cover
Contact Name
Sutipyo
Contact Email
sutipyo@pai.uad.ac.id
Phone
+6285729614150
Journal Mail Official
almisbah@pai.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Misbah : Jurnal Islamic Studies
ISSN : 23375264     EISSN : 26560984     DOI : 10.26555
Jurnal AL-MISBAH adalah jurnal ilmiah yang secara khusus mengangkat kajian-kajian keislaman dan humaniora, sebagai media untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang berazazkan keislaman, terutama tentang Pendidikan Agama Islam berdasarkan hasil penelitian secara empiris baik penelitian lapangan maupun penelitian kepustakaan, antara lain: Pendidikan Agama Islam Psikologi Pendidikan Islam Ilmu-ilmu sosial humaniora.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1: April 2018" : 5 Documents clear
Representasi Budaya Suku Tidore dalam Trailer Suanggi Yul Isti Masri
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 6 No. 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya suku Tidore melalui trailer Suanggi, dan objek dari penelitian ini adalah trailer Suanggi. Trailer Suanggi mempunyai maksud serta pesan tentang kebudayaan, adanya nilai adat istiadat serta kepercayaan maupun keyakinan yang sudah dikemas sedemikian rupa dalam trailer tersebut. Kebudayaan sendiri hingga saat ini sudah melekat pada masyarakat Indonesia terlebih lagi pada masyarakat Tidore sendiri dengan kebudayaan yang ada. Trailer dari film Suanggi merupakan sebuah cerita yang berasal dari Tidore. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini teori yang digunakan adalah teori representasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, mengumpulkan data dari internet serta teknik per-adegan. Kemudian objek dari penelitian ini adalah Trailer dari film Suanggi dengan mengambil empat adegan dari trailer tersebut, empat adegan tersebut adalah adegan penelitian di tanah Tidore, adegan tidak direstui oleh orang tua, adegan munculnya Suanggi dan adegan Suanggi yang meresahkan masyarakat. Berdasarkan hasil dari penelitian empat adegan yang didapat dari trailer Suanggi sendiri, dimana budaya Suku Tidore yang direpresentasikan pada trailer film Suanggi seperti: pakaian adat Tidore, Sesajian dan manusia yang bersekutu dengan Suanggi atau yang dipercaya sebagai makhluk yang sering didatangi oleh manusia jika suasana hati seperti sedang dendam atau mempunyai rasa iri hati. Sedangkan untuk nilai kebudayaan yang direpresentasikan suku Tidore dalam trailer Suanggi yang pertama: adanya nilai kepercayaan, dimana kepercayaan terhadap animisme masih diyakini hingga sekarang oleh masyarakat Tidore. Yang kedua: nilai adat istiadat, seperti meminta izin terlebih dahulu kepada petuah jika hendak melakukan sesuatu atau sekedar hanya datang berkunjung.
Representasi Nilai-Nilai Islami pada Web Series Animasi Nussa Ilhami Resti Asih
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 6 No. 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi nilai-nilai islami pada web series animasi Nussa. Metode yang digunakan oleh penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori representasi. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah teknik dokumentasi, observasi dan wawancara. Objek penelitian ini adalah web series animasi Nussa dengan mengambil empat episode berdasarkan viewers terbanyak, episode tersebut adalah episode Tidur Sendiri Tidak Takut, episode Dahsyatnya Basmallah, episode Jangan Boros, episode Rara Sakit. Hasil penelitian dari empat episode berdasarkan viewers terbanyak adalah yang pertama terdapat Islam direpresentasikan oleh animasi Nussa seperti: Pakaian Muslim, memelihara dan menyayangi salah satu hewan kucing yang merupakan hewan peliharaan dan kesayangan Nabi Muhammad SAW, kaligrafi, berdo’a agar dijauhkan dari gangguan syaitan. Sedangkan untuk nilai-nilai Islami yang direpresentasikan oleh animasi Nussa seperti berikut, pertama nilai aqidah: keyakinan dan kepercayaan seorang hamba terhadap Allah SWT, keyakinan sifat boros merupakan sifat dari setan. Kedua nilai ibadah: melakukan doa sebelum tidur atau adab tidur, beristigfar, membaca do’a. Ketiga nilai akhlak: berpakaian dalam Islam, adab bersin, mengucapkan terimakasih, mengucap salam dan menjawab salam, meminta maaf.
Strategi Media Daring Instagram Sebagai Media Promosi Salad Nyoo Muhamad Ikhwanuddin Idana
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 6 No. 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pemanfaatan instagram juga dilakukan oleh salad nyoo dalam memsarkan dan promosi produknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pemanfaatan media Instagram sebagai media promosi Salad Nyoo. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan untuk menemukan makna berbagai fakta di lapangan. Subjek penelitian ini adalah Admin Instagram Salad Nyoo, Staff Pemasaran Salad Nyoo, dan Konsumen Salad Nyoo. Adapun objek penelitian ini yaitu bagaimana memanfaatkan media Instagram sebagai media promosi Salad Nyoo. Data diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data interaktif Miles dan Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Salad Nyoo menggunakan media daring Instagram sebagai strategi promosi mengingat media Instagram adalah sosial media yang kekinian yang sesuai dengan pangsa pasar yang dituju yaitu pelajar dan mahasiswa. Adapun Salad Nyoo mengedepankan kualitas gambar pada konten-konten promosinya yaitu melalui Instagram Ads, kuis, give a way, promosi penjualan, endorse artis dan Instagram story. Hal tersebut dilakukan untuk membangun awareness mereknya dan mempengaruhi calon pelanggan untuk membeli seta mempengaruhi pelanggan untuk melakukan pembelian ulang.
Penerapan Strategi Marketing Public Relations Wake Up Hostel Dalam Mempertahankan Loyalitas Pengunjung Cindiana Susanto
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 6 No. 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi marketing public relations tripartid (push, pull, dan pass strategi) dan strategi media massa yang digunakan oleh Wake Up hostel Yogyakarta dalam meningkatkan loyalitas pengunjung,serta mengetahui hambatan yang muncul pada pelaksanaan strategi tripartid serta solusi yang didapat untuk mengatasi hambatan- hambatan tersebut. Metode yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif, sebagaimana peneliti menjadi instrumen kunci dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data, analisis data bersifat induktif. Penelitian ini dilakukan di Wake Up hostel Yogyakarta tepatnya di jalan Gandekan No.44, Sosromenduran, Gedong Tengen, kota Yogyakarta. Peneliti memerlukan waktu selama 3 bulan untuk menyelesaikan skripsi. Tekhnik pengumpulan data dalam skripsi ini yaitu menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari semua kegiatan strategi marketing public relations Wake Up hostel dalam meningkatkan loyalitas pengunjung yaitu telah memberikan efek positif pada hostel, dilihat dari meningkatnya loyalitas pengunjung yang telah berulang kali menginap di Wake Up hostel, tak hanya itu ia juga membewa pengunjung baru. Efek lain juga dapat dilihat dari bentuk-bentuk kegiatan yang hingga saat ini masih terlaksana. Artinya pengunjung cukup antusias dan loyal terhadap fasilitas dan pelayanan hingga kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Wake Up hostel. Loyalitas mereka dapat diliat dari tingkat kesukaan, kepuasan dan kepercayaan yang diberikan oleh pengunjung sehingga akan berpengaruh terhadap loyalitas pegunjung tersebuh yang menyebabkan meningkatnya pemasukan dari Wake Up hostel itu sendiri. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa, strategi marketing public relations Wake Up hostel Yogyakarta dalam meningkatkan loyalitas pengunjung sedah cukup efektif, walaupun belum sepenuhnya terlaksana dengan baik.
Strategi Komunikasi Pemasaran Candi Plaosan dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung Tahun 2018 Rizki Maulana Hasan
Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies) Vol. 6 No. 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/al-misbah.v6i1.2660

Abstract

Penurunan tingkat kunjungan pada Candi Plaoasan terlihat dari data statistik pengunjung tahun 2014-2018 yang menunjukkan bahwa pada tahun 2016 jumlah pengunjung Candi Plaosan sempat mengalami penurunan. Kurangnya pihak UPT Candi Plaosan promosi sehingga berkurangnya minat pengunjung, candi plaosan cukup kurang perhatian dari pemerintah, candi plaosan tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi lain, dan beberapa patung yang ada disekitar candi sudah tak lagi utuh, beberapa di antaranya hilang kepalanya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang diperoleh dari membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara, membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan, membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang sudah di peroleh peneliti, baik itu dari Candi Plaosan dan beberapa data dan sumber lain yang mendukung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa promosi yang dilakukan pihak UPT Candi Plaosan belum efektif, melihat dari data pengunjung yang mengalami fluktuatif. Masih sangat perlu pengelolaan yang lebih baik lagi untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5