cover
Contact Name
Eldha Sampepana
Contact Email
editorjrti@gmail.com
Phone
+625417771364
Journal Mail Official
editorjrti@gmail.com
Editorial Address
Jl. MT. Haryono/ Banggeris No.1, Samarinda 75124 Tel.Fax: (0541) 7771364/ 745431 Whatsapp : 0821 5541 4969
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Riset Teknologi Industri
ISSN : 19786891     EISSN : 25415905     DOI : 10.26578
Jurnal Riset Teknologi Industri (JRTI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat informasi bidang riset Teknologi Industri berupa hasil riset dan Ulasan Ilmiah bidang Perekayasaan Mesin, Pangan, Kimia Industri, Lingkungan dan Teknik Industri. Akreditasi Kemenristekdikti Akreditasi S2 Vol.10 No.1 Tahun 2016 samapi dengan Vol.14 No.2 tahun 2020. p-ISSN : 1978-6891, e-ISSN : 2541-5905.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 4 Desember 2008" : 5 Documents clear
Damar Alam untuk Industri Cat Wiwit Mei Guritno
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol 2 No 4 Desember 2008
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1638.281 KB) | DOI: 10.26578/jrti.v2i4.1409

Abstract

Penelitian ini ditujukan unluk memanfaatkan  damar alam yang ada di Kalimantan  Timur menjadi  bahan  untuk  pembuatan   cat.  setelah  percobaan   pendahuluan,   dilakukan pecobaan yang dirancang menggunakan rancangan acak berblok dengan 4 (empat) kali pengulangan. Faktor percobaan adalah persentase  damar dalam bahan cair (40%, 50%,60%), dibentuk  bersama  terpentin  dalam proses  pembuatan  cat, sebagai  blok adalah pengencer  (A dan B) yang dicampurkan  kedalam produk cat ketika akan diaplikasikan. Sifat secara  umum sesuai  acuan   SNI 06-4872-1998,  Spesifikasi  campuran  cat siap pakai berbahan dasar minyak. Pengamatan khusus dilakukan terhadep sifat kekentalan, waktu   kering   sentuh   dan   padatan   sisanya.   Penelitian   menghasilkan   teknologi sederhana   pembuatan   cat   dengan   bahan   damar   alam   dan   teknoloqi   tersebut menghasilkan  produk cat berbasis minyak dengan kategori tipe 3 (tidak terang) kelas A (sedang). Penelitian ini menyimpulkan bahwa persentaase  damar yang optimum adalah 50% dari bahan cairnya. Penelitian menyarankan penggunaan pengencer  tipe B karena jenis ini lebih tidak berbahaya terhadap kesehatan dan keselamatan lingkungan. 
Perubahan Kandungan Nitrogen, Phospat dan Kalium pada Penyimpanan Pupuk NPK Yuni Adiningsih
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol 2 No 4 Desember 2008
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.665 KB) | DOI: 10.26578/jrti.v2i4.1410

Abstract

NPK fertilizer is fertilizer  containing Nitrogen, Phosphate and  Potassium elemen.  There elements have easyly soluble in water ions and do not resist to the sun rays (heat) easyly volatility. Due to the treatment of indoor and outdoor storing, all of Nitrogen, Phosphate and Potassium elements decrease in concentration and the most significant effect of storing is the indoor storing.In the treatment of storing duration, the results of  2 weeks duration is diffferent with 4 weeks duration both for indoor and outdoor sloring. A long time storing decrease the concemretion of Nitrogen, Phosphate and Potassium in fertilizer. The result of moisture content testing of fertilizer treated with heat and rain are higher than the fertilizer stored indoor treatment.
Peningkatan Mutu Karet Asalan Menjadi USS/ Air Dried SIT (ADS) dan Rubber Smoke Sheet (RSS) di Kabupaten Kutai Barat Eldha Sampepana
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol 2 No 4 Desember 2008
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.337 KB) | DOI: 10.26578/jrti.v2i4.1411

Abstract

Produksi karet di Kabupaten Kutai Barar tiap tahun terus rneningkat, namun mutu  karet yang dihasilkan  masih rendah karena masih banyak diproduksi berupa sit dan bekuan langsung murni, sleb tipis  (asalan).  untuk  meningkatkanmutu  karet asalan  dilakukan penelitian  dengan  tujuan menghasilkan mutu yang lebih baik sesuai standar USS /  ADS dan RSS. Dari hasil penelitian diketuhui bahwa pengamatan  jamur pada lembaran karet sit  LCo dan LC3  nampak bahan kekarat­ karatan  atau cendawan kurang Iebih 20% dengan tingkat mutu ADS. RSS3 dan RSS 4 sedangkan untuk LC2, LC3 dan LC4 tampak sedikit berjamur dengan tingkat mutu(grade)ADS, RSS 2 dan RSS 3. Untuk uji kadar abu pada lembaran    sit LCo,LC1,LC2, LC3,dan LC4 dengan tingkat mutu antara  SIR 10 dan SIR 20.
Kombinasi Campuran Limbah Kayu dan Non Kayu untuk Briket sebagai Bahan Bakar Alternatif Suroto HS; Jantri Sirait
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol 2 No 4 Desember 2008
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.649 KB) | DOI: 10.26578/jrti.v2i4.1413

Abstract

Berdasarkan  pengalaman   dari proses moulding  limbah yang diperoleh  mencapai  25% dari volume kayu yang  diolah. Jika kayu yang  diolah sekitar  100 m3 per hari maka akan diperoleh limbah  sekitar  25 m3.  Jika  dalam  setu  bulan  bekerja  25 hari  maka  akan  diperoleh  limbah sebesar 625 m3.  Jika  diasumsikan   hasil samping  tempurunq   kelapa  sebesar 10% dengan rata-rata produksi  kelapa  di Kaltim sebesar    1.195.68 kg/Ha maka diperkirakan  hasil samping tempurung  kelapa sebesar  119,57 Kg/Ha.  Batubara   saat ini merupeken  hasil tambang  yang potensial penghasil  pendapatan asli daerah.  Penggunaan   utama  batubara  saat ini sebagai penghasil  energi,  namun  pada  sisi lain sebagian  dimanfaa/kan   un/uk  briket  batubara.  Asal bahan  baku  briket  saat ini kebanyakan   mesih  dalam  bentuk  tunggal  (batubara, tempurung kelapa  dan arang kayu).  Dalam penelitian  ini akan mengkombinasikan    bahan  limbah  serbuk arang kayu, tempurung  kelapa dan batubara.  Hasil menunjukan  kualitas briket tunggal dengan parameter  nilai kalor berturut-turut   5.419 cal/g bengkirai  (B), 5.324 cal/g batubara  (Bb), 4.356 cal/g tempurung   kelapa  {Tk}, 4.126 cal/g  ulin (U), dan  4.087  ca//g merent!  (M). Sedangkan kualitas  kombinasi  cemouren  dengan  parameter   nilai kalor  berturut-turui     4.876 cal/g  BBb, 4.868  cal/g  BTk, 4.783 cal/g  UMB, 4.760 cal/g  BTk, 4.477 cal/g UTk, 4.454 cal/g  UB, 4.221 cal/g BTk, 4.162 cal/g BM, 4.156 cal/g  MBb, dan 4.039 cal/g UM. Bila dibandingkan  dengan standar   nilai  kalor  yang  dipersyaratkan    secara  nasional   dan  internasional   masih   belum memenuhi  slandar. 
Pemanfaatan dan Prospek Pelepah Batang Pisang Kepok sebagai Bahan Baku Mebel Fauziati Fauziati
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol 2 No 4 Desember 2008
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.062 KB) | DOI: 10.26578/jrti.v2i4.1408

Abstract

The research results have shown that the products made by the machine have relatively smaller of the coefficient of variance (cv) than the products made by the crafters.The cv of the thickness  is a variation of data in the process of thickness measurement.  The thickness cv of the sample made by the machine is 3. 7 % ;1,6 % ;and 5,8 % for the sample taken the outer layer of the stem (G1) from the middle layer of the stem (G2) and from the inner layer of the stem (G3) respectively .In addition, the thickness increase the variation of data goes up . It shows that the thickness is not even and the decrease of tensile strength of  G4 is 791.7 N/89.7 kg; G1 is 465.3 testing  of aIl treatments (G1,G2 .G3 and G4) is good (3- 4).

Page 1 of 1 | Total Record : 5