/C) system. In prestressed concrete system, a compressive force is applied to annihilate the tension region in the concrete section. Unfortunately, this compression force creates upward displacement, called camber, with such magnitude that may not be overcome by downward displacements due to the gravity loads. To reduce the magnitude of the troublesome camber, the camber can be decreased by reducing the magnitude of the prestressing force, by assigning some of the total moment to be resisted by additional mild steel. This kind of system, which is called the partial stressing system, is the main concern of this study. The objective of this study is to investigate the effectiveness of partial stressing method in reducing the camber due to the fully stressing method in post tension prestressed concrete system. The research deals with the partial stressing system applied to two cases i.e., rectangular and box girder types based on the real project of bridge girders. The maximum total moment is divided into two portions, one portion is carried out by prestressing tendon, and the other portion is carried out by mild steel. The results of this study indicated that the application of the partial system effectively reduces the magnitude of the cambers due to the fully stressing system. The linear reduction of prestressing force results in linear reduction of the camber for both cases of the rectangular and the box girder types. The box girder has better performance in reducing the stresses and the camber. Since the camber has been reduced significantly by the application of the partial stressing system, hence reduces the construction cost of bridge girders considered. Abstrak Material beton memiliki kuat tekan yang cukup kuat tetapi relatif lemah terhadap gaya tarik. Untuk mengatasi masalah ini, dapat diterapkan tiga macam sistem, yaitu sistem beton bertulang (R/C), sistem beton komposit (C/C), dan sistem beton prategang (P/C). Dalam sistem beton prategang, gaya tekan diterapkan untuk menghilangkan daerah tegangan di bagian beton. Sayangnya, gaya tekan ini menciptakan perpindahan ke atas, yang disebut camber atau kelengkungan, dengan besarnya sedemikian rupa sehingga tidak dapat diatasi oleh perpindahan ke bawah karena beban gravitasi. Untuk mengurangi besarnya camber yang bermasalah, kita dapat mengurangi camber dengan mengurangi besarnya gaya prategang, dengan menetapkan sebagian momen total yang harus ditahan oleh baja tulangan tambahan. Sistem semacam ini, yang disebut sistem tegangan parsial, menjadi perhatian utama dari studi ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode tegangan parsial dalam mereduksi camber akibat metode tegangan penuh pada sistem beton prategang pasca tarik. Penelitian ini membahas tentang sistem tegangan parsial yang diterapkan pada dua kasus yaitu tipe gelagar persegi panjang dan gelagar kotak berdasarkan proyek nyata dari gelagar jembatan. Momen total maksimum dibagi menjadi dua bagian, satu bagian dilakukan oleh tendon prategang, dan bagian lainnya dilakukan oleh baja ringan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem parsial efektif mengurangi besarnya kelengkungan akibat sistem tegangan penuh. Pengurangan linier dari gaya prategang menghasilkan reduksi linier dari camber untuk kedua kasus tipe persegi panjang dan gelagar kotak. Gelagar kotak memiliki kinerja yang lebih baik dalam mengurangi tegangan dan camber. Karena camber telah berkurang secara signifikan dengan penerapan sistem tegangan parsial, konsekuensinya dapat mengurangi biaya konstruksi gelagar jembatan tersebut.
PENGARUH PENGGANTIAN TANAH DAN LAPISAN GEOTEKSTIL TERHADAP DEFORMASI DAN STABILITAS LERENG TIMBUNAN DI ATAS TANAH LUNAK batara, M; Gofar, Nurly
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.29080

Abstract

This article discusses the deformation and stability of embankment on soft soil. The analysis was carried out for four conditions. The first condition is 2 m high embankment was placed directly on the original soil, the second condition is that geotextiles are spread under the embankment. In the third condition, the original soil is excavated and replaced with 1 m fill to improve the bearing capacity. The fourth condition is the same as the third condition, but the excavation depth is 2 m. In conditions 3 and 4, geotextiles are spread between the original soil and the replacement soil to avoid mixing the original soil and the fill. A construction load of 15 kPa/m2 was applied to the embankment. Deformation analysis was carried out using SIGMA/W, while for embankment slope stability analysis using SLOPE/W. The analysis results show that the use of geotextiles increases the stability of embankment slopes, while the use of substitute soil provides an increase in the bearing capacity of the base soil and reduces deformation. Abstrak Artikel ini membahas mengenai deformasi tanah dasar akibat beban timbunan jalan serta stabilitas lereng timbunan tersebut. Analysis dilakukan untuk empat kondisi. Kondisi pertama timbunan setinggi 2 m dihamparkan langsung di atas tanah asli, kondisi kedua geotekstil dihamparkan di permukaan tanah asli sebelum timbunan. Pada kondisi ke tiga, dilakukan penggantian tanah se dalam 1 m untuk memperbaiki daya dukung tanah tersebut. Kondisi ke empat sama seperti kondisi ke tiga, namun kedalam galian adalah 2 m. Pada kondisi 3 dan 4, geotekstil dihamparkan di antara tanah asli dan tanah pengganti untuk menghidari tercampurnya tanah asli dan tanah pengganti.  Dari keempat kondisi tersebut pada kondisi akhir (tinggi timbunan 2 m) diberikan beban konstruksi sebesar 15 kPa/m2. Analisis deformasi dilakukan menggunakan SIGMA/W sedangkan untuk analisis kestabilan lereng timbunan menggunakan SLOPE/W. Hasil analisis menunjukkan bahwa  penggunaan geotekstil meningkatkan kestabilan lereng timbunan, sedangkan penggunaan tanah pengganti memberikan peningkatan pada daya dukung tanah dasar untuk mengurangi deformasi.
ANALISIS BIAYA KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS TRANSPORTASI DARAT DI KOTA DENPASAR TAHUN 2021 kariyana, I Made Kariyana; Pamungkas, Tri Hayatining; Nurjani, Ni Putu Suda; Artayasa, I Kadek Doni
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.29258

Abstract

Denpasar City, with a population density of 5,676 people/km² according to the Bali Central Bureau of Statistics in 2022, experiences traffic problems due to high density. The impact is felt on productivity and the economy, mainly due to traffic accidents. In 2021, Denpasar City recorded 29,205 accidents with 62 fatalities, 37 serious injuries, and 859 minor injuries, emphasizing the urgency of prevention and awareness of safe driving. This study explores the costs borne by victims of traffic accidents in Denpasar City in that year. The unit cost of casualties can be identified, with the cost of fatalities IDR 77,972,976, serious injuries IDR 38,122,739, and minor injuries IDR 6,838,012. The total cost reached Rp. 12,118,718,874.00, with the largest allocation for death victims. In addition, PT Jasa Raharja provided compensation of Rp. 50,000,000 for deaths and serious injuries, and Rp. 20,000,000 for minor injuries. Comparison of the cost of victims with compensation from PT Jasa Raharja shows a deficit of -36% for victims of death, 31% for victims of serious injuries, and 192% for victims of minor injuries. Abstrak Kota Denpasar dengan kepadatan penduduk mencapai 5.676 jiwa/km² menurut Badan Pusat Statistik Bali tahun 2022, mengalami masalah lalu lintas akibat tingginya kepadatan. Dampaknya terasa pada produktivitas dan ekonomi, terutama karena kecelakaan lalu lintas. Pada 2021, Kota Denpasar mencatat 29.205 kecelakaan dengan 62 korban meninggal dunia, 37 luka berat, dan 859 luka ringan, menegaskan urgensi pencegahan dan kesadaran akan keselamatan berkendara. Penelitian ini mengeksplorasi biaya yang ditanggung oleh korban kecelakaan lalu lintas di Kota Denpasar pada tahun tersebut. Biaya satuan korban dapat diidentifikasi, dengan biaya untuk korban meninggal dunia Rp. 77.972.976,00, luka berat Rp. 38.122.739,00, dan luka ringan Rp. 6.838.012,00. Total biaya mencapai Rp. 12.118.718.874,00, dengan alokasi terbesar untuk korban meninggal dunia. Selain itu, PT Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp. 50.000.000,00 untuk korban meninggal dunia dan korban luka berat, serta Rp. 20.000.000,00 untuk korban luka ringan. Perbandingan biaya korban dengan santunan dari PT Jasa Raharja menunjukkan defisit -36% untuk korban meninggal dunia, 31% untuk korban luka berat, dan 192% untuk korban luka ringan.
PENGARUH KENDARAAN OVERLOAD TERHADAP UMUR RENCANA PADA STRUKTUR FLEXIBLE PAVEMENT JALAN TOLL JORR E JAKARTA Pardede, Johanson Pardomuan; Putranto, Leksmono Suryo; Sulistio, Hendrik
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.29998

Abstract

Toll roads are important and affect people's lives. This can be seen by the growth of new industrial areas, which means an increase in heavy vehicles passing through toll roads to enter industrial areas, including overloaded vehicles. JORR Toll Road Section E makes it possible for overloaded vehicles to pass to industrial areas in the Cakung area. Vehicles with more weight are likely to damage the road and reduce the life of plans that have been designed by previous planners. The aim of this research is to determine the impact of overloading on the planned life of the JORR E3 (Cakung-Cilincing) toll road. Based on the overload calculation, the equivalent figure is 12,351,436, causing a decrease in the planned life of the road by 6.375% or 2.55 years, the remaining 15 year planned life in 2038 Based on the results of these calculations, it can be concluded that excess weight causes a decrease in the design life of the road and has an impact on toll road pavement. Abstrak Jalan tol menjadi hal yang penting dan mempengaruhi kehidupan masyarat, dengan bertumbuhnya ekonomi bertumbuh pula pengguna jalan tol dari pengusaha.  hal ini bisa terlihat dengan tumbuhnya kawasan industri baru yang berarti bertambahnya kendaraan berat yang melewati jalan tol untuk masuk kedalam kawasan indsutri, termasuk kendaraan yang kelebihan beban. Salah satunya Tol JORR Seksi E banyak dilewati kendaraan berat untuk masuk ke kawasan industri di daerah cakung. Kendaraan dengan beban lebih diperkirakan dapat merusak jalan tol dan mengurangi umur Rencana yang sudah di rancang oleh perencana sebelumnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak yang timbul akibat kelebihan muatan terhadap umur Rencana jalan tol JORR seksi E3 (Cakung-Cilincing) Berdasarkan perhitungan muatan lebih didapat angka ekivalen 12.351.436 sehingga menyebabkan penurunan umur rencana jalan 6,375 % atau 2,55 tahun sisa umur rencan 15 tahun pada tahun 2038. Berdsarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan kelebihan berat menyebabkan penurunan umur rencana jalan dan berdampak terhadap Perkerasan jalan tol.
PENILAIAN KERUSAKAN PERKERASAN KAKU MENGGUNAKAN METODE PCI DI RUAS DENAI-MANDALA BYPASS KOTA MEDAN Matondang, Aldyoki Firmansyah; Basrin, Defry; Fajri, Haikal
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.30039

Abstract

Perkerasan jalan merupakan salah satu aspek penting dalam infrastruktur transportasi yang memerlukan pemeliharaan dan perawatan secara teratur. Menilai kondisi perkerasan adalah kunci untuk mengenali jenis kerusakan yang terjadi, memungkinkan tindakan perbaikan yang sesuai dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai kondisi kerusakan perkerasan kaku menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) di ruas jalan Denai-Mandala Bypass Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perkerasan kaku di ruas jalan Denai-Mandala Bypass Kota Medan mengalami berbagai jenis kerusakan, yaitu retak linier (78 kerusakan), gompal sambungan (30 kerusakan), tambalan besar (11 kerusakan), retak susut (10 kerusakan), penyumbat sambungan (10 kerusakan), patahan (6 kerusakan), keausan agregat (5 kerusakan), gompal sudut (5 kerusakan), scalling (4 kerusakan), retak sudut (2 kerusakan), retak daya tahan (2 kerusakan), remuk (2 kerusakan), pelat terbagi (1 kerusakan) dan tambalan kecil (1 kerusakan). Nilai PCI rata-rata pada ruas jalan denai yang diteliti sepanjang ±1,4 km adalah 78,53 tergolong kedalam rating baik (satisfactory) dengan prioritas penanganan yaitu pemeliharaan berkala dan ruas jalan mandala bypass yang diteliti sepanjang ±800 m, nilai PCI rata-rata adalah 89,93 yang termasuk kedalam rating sangat baik (good) dengan prioritas penanganan yaitu pemeliharaan rutin.
TINJAUAN KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP LAYANAN BUS TRANSJAKARTA KORIDOR 12 (TANJUNG PRIOK - PLUIT) Liucius, Yenny Untari; Angkat, Hokbyan R.S; JorgeWilliam, Lie
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.30640

Abstract

Bus TransJakarta merupakan komponen penting dalam mobilitas perkotaan berkelanjutan di DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan memahami tingkat kepuasan pengguna terhadap pelayanan Bus TransJakarta koridor 12, yang menghubungkan Tanjung Priok dengan Pluit di Jakarta Utara, sepanjang 23,75 km, melintasi Jakarta Pusat, Barat, dan Utara. Survei dilakukan untuk mengumpulkan data dari pengguna koridor ini. Analisis menggunakan metode IPA (Importance-Performance Analysis) mengungkapkan tingkat kinerja dan harapan penumpang terhadap layanan. Hasil analisis terhadap 9 pernyataan (frekuensi, pintu, tempat duduk, pendingin udara, papan informasi visual dan audio, kebersihan, fasilitas disabilitas, petugas, dan CCTV) menunjukkan bahwa 66,7% (6 pernyataan: frekuensi, pintu, tempat duduk, pendingin udara, fasilitas disabilitas, petugas, dan CCTV) berada di kuadran D, artinya memiliki kinerja baik namun dianggap kurang penting oleh responden. Sebaliknya, 33,3% responden menyatakan bahwa 3 aspek perlu ditingkatkan, yaitu kebersihan, tempat duduk, serta papan informasi visual dan audio. Hasil ini memberikan wawasan penting untuk peningkatan layanan Bus TransJakarta koridor 12 sesuai dengan harapan pengguna.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA ANGKUTAN KOTA F03 TANGERANG DARI SEGI PELAYANAN DAN TARIF Ridwan, Ridwan; Leksmono Suryo Putranto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.30642

Abstract

Angkutan kota (Angkot F 03) menjadi salah satu transportasi umum yang terdapat di daerah Kosambi – Dadap, Tangerang. Untuk meningkatkan kualitas angkot F 03 diperlukannya penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan penumpang angkutan kota F 03 dari segi pelayanan dan tarif yang diberlakukan. Dengan demikian kekurangan yang ada dapat ditingkatkan dan kelebihannya dapat dipertahankan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengumpulkan data dari pengguna angkutan kota (angkot) F03 dengan rute Kampung Melayu – Dadap sepanjang 9.1 Km sebanyak 150 responden. Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS dengan uji validitas dan reliabilitas dengan 30 responden kemudian uji One Sample T-Test dan Independent Sample T-Test dengan 150 responden. Dari hasil analisis yang dilakukan, perlu dilakukan peningkatan kualitas layanan pada bagian waktu tunggu, lama waktu pengantaran, kemudahan naik dan turun, kualitas tempat duduk, keamanan/rasa aman dan keselamatan didalam angkot. Pada bagian tarif angkutan kota F 03 dapat disimpuklan bahwa responden sudah puas terhadap tarif yang diberlakukan, distribusi informasi tarif dan sistem pembayarannya.

Page 2 of 4 | Total Record : 38