cover
Contact Name
Wayan Ordiyasa
Contact Email
wayanordi@gmail.com
Phone
+628122721205
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Respati
ISSN : 19072430     EISSN : 25803891     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi RESPATI ialah Jurnal Nasional bidang Informatika, Telekomunikasi, dan Elektronik. Jurnal terbitan berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta. Tujuan diterbitkannya Jurnal RESPATI adalah untuk memfasilitasi publikasi ilmiah dari hasil penelitian-penelitian di Indonesia serta ikut mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian bagi akademisi dan peneliti dalam bidang komputer dan informatika.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 3 (2021)" : 14 Documents clear
Implementasi Sistem Informasi Program Kerja Dan Anggaran Fakultas XYZ Winardi, Sugeng; Marsongko, Yudi; Marzuki, Abdul F.
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.420

Abstract

INTISARIPengelolaan perguruan tinggi tidak dapat dilepaskan dari penerapan sistem tata kelola lembaga yang harus selalu meningkat dari tahun ke tahun. Slaah satu kegiatan rutin yang selalu dilakukan adalah dengan adanya rencana kerja dan pengajuan anggaran yang harus dipesiapkan oleh unit-unit yan berada di lingkungan fakultas yang tertuang dalam rencana kerja dan anggaran (RKAT). Pada saat ini pengelolaan dan perencanaan program kerja dan anggaran tahunan masih menggunakan sistem yang manual atau diajukan dengan menggunakan software yang masih sangat sederhana sehingga menyebabkan dokumentasi tidak dapat dikelola dengan baik, mudah hilang dan untuk keperluan evaluasi menjadi sulit. Dengan alasan itulah maka perlu adanya implementasi sistem informasi yang pada  penelitian sebelumnya sudah dirancang untuk memudahkan bagi unit yang berada di bawah pengelolaan fakultas untuk mendokumentasikan dan mengukur keberhasilan program kerja. Tujuan dari penelitian adalah mengimplementasikan sistem informasi program kerja dan anggaran Fakultas XYZ. Pengembangan perangkat lunak mengggunakan Metode Waterfall dan diimplementasikan berbasis web dengan Bahasa pemrograman PHP dan menggunakan DBMS MySQ.Hasil penelitian ini sebuah aplikasi/software yang sistemnya sudah dirancang pada penelitian sebelumnya dan  diharapkan dapat menjadikan dokumentasi program kerja  fakultas dan unit kerja dibawahnya, sehingga nantinya sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitan program kerja ke depan.Kata kunci— Program Kerja, Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan, Metode Waterfall, Tata Kelola lembaga. ABSTRACTHigher education management cannot be separated from the implementation of the institutional governance system which must always improve from year to year. One of the routine activities that is always carried out is the existence of work plans and budget submissions that must be prepared by the units within the faculty as stated in the work plan and budget (RKAT). At this time the management and planning of work programs and annual budgets still uses a manual system or is proposed using very simple software, causing documentation to not be managed properly, easily lost and for evaluation purposes difficult. For this reason, it is necessary to implement an information system which in previous research has been designed to make it easier for units under faculty management to document and measure the success of work programs.The purpose of the research is to implement an information system for the work program and budget of the XYZ Faculty. The software development uses the Waterfall Method and is implemented web-based with the PHP programming language and uses the MySQL DBMS.The results of this study are an application/software whose system has been designed in previous research and is expected to be able to document the work program of the faculty and work units under it, so that later it will be used as evaluation material for improving the quality of future work programs.Keywords— Work Program, Annual Work Plan and Budget, Waterfall Method, Institutional Governance.
Analisis Perbandingan Quality Of Service (Qos) Pada Video Streaming Dengan Metode PCQ Dan HTB Menggunakan Router Mikrotik Zaki, Fani Na bhan; Lukman, Lukman
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.415

Abstract

INTISARISaat ini, pengguna internet di Indonesia sangat meningkat, hal ini didasari karena perkembangan teknologi yang sangat pesat. Video streaming merupakan teknologi Ketika menonton video tanpa harus didownload untuk menontonnya, yang sekarang banyak digunakan para pengguna internet. Hal yang mempengaruhi performa video streaming seperti transmisi yang lambat dan juga video yang kurang jernih, karakteristik video streaming yang memerlukan penanganan transmisi yang berbeda dibandingkan pada transmisi teks pada umumnya. Untuk mengatasi masalah tersebut membutuhkan manajemen bandwidth untuk mengetahui kualitas video streaming. Untuk menangani lalu lintas jaringan yang dapat mencapai tingkat layanan yang baik akan diterapkan metode QoS secara nirkabel dengan perbandingan metode PCQ dan HTB yang digunakan adalah video dengan kualitas 240p, 360p, 480p, 720p. Parameter QoS yang dianalisis terdiri dari delay, throughput, jitter dan paket los.Mikrotik memiliki QoS yang digunakan untuk manajemen bandwidth yang dapat digunakan pada jaringan secara rasional. Penelitian ini memberikan perbandingan manajemen bandwidth dengan dua metode yang berbeda yaitu Metode Per Connection Queue (PCQ) dan Hierarchical Token Bucket (HTB). Per Connection Queue (PCQ) adalah salah satu fitur dari mikrotik yang bisa membagi bandwidth secara merata untuk beberapa traffic yang telah dipilih oleh router. HTB merupakan mekanisme limit terhadap bandwidth yang akan lewat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode mana yang tepat dan lebih baik untuk digunakan oleh admin jaringan agar efisien.Kata Kunci – PCQ, HTB, Video Streaming, QOS ABSTRACTCurrently, internet users in Indonesia is very increased, this is due to the rapid development of technology. Video streaming is a technology When watching video without having to be downloaded to watch it, which is now widely used by the internet users. Things that affect the performance of the video streaming such as the transmission of the slow and also a video that is less clear, the characteristics of video streaming requires the handling of different transmission than in the transmission of the text in general. To overcome these problems requires bandwidth management to know the quality of video streaming. To handle the network traffic that can reach a good level of service will be applied to the method of QoS wirelessly with the comparison method PCQ and HTB are used is a video with the quality of 240p, 360p, 480p, 720p. The parameters of the QOs are analyzed consisting of delay, throughput, jitter and packet los.Mikrotik has a QoS that is used for bandwidth management that can be used on the network in a rational way. This study provides a comparison of bandwidth management with two different methods, namely the Method of Per Connection Queue (PCQ) and Hierarchical Token Bucket (HTB). Per Connection Queue (PCQ) is one of the features of the mikrotik which can divide the bandwidth evenly for some traffic that has been selected by the router. HTB is a mechanism a limit to the bandwidth that will pass. This study was conducted to determine which method is right and better to be used by network admin to be efficient.Keyword — PCQ, HTB, Video Streaming, QOS
Pengaruh Tegangan dan Arus di Pengambilan Data Waktu Cahaya Matahari pada Perancangan Kontrol Intensitas Lampu Jalan Otomatis Tenaga Surya Listyalina, Latifah; Susilo, Eko; Yudianingsih, Yudianingsih; Utari, Evrita Lusiana; Buyung, Irawadi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.421

Abstract

INTISARIPada naskah ini akan dilakukan analisis nilai tegangan dan arus pada Alat Kontrol Intensitas Lampu Jalan Otomatis Tenaga Surya. Data tersebut diperoleh dari hasil pengujian alat terssebut dengan waktu/jam yang berbeda-beda untuk mengetahui efektivitas cahaya matahari dalam mengisi daya solar panel. Alat tersebut dibuat agar hemat energi dan sebagai energi alternatif. Sumber utama dari penerangan ini adalah dari energi matahari yang dikonversi oleh panel surya menjadi listrik, dan baterai atau aki berfungsi sebagai penyimpan energi listrik yang akan menyalakan lampu pada malam hari. Oleh sebab itu, apabila listrik PLN mengalami gangguan atau mati listrik maka penerangan jalan ini tidak terpengaruh.Dari alat di atas, diperoleh hasil pengujian untuk variable tegangan arus. Selanjutnya akan dianalisis pengaruh waktu/jam terhadap pengambilan data nilai tegangan dan arus. Pada data waktu pengisian panel surya, rata-rata tegangan dari solar cell sama yaitu 19,54 volt dan median (nilai tengah) sebesar 20 volt serta nilai rerata arus sebesar 0,81 A dan median sebesar 0,8 A. Semakin siang maka arus yang masuk ke baterai semakin besar karena energi dari sinar matahari berada pada puncaknya yaitu pada jam 11:00 sampai 13:00, kemudian semakin sore maka arus yang masuk semakin kecil karena sinar matahari yang diterima solar cell sudah tidak optimal.Kata kunci— solar panel, tegangan, arus, energi matahari ABSTRACTIn this paper, an analysis of the value of voltage and current will be carried out on the Intensity Control Tool for Automatic Solar Street Lights. The data was obtained from the results of testing the tool with different times/hours to determine the effectiveness of sunlight in charging solar panels. The tool is made to save energy and as an alternative energy. The main source of this lighting is from solar energy which is converted by solar panels into electricity, and the battery or battery serves as a store of electrical energy that will turn on the lights at night. Therefore, if the PLN electricity is interrupted or there is a power failure, the street lighting will not be affected.From the above tool, the test results are obtained for the current voltage variable. Furthermore, it will be analyzed the effect of time/hour on data retrieval of voltage and current values. In the solar panel charging time data, the average voltage from the solar cell is the same, namely 19.54 volts and the median (middle value) is 20 volts and the average current value is 0.81 A and the median is 0.8 A. The amount that goes into the battery is getting bigger because the energy from sunlight is at its peak at 11:00 to 13:00, then later in the afternoon, the incoming current gets smaller because the sunlight received by the solar cell is not optimal.Kata kunci—  solar panels, voltage, current, solar energy
Komparasi Kinerja Facebook Messenger dan Telegram Sebagai Controller Pada Internet Of Thing Pratama, Ilham Hendra; Slameto, Andika Agus
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.416

Abstract

INTISARIDalam penerapan Internet of Things dibutuhkan platform untuk keperluan sebagai perangkat pengendali atau sering disebut controller. Aplikasi chat merupakan salah satu platform yang dapat digunakan sebagai controller pada IoT, seperti Whatsapp, Telegram dan Facebook Messenger, dan lain sebagainya. Controller menggunakan aplikasi chat ini biasanya dikenal dengan nama chat bot. Tentunya masing-masing aplikasi chat mempunyai kelebihan dan kekurangan jika dijadikan sebagai controller.Dalam penelitian ini yang digunakan sebagai controller IoT adalah Facebook Messenger dan Telegram. Dimana kedua aplikasi chat tersebut diintegrasikan dengan perangkat IoT untuk penyiraman kebun mini. Dimana keduanya akan diuji menggunakan skenario komunikasi data IoT. Pengujian bertujuan untuk mengetahui mana yang lebih efektif digunakan sebagai pengendali (controller) untuk Internet of Things, apakah aplikasi Telegram atau Facebook Messenger. Pengujian meliputi dua skenario, yang pertama adalah perhitungan response time dan konsumsi kuota paket data internet. Dan skenario yang kedua adalah pengujian menggunakan dua jenis koneksi internet yaitu internet seluler dan wifi.Hasil penelitian membuktikan bahwa berdasarkan parameter kebutuhan response time perangkat dan waktu pesan konfirmasi masuk, aplikasi Facebook Messenger terbukti lebih efektif dibandingkan aplikasi Telegram. Dengan selisih 2,48 detik untuk response time dan 6,69 detik untuk pesan konfirmasi yang masuk. Sedangkan dari sisi parameter penggunaan kuota paket data internet, aplikasi Telegram terbukti lebih efektif dibandingkan aplikasi Facebook Messenger. Dengan selisih 1,89 KB untuk mengirim pesan dan 3,95 KB untuk menerima pesan.Kata kunci— Internet of Things, Telegram, Facebook Messenger, Komunikasi Data, Platform Pengendali ABSTRACTIn the application of the Internet of Things, a platform is needed for the purpose of being a controlling device or often referred to as a controller. The chat application is one of the platforms that can be used as a controller on IoT, such as Whatsapp, Telegram, Facebook Messenger, and so on. Controllers using this chat application are usually known as chat bots. Of course, each application has advantages and disadvantages when used as a controller.In this study, the IoT controllers are Facebook Messenger and Telegram. Where the two chat applications are integrated with IoT devices for watering mini gardens. Where both will be tested using IoT data communication scenarios. The test aims to find out which one is more effectively used as a controller for the Internet of Things, whether the Telegram application or Facebook Messenger. The test includes two scenarios, the first is the calculation of response time and internet data packet quota consumption. And the second scenario is testing using two types of internet connections, namely cellular internet and wifi.The results of the study prove that based on the parameters of the device's response time requirements and the time of incoming confirmation messages, the Facebook Messenger application is proven to be more effective than the Telegram application. With a difference of 2.48 seconds for response time and 6.69 seconds for incoming confirmation messages. Meanwhile, in terms of parameters for using internet data package quotas, the Telegram application has proven to be more effective than the Facebook Messenger application. With a difference of 1.89 KB for sending messages and 3.95 KB for receiving messages.Kata kunci—  Internet of Things, Telegram, Facebook Messenger, Data Communication, Controller

Page 2 of 2 | Total Record : 14