cover
Contact Name
Betharia Sembiring Pandia
Contact Email
jurnal@stbapia.ac.id
Phone
+6282168481051
Journal Mail Official
stbapia.jllte@gmail.com
Editorial Address
Jalan Yos Sudarso Lingkungan XI Lorong XII No.17, Glugur Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20115
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Teaching
ISSN : -     EISSN : 26569531     DOI : https://doi.org/1035529
JLLTE is an open access journal that publishes research-based articles or reviews. This journal is dedicated to expand information and knowledge related to language, literature, and teaching. It publishes articles triannually (April-July; August-November; December-March) managed by Sekolah Tinggi Bahasa Asing persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA), Medan, North Sumatera, Indonesia Focus and Scope 1.Second and Foreign Language Teaching and Learning 2.Bilingual and Multilingual education 3.Literature, Language, and Linguistics 4.Discourse Analysis 5.Translation 6.Stylistics
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2019): December - March (2020)" : 6 Documents clear
The Use of Edmodo Application System to Increase Motivation for Learning English in the Second Semester of English Department at Madura Islamic University Linta Wafdan Hidayah; Samsi Rijal; Rahmawati Ardila
Journal of Language, Literature and Teaching Vol 1, No 3 (2019): December - March (2020)
Publisher : Journal of Language, Literature and Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.988 KB) | DOI: 10.35529/jllte.v1i3.24-37

Abstract

The use of technology in learning English is very important in today's modern era which is fully digital and electronic. Edmodo is one application of technology that can be used in the process of teaching and learning activities, also useful in learning English. Edmodo application can increase motivation to learn English and balance the development of an era that is completely sophisticated and fully uses electronic media technology. English learning in the second semester is the object of research and use of Edmodo system because second-semester students are considered to be still transitioning to emotional change so they need additional guidance in learning. The use of Edmodo is very useful for the second-semester students because they can discuss and share further online both with the lecturer and classmates. To support this research, researchers used descriptive qualitative. Edmodo is a developing application technology is very useful and important as a tool to assist lecturers in facilitating teaching and learning activities. This research focuses on the role of using Edmodo application in learning English to improve their learning skills and motivation of course. Keyword: Edmodo, application, improve, learning English  
Maksim-Maksim Kesantunan Berbahasa Tokoh dalam Novel Megat Karya Rida K Liamsi Hadi Rumadi; Syafrial .
Journal of Language, Literature and Teaching Vol 1, No 3 (2019): December - March (2020)
Publisher : Journal of Language, Literature and Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.706 KB) | DOI: 10.35529/jllte.v1i3.50-63

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah fenomena kebahasaan tokoh dalam karya sastra berupa novel. Bahasa tokoh menarik untuk diteliti sebagai cerminan makna dan pesan cerita. Novel sebagai karya sastra memiliki peranan penting dalam merepresentatifkan nilai-nilai pendidikan, terutama kesantunan berbahasa. Rumusan penelitian adalah maksim-maksim apasajakah yang terdapat di novel Megat karya Rida K Liamsi. Tujuan penelitian yakni mendeskripsikan maksim-maksim apasajakah yang terdapat di novel Megat karya Rida K Liamsi. Manfaat penelitian sebagai media teoretis dan praktis. Teori yang digunakan adalah teori kesantunan berbahasa dan novel. Jenis penelitian adalah kualitatif. Objek penelitian yaitu novel Megat karya Rida K Liamsi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data menerapkan teknik dokumentasi dan kepustakaan dalam menganalisis kata, frasa, klausa, atau kalimat bahasa yang mengungkapkan kesantunan berbahasa melalui paparan maksim-maksim kesantunan. Teknik analisis adalah identifikasi, deskripsi, pembahasan hasil dan penyimpulan. Hasil dari penelitian teridentifikasi maksim kebijaksanaan 35 data, permufakatan 14 data, penghargaan 13 data, kedermawanan 4 data, kesederhanaan 13 data, kesimpatian 9 data. Kesantunan berbahasa tokoh terimplementasi melalui maksim-maksim kesantunan, sehingga unsur estetis dan etis bahasa dalam bertindak tutur oleh tokoh sangat diutamakan. Kata Kunci : Maksim, Kesantunan Berbahasa, Novel
Interlanguage dalam Belajar Bahasa Arab (Studi Tentang Kesalahan Gramatikal Siswi Pondok Pesantren Muqimussunnah Palembang) Ayu Desrani
Journal of Language, Literature and Teaching Vol 1, No 3 (2019): December - March (2020)
Publisher : Journal of Language, Literature and Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.092 KB) | DOI: 10.35529/jllte.v1i3.11-23

Abstract

Berbicara tentang bahasa pembelajar yang disebut sebagai bahasantara (interlanguage) merupakan isu utama dalam kajian pemerolehan bahasa kedua atau bahasa sasaran. Dikatakan demikian, karena isu ini berkaitan dengan perkembangan bahasa pembelajar dan sangat berkaitan dengan proses yang dilakukan oleh pembelajar untuk menguasai bahasa sasaran. Oleh karena itu, tujuan Penelitian ini adalah untuk mencari tahu tentang proses kesalahan gramatikal yang terjadi dalam interlanguage. data kesalahan interlanguage siswa dalam penelitian ini didapatkan dari hasil observasi, wawancara serta karangan insya siswa yang diperoleh dari guru bahasa arab di mts pondok pesantren muqimussunnah palembang dari kelas 7-8 yang dipilih secara random. Kemudian data tersebut dianalisis secara kualitatif. Penelitin ini menunjukan bahwa proses interlanguage dalam pembelajaran  bahasa Arab terdapat banyak keselahan dalam gramatikal adalah transfer bahasa, overgeneralisasi dan strategi belajar bahasa kedua. Dari ketiga proses tersebut proses kesalahan gramatikal yang paling banyak terjadi yaitu dalam proses transfer bahasa yang mana siswa selalu menggunakan kaidah bahasa pertama untuk berbicara bahasa kedua atau bahasa arab, sedangkan yang kesalahan gramatikal kedua terjadi pada overgeneralisasi yang mana siswa melakukan penyerataan kaidah dalam menggunakan bahasa arab, selanjutnya baru kesalahan gramatikal pada strategi belajar bahasa kedua yaitu siswa cenderung menyederhanakan sistem bahasa kedua. Kata kunci: Interlanguage, Kesalahan Gramatikal, Bahasa Arab 
The Development of Character-Education-Based Presentation Evaluation Tool on Indonesian as a General Education Courses Indonesia University of Education Mochamad Whilky Rizkyanfi; Nuri Novianti Afidah
Journal of Language, Literature and Teaching Vol 1, No 3 (2019): December - March (2020)
Publisher : Journal of Language, Literature and Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.598 KB) | DOI: 10.35529/jllte.v1i3.38-49

Abstract

The number of assignments for each course taken by students in one semester causes students to work their given assignments irresponsibly, without considering the assessment aspects required related to the assignment. One assignment that commonly done inattentively by the student is the presentation, and it applies to every course they have taken that requires a presentation. Based on the concept of eighteen values forming character education, the author compiles the concept of presentation assessment formats, including, discipline, hard work, creative, communicative, reading habit, and responsibilities in which are applied as a basis for assessment consideration adjusted to linguistic assessments. In this study, the authors used a qualitative approach. The authors highlighted that the eighteen values forming character could be adjusted in accordance with the Indonesian speaking skills assessment. Furthermore, the concept was then formulated into ten aspects of presentation evaluation, namely (1) language: formality, effectiveness, politeness; (2) material understanding: readiness, clarity, naturalness in answering questions; (3) slides: clarity, systematics; and (4) performance: politeness and style. This character-forming value can be well utilized as a guideline for presentation assessment formats implemented in a classroom. This tool will have a good impact that in line with the function of character education, which is to develop the basic potential to be kind, think well, and behave well; strengthen and build multicultural national behavior, and increase the sense of competitiveness nationally following in the world civilization.Keywords: presentation assessment, Indonesian Education presentation, character education  
“微电影”与“大电影”的承继与反哺 ——从“11 度青春”《老男孩》到《老男孩之猛龙过江》 The inheritage and return nurturing between the Microfilm and the Big Movie ——from the“11 Degrees of Youth“,“Old Boy“ to the “Old Boys:The Way of The Dragon“ Meng Shuguang; Xue Mei
Journal of Language, Literature and Teaching Vol 1, No 3 (2019): December - March (2020)
Publisher : Journal of Language, Literature and Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.315 KB) | DOI: 10.35529/jllte.v1i3.1-10

Abstract

在互联网时代的“微革命”浪潮中,电影家族也迎来了新成员——“微电影”。那么,“微电影”与传统的“大电影”之间到底是各行其道, 还是相得益彰、并驾齐驱呢?笔者以“微电影” ——“11 度青春”《老男孩》与“大电影”——《老男孩之猛龙过江》及其之间的承继与反哺关系为例对这一问题进行探讨。“大电影”《老男孩之猛龙过江》无论在观众基础、题材音乐,还是在导演演员等方面,都极大程度地承继了“微电影”《老男孩》的成功因素,“微电影”为“大电影”奠基铺路。另一方面,“微电影”《老男孩》在营销传播、宣传互动,以及为“大电影”培养新生力量、储备后备人才方面体现出对“大电影”《老男孩之猛龙过江》的补充与反哺。因此,微时代下“微电影”的欣欣向荣并不是对传统“大电影”的取而代之,而是与之承继反哺、相得益彰、并驾齐驱、良性互动、共同发展的。我们希望,“微电影”与“大电影”之间能够形成更好的良性互动关系,希望更多的“微电影”能像《老男孩》一样,最终走进影院,延伸“大电影”的产业链。In the tide of micro-revolution in the internet era, the film family has alsoushered in a new membe“r  Micro-Film”. So, is micro-film different from the traditional“Big Film”or do they complement each other and keep pace with each other? The author takes“Micro- Film”——“11 Degrees of Youth”,“Old Boy”and“Big Film”——“Old Boys:The Way of The Dragon” and its relationship of inheritance and return nurturing as an example to discuss this issue. “ Big Film”,“Old Boys:The Way of The Dragon”,have inherited to a great extent the success factors of “ Micro-Film ” , “ Old Boy ” , in terms of audiences, theme music, directors and actors, and “ Micro-Film” paves the way for “ Big Film”. On the other hand, “ Micro-Film”, “ Old Boy”,complement and return nurture to“Big Film”, “Old Boys:The Way of The Dragon”, in marketing, communication, publicity and interaction, as well as in training new forces and reserving Supportive talents for “Big Film”. Therefore, the flourishing of “Micro-Film” in the micro-era is not to replace the traditional “Big Film”, but to inherit and return nurturing, complement each other, keep pace with each other, interact benignly and develop together with it. We hope that there will be a better interaction between “Micro Film” and “Big Film”, and more “Micro Film” like “Old Boy”will eventually enter the cinema and extend the industry chain of “Big Film”. 
Peningkatan Kemampuan Membaca Intensif Melalui Metode SQ3R Mahasiswa Perikanan Universitas Islam Madura Rahmawati Ardila; Moh. Taufiq Hidayat
Journal of Language, Literature and Teaching Vol 1, No 3 (2019): December - March (2020)
Publisher : Journal of Language, Literature and Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.301 KB) | DOI: 10.35529/jllte.v1i3.64-79

Abstract

Bahasa merupakan komponen terpenting dalam kehidupan manusia. Manusia tidak akan bisa melanjutkan kelangsungan hidup mereka dengan baik dan teratur tanpa adanya bahasa. Mereka tidak bisa berinteraksi dengan mudah dan baik jika mereka tidak menguasai bahasa antara satu sama lain dan dengan tidak adanya kesinambungan tersebut mereka juga tidak dapat menangkap ekspresi kejiwaan maupun keinginan yang diutarakan oleh lawan komunikasinya. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Islam Madura ( UIM) Pamekasan disebabkan rendahnya kemampuan mahasiswa khususnya Fakultas Pertanian dalam membaca  dan hal tersebut menjadi masalah yang dominan dalam penelitian ini. Seorang pengajar merupakan manusia biasa yang tidak luput dari segala kekurangan dan keterbatasan yang meliputi keterbatasan ilmu pengetahuan, manajemen/pengelolaan kelas, serta keterbatasan dalam memahami karakter masing-masing peserta didiknya. Pembelajaran membaca memang mempunyai peranan penting sebab melalui pembelajaran membaca, dosen dapat mengembangkan nilai-nilai moral, kemampuan bernalar dan kualitas peserta didik. Metode SQ3R merupakan salah satu bagian dari sebuah metode elaborasi. Seorang pengajar mengharapkan peserta didik/mahasiswa mampu mengingat apa yang mereka baca, dapat membantu proses belajar mengajar di kelas yang dilaksanakan dengan kegiatan membaca intensif sehingga pembelajaran bisa lebih menantang dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitan kuantitatif, yaitu kemampuan mahasiswa dalam membaca text Bahasa Inggris di Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan.Kata kunci  :  Metode  SQ3R, Membaca Intensif. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6