cover
Contact Name
Eswanto
Contact Email
eswanto@itm.ac.id
Phone
+6281396223345
Journal Mail Official
mekanikjtm@itm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Medan Jl. Gedung Arca No. 52 Medan Sumatera Utara 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK"
ISSN : 24431184     EISSN : 25810235     DOI : -
MEKANIK adalah Jurnal Ilmiah Teknik Mesin yang terkait dengan bidang teknik mesin atau bidang lain yang digunakan untuk mendukung kegiatan usaha, pendidikan, pelatihan, dan penelitian dalam bidang teknik mesin dalam bentuk karya ilmiah.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020" : 7 Documents clear
RANCANG ULANG MESIN PENGUPAS NANAS DENGAN MENGGUNAKAN ENGKOL PENEKAN KAPASITAS 200 BUAH/JAM Mansur, Mansur; Nurdiana, Nurdiana
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanas termasuk salah satu sektor pertanian di indonesia, banyak yang mengkonsumsi buah nanas untuk di jadikan obat herbal maupun dimakan sehari-hari, pengupasan buah nanas sebelumnya pada saat proses pengupasan nanas terkupas lalu mesin dimatikan dan pengambilan nanas masih menggunakan tangan manual diruang pengupasan, maka dirancang ulang sebuah mesin pengupas nanas dengan menggunakan engkol penekan, yang diharapkan nantinya dapat mempermudah proses pengupasan buah nanas. Mesin pengupas buah nanas direncanakan dengan kapasitas 200 buah/jam, dan memiliki konstruksi utama yang terdiri dari mekanisme pengupasan nanas yang berkerja secara horizontal dengan menggunakan pisau pengupas yang terbuat dari Stainless Steel dan mekanisme penggerak dengan menggunakan elektro motor. Pada rancang ulang mesin pengupas nanaspisau pengupas direncanakan menggunakan bahan stainless steeldengan panjang 40 mm dan diameter 95 mm, gaya pengupasan sebesar 19 kg, dan mekanisme penggerak dengan menggunakan elektro motor dengan putaran poros penggerak bandul sebesar 24 rpm. Sedangkan daya motor penggerak total yang direncanakan untuk menggerakkan mesin pengupas nanas sebesar 935,34 watt atau 0,850 Hp, alasan digunakan elektro motor dengan daya 1,5 Hp di karenakan tidakadanya daya motor yang di jual di pasaran maka dipilih yang medekati daya 1,5 Hp dengan putaran 1420 rpm dengan tegangan 220 volt, 1 Phase. Dari hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa dalam rancang ulang mesin pengupas nanas perancang dapat menentukan komponen yang sesuai untuk digunakan dalam mesin pengupas nanas dan dapat melakukan perhitungan setiap komponen. Kata kunci : mesin pengupas, nanas karo (berastagi), engkol penekan.
PROSES TEKNOLOGI PEMBUATAN MESIN PENGGILING DAN PENGADUK BUMBU PECAL KAPASITAS 30 KG/JAM Sutrisno, Franky; Ahmadi, Doni; Barita, Barita; Nurdiana, Nurdiana; Nurdin, Jufrizal
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin penggiling dan pengaduk bumbu pecal adalah mesin yang berfungsi untuk membantu mempermudah dalam proses menggiling danmengaduk bumbu pecal. Tujuan dari pembahasan ini adalah melakukan identifikasi komponen-komponen mesin, menentukan tipe dan alat perkakas yang di gunakan. Kontruksi mesin terdiri dari komponen manufaktur dan komponen standart, komponen manufaktur di kerjakan dengan menggunakan mesin bubut, gerinda, las, gergaji besi, drill, frais, bending. Prosedur pembuatan di lakukan mulai dari identifikasi komponen berupa jenis bentuk dan ukuran, bahan atau tipe bahan yang keseluruhannya di kerjakan dengan metode konvensional. Jenis komponen manufaktur yang di kerjaka nada 4 jenis, sedangkan bahan standart sebanyak 8 jenis. Waktupengerjaanperakitanmesin 135 menitdan proses pengerjaan keseluruhan mesin memerlukan waktu 568 menit atau 9,47 jam, sedangkan biaya material manufaktur dan standart seluruhnya Rp.5.230.000. dengan upah pembuatan Rp.2.615.000. biaya pembuatan satu buah mesin Rp.7.845.000. dengan panjang mesin 100 cm, lebar 50 cm, tinggi 60 cm. Kata Kunci: MesinPenggiling,pengaduk Waktu Pembuatan, Jadwal, pecal.
APLIKASI TANUR SEBAGAI PELEBURAN LOGAM DITINJAU DARI ASPEK K3 (KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA) Supriono, Supriono
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The metal / steel casting industry is an industry that utilizes electrical energy as a heating source to melt metal. The electrical energy used is induction, namely; the effect of a magnetic vortex. The types of furnaces that are commonly used, such as: electric furnaces, induction furnaces, crucible stoves, kupola kitchens, air kitchens and kitchens. Hazard factors arising from the operation of the furnace include: noise, heat pressure, metal vapor, explosion. Keyword: metal smelting industry, induction
PENGARUH JARAK PIRING ROTARI PADA MESIN PENGUPAS KENTANG Siagian, Alfonsius; Iswandi, Iswandi
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang merupakan salah satu bahan pangan yang mampu menggantikan bahan pangan utama dunia setelah padi, gandum dan jagung. Disamping itu, kentang termasuk salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai perdagangan domestik dan potensi ekspor yang cukup baik. Menentukan jarak proses terbaik untuk menghasilkan produk yang berkualitas dari hasil pengupasan terbaik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jarak piring rotari pada proses pengupasan kulit kentang dari hasil pengupasan terbaik.Pengujian dilakukan dengan terlebih dahulu mempersiapkan bahan baku kentang dengan jenis kentang kuning sebanyak 9 kg dengan massa 1 kg setiap percobaan. Pengujian ini dilakukan pada variasi jarak 8cm, dengan kecepatan putaran 49 Rpm pada satu siklus. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh berdasarkan jarak piring rotary terbaik adalah pada jarak 7 cm dengan kapasitas 40 kg/jam dan dengan daya terbaik adalah 35,294 watt. Kata kunci : Uji kinerja, pengupasan kentang, piring rotari
PERANCANGAN ALAT PEMBELAH BUAH DURIAN DENGAN MODEL TUAS KAPASITAS 50 BUAH / JAM Tanjung, Hairul Bukti; Oppusunggu, K.; Nurdiana, Nurdiana; Mahyunis, Mahyunis
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Durian adalah suatu tanaman yang banyak tumbuh di daerah tropis contohnya seperti di Indonesia. Untuk proses pembukaan pada awalnya alat yang digunakan untuk membelah durian hanya menggunakan cara manual yaitu hanya dengan menggunakan parang atau pisau.Alat pembelah buah durian dengan menggunakan tuas penekan adalah alat yang digunakan untuk membelah buah durian sehingga terkupas,alat pembelah buah durian dengan menggunakan tuas penekan,dirancang berkapasitas 50 buah / jam.yang memiliki kontruksi utama yang terdiri dari mekanisme tuas penekan dan pisau pembelah yang bekerja cara ditekan. Pada alat pembelah buah durian dengan menggunakan tuas penekan,dengan panjang tuas 450 mm yang terbuat dari bahan besi bulat.sedangkan ukuran rangka mesin 600 +400 +800 mm dengan berat beban yang dapat diterima pada rangka alat 82,425 kg.secara teoritis diperoleh daya pembelah buah durian 52,97 + 70.632 = 123.602 N.m.waktu yang dibutuhkan untuk membelah 1 buah durian adalah 0.03433detik. Kata kunci : durian, tuas penekan, mata pisau penusuk.
PROSES PEMBUATAN MESIN PENGHANCUR KACA MODEL DAUN ROTARI BERTINGKAT KAPASITAS 30KG/JAM Silaban, Jhon Adi F.; Oppusunggu, K.; Lubis, Zulkifli; Mahyunis, Mahyunis; Sutrisno, Franky
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembuatan mesin penghancur kaca model daun rotary kapasitas 30 kg/jam bertujuan untuk mendapatkan langkah proses pembuatan, waktu pengerjaan mesin yang maksimal. Hal hal yang dibahas pada proses permesinan mesin penghancur kaca dengan menggunakan jenis mesin mesin perkakas yang digunakan antara lain mesin bubut,, mesin gerinda tangan, mesin gerinda potong,, mesin guedi/bor, mesin pengelasan. Dengan metode yang digunakan dalam proses pembuatan alat yaitu: menentukan/memilih tipe peralatan perkakas yang sesuai untuk digunakan, menentukan proses pembuatan mesin dan waktu yang dibutuhkan untk melakukan pekerjaan baik komponen maupun perakitan, jadwal waktu total proses pembuatan mesin penghancur kaca,, uji coba kelayakan alat/komponen. Perhitungan waktu kerja dapat dilakukan dengan menganalisa waktu pekerjaan disetiap langka kerja, pengadahan bahan, pengukuran, pemotongan,pembentukan bahan, pemgelasan, pengeboran, dan finishing. Dari hasil proses pembuatan mesin diperoleh waktu pengerjaan keseluruhannya dipergunakan waktu 17 jam 15 menit. Kata Kunci: pembuatan, mesin penghancur, kaca, sistem mekanis.
PENGARUH GETARAN PAHAT TERHADAP AUS PAHAT KARBIDA H10 N15 MENGGUNAKAN BAHAN PERMESINAN AISI 4140 Siregar, Muhammad Yakub; Yunus, Surya Murni
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh getaran pahat terhadap aus pahat (VB) menggunakan pahat karbida DcGx 11 T3 04 Al H10 produksi sandvick coromount digunakan untuk pembubutan bahan baja AISI 4140, permesinan dilakukan dengan pemotongan kering dengan variasi kecepatan potong (V), gerak makan (f), kedalaman potong (a), pada kondisi laju pemotongan maksimum dan minimum dapat diketahui dari hasil penelitian getaran pahat dan aus pahat. Getaran pahat tertinggi pada perlakuan V = 250 m/ menit, f = 0,1 mm/putaran, a = 0,5 mm dimana getaran pahat 0,58 Hz, dan getaran pahat terendah V = 200 m/ menit, f = 0,1 mm/putaran, a = 0,5 mm dimana getaran pahat 0,32 Hz. Sedangkan aus pahat tertinggi pada perlakuan V = 250 m/ menit, f = 0,1 mm/putaran, a = 0,5 mm dimana aus pahat (VB) = 3,075 mm, dan aus pahat terendah V = 200 m/ menit, f = 0,05mm/putaran, a = 0,25 mm dimana aus pahat (VB) = 0,328 mm. Semakin tinggi Kecepatan potong (V), Gerak makan (f), dan kedalaman potong (a) maka getaran pahat akan semakin tinggi sehingga akan mempercepat keausan yang terjadi pada pahat. Kata Kunci : Getaran pahat, aus pahat, karbida DCGX 11 T3 04 –AL H10, AISI 4140.

Page 1 of 1 | Total Record : 7