cover
Contact Name
Cipta Ramadhani
Contact Email
ramadhani.cipta@gmail.com
Phone
+6285253832182
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung B, Jurusan Teknik Elektro, Fak. Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro
Published by Universitas Mataram
ISSN : 20869487     EISSN : 2579650X     DOI : https://doi.org/10.29303/dielektrika
The Aims and scope of the Dielektrika are Power System, Telecommunication, electronics and computer of informatics, including: Electrical Power Systems, High Voltage Technology, Renewable Energy, Power Electronics, Sensing and Automation, Telecommunication system and technique, Signal Processing, Image Processing, Internet of Things, Artificial Intelligence, Data Science Analytic, Biomedical Engineering.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA" : 10 Documents clear
PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI KADAR ALKOHOL DAN ASAP ROKOK PADA NAFAS MANUSIA Muhammad Haris; I Made Budi Suksmadana; Syafarudin Ch.
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.364 KB)

Abstract

Alcohol and carbon monoxide are very dangerous for human’s body. The effect of consuming alcohol can make us queasy and disfunction of our neural and brain. Them also happened when carbon monoxide was sniffed by our body, it also may cause heart attack etc. The censor to detect the content of alcohol is MQ-3, and MQ-2 is used to detect the content of CO. This research measures the content of alcohol by the BAC (Blood Alcohol Calculator) method while the smoke uses percentage of CO content. The instrument uses MQ-3 and MQ-2 censors with arduino control to get the data, then it will be transferred by bluetooth (HC-05) into smart phone to see the data’s from the censors. Appmitinvertor program is used in the smart phone. Result of measurement is the instrument can work to get the content of alcohol and smokes. The instrument is used equation of order 3 for the alcohol and equation of order 2 for the smokes (CO). Average error for the alcohol is 4,08% and 0,02% for the smokes.
PENGENALAN CITRA PORNOGRAFI BERDASARKAN DETEKSI GENITAL MENGGUNAKAN TEMPLATE MATCHING Nugroho Sujatmiko; I Gede Pasek Suta W; L. Ahmad Syamsul Irfan Akbar
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat dewasa ini ternyata memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat terutama dalam proses penyampaian informasi. Dampak negatif yang terjadi adalah masyarakat juga sangat mudah membuka dan mengunduh konten-konten porno (negatif). Paper ini, membahas tentang sistem pengenalan citra porno melalui deteksi elemen genital pada suatu citra. Elemen genital dideteksi dengan metode template matching berbantuan teknik Fast Fourier Transform (FFT). Secara umum sistem pengenalan citra pornografi berhasil digunakan namun hasil kurang optimal dengan nilai persentase akurasi sebesar 61.6% pada jumlah data pengujian sebanyak 120 citra uji. Proses pengenalan citra pornografi dapat dilakukan dengan cepat (dengan waktu rata-rata 11.92 detik).
MODEL MOTOR INDUKSI DUAL FIELD ORIENTED CONTROL (DIFOC) MENGGUNAKAN INVERTER MULTILEVEL TIGA PHASA I Ketut Wiryajat; I Nyoman Wahyu Satiawan; Ida Bagus Fery Citarsa
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.824 KB)

Abstract

Motor induksi sangat banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari seperti pada industry otomotive, pertambangan, perhotelan, maupun di rumah tangga. Motor induksi yang umum dipakai adalah motor induksi 3-fase. Pada dasawarsa ini motor induksi lebih banyak dan sering digunakan pada industri dibandingkan dengan motor DC. Kekurangan motor induksi adalah tidak dapat beroperasi dengan baik pada kecepatan rendah maupun bervariasi. Perlunya dilakukan pengaturan kecepatan adalah untuk mendapatkan efisiensi yang baik. Pengaturan kecepatan motor dapat mereduksi rugi-rugi mencapai 20% dan dapat menghemat energy sekitar 50%. Untuk mendapatkan performansi motor induksi yang ekstra tinggi, diperkenalkan algorithma model Dual Field Oriented Control (DIFOC), yaitu dengan mengontrol sisi keluaran dari sinyal masukan dari model single FOC yang dimodifikasi menjadi model dual FED. Teknik Dual FOC ini mengubah motor induksi menjadi motor yang berfungsi layaknya seperti motor DC dengan memiliki kinerja yang ektra tinggi. Algorithma ini menggunakan simulasi MATLAB/SIMULINK pada indeks modulasi 0,65 dan 1,15. Berdasarkan analisa hasil secara visual dan grafis pengolahan data yang dilakukan diperoleh bahwa performansi dari motor meningkat ditunjukkan dengan gelombang spektrum harmonisa yang bertambah baik pada kedua nilai indeks modulasi. Besaran tegangan, arus dan frekuensi fundamental bertambah besar pada nilai indeks modulasi yang lebih tinggi, sementara nilai THD yang diperoleh lebih baik pada nilai indeks modulasi yang lebih rendah.
REALISASI TEKNIK PENGEREMAN DINAMIK (DYNAMIC BRAKING) UNTUK MOTOR INDUKSI TIGA FASE MENGGUNAKAN ARDUINO UNO Aris Widyatmoko; Ida Bagus Fery Citarsa; I Nyoman Wahyu Satiawan
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.682 KB)

Abstract

Three-phase induction motors are widely used by the industry because of several advantages, those are simple, inexpensive and easy maintenance. On the use of an induction motor is often required rapid braking process. Braking system to stop the rotation of an induction motor can be designed dynamically by creating a stationary motor magnetic field. Dynamic braking system can be done with enem circuit model, it will be injected with a direct current (DC). The purpose of this research is to know the characteristics of the dynamic braking circuit model with an Arduino UNO. The research was conducted by making the hardware systems which is used in the process of changing the stator circuit model, and software system with Matlab as an interface program to display the measurement parameters such as voltage , current and speed . Data collection was performed by injecting a DC current in each braking circuit. Braking parameters are then displayed graphically in Matlab interface. The results of this research are in braking star configuration, the fastest braking contained in the configuration 3 for 0, 35 seconds during no-load time, and load time of 0,2 seconds on. In a triangle configuration, the fastest braking contained in the configuration 2 for 0.4 seconds during no-load time, and load time contained in the configuration 5 and 6 for 0.17 seconds.
VISUALISASI PENGASUTAN MOTOR INDUKSI TIGA FASE BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL Sultan Sultan; Agung Budi Muljono; I Made Ari Nrartha
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.738 KB)

Abstract

Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. Popularitasnya karena rancangannya yang sederhana, murah dan mudah didapat, dan dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC. Motor induksi tiga fase kapasitas besar membawa permasalahan pada sistem dan peralatan yang terhubung ke sistem listrik atau pada motor itu sendiri, yaitu saat motor induksi tersebut diasut. Arus pengasutan motor induksi bisa mencapai 6-7 kali arus nominal motor (arus beban penuh motor) yang dapat menyebakan drop tegangan yang besar pada sistem bahkan bisa tidak bekerjanya motor induksi yang diasut. Metoda pengasutan dibutuhkan untuk mengurangi arus asut yang tinggi seperti metoda Y/D. Perkembangan metoda kontrol pada industri seperti PLC (Programmable Logic Conrol), membuat penggunaan pengawatan pada metoda pengasutan motor induksi lebih sedikit dan kalau ada kesalahan fungsi dapat diketahui secara cepat serta dapat dipantau fungsi kerja masing-masing peralatan. Penggunaan PLC dapat mengurangi ukuran panel yang digunakan dan rangkaian lebih sederhana. Kondisi ini menyebabkan industri-industri besar beralih menggunakan PLC untuk semua keperluan pengasutan motor dan kontrol-kontrol peralatannya. Penelitian ini berhasil membuat sebuah modul yang dapat digunakan untuk pengasutan motor induksi tiga fase berbasis PLC. Kontrol PLC pada pengasutan motor induksi tiga fase pada penelitian ini memerlukan rangkaian kabel yang lebih sedikit dari pada kontrol konvensional, kepresisian waktu dan hasil kontrol yang lebih pasti dengan kesalahan kontrol yang lebih kecil.
PERANCANGAN PENGUAT PENYANGGA (BUFFER) TV DIGITAL YANG BEKERJA PADA FREKUENSI BAND III VHF (DVB-T2) UNTUK SIARAN TV KAMPUS Danang Januar Dani; Suthami Ariessaputra; Cahyo Mustiko Okta Movianto
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.04 KB)

Abstract

Berkembangnya penyampaian infomasi di era globalisasi saat ini mengalami peningkatan, berbagai macam media penyampaian dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pentingnya suatu informasi. Salah satu media yang memberikan informasi secara langsung adalah televisi. Dalam sistem digital satu kanal dapat digunakan pada beberapa stasiun televisi. Standar sistem penyiaran TV Digital yang digunakan di Indonesia saat ini adalah DVB-T (Digital Video Broadcasting – Terestriall). Transmitter TV sebagai salah satu media penunjang penyiaran tv komunitas memiliki beberapa bagian : modulator, penguat penyangga, boster dan antenna. Rangkaian penyangga (buffer) sendiri digunakan untuk meningkatkan daya keluaran dari modulator yang sangat kecil agar dapat diteruskan ke tahap selanjutnya. Untuk itu digunakan rangkaian penguat kelas A dengan daya dissipasi dan efisiensi tidak menjadi tujuan dan dapat meningkatkan daya minimal 1 watt dengan frekuensi 175-230 MHz.
PEMODELAN DAN SIMULASI HARMONIK DALAM JARINGAN TENAGA LISTRIK SEBELUM DAN SETELAH PEMASANGAN KAPASITOR Sabar Nababan; Abdul Natsir; Supriyatna Supriyatna
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114 KB)

Abstract

Distorsi bentuk gelombang sinusoidal tegangan dan arus listrik oleh harmonik, yang disebabkan beban taklinear, merupakan satu masalah utama kualitas daya dalam industri daya listrik. Banyak kerugian yang ditimbulkan oleh distorsi harmonik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tegangan harmonik di masing-masing bus; sebagai akibat pemakaian beban taklinear pada suatu jaringan distribusi tenaga listrik. Penelitian ini akan menggunakan software Matlab dalam m-file.
ANALISIS TEGANGAN LEBIH INDUKSI DISEKITAR DOWN CONDUCTOR YANG TERINJEKSI ARUS PETIR (Studi Kasus Gedung STAHN GDE PUDJA MATARAM DAN GARDU HUBUNG GOMONG) I Wayan Sutrisna; Ni Made Seniari; I Made Ginarsa
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.401 KB)

Abstract

Petir merupakan peristiwa listrik alam yang sangat berbahaya dalam kehidupan. Sambaran petir dapat merusak objek yang disambar langsung maupun objek disekitar titik sambaran petir. Disekitar titik sambaran petir terinduksi medan listrik (E), medan magnet (H) dan tegangan lebih induksi (Vind). Objek di sekitar titik sambaran yang diamati Objek I dan Objek II adalah gedung kampus STAHN Gde Pudja Mataram dan Gardu Hubung Gomong, akibat gedung Rektorat STAHN Gde Pudja tersambar petir langsung 10, 50, 100 kA dan 25, 50, 100, 150, 200 kHz. Parameter petir tersebut menghasilkan E, H dan Vind pada objek yang diamati, dengan H sesuai standar, tetapi E dan Vind tidak sesuai standar. Rekomendasi untuk penurunan E dan Vind menambahkan SPP eksternal dengan pemasangan konduktor bentuk mesh sejumlah 2x4 mesh dengan ukuran 10x6,5 m pada kerangka plapon gedung. Injeksi 100 kA, 200 kHz pada rangkaian mesh tersebut menurunkan E, H dan Vind pada objek I dan objek II masing-masing 3,586 kV/m; 16,393 A/m; 344,459 kV dan 0,184 kV/m; 0,875A/m; 63,699 kV. Penambahan rangkaian konduktor mesh pada SPP eksternal tersebut dapat mengurangi nilai medan listrik (E), medan magnet (H) dan tegangan induksi (Vind) hingga 50 % dari nilai sebelumnya. ABSTRACT Lightning, an electrical event of nature, is a very dangerous phenomenon in daily life. Lightning strikes can harm both the object struck directly by lightning and the object around lightning strikes point. Object around the point of a lightning strike is induced by electric field (E), magnetic field (H) and overvoltage induction (Vind). Objects around lightning strike point observed in this paper objects one and two are STAHN Gde Pudja Mataram building and Gomong Substation circuit due to the fact that STAHN Gde Pudja Rectorate building was directly struck by lightning of 10, 50, 100 kA and 25, 50, 100, 150, 200 kHz. The lightning parameters showed the value of E, H and Vind on the observed. It is revealed that H value meets the standards while E and Vind values did not meet standards. In order to standardize the E and Vind values, it is recommended to add external SPP of 2x4 mesh with sized mesh of 10x6,5 m shaped conductor installation on framework ceiling. The Injection of 100 kA, 200 kHz from the mesh circuit decrease E, H and Vind value for the first and the second objects each 3.586 kV/m; 16.393 A/m; 344.459 kV and 0.184 kV/m; 0.875A/m; 63.699 kV. It can be conclude that the addition of mesh conductor circuit on the external SPP could reduce the value of the electric field (E), magnetic field (H) and the induced voltage (Vind) up to 50% of the initial value.
PEMETAAN BANJIR MENGGUNAKAN APLIKASI SYSTEM FOR AUTOMATED GEOSCIENTIFIC ANALYSES (SAGA) DI SUNGAI SULIN KABUPATEN LOMBOK TENGAH Basri Rahman; Made Sutha Yadnya; Abdullah Zainuddin
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Jonggat terletak di Kabupaten Lombok Tengah,dilalui oleh aliran Sungai Sulin (S 08º 40’ 21,5” E 116 10º 17,7” ). Kecamatan Jonggat memiliki Curah hujan yang cukup tinggi, jumlah hari hujan per bulan di Kecamatan Jonggat berkisar antara 1 hingga 23 hari, membuat rentan terhadap bencana banjir. Untuk itu perlu dlakukan upaya-upaya prediksi banjir agar kerugian bisa diminimalisir salah satunya dengan pembuatan peta prediksi banjir. Pemetaan di dasari dari data kejadian banjir yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Lombok Tengah dan dibuktikan dengan langsung melakukan pengukuran di lokasi kejadian. Katagori tingkat kenaikan air didasari dari 5 faktor penyebab banjir yaitu Curah hujan, ketinggian tempat, kemiringan tempat, infiltrasi tanah dan debit akibat hujan. Hasil penelitian menunjukkan pemetaan tingkat kenaikan air sungai sulin menggunakan SAGA (System for Automated Geoscientific Analyses ) menghasilkan 5 katagori yaitu aman disimbolkan dengan warna hijau, waspada dengan warna hijau muda,siaga 2 dengan warna kuning, siaga1 warna orange dan awas dengan warna merah.
PERANCANGAN SISTEM REPEATER TELEMETRI PADA BAND 433 MHZ UNTUK APLIKASI SCADA M. Naironul Haq; Cahyo Mustiko O. M; Abdullah Zainuddin
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Repeater SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) merupakan suatu sistem yang berfungsi sebagai penghubung antara RTU (Remote Telemetry Unit) dengan MTU (Master Terminal Unit) jika memliki jarak yang jauh. Repeater SCADA terdiri dari antena, amp transmit, mini kontrol dan radio telemetri 433 MHz. RTU diatur pada frekuensi 433 MHz sedangkan MTU pada frekuansi 440 MHz. Data yang dikirimkan dari RTU ke MTU berupa parameter listrik. Hasil yang didapatkan antena memiliki VSWR 1,23 untuk frekuensi 433 MHz dan 1,32 untuk 440 MHz, penguatan stabil amp transmit 3 Watt, Rx level repeater -56,38 dB, SOM (System Operating Margin) 60,62 dBm, dan sistem ini dapat berkomunikasi sejauh 3,9 Km. Kata kunci: Repeater SCADA, Amp Transmit, Radio Telemetry 433 MHz, Jarak, Link Budget ABSTRACT SCADA Repeater (Supervisory Control and Data Acquisition) is a system that serves as a liaison between the RTU (Remote Telemetry Unit) with MTU (Master Terminal Unit) if the separated by long distance. SCADA Repeater consists of an antenna , transmit amp , mini control and telemetry radio 433 MHz . RTU is set at a frequency of 433 MHz , while the MTU on a frequency of 440 MHz . The data transmitted from the RTU to MTU in the form of electrical parameters . The results obtained for the antenna has a VSWR of 1.23 and 1.32 frequency 433 MHz to 440 MHz , stable reinforcement 3 Watt amp transmit , Rx level repeater -56.38 dB , SOM (System Operating Margin) 60.62 dBm , and the system can communicate as far as 3.9 km. Keywords: SCADA Repeater, Amp Transmit, Radio Telemetry 433 MHz, Distance, Link Budget

Page 1 of 1 | Total Record : 10