cover
Contact Name
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik
Contact Email
jurnal.tbbt@b4t.go.id
Phone
+62-22-2504088
Journal Mail Official
jurnal.tbbt@b4t.go.id
Editorial Address
Jl. Sangkuriang no. 14, Bandung.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik
ISSN : 20894767     EISSN : 27159116     DOI : 10.37209/jtbbt
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik is a peer-reviewed and open access scientific journal. This journal is published by Center for Material and Technical Product (B4T) since 2011. Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik is published twice a year, in June and December. Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik publishes research results, conceptual ideas, and application of theory with a focus on technology of material and technical product. The scope of this journal are: Material Engineering, Energy Diversification, and Technology for Industry 4.0.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2012)" : 5 Documents clear
PENGARUH JENIS SEMEN DAN PENAMBAHAN SILICA FUME TERHADAP KEKUATAN DAN DURABILITAS BETON Ariyadi Basuki; Maulana Ikhwan Sadikin
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Center for Material and Technical Product

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.873 KB) | DOI: 10.37209/jtbbt.v2i1.20

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan serangkaian pengujian untuk mengetahui sifat fisik dari material penyusun (agregat), yang kemudian dirancang komposisi rencana beton dengan mutu K250 (normal/kontrol) dan K250 dengan aditif Silica Fume 10% dari berat semen. Variasi campuran menggunakan tiga tipe semen yang berbeda yaitu Ordinary Portland Cement (OPC)/ Semen Tipe I, Portland Composite Cement (PCC) dan Semen Tipe II. Proses dilanjutkan dengan pembuatan sampel uji silinder berukuran 15 cm x 30 cm (karakteristik kuat tekan, ketahanan sulfat), sampel uji prisma berukuran 20 cm x 20 cm x 12 cm (karakteristik permeabilitas) dan sampel uji kubus berukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm (untuk penetrasi klorida). Pengamatan dilakukan untuk melihat karakteristik beton K250 dengan penambahan silica fume 10%, dibandingkan dengan beton normal sebagai acuan, serta aplikasinya dalam lingkungan normal maupun asam (Sulfat, Klor). Hasil kuat tekan memperlihatkan, bahwa campuran dengan menggunakan semen PCC memiliki nilai kuat tekan rata-rata diatas semen OPC. Penambahan silica fume pada campuran semen PCC akan menaikkan nilai kuat tekan sebesar 4,2% dibandingkan beton normal dengan produk semen yang sama, meskipun nilai rasio air-semen nya membesar menjadi 0,71 karena penambahan air. Nilai kuat tekan terbesar diperoleh untuk campuran beton dengan semen Tipe II. Campuran dengan semen PCC (2) menunjukkan nilai penetrasi yang lebih kecil dibandingkan campuran lainnya, hal ini mengindikasikan produk beton yang terbentuk memiliki kepadatan yang lebih baik dari produk campuran lainnya dan tidak porous, sehingga dapat dikatakan memiliki tingkat durabilitas yang cukup baik. Untuk ketahanan terhadap serangan sulfat, beton dengan menggunakan campuran semen tipe II mengalami tingkat pelapukan/penggerusan penampang (scaling) yang lebih besar dibandingkan campuran beton lainnya, meskipun begitu hal ini tidak mempengaruhi nilai kuat tekannya. Untuk produk dengan semen PCC, serangan sulfat tidak mempengaruhi nilai kuat tekannya, bahkan cenderung naik bila dibandingkan pada usia 28 hari.Kata kunci: aspek durabilitas, tipe semen, pemanfaatan silica fume
RANCANG BANGUN MESIN SLATS DOUBLE CUTTING DENGAN SISTEM PENGGERAK PNEUMATIK DAN COMPUTER AIDED MANUFACTURING (CAM) Dalmasius Ganjar Subagio
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Center for Material and Technical Product

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.548 KB) | DOI: 10.37209/jtbbt.v2i1.21

Abstract

Perancangan mesin slats double cutting ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi bahan baku pensil pada salah satu perusahaan pensil di Indonesia. Desain mesin menggunakan dua gergaji pada satu motor penggerak sedangkan mekanisme dibuat secara otomatis menggunakan sistem pneumatik yang digabung dengan sistem CAM untuk melakukan proses pemotongan kayu. Mesin ini diharapkan mampu memproduksi irisan kayu sebanyak 650 irisan/jam dengan kualitas baik.  Berdasarkan hasil perhitungan, untuk daya motor dibutuhkan 2 x 1,95 HP = 3,9 HP,  motor yang digunakan sebesar 5 HP, gaya yang terjadi pada piston lebih kecil dari pada gaya yang terjadi pada gergaji dan tekanan udara yang dibutuhkan untuk mendorong kayu sebesar Q = 0,0304 meter3/menit atau 30,4 liter/menit.Kata kunci: mesin slats doble cutting, analisa rancang bangun
ANALISIS PENGARUH LAJU PUTAR TERHADAP KOROSI BAJA KARBON API 5LX65 MENGGUNAKAN METODE ELECTROCHEMICAL IMPEDANCE SPECTROSCOPY Agus Solehudin; Asep Lukman
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Center for Material and Technical Product

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.882 KB) | DOI: 10.37209/jtbbt.v2i1.17

Abstract

Pada percobaan ini, telah dipelajari pengaruh laju putar terhadap laju korosi baja karbon API 5LX65 yang direndam selama 24 jam dalam larutan NaCl 3,5% + 500 mg/L H2S menggunakan metode EIS (Electrochemical Impedance Spectroscopy) pada suhu 50oC dan pH 4 dengan variasi laju putar 50 rpm, 150 rpm, dan 250 rpm. Hasil percobaan memperlihatkan pergeseran dan penyempitan kurva setengah lingkaran impedansi imaginer terhadap impedansi real, dengan meningkatnya laju putar dari 50 rpm sampai dengan 250 rpm. Hal ini mengindikasikan bahwa aktifitas pelarutan baja meningkat dengan percepatan laju putar. Nilai Cdl meningkat dengan meningkatnya laju putar. Nilai tahanan polarisasi (Rp) semakin menurun dengan meningkatnya laju putar, sementara nilai tahanan larutan (Rs) relatif tidak berubah. Potensial korosi pada laju putar 50 rpm, 150 rpm dan 250 rpm stabil  pada -517 mV hingga -508 mV terhadap Ag/AgCl. Gabungan pengamatan Scanning Electron Microscope (SEM), Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) dan X-Ray Diffractomer (XRD) menunjukkan terbentuknya lapisan produk korosi. Hasil analisis XRD spesimen uji yang dikorosikan pada suhu 50oC selama 24 jam menunjukkan bahwa lapisan produk korosi mengandung besi sulfida (FeS). Morfologi permukaan spesimen ini memperlihatkan adanya korosi sumuran.Kata kunci: laju putar, korosi, baja karbon, EIS, H2S
PENGGUNAAN LIMBAH MEDIA JAMUR SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DALAM UPAYA PENURUNAN EMISI CO2 PADA INDUSTRI SEMEN Ratnawati Ratnawati; Rhoito Frista
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Center for Material and Technical Product

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.775 KB) | DOI: 10.37209/jtbbt.v2i1.18

Abstract

Industri semen merupakan salah satu industri yang memberikan kontribusi emisi karbondioksida (CO2)cukup besar di dunia. Proses produksi di industri semen tergolong proses produksi high energy karena membutuhkan banyak bahan bakar pada saat proses pembakaran di Kalsiner dan Kiln. Sebagian besar dari material yang diproses lepas ke udara sebagai emisi CO2 pada reaksi kalsinasi. Konsentrasi gas CO2 yang makin meningkat di atmosfer dapat meningkatkan terjadinya pemanasan global, sebagai akibat dari meningkatnya kadar gas rumah kaca. Upaya penurunan emisi dapat dicapai antara lain dengan mencari bahan bakar alternatif pengganti batubara yaitu biomassa, yang dapat menurunkan emisi gas CO2, sebagai upaya untuk menurunkan kadar gas rumah kaca di atmosfer . Pada penelitian ini, bahan bakar alternatif yang ingin dikembangkan adalah limbah media jamur yang berasal dari serbuk gergaji. Berdasarkan data hasil penelitian, limbah media jamur yang digunakan memiliki kadar air sebesar 13,47% dengan nilai kalor 3.694 cal/g. Pengukuran emisi gas CO2 dilakukan pada campuran limbah media jamur dengan batubara dalam berbagai komposisi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil pembakaran terbaik dengan emisi CO2, CO dan SO2 terkecil terjadi pada kondisi perbandingan pembakaran limbah media jamur : batubara = 100% : 0% dan 25% : 75%.Kata kunci: biomassa, semen, batu bara, limbah media jamur, emisi CO2
KAJIAN PENGGUNAAN PRODUK MORTAR SIAP PAKAI (MSP) PADA INDUSTRI KONSTRUKSI Lasino Lasino; Deddy Rachman
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Center for Material and Technical Product

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.041 KB) | DOI: 10.37209/jtbbt.v2i1.19

Abstract

Mortar sebagai bahan pengikat dalam pekerjaan pasangan dan plesteran telah lama dikenal mulai dari teknologi yang sangat sederhana sampai yang lebih maju. Saat ini teknologi mortar telah berkembang begitu pesat seiring dengan kemajuan teknologi konstruksi. Berkembangnya teknologi dalam industri konstruksi telah menghasilkan inovasi produk dan sistem yang lebih baik sehingga lebih kompetitif dan aplikatif. Tuntutan kebutuhan yang semakin kompleks juga perlu direspon secara bijaksana dan menjadikannya sebagai harapan dan peluang dalam pengembangan usaha. Mortar siap pakai merupakan salah satu produk yang semakin dibutuhkan dalam industri konstruksi karena beberapa alasan seperti sumber bahan, lokasi proyek, ketepatan mutu, efisiensi bahan, manajemen dan faktor harga. Makin besar skala kota dan makin sulit mendapatkan kualitas bahan dengan harga yang murah serta penanganan yang makin kompleks cukup menjadikan alasan dalam pengembangan suatu produk yang lebih praktis dengan jaminan mutu yang lebih baik. Tulisan ini menyajikan hasil kajian dari berbagai jenis produk mortar siap pakai yang telah banyak beredar di pasaran serta hasil penelitian laboratorium yang telah dilakukan dengan berbagai bahan baku dan proporsi campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan kondisi dan rekayasa lalu lintas, penggunaan Mortar Siap Pakai (MSP) sangat sesuai untuk kota besar dan metropolitan terutama yang tidak memiliki lokasi penyimpanan bahan  yang cukup luas. Mortar siap pakai sangat cocok untuk semua jenis pekerjaan seperti pasangan bata normal, bata ringan, plesteran, keramik dan lapisan lantai. Sedangkan dari sifat mekanik, kekuatan tekan mortar dapat memenuhi syarat spesifikasi standar sesuai tujuan penggunaannya. Kata kunci: mortar siap pakai, teknologi konstruksi, dinding pasangan

Page 1 of 1 | Total Record : 5