cover
Contact Name
Dr. Masagus Ahmad Azizi, ST, MT
Contact Email
masagus.azizi@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
masagus.azizi@trisakti.ac.id
Editorial Address
Komplek Rukan Crown Palace Blok D No. 9 Jl. Prof. Dr. Soepomo, SH No. 231 - Tebet Jakarta Selatan 12870 email: jurnal.perhapi@gmail.com
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
INDONESIAN MINING PROFESSIONALS JOURNAL
ISSN : 27148823     EISSN : 27159035     DOI : https://doi.org/10.36986/impj.v1i1.6
Core Subject : Engineering,
This Journal is published periodically two times annually : April and October, containing papers of research and development for mineral and coal, including Mining Exploration, Surface Mine System and Operation, Underground Mine System and Operation, Geotechnical, Mine Safety and Mine Environment, Mine Management, Mine Ventilation, Mineral and Coal Economics, Coal and Mineral Processing and Smelting, Metallurgy, Coal and Mineral Trading, Mining Law and Policy, Mining CSR and Community Development, and Technology and Innovation in Mining. The editors only accept relevant papers with the substance of this publication.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): April" : 6 Documents clear
ANALISIS DAMPAK INVESTASI TERHADAP PEREKONOMIAN DAERAH: STUDI KASUS INVESTASI PERTAMBANGAN MINERAL LOGAM PROVINSI PAPUA Fadhila Achmadi Rosyid; Fandi Arapenta Ginting; Arjo Prawoto Wibowo
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v2i1.18

Abstract

Sektor pertambangan salah satunya dicirikan sebagai kegiatan yang padat modal. Biaya modal atau investasi dikeluarkan oleh pemilik Ijin Usaha Pertambangan mulai dari tahap penyelidikan umum sampai dengan beroperasinya kegiatan penambangan. Aktivitas investasi secara umum akan berdampak kepada masyarakat sekitar ataupun daerah karena meningkatkan kegiatan ekonomi dan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan nasional, dan meningkatkan taraf kemakmuran masyarakat. Dalam hal investasi di bidang pertambangan, penelitian ini akan mengevaluasi pengaruh investasi sektor pertambangan logam terhadap perekonominan di Provinsi Papua. Analisis dilakukan dengan metode Vector Autoregression (VAR) dengan memperhatikan Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD) terhadap variabel-variabel sebagai berikut; investasi, pertumbuhan PDRB umum provinsi Papua, PDRB sektor pertambangan, PDRB sektor pertanian, PDRB sektor konstruksi, serta tenaga kerja pada sektor tersebut. Hasilnya menunjukkan investasi sektor pertambangan logam memberikan dampak yang positif terhadap PDRB total Provinsi Papua, PDRB sektor pertambangan dan pertanian, serta nilai tambah dalam hal tenaga kerja di sektor pertambangan. Respon negatif diberikan oleh PDRB sektor konstruksi karena peningkatan investasi dan PDRB sektor pertambangan. Sektor konstruksi diindikasi hanya memberikan dampak keterkaitan yang rendah kepada sektor yang lain dilihat dari kontribusi PDRB sektor tersebut terhadap pembentukan PDRB sektor pertanian yang rendah dan respon yang rendah dari PDRB sektor pertambangan.
Rock strength analysis due to discontinuity and grouting Nur Alam Syah Rahman; Ganda Marihot Simangunsong; Irwandi Arif
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v2i1.20

Abstract

Instability on rock, one of many factors caused by joint. Decreased of rock strength occurred inline with existence a number of joints. Poor rock have a large number of joints. Therefore rock reinforcement such as grouting can be one of the solution. This research conducted on artificial sample Moldano Tara (dental stone type III). It had been given artificial joints with orientation 60o from axial and frequency 1 till 2.  Furthermore, grout material with composition 4C;5W had been injected on joint and cured in 28 days. Triaxial test are done in all samples intact, jointed and grouted and its been analyzed with Mohr-Coulomb and Hoek Brown failure criteria. It is found,  joint given negative contribution on shear strength, declining 65,75% and 73,48%, whereas on UCS declined 46,85% dan 56,19%. On the other hand, grouting had been given positive contribution on shear strength, increasing 166,15% and 188,07%, while UCS increased 46,60% and 60,92%
STUDI PENGARUH UKURAN BUTIR BATUBARA DAN TINGKAT KEPADATAN BATUBARA TERHADAP POTENSI PEMBAKARAN SPONTAN PADA SKALA LABORATORIUM Study of the Effect of Coal Grain Size and Coal Compaction to the Spontaneous Combustion Potential at Laboratory Scale Nuhindro P Widodo
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v2i1.24

Abstract

ABSTRAKPembakaran spontan batubara dapat menjadi masalah yang serius terutama bagi kegiatan penambangan karena dapat menyebabkan terjadinya kebakaran pada penimbunan batubara atau ledakan gas metana pada tambang bawah tanah batubara. Penelitian kali ini akan dititikberatkan pada pengaruh ukuran butir batubara dan tingkat kepadatan batubara terhadap perilaku pembakaran spontan batubara. Ukuran butir yang digunakan dengan penelitian ini adalah -10+14 mesh, -60+80 mesh dan -170+200 mesh dengan tingkat kepadatan 0 kPa dan 50 kPa. Ukuran butir ini dipilih untuk mewakili kondisi ukuran butir relatif besar hingga kecil pada penimbunan batubara, sedangkan tingkat kepadatan diasumsikan berasal dari ground pressure dozer sebesar 50 kPa. Dalam penelitian kali ini, digunakan metode oksidasi adiabatik dengan mengalirkan gas oksigen dengan debit 0,05 L/menit pada tabung uji. Selain itu, dilakukan pula pengujian difusi oksigen untuk menentukan laju kenaikan konsentrasi oksigen pada masing-masing parameter. Ukuran butir dan tingkat kepadatan butiran batubara memiliki pengaruh besar terhadap terjadinya pembakaran spontan batubara. Semakin kecil ukuran percontoh maka nilai R70 semakin besar. Adanya pemadatan memiliki pengaruh yang berbeda terhadap nilai R70 pada ukuran butir yang berbeda. ABSTRACTSpontaneous combustion of coal can be a serious problem especially for mining activities because it can cause fires in coal stockpiling or methane gas explosions in coal underground mines. This research will focus on the influence of coal grain size and coal compaction on the spontaneous combustion behavior of coal. The grain sizes used in this study are -10 + 14 mesh, -60 + 80 mesh and -170 + 200 mesh with a compaction pressure of 0 kPa and 50 kPa. This grain size was chosen to represent the condition from large to small grain size in coal stockpile, while the compaction level is assumed to come from the dozer ground pressure of 50 kPa. In this study, an adiabatic oxidation method was used by flowing oxygen gas with a discharge of 0.05 L / min in the test tube. In addition, an oxygen diffusion test was also carried out to determine the rate of oxygen concentration increase for each parameter. Grain size and compaction level of coal grains have a major influence on the spontaneous combustion of coal. The smaller the sample size, the greater the R70 value. The presence of compaction has a different effect on the value of R70 at different grain sizes.
Penentuan Lebar Chain Pillar Pada Tambang Batubara Shortwall Mining Ratih Hardini Kusuma Putri
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v2i1.21

Abstract

Penambangan batubara dengan metode shortwall memiliki resiko terhadap keruntuhan atap lubang bukaan dan panel penambangan. Hal ini dipengaruhi oleh factor kestabilan dari lubang bukaan dan juga pilar sebagai penyangga alamiah pada area penambangan. Dengan adanya permasalahan tersebut diperlukan suatu kajian geoteknik terhadap rancangan pilar batubara bawah tanah, agar kegiatan penambangan dapat dikerjakan dengan aman dan lancar. Analisis kestabilan chain pillar menggunakan metode tradisional Obert dan Duvall (1967), dan Bienawski (1983).Penentuan desain lebar chain pillar dianalisis secara analitik. Berdasarkan acuan dalam penentuan rancangan pilar Hoek. E, Kaiser. P.K, dan Bawden.W.F., 1993, dengan ukuran lebar pilar, yaitu Safety Factor > 1.3.
STUDI PENGARUH GEOMETRI LERENG PADA ANALISIS KEMANTAPAN LERENG 2D DAN 3D DENGAN METODE KESETIMBANGAN BATAS Muhammad Zaini Arief
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v2i1.27

Abstract

Kestabilan suatu lereng umumnya dilakukan secara 2 dimensi (2D) karena dinilai lebih sederhana daripada 3 Dimensi (3D). Oleh karena itu, hanya sedikit analisis dilakukan secara 3D. Akan tetapi, jika dilihat dari asumsi lebar lereng analisis 2D dapat menjadi tidak representatif karena asumsi lebar lereng yang tak terbatas. Melalui analisis secara 3D hasil yang didapat lebih dapat dipercaya karena memperhitungkan batasan akhir lebar bidang longsor. Selain itu, volume dari potensi bidang longsor pun dapat diestimasi sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan tindakan, selanjutnya sesuai dengan fungsi lereng. Hasil penelitian ini membuktikan lebar lereng 3D sangat berpengaruh terhadap geometri lereng 2D, dimana hasil Faktor Keamanan (FK)  2D baru hampir sama dengan FK 3D dapat diterima apabila rasio antara lebar (W) dengan tinggi (H) yaitu: tinggi 3 m dan 6 m rasio W/H sebesar 3,3, tinggi 12 m rasio W/H sebesar 2,5, dan tinggi 24 m rasio W/H sebesar 2,1 dengan material limonit, saprolit dan bedrock. Hasil FK 3D lebih besar dari FK 2D hal ini juga disebabkan oleh adanya pengaruh rasio lebar lereng dengan tinggi lereng. Dalam analisis 2D, besar lebar lereng dianggap tidak terbatas (bidang lonsoran busur tidak terbatas), sedangkan dalam analisis 3D besar lebar lereng memiliki batasan (bidang longsoran berbentuk 1/4 bola). Dengan demikian hasil yang diperoleh pasti berbeda, baik besar nilai FK maupun lokasi bidang longsornya.
Dynamic Analysis of Blasting Effect on Nanjung Tunnel Stability Alio Jasipto; Nuhindro Priagung Widodo; Ganda Marihot Simangunsong; Simon Heru Prasesetyo; Made Astawa Rai; Dhika Noor Pradhana; Dimas Agung Saputra
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v2i1.17

Abstract

This study aims to dynamically analyze blasting conducted in the Nanjung tunnel. Nanjung Tunnel is a twin tunnel that has a horseshoe-shaped section with each tunnel having a dimension of 10.2 m x 9.2 m, and 230 meters in length. The layers rock of this tunnel include silty clay, sandstone and dacite. Blasting was carried out on one of the tunnels consisting of dacite rock, having a 75-90% RQD and UCS 49-61 MPa. During the blast, PPV measurements were taken at several points around the tunnel using a minimate.Dynamic analysis is done by building a Nanjung Tunnel model on the RS2 software with the finite element method. Input data in this modeling is endeavored to approach actual conditions in the field, such as tunnel geometry, rock mass properties, and blasting plans carried out at STA 30-32 tunnels 2. This modeling is expected to produce PPV that is close to actual PPV and the results of this model will be continued to the stability analysis tunnel 1.Modeling results indicate that the tunnel 1 condition is stable during blasting. The stability of tunnel 1 based on smallest strength factor on the roof is around 2.6. Stability also seen from the strain level in dacite and sandstone rocks which are 0.07% and 0.38%. These strain levels are still permissible according to the Sakurai strain level diagram, 1983.

Page 1 of 1 | Total Record : 6