JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia)
JUSTINDO is a scientific journal managed by the informatics engineering study program at the university of muhammadiyah jember as a publication media for research articles in the field of systems and information technology which covers the following topics: Software engineering, Games, Information Retrieval, Computer networks, Telecommunication, Internet, Wireless technology, Network security , Multimedia technology, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Development, management and utilization of Information Systems, Organizational Governance, Enterprise Resource Planning, Enterprise Architecture Planning, e-Businness, e-Commerce, e-Learning, Data mining, Text mining, Data warehouse, Online Analytical Processing, Artificial Intelligence, Decision Support System, and Mathematics. JUSTINDO is issued twice a year in February and August. The editor invites research lecturers, reviewers, practitioners, industry, and observers to contribute to this journal. JUSTINDO provides a platform for scientists and academics throughout Indonesia to promote, share and discuss new issues and the development of information systems and information technology. JUSTINDO aims to achieve the theory and application of this sophisticated field. In 2017, JUSTINDO already has an ISSN both printed and online, for ISSN (Print) is 2502 - 5724 and for ISSN (Online) is 2541 - 5735.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO"
:
10 Documents
clear
Rancang Bangun Media Pembelajaran Alat Musik Hadroh Berbasis Android
Zulkarnaen, Rena Roy;
Qomaruddin, Moch Nur;
Sulistiyanto, Sulistiyanto
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.41 KB)
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2732
Salah satu musik trasional negara Indonesia adalah alat musik hadroh yang biasanya digunakan ketika ada acara agama Islam. Masyarakat di Indonesia, mereka yang tertarik mempelajari instrumen musik hadroh sudah mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan orang-orang cenderung lebih menyukai instrumen modern. Untuk menarik minat penggemar, diperlukan metode pengembangan alat musik hadroh yang mudah diterima oleh masyarakat. Membuat aplikasi alat media pembelajaran dan musik yang bisa dijalankan di handphone Android adalah merupakan bagian dari upaya peningkatkan daya tarik penggemar dan membuatnya lebih mudah untuk belajar cara bermain dan informasi tentang alat musik hadroh. Aplikasi ini dibangun menggunakan metode pengembangan MDLC yang memiliki dengan tahapan seperti berikut, konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, pengujian dan distribusi, aplikasi ini dapat dijalankan pada ponsel android dan bertujuan agar mudah dibawa kemana-mana. Aplikasi media pembelajaran untuk musij hadroh secara fungsional menghasilkan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan oleh pengguna. Dan memungkinkan pengguna bisa berinteraksi langsung dalam proses bermain hadroh sesuai dengan mekanisme alat musik yang sebenarnya. Hasil survei diperlihatkan untuk beberapa orang, tingkat puasan yang diperoleh sekitar 80,0% yang berarti dapat dikatakan memuaskan.
Optimasi Penempatan Petugas Keamanan Di Taman Safari Prigen Pasuruan Menggunakan Teori Himpunan Dominasi
Umilasari, Reni;
Saifudin, Ilham;
Azhar, Reza Fachruddin
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (404.237 KB)
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2613
Taman Safari Prigen dengan luas 350 hektar merupakan kebun binatang yang mempunyai konsep alam terbuka, sehingga pengunjung harus menggunakan mobil pribadi, mobil wisata, atau tramp yang disediakan. Mengingat begitu luas dan banyaknya spesies yang terdapat di Taman Safari tentu saja rute yang dilalui pengunjung juga sangat panjang. Petugas keamanan biasanya stand by menggunakan mobil jib pada setiap jalan atau tikungan. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi untuk mengoptimasi penempatan petugas dan armada sehingga lebih meminimalisir jumlah petugas dengan tanpa mengurangi fungsi atau fasilitas keamanan yang seharusnya. Misalnya satu petugas dengan satu armada dapat mendominasi atau bertugas terhadap keamanan pada dua wiliyah terdekat yang dapat dijangkau. Hal ini sesuai dengan teori himpunan dominasi jarak dua pada suatu graf.Graf yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan representasi dari peta lokasi kebun binatang Taman Safari Prigen dengan vertex merupakan posisi/lokasi petugas keamanan sedangkan sisi merupakan jalan yang dapat dilalui mobil untuk jalur pengunjung serta fasilitas keamanan. Selain itu, implementasi teori dari himpunan dominasi juga akan diteliti pada beberapa graf yaitu graf platonik yang dioperasikan shackle titik dengan graf yang sama. Graf Platonik terdiri atas graf tetrahedral, octahedral, kubik, icosahedral dan dodecahedral.Penelitian diawali dengan penentuan representasi graf hasil operasi, himpunan simpul elemen himpunan dominasi jarak dua untuk kemudian ditentukan banyaknya bilangan dominasi jarak dua. Setelah itu, teori yang telah digunakan dapat diaplikasikan untuk menentukan banyaknya pos pengamanan yang optimal yang dapat ditempatkan di kebun binatang Taman Safari Prigen.Kata kunci: himpunan dominasi, graf platonik, operasi shackle, taman safari prigen
Analisis Klasifikasi Kelahiran Caesar Menggunakan Algoritma Naive Bayes
Abdurrahman, Ginanjar;
Wijaya, Johan Taruna
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.337 KB)
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2616
Angka kematian Ibu (AKI) merupakan jumlah kematian ibu selama masa kehamilan hingga pasca melahirkan yang disebabkan kehamilan, persalinan atau pengelolaannya dan tidak disebabkan kecelakaan di setiap 100.000 kelahiran hidup. Kelahiran Caesar adalah alternatif terakhir dalam persalinan, dikarenakan faktor resiko yang tinggi. Walaupun resikonya tinggi, angka kelahiran Caesar mengalami peningkatan signifikan, khususnya di Indonesia. WHO menetapkan standar persalinan Caesar suatu negara berkisar 5-15 persen per seribu kelahiran di dunia. Machine learning merupakan cara mesin belajar dari data. Terdapat beberapa aplikasi machine learning yang telah dikembangkan. Salah satunya adalah machine learning WEKA. Weka merupakan software untuk data mining yang dilengkapi dengan algoritma standar machine learning termasuk klasifikasi. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi kelahiran Caesar menggunakan algoritma Naïve Bayes untuk menentukan apakah kelahiran akan diberikan tindakan operasi Caesar atau melahirkan secara normal. Dataset yang digunakan terdiri dari 80 data ibu hamil dengan 5 atribut, yakni: umur, jumlah tenaga medis, waktu melahirkan, tekanan darah, masalah hati. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu dunia kesehatan khusunya untuk menentukan proses kelahiran perlu diberi tindakan operasi Caesar ataukah tidak dengan menyediakan model klasifikasi untuk melakukan prediksi secara medis. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menunjang dunia kesehatan khususnya pada kasus ibu melahirkan dengan menyediakan model klasifikasi yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi maupun pengambilan keputusan medis lainnya.Kata kunci: Kelahiran, Caesar, Klasifikasi, Naïve Bayes, Weka
Analisis Model Random Intersep 3-Level Pada Regresi Linear Multilevel Untuk Data Pengukuran Berulang
Purwanto, Arie
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.805 KB)
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2617
Tujuan dari penelitian ini antara lain sebagai pengembangan dalam analisis data yakni regresi linier untuk data bertingkat (multilevel). Struktur data pengukuran berulang dimana setiap pengukuran atau observasi yang dilakukan secara berulang dilakukan untuk individu yang sama secara langsung merupakan salah satu jenis data multilevel. Dalam hal ini, analisis data yang ditemukan dengan menggunakan analisis regresi linier multilevel untuk tiga level. Metode yang digunakan adalah Maximum Likelihood Estimation (MLE) dengan menggunakan Iterative Generalized Least Square (IGLS). Data yang digunakan adalah data nilai pre-test, tugas, dan post-test, dimana setiap nilai diamati sebanyak 3 kali untuk setiap individu yang tersebar pada 5 kelas yang berbeda. Model random intersep digunakan dalam analisis regresi multilevel untuk data pengukuran berulang dengan model 3-level. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk setiap kenaikan level ditemukan bahwa nilai AIC dan BIC cenderung menurun yang dapat diartikan bahwa model yang digunakan semakin baik. Selain itu, ditemukan pula bahwa interclass correlation (ICC) pada level 2 yakni sebesar 0,0497 sedangkan pada level-3 sebesar 0,0897 yang menunjukkan bahwa variabelitas di tingkat kelas lebih tinggi yakni 8,97%. Kata kunci : multilevel, pengukuran berulang
KESENJANGAN DIGITAL PULAU RAAS & PULAU SAPUDI TAHUN 2016-2018
Rahayu, Yeni Dwi;
Jannah, Fairuzatul;
Desiyanti, Virda;
Hasanah, Quswatun;
Puji, Intan Dian;
Wahid, Abdul
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2979
Pada era seperti saat ini perkembangan teknologi memiliki pengaruh yang sangat besar bagi manusi. Meskipun perkembangan teknologi sudah sangat pesat pada kenyataannya di Indonesia masih terdapat daerah yang mengalami kesenjangan digital sebagai contoh untuk perbandingan yaitu Pulau Raas dan Pulau Sapudi yang berada di Daerah Madura. Dalam penelitian ini peneliti menjelaskan tentang faktor ? faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kesenjangan digital antara Pulau Sapudi dan Pulau Raas. Dalam Memperoleh atau mengumpulkan data peneliti menggunakan metode pengumpulan data dan juga wawancara kepada pihak terkait. Dari penelitian ini dapat di tarik kesimpulan bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesenjangan digital di Pulau Raas dan Pulau Sapudi, faktor yang dimaksud adalah Infrastruktur Teknologi dan Informasi yang tidak memadai sehingga menyebabkan pembangunan infrastruktur menjadi mahal dan sulit, kondisi ekonomi masyarakat yang masih berada dilevel menengah ke bawah dan masih kurangnya perhatian dari pemerintah setempat mengenai pentingnya teknologi sehingga infrastruktur tersebut masih belum menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat sekitar. Kata kunci: digital, infrastruktur TIK
Rancang Bangun Media Pembelajaran Alat Musik Hadroh Berbasis Android
Rena Roy Zulkarnaen;
Moch Nur Qomaruddin;
Sulistiyanto Sulistiyanto
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2732
Salah satu musik trasional negara Indonesia adalah alat musik hadroh yang biasanya digunakan ketika ada acara agama Islam. Masyarakat di Indonesia, mereka yang tertarik mempelajari instrumen musik hadroh sudah mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan orang-orang cenderung lebih menyukai instrumen modern. Untuk menarik minat penggemar, diperlukan metode pengembangan alat musik hadroh yang mudah diterima oleh masyarakat. Membuat aplikasi alat media pembelajaran dan musik yang bisa dijalankan di handphone Android adalah merupakan bagian dari upaya peningkatkan daya tarik penggemar dan membuatnya lebih mudah untuk belajar cara bermain dan informasi tentang alat musik hadroh. Aplikasi ini dibangun menggunakan metode pengembangan MDLC yang memiliki dengan tahapan seperti berikut, konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, pengujian dan distribusi, aplikasi ini dapat dijalankan pada ponsel android dan bertujuan agar mudah dibawa kemana-mana. Aplikasi media pembelajaran untuk musij hadroh secara fungsional menghasilkan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan oleh pengguna. Dan memungkinkan pengguna bisa berinteraksi langsung dalam proses bermain hadroh sesuai dengan mekanisme alat musik yang sebenarnya. Hasil survei diperlihatkan untuk beberapa orang, tingkat puasan yang diperoleh sekitar 80,0% yang berarti dapat dikatakan memuaskan.
Kesenjangan Digital Pulau Raas & Pulau Sapudi Tahun 2016-2018
Yeni Dwi Rahayu;
Fairuzatul Jannah;
Virda Desiyanti;
Quswatun Hasanah;
Intan Dian Puji;
Abdul Wahid
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2979
Pada era seperti saat ini perkembangan teknologi memiliki pengaruh yang sangat besar bagi manusi. Meskipun perkembangan teknologi sudah sangat pesat pada kenyataannya di Indonesia masih terdapat daerah yang mengalami kesenjangan digital sebagai contoh untuk perbandingan yaitu Pulau Raas dan Pulau Sapudi yang berada di Daerah Madura. Dalam penelitian ini peneliti menjelaskan tentang faktor – faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kesenjangan digital antara Pulau Sapudi dan Pulau Raas. Dalam Memperoleh atau mengumpulkan data peneliti menggunakan metode pengumpulan data dan juga wawancara kepada pihak terkait. Dari penelitian ini dapat di tarik kesimpulan bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesenjangan digital di Pulau Raas dan Pulau Sapudi, faktor yang dimaksud adalah Infrastruktur Teknologi dan Informasi yang tidak memadai sehingga menyebabkan pembangunan infrastruktur menjadi mahal dan sulit, kondisi ekonomi masyarakat yang masih berada dilevel menengah ke bawah dan masih kurangnya perhatian dari pemerintah setempat mengenai pentingnya teknologi sehingga infrastruktur tersebut masih belum menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat sekitar. Kata kunci: digital, infrastruktur TIK
Optimasi Penempatan Petugas Keamanan Di Taman Safari Prigen Pasuruan Menggunakan Teori Himpunan Dominasi
Reni Umilasari;
Ilham Saifudin;
Reza Fachruddin Azhar
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2613
Taman Safari Prigen dengan luas 350 hektar merupakan kebun binatang yang mempunyai konsep alam terbuka, sehingga pengunjung harus menggunakan mobil pribadi, mobil wisata, atau tramp yang disediakan. Mengingat begitu luas dan banyaknya spesies yang terdapat di Taman Safari tentu saja rute yang dilalui pengunjung juga sangat panjang. Petugas keamanan biasanya stand by menggunakan mobil jib pada setiap jalan atau tikungan. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi untuk mengoptimasi penempatan petugas dan armada sehingga lebih meminimalisir jumlah petugas dengan tanpa mengurangi fungsi atau fasilitas keamanan yang seharusnya. Misalnya satu petugas dengan satu armada dapat mendominasi atau bertugas terhadap keamanan pada dua wiliyah terdekat yang dapat dijangkau. Hal ini sesuai dengan teori himpunan dominasi jarak dua pada suatu graf.Graf yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan representasi dari peta lokasi kebun binatang Taman Safari Prigen dengan vertex merupakan posisi/lokasi petugas keamanan sedangkan sisi merupakan jalan yang dapat dilalui mobil untuk jalur pengunjung serta fasilitas keamanan. Selain itu, implementasi teori dari himpunan dominasi juga akan diteliti pada beberapa graf yaitu graf platonik yang dioperasikan shackle titik dengan graf yang sama. Graf Platonik terdiri atas graf tetrahedral, octahedral, kubik, icosahedral dan dodecahedral.Penelitian diawali dengan penentuan representasi graf hasil operasi, himpunan simpul elemen himpunan dominasi jarak dua untuk kemudian ditentukan banyaknya bilangan dominasi jarak dua. Setelah itu, teori yang telah digunakan dapat diaplikasikan untuk menentukan banyaknya pos pengamanan yang optimal yang dapat ditempatkan di kebun binatang Taman Safari Prigen.Kata kunci: himpunan dominasi, graf platonik, operasi shackle, taman safari prigen
Analisis Klasifikasi Kelahiran Caesar Menggunakan Algoritma Naive Bayes
Ginanjar Abdurrahman;
Johan Taruna Wijaya
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2616
Angka kematian Ibu (AKI) merupakan jumlah kematian ibu selama masa kehamilan hingga pasca melahirkan yang disebabkan kehamilan, persalinan atau pengelolaannya dan tidak disebabkan kecelakaan di setiap 100.000 kelahiran hidup. Kelahiran Caesar adalah alternatif terakhir dalam persalinan, dikarenakan faktor resiko yang tinggi. Walaupun resikonya tinggi, angka kelahiran Caesar mengalami peningkatan signifikan, khususnya di Indonesia. WHO menetapkan standar persalinan Caesar suatu negara berkisar 5-15 persen per seribu kelahiran di dunia. Machine learning merupakan cara mesin belajar dari data. Terdapat beberapa aplikasi machine learning yang telah dikembangkan. Salah satunya adalah machine learning WEKA. Weka merupakan software untuk data mining yang dilengkapi dengan algoritma standar machine learning termasuk klasifikasi. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi kelahiran Caesar menggunakan algoritma Naïve Bayes untuk menentukan apakah kelahiran akan diberikan tindakan operasi Caesar atau melahirkan secara normal. Dataset yang digunakan terdiri dari 80 data ibu hamil dengan 5 atribut, yakni: umur, jumlah tenaga medis, waktu melahirkan, tekanan darah, masalah hati. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu dunia kesehatan khusunya untuk menentukan proses kelahiran perlu diberi tindakan operasi Caesar ataukah tidak dengan menyediakan model klasifikasi untuk melakukan prediksi secara medis. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menunjang dunia kesehatan khususnya pada kasus ibu melahirkan dengan menyediakan model klasifikasi yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi maupun pengambilan keputusan medis lainnya.Kata kunci: Kelahiran, Caesar, Klasifikasi, Naïve Bayes, Weka
Analisis Model Random Intersep 3-Level Pada Regresi Linear Multilevel Untuk Data Pengukuran Berulang
Arie Purwanto
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2617
Tujuan dari penelitian ini antara lain sebagai pengembangan dalam analisis data yakni regresi linier untuk data bertingkat (multilevel). Struktur data pengukuran berulang dimana setiap pengukuran atau observasi yang dilakukan secara berulang dilakukan untuk individu yang sama secara langsung merupakan salah satu jenis data multilevel. Dalam hal ini, analisis data yang ditemukan dengan menggunakan analisis regresi linier multilevel untuk tiga level. Metode yang digunakan adalah Maximum Likelihood Estimation (MLE) dengan menggunakan Iterative Generalized Least Square (IGLS). Data yang digunakan adalah data nilai pre-test, tugas, dan post-test, dimana setiap nilai diamati sebanyak 3 kali untuk setiap individu yang tersebar pada 5 kelas yang berbeda. Model random intersep digunakan dalam analisis regresi multilevel untuk data pengukuran berulang dengan model 3-level. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk setiap kenaikan level ditemukan bahwa nilai AIC dan BIC cenderung menurun yang dapat diartikan bahwa model yang digunakan semakin baik. Selain itu, ditemukan pula bahwa interclass correlation (ICC) pada level 2 yakni sebesar 0,0497 sedangkan pada level-3 sebesar 0,0897 yang menunjukkan bahwa variabelitas di tingkat kelas lebih tinggi yakni 8,97%. Kata kunci : multilevel, pengukuran berulang