Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 1 (2020): MAY"
:
10 Documents
clear
Pengaruh Kontrasepsi Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Pembantu Blindungan Kab. Bondowoso
Dewi Rakhmawati
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.644
Kontrasepsi suntik adalah salah metode untuk pencegah kehamilan yang pemakaiannya dilakukan dengan caramenyuntikkan obat tersebut secara intramuscular. Efek samping dari kontrasepsi suntik berupa gangguan haid(spotting, amenorhoe, menstruasi tidak teratur), depresi, rambut rontok, jerawat, perubahan libido, keputihan,mual muntah, pusing, perubahan berat badan serta dapat meningkatkan kejadian hipertensi dikarenakan hormonprogesteron memiliki kemampuan untuk mempermudah retensi air akibat kenaikan aktifitas renin plasma danpembentukan angiotensin yang menyertainya. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh kontrasepsisuntik 3 bulan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas pembantu Blindungan Kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian menggunakan survei analisa kolerasi dengan rancangan retrospektif. Populasi pada penelitian inisebanyak 102 responden dan besar sampel 81 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simplerandom sampling dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 56 respondenyang frekuensi suntiknya > 4 kali dan 25 responden yang frekuensi suntiknya ? 4 kali. 8 responden yangmengalami hipertensi dan 73 responden yang tidak mengalami hipertensi. Hasil uji statistik menunjukkan arahkorelasi positif mempunyai hubungan rendah atau lemah tapi pasti dengan signifikansi (?<0,05). Dapatdisimpulkan bahwa ada pengaruh kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian hipertensi di puskesmas pembantuBlindungan Kabupaten Bondowoso Key words: Kontrasespsi Suntik 3 bulan; Hipertensi
Pengaruh Kontrasepsi Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Pembantu Blindungan Kab. Bondowoso
Rakhmawati, Dewi
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.644
Kontrasepsi suntik adalah salah metode untuk pencegah kehamilan yang pemakaiannya dilakukan dengan caramenyuntikkan obat tersebut secara intramuscular. Efek samping dari kontrasepsi suntik berupa gangguan haid(spotting, amenorhoe, menstruasi tidak teratur), depresi, rambut rontok, jerawat, perubahan libido, keputihan,mual muntah, pusing, perubahan berat badan serta dapat meningkatkan kejadian hipertensi dikarenakan hormonprogesteron memiliki kemampuan untuk mempermudah retensi air akibat kenaikan aktifitas renin plasma danpembentukan angiotensin yang menyertainya. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh kontrasepsisuntik 3 bulan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas pembantu Blindungan Kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian menggunakan survei analisa kolerasi dengan rancangan retrospektif. Populasi pada penelitian inisebanyak 102 responden dan besar sampel 81 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simplerandom sampling dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 56 respondenyang frekuensi suntiknya > 4 kali dan 25 responden yang frekuensi suntiknya ? 4 kali. 8 responden yangmengalami hipertensi dan 73 responden yang tidak mengalami hipertensi. Hasil uji statistik menunjukkan arahkorelasi positif mempunyai hubungan rendah atau lemah tapi pasti dengan signifikansi (?<0,05). Dapatdisimpulkan bahwa ada pengaruh kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian hipertensi di puskesmas pembantuBlindungan Kabupaten Bondowoso Key words: Kontrasespsi Suntik 3 bulan; Hipertensi
Pengaruh Konsentrasi dan Waktu Observasi Ekstrak Biji Pinang Muda (Areca cathecu ) dalam Bentuk Spray sebagai Bioinsektisida Nyamuk Aedes Aegypti
Khoirul Anam
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.645
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit tropic inseksi yang selalu mengancam penduduk Indonesiasetiap tahun dan menjadi KLB dibeberapa kabupaten / kota di Indonesia setaip pergantian musim. Usahpengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti sudah dilakukan baik secara fisik dengan program PSN atau seckimia dengan menggunakan insektisida sintetik yang dapat ditujukan terhadap nyamuk dewasa maupun larEkstrak biji pinang muda berdasarkan penelitian sebelumnya banyak mengandung senyawa tannin yang mammenghambat enzim ?-amylase yang penting dalam metabolisme karbohidrat. Tujuan penelitian ini adalamenganalisis pengaruh konsentrasi dan waktu observasi ekstrak biji pinang muda (Areca cathecu) dalam benspray sebagai bioinsektisida alami untuk mengendalikan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini termakedalam rancangan penelitian murni (true experiment ) dengan rancangan faktorial. Unit penelitian ini adunit ditambah 1 unit sebagai kontrol dengan menggunakan 25 ekor nyamuk untuk setiap unit penelitianAnalisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistik Repeated Measure GLM dan analisis Probit. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kjonsentrasi dan waktu observasi ekstrak biji pinang muda memiliki hasil 0.0001 < 0.005. Kesimpulan penelitian didapatkan pengaruh konsentrasi dan waktu observasi ekstrak biji pinamuda terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti. Hasil analisis Probit didapatkan bahwa nilai LT50 sebesa56.967 menit setelah intervensi dan LC50 adalah sebesar 7,602 ppm. Key words: Ekstrak biji pinang muda; Spray; Aedes aegypti
Pengaruh Konsentrasi dan Waktu Observasi Ekstrak Biji Pinang Muda (Areca cathecu ) dalam Bentuk Spray sebagai Bioinsektisida Nyamuk Aedes Aegypti
Anam, Khoirul
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.645
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit tropic inseksi yang selalu mengancam penduduk Indonesiasetiap tahun dan menjadi KLB dibeberapa kabupaten / kota di Indonesia setaip pergantian musim. Usahpengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti sudah dilakukan baik secara fisik dengan program PSN atau seckimia dengan menggunakan insektisida sintetik yang dapat ditujukan terhadap nyamuk dewasa maupun larEkstrak biji pinang muda berdasarkan penelitian sebelumnya banyak mengandung senyawa tannin yang mammenghambat enzim ?-amylase yang penting dalam metabolisme karbohidrat. Tujuan penelitian ini adalamenganalisis pengaruh konsentrasi dan waktu observasi ekstrak biji pinang muda (Areca cathecu) dalam benspray sebagai bioinsektisida alami untuk mengendalikan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini termakedalam rancangan penelitian murni (true experiment ) dengan rancangan faktorial. Unit penelitian ini adunit ditambah 1 unit sebagai kontrol dengan menggunakan 25 ekor nyamuk untuk setiap unit penelitianAnalisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistik Repeated Measure GLM dan analisis Probit. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kjonsentrasi dan waktu observasi ekstrak biji pinang muda memiliki hasil 0.0001 < 0.005. Kesimpulan penelitian didapatkan pengaruh konsentrasi dan waktu observasi ekstrak biji pinamuda terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti. Hasil analisis Probit didapatkan bahwa nilai LT50 sebesa56.967 menit setelah intervensi dan LC50 adalah sebesar 7,602 ppm. Key words: Ekstrak biji pinang muda; Spray; Aedes aegypti
Resiko Kejadian Asfiksia Neonatorum pada Ketuban Pecah Dini di Rumah Sakit Kalisat Jember
Jenie Palupi;
Syiska Atik Maryanti
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.638
Ketuban pecah dini adalah keluarnya cairan ketuban dari jalan lahir sebelum ada tanda-tanda persalinan.Ketuban pecah dini merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya asfiksia neonatorum karena akibat dariadanya penekanan pada tali pusat di dalam kandungan sehingga bayi mengalami gangguan pertukaran O2 danberlanjut menjadi asfiksia. Tujuan penelitian mengetahui ada resiko kejadian asfiksia neonatorum pada ketubanpecah dini di Rumah Sakit Kalisat Jember. Desain penelitian analisis korelasi dengan pendekatan case control,jumlah sampel 69 responden menggunakan data sekunder rekam medik RS Kalisat Jember bulan Oktober -Desember 2017 dan dianalisa dengan uji chi square, Koefisien Kontingensi dan odd ratio. Hasil penelitianterdapat 42,02% ketuban pecah dini dan bayi yang mengalami asfiksia sebesar 31,88%. Analisa menggunakanchi square didapatkan X2 hitung sebesar 20,987 > X2 tabel sebesar 3,841 dan Koefisien Kontingensi 0,483artinya ada hubungan yang cukup kuat. Analisa menggunakan odd ratio didapatkan nilai 14,727 artinya adaresiko (efek negatif). Kesimpulan ada hubungan antara ketuban pecah dini dengan asfiksia neonatorum dan adaresiko kejadian asfiksia neonatorum pada ketuban pecah dini Sebaiknya bagi tenaga kesehatan di rumah sakituntuk melakukan pelayanan dan perawatan yang konservatif pada ibu bersalin yang mengalami ketuban pecahdini sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir. Key words: Resiko Kejadian Asfiksia, Ketuban Pecah Dini
Resiko Kejadian Asfiksia Neonatorum pada Ketuban Pecah Dini di Rumah Sakit Kalisat Jember
Maryanti, Syiska Atik;
Palupi, Jenie
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.638
Ketuban pecah dini adalah keluarnya cairan ketuban dari jalan lahir sebelum ada tanda-tanda persalinan.Ketuban pecah dini merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya asfiksia neonatorum karena akibat dariadanya penekanan pada tali pusat di dalam kandungan sehingga bayi mengalami gangguan pertukaran O2 danberlanjut menjadi asfiksia. Tujuan penelitian mengetahui ada resiko kejadian asfiksia neonatorum pada ketubanpecah dini di Rumah Sakit Kalisat Jember. Desain penelitian analisis korelasi dengan pendekatan case control,jumlah sampel 69 responden menggunakan data sekunder rekam medik RS Kalisat Jember bulan Oktober -Desember 2017 dan dianalisa dengan uji chi square, Koefisien Kontingensi dan odd ratio. Hasil penelitianterdapat 42,02% ketuban pecah dini dan bayi yang mengalami asfiksia sebesar 31,88%. Analisa menggunakanchi square didapatkan X2 hitung sebesar 20,987 > X2 tabel sebesar 3,841 dan Koefisien Kontingensi 0,483artinya ada hubungan yang cukup kuat. Analisa menggunakan odd ratio didapatkan nilai 14,727 artinya adaresiko (efek negatif). Kesimpulan ada hubungan antara ketuban pecah dini dengan asfiksia neonatorum dan adaresiko kejadian asfiksia neonatorum pada ketuban pecah dini Sebaiknya bagi tenaga kesehatan di rumah sakituntuk melakukan pelayanan dan perawatan yang konservatif pada ibu bersalin yang mengalami ketuban pecahdini sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir. Key words: Resiko Kejadian Asfiksia, Ketuban Pecah Dini
Hubungan Paritas dengan Kejadian BBLR di RSUD Cilacap Tahun 2014
Dhiah Dwi Kusumawati;
Rochany Septiyaningsih
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.641
BBLR adalah bayi baru lahir yang berat badannya pada saat kelahiran kurang dari 2500 gram. Adapun faktoyang menyebabkan terjadinya kejadian BBLR adalah sebagai berikut : Faktor Ibu (usia, paritas dan riwayapenyakit). Penyebab kejadian BBLR yang termasuk dalam karakteristik ibu adalah usia, paritas, dan riwayatpenyakit. Angka kejadian BBLR pada bayi di RSUD Cilacap pada tahun 2014 terdapat 360 bayi dengan BBLRdan terjadi kenaikan dari tahun 2013 yang hanya terdapat 360 bayi Tujuan dari penelitian ini untuk melihathubungan antara paritas dengan kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dRSUD Cilacap dengan sampel 45 kasus dan 45 kontrol. Sampel diambil dengan menggunakan purposivsampling. Data yang digunakan data sekunder dengan melihat catatan rekam medik. Hasil penelitiamenunjukkan ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian BBLR di RSUD Cilacap Tahun2014 ( p = 0,002 = 0,05; OR = 4,182; CI 95%= 1,641-10,657).Key words: Paritas; BBLR ; Prematuritas
Hubungan Paritas dengan Kejadian BBLR di RSUD Cilacap Tahun 2014
Kusumawati, Dhiah Dwi;
Septiyaningsih, Rochany
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.641
BBLR adalah bayi baru lahir yang berat badannya pada saat kelahiran kurang dari 2500 gram. Adapun faktoyang menyebabkan terjadinya kejadian BBLR adalah sebagai berikut : Faktor Ibu (usia, paritas dan riwayapenyakit). Penyebab kejadian BBLR yang termasuk dalam karakteristik ibu adalah usia, paritas, dan riwayatpenyakit. Angka kejadian BBLR pada bayi di RSUD Cilacap pada tahun 2014 terdapat 360 bayi dengan BBLRdan terjadi kenaikan dari tahun 2013 yang hanya terdapat 360 bayi Tujuan dari penelitian ini untuk melihathubungan antara paritas dengan kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dRSUD Cilacap dengan sampel 45 kasus dan 45 kontrol. Sampel diambil dengan menggunakan purposivsampling. Data yang digunakan data sekunder dengan melihat catatan rekam medik. Hasil penelitiamenunjukkan ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian BBLR di RSUD Cilacap Tahun2014 ( p = 0,002 = 0,05; OR = 4,182; CI 95%= 1,641-10,657).Key words: Paritas; BBLR ; Prematuritas
Analisis pengaruh Senam Ergonomis terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Primer
Latifah Hanum
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.642
Abstrak Hipertensi penanganannya bisa secara farmakologi dan nonfarmakologi, secara non farmakologi salah satu olah raga yaitu senam ergonomis, senam ergonomis adalahnnsenam yangnngerakannya sesuainndengansusunannnfungsinnfisiologis tubuhnn (Sagiran, 2013). Jenisnnpenelitian ininnmenggunakan jenisnnpenelitiankuantitatifnndengan desain penelitiannnpra-experimental onenngroupnnpretest-posttest. Jumlah sampelsebanyak 48 penderita hipertensi primer dengan kasus baru. Pengumpulan data yaitu dengan menggunakantensimeter digital, spigmomanometer air raksa dan stetoskop untuk mengukur tekanan darah , untuk mengukurtingkat stress, analisis data menggunakan analisis multivariat dengan uji multivariate analisis of variance(MANOVA) dengannnmenggunakan programnnSPSSnn (Statistical PacgagennFor SosialnnScience) dengansignifikansi 0,05 atau 95%. Keywords: senam; ergonomic; tekanan darah
Analisis pengaruh Senam Ergonomis terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Primer
Hanum, Latifah
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 1 (2020): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i1.642
Abstrak Hipertensi penanganannya bisa secara farmakologi dan nonfarmakologi, secara non farmakologi salah satu olah raga yaitu senam ergonomis, senam ergonomis adalahnnsenam yangnngerakannya sesuainndengansusunannnfungsinnfisiologis tubuhnn (Sagiran, 2013). Jenisnnpenelitian ininnmenggunakan jenisnnpenelitiankuantitatifnndengan desain penelitiannnpra-experimental onenngroupnnpretest-posttest. Jumlah sampelsebanyak 48 penderita hipertensi primer dengan kasus baru. Pengumpulan data yaitu dengan menggunakantensimeter digital, spigmomanometer air raksa dan stetoskop untuk mengukur tekanan darah , untuk mengukurtingkat stress, analisis data menggunakan analisis multivariat dengan uji multivariate analisis of variance(MANOVA) dengannnmenggunakan programnnSPSSnn (Statistical PacgagennFor SosialnnScience) dengansignifikansi 0,05 atau 95%. Keywords: senam; ergonomic; tekanan darah