cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM" : 6 Documents clear
Konsep Ruang dalam Bahasa Sumbawa dan Kaitannya dengan Cara Pandang Penuturnya (Sebuah Tinjauan Linguistik Antropologis) Muhammad W i l d a n
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.01 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v1i1.%p

Abstract

Sebagai salah satu kebudayaan nasional, bahasa Sumbawa memiliki nuansa tersendiri dalam memandang konsep nomina-ruang berdasarkan cara pandang penuturnya. Sehingga penutur Sumbawa mengklasifikasi nomina-ruang dengan berbagai leksikon, seperti ano siup, ano rawi, atas, bawa?, bao, atas, kiri, dan kanan. Melalui konsep itu, penutur setempat memiliki pola pikir yang sesuai dengan fenomena alam yang terdapat di komunitas Sumbawa, seperti terlihat pada konsep atas dan bawa’ yang syarat dengan fenomena alam sekitar, yaitu mengalirnya air dari atas ke bawa’ (dari selatan ke utara).            Kemampuan menguasai segala penjuru arah dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi keberadaan penduduk setempat. Hadirnya terminologi yang ada keterkaitan dengan dimensi ruang yang sangat komprehensif  dalam bahasa Sumbawa dan penggunaan nomina-ruang dalam mempersepsikan keberadaannya dalam dimensi ruang. Cara penuturnya mempersepsikan diri dalam dimensi ruang tersebut telah berimplikasi pada munculnya perilaku budaya, seperti adanya kerapan kerbau dan pacuan kuda yang berimplikasi adanya pengklasipikasian munculnya konsep ruang ano siup dan ano rawi. Demikian selanjutnya.            Ada hal yang menarik untuk direnungkan yaitu tentang konsep arah mata angin di Sumbawa dapat menjadi larangan dan anjuran kepada masyarakatnya, seperti larangan tidak boleh tidur menghadapkan kepala ke arah utara atau bawa’ karena ada kesamaan dengan orang yang mati dan anjuran membangun rumah agar dihadapkan ke arah timur atau ano siup dipersepsikan akan mendatangkan rezeki dan terbebasnya dari wabah penyakit.
REGISTER LAPORAN PANDANGAN MATA KOMENTATOR SEPAKBOLA (Sebuah Kajian Sosiolinguistik) Dhafid Wahyu Utomo
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.194 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v1i1.%p

Abstract

Football game commentator is one of the professions in the field of football game whose duty is to describe the process of the football match as well as to give  information around the game to the viewers. This research is aimed at studying linguistics or register variations which are more focused on the linguistic features and specific lexical meanings that appear. Data collecting is executed through listening method by employing recording as the primary technique and non- participated listening technique as the secondary technique. This research is able to identify four linguistic featuresand specific lexicons in term of the eye sight report register in commentator football match. The conclusion that can be derived is that the existence of commentator in a football game intends to enhance the attractive force of the game itself.         Key words: register, lingistic features, jargon.
FIKSIONALITAS DAN MIMESIS (TINJAUAN KAJIAN SASTRA) Ita Rodiah, SS, M.Hum
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v1i1.%p

Abstract

Makalah ini mengkaji beberapa metodologi dalam kajian sastra terutama yang berkaitan dengan fiksionalitas dan mimesis. Beberapa pendekatan yang akan dikaji dari beberapa perspektif tersebut berada dalam wilayah sosiologi sastra, mengingat fiksionalitas dan mimesis adalah anak halal sosiologi sastra, diantaranya Marxisme dan sastra, strukturalisme genetik, sastra-ideologi-politik, hingga feminisme. Dalam praktiknya pendekatan-pendekatan tersebut memaksa sastra untuk terlibat litterature engagee pada arena realitas. Salah satu tawaran pendekatan baru dilahirkan dari rahim posmodernisme yaitu posfeminisme yang melihat dan memperlakukan sastra –terutama sastra yang ditulis oleh feminis, lebih ramah. Bagi peneliti tawaran perspektif ini memberikan angin segar dari gersangnya geliat kajian terhadap sastra.Kata Kunci: posfeminisme, sosiologi sastra, Marxisme, sturkturalisme genetik, feminisme, fiksionalitas, mimesis.
ANALISIS SEMIOTIKA STRUKTURAL PADA IKLAN TOP COFFEE Tri Puji ati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.133 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v1i1.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis semiotika struktural pada iklan Top Coffee dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi dengan pisau analisis semiotika dari Charles Sanders Pierce dan Ferdinand de Saussure. Data diperoleh dari iklan Top Coffee. Berdasarkan teori semiotika dari Pierce, hasil penelitian menunjukkan bahwa ikon dari iklan ini adalah Iwan Fals sebagai salah seorang legendaris musik di Indonesia, indeks dari iklan ini adalah 3 bungkus Top Coffee, tanda tangan Iwan Fals, dan tanda seru (!), simbol yang terdapat pada iklan adalah Wingsfood and MUI. Berdasarkan teori dari Saussure dapat dilihat bahwa tampilan visual dari iklan ini sangat elegan dan sesuai dengan budaya orang Indonesia dalam minum kopi. 
KEINGINAN UNTUK PULANG: Kecemasan dan Ambivalensi dalan Novel Miss Lu Novi Diah Haryanti
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.994 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v1i1.%p

Abstract

Pascalengsernya Soeharto, berbagai macam karya sastra muncul kepermukaan membawa isu-isu yang “terpendam” selama berpuluh-puluh tahun. Salah satu isu yang paling sering diangkat ke dalam cerita adalah tragedi’65, yang tidak hanya memakan korban jiwa, tapi juga menimbulkan rasa traumatis terhadap korban hidup yang tersisa. Selain ‘menyapu’ mereka yang dianggap tercemar oleh Partai Komunis Indonesia (PKI), sasaran lain tragedi ini adalah etnis Tionghoa.Esai ini bertujuan untuk memperlihatkan proses peliyanan yang dilakukan terhadap etnis Tionghoa dan membongkar pemakanaan nasionalisme –secara sempit– yang dilakukan pemerintah untuk mengindonesiakan etnis Tionghoa dalam novel Miss Lu (2003) karya Naning Pranoto. Metode deskriptif analisis dengan perspektif multikulturalisme digunakan untuk melihat wacana nasionalisme dan  oposisi biner “pribumi vs nonpribumi” dalam novel.Berdasarkan pembacaan terhadap Miss Lu, tampak sikap ambivalen pemerintah terkait etnis Tionghoa. Di satu sisi pemerintah berusaha “mengindonesiakan” mereka, namun di sisi lain membuat berbagai aturan yang mempertegas perbedaan antara pribumi dengan etnis Tionghoa sebagai nonpribumi (other). Dengan demikian, pemaknaan kembali kata nasionalisme menjadi penting di tengah upaya mewujudkan Indonesia yang multikultur.  Kata kunci: identitas, other, nasionalisme, etnis Tionghoa.
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL BIOLA TAK BERDAWAI Nuryati Djihadah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.053 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v1i1.%p

Abstract

Novel yang berjudul Biola Tak Berdawai sangat menarik untuk dibaca kerena novel yang diciptakan dari skenario film ini memiliki beberap ciri khas  yang memukau pembaca. Dan Filmnya yang pernah menjadi daya tarik masyarakat Indonesia menjadi film terbaik dari beberapa festival Film luar negeri dan dalam negeri. Ide awal pembuatan film ini dari skenario yang diciptakan oleh seorang waanita yang sangat kreatif, seorang wanita yang aktif dalam berbagai kegiatan dibidang tulis menulis.     Makna yang terdapat dalam novel ini sangat menyentuh perasaan karena nilai-nilai kemanusiaan, nilai sosial, dan nilai- budayanya sangat dekat dengan kehidupan nyata yang sering kita saksikan dalam kehidupan kita. Perempuan yang menjadi tokoh sentral dalam cerita itu memukau dan dapat juga menjadi pencerminan dunia kenyataan yang ada saat ini bahwa masalah perasaan yang sering menjadi objek kelemahan bagi perempuan ternyata menjadi suatu kekuatan luar biasa yang bisa mengangkat harkat dan martabat manusia. Kiprah perempuan dalam cerita ini menunjukkan bahwa perempuan merupakan mahluk yang kuat dalam kelemahannya, bukan mahluk yang lemah dalam kekuatan laki – laki.       Sikap dan prilaku Renjani yang tegar, optimis, lembut, penuh cinta, tegas da logis, namun selalu realistis dalam menghadapi kehidupan adalah cermin  yang harus menjadi acuan para perempuan dan dijadikan contoh bagi para pembacanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6