cover
Contact Name
Achmad Jaelani
Contact Email
ach_jaelaniborneo@yahoo.com
Phone
+6281315933440
Journal Mail Official
ach_jaelaniborneo@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2 Kayu Tangi Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN
ISSN : 14121468     EISSN : 23553545     DOI : https://dx.doi.org/10.31602/zmip.v45i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini Fokus pada Hasil Penelitian yang Orisinil dan Ruang Lingkup jurnal pada Bidang : 1. Agronomy 2. Agrotechnology 3. Agribisnis 4. Animal Production 5. Animal Feed and Nutrition 6. Social and Economic agriculture 7. Forestry 8.Fisheries and Marine Technology 8. Food Technogy and Industry 9. Food Science
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 50, No 2 (2025)" : 27 Documents clear
KORELASI UMUR DENGAN DIMENSI TUBUH SEBAGAI ALAT PENDUGAAN BOBOT BADAN SAPI BALI DI AREA LAHAN SAWIT Hakim, Hafiz Noor; Rostini, Tintin; Jaelani, Achmad; Sugiarti, Sugiarti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.19125

Abstract

Kebutuhan daging yang meningkat menyebabkan penurunan persediaan sapi, salah satunya akibat inbreeding yang berdampak pada pertumbuhan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara dimensi tubuh dan umur sapi Bali betina. Dilaksanakan pada Maret - April di Kelompok Tani Maju, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 22 ekor sapi Bali betina dengan umur yang berbeda. Variabel yang diamati meliputi umur, dimensi tubuh, dan bobot badan, dengan analisis menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umur 2-4 tahun, korelasi tertinggi antara umur dan lingkar dada 0,85, sedangkan terendah antara umur dan panjang badan 0,39. Pada umur 4,5-7 tahun, korelasi tertinggi terdapat antara umur dan panjang badan 0,88, sedangkan yang terendah antara umur dengan tinggi badan -0,55. Korelasi positif lebih dominan, meskipun beberapa negatif muncul pada umur tertentu. Disimpulkan bahwa dengan bertambahnya umur maka bobot semakin meningkat dan dimensi tubuh semakin menurun.
PENGUKURAN KUALITAS AIR PADA PEMELIHARAAN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DI EMBER DENGAN PENAMBAHAN ARANG Mantuh, Yusanti; Agustinus, Frid; Setyani, Deby
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18494

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Perikanan, Universitas Kristen Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, selama 2,5 bulan yaitu bulan April juli tahun 2024. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan arang terhadap kualitas air pada pemeliharaan ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) di ember, dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL), dengan 3 (tiga ) perlakuan dan 3 ( tiga ) ulangan, perlakuan A diberi arang kayu 400 gr, perlakuan B diberi arang batok kelapa 400 gr dan perlakuan C tanpa arang, parameter uji adalah suhu, pH, DO dan amonia dan hasil pengujian parameter kualitas air dianalisis menggunakan sidik ragam ANOVA dan BNT 5%. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa penambahan arang memberi pengaruh pada kualitas air yaitu pH dan DO dimana pada hasil uji BNT 5% pH dinyatakan bahwa Perlakuan A (arang kayu) tidak berbeda sangat nyata dengan perlakuan B (arang batok kelapa), hal ini karena ember yang diberi arang mampu mengontrol kadar pH air selama penelitian. Pada pengukuran oksigen terlarut (DO) disini dinyatakan bahwa pada pengujian BNT 5% perlakuan A (arang kayu) tidak berbeda nyata dengan perlakuan B (arang batok kelapa) dan perlakuan C (tanpa arang), namun perlakuan B (arang batok kelapa) memberikan pengaruh yang nyata dibandingkan perlakuan C (tanpa arang).
ANALISIS KANDUNGAN ABU, BAHAN ORGANIK, DAN KADAR SERAT PADA TIPOLOGI LAHAN KUBAH GAMBUT DI DESA DAYUN Rahayu, Vinna Sartika; Nasrul, Besri; Nelvia, Nelvia
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18380

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan abu, bahan organik, dan kadar serat pada tipologi lahan kubah gambut di Desa Dayun. Penelitian ini menggunakan metode survei lahan gambut. Jumlah titik pengeboran gambut yang ditetapkan adalah sebanyak 28 titik, setiap sampel diambil 3 sampel yaitu pada kedalaman 0-50 cm, 100-150 cm, dan 300-350 cm. Total sampel sebanyak 83 sampel tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah gambut yang dimiliki Desa Dayun memiliki ketebalan gambut yang beragam mulai dari 2-17 m. Kadar abu berkisar 1,31%-8,525%, C-organik 45,74%-49,35%, rasio C/N 72,62%-144,44%, dan kadar serat 4,00%-57,30%. Kadar abu memiliki hubungan searah yang kuat dengan kedalaman, sementara kadar C-organik berbanding terbalik dan memiliki hubungan yang sangat lemah dengan kedalaman. Rasio C/N juga menunjukkan hubungan yang sangat lemah dengan kedalaman gambut, meskipun berbanding lurus. Selain itu, kadar serat berhubungan lemah dan searah dengan kedalaman gambut.
ANALISIS PENGARUH CAMPURAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK KOMPOS TERHADAP NILAI RESISTIVITAS TANAH KONFIGURASI WENNER Pramudita, Anggi Diana; Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu; Yushardi, Yushardi
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18846

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesuburan tanah dengan metode resistivitas dari hasil aplikasi pemberian campuran biochar-kompos sebagai media tanam dengan dosis yang berbeda. Biochar adalah hasil dari proses pembakaran biomassa yang dibakar dengan keadaan oksigen yang terbatas. Pupuk kompos berasal dari penguraian bahan organik alami. Ketika biochar dicampur dengan kompos dapat meningkatkan agregat dan porositas tanah. Resistivitas tanah merupakan indikator yang dapat digunakan untuk mengukur kesuburan tanah. Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2024/2025 di Green House UPA Taman Agroteknologi Universitas Jember. Sampel diletakkan pada polybag ukuran 40 cm x 40 cm dengan massa tanah 9 kg sebanyak 6 polybag. Massa biochar yang digunakan yaitu 150 g, 180 g, 210 g, 270 g, dan 300 g, pupuk kompos yang digunakan yaitu 150 g, 180 g, 240 g, 270 g, dan 300 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar 270 g + kompos 180 g menunjukkan nilai resistivitas terendah di minggu ke-2 yaitu 7,82Ωm.
ANALYSIS OF MACKEREL RAW MATERIAL INVENTORY IN MICRO, SMALL, AND MEDIUM SCALE FISH MILLING IN BENGKULU CITY Ariandini, Rantika; Reswita, Reswita; Sukiyono, Ketut; Rahayu, Heni Sulistiawati Purwaning
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18601

Abstract

This study examines raw material inventory control in micro, small, and medium-scale fish milling businesses in Bengkulu City, focusing on mackerel as the primary raw material. Mackerel is highly perishable and affected by seasonal and weather factors, requiring careful supply planning. The research location was selected purposively based on Law Number 20 of 2008. The study aims to determine optimal inventory control using the EOQ method, as well as safety stock and reorder points (ROP). The results show that the optimal order quantity per period is 894 kg for micro-scale, 1,617 kg for small-scale, and 1,870 kg for medium-scale businesses. Additionally, the total inventory cost using the EOQ method is lower than the company's existing approach, making it a more efficient option for managing raw material supplies.
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) HIDROPONIK DENGAN PERBEDAAN TEMPERATUR AIR Syaimah, Siti Nur; Zulfarosda, Ratna; Purnamasari, Retno Tri; Arifin, A. Zainul
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18316

Abstract

Pertumbuhan tanaman selada hidroponik dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu temperatur air hidroponik, dimana temperatur air berkaitan dengan penyerapan unsur hara dan berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil tanaman selada tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober tahun 2024 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial terdiri dari lima perlakuan. Adapun perlakuannya yaitu T0 : Tanpa pengatur temperatur air; T1 : Pengatur temperatur air 22℃ menyala selama 24 jam; T2 : Pengatur temperatur air 25℃ menyala selama 24 jam; T3 : Pengatur temperatur air 28℃ menyala selama 24 jam; T4 : Pengatur temperatur air 31℃ menyala selama 24 jam. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, bobot segar daun, bobot segar total tanaman, bobot kering daun, bobot kering total tanaman, laju asimilasi bersih (LAB), laju pertumbuhan relatif (LPR), harga satuan daun (HSD), bobot tanaman-1, bobot tanaman plot-1. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa perlakuan perbedaan pengatur temperatur air pada penelitian ini tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan dan juga hasil tanaman selada dikarenakan alat pengatur temperatur yang digunakan tidak mampu mempertahankan pada temperatur yang diinginkan sesuai dengan perlakuan. Sehingga diduga pertumbuhan dan hasil pada penelitian ini dipengaruhi oleh faktor lain seperti pH dan juga kadar hara terlarut.
RESPON PEMBERIAN POC KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI PAKCOY PADA TANAH ULTISOL Putra, Randi Maulika; Ibnusina, Fedri; Darnetti, Darnetti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) kulit bawang merah terhadap pertumbuhan dan produksi pakcoy (Brassica rapa L.) di tanah Ultisol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan enam ulangan: P0 (100% pupuk anorganik), P1 (POC 15% + 50% anorganik), P2 (POC 25% + 50% anorganik), dan P3 (POC 35% + 50% anorganik). Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, lebar dan panjang daun, bobot segar tanaman, bobot tajuk atas, bobot basah akar, serta panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kulit bawang merah tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter. Hal ini mengindikasikan bahwa POC kulit bawang merah kombinasi 50% pupuk NPK dapat menggantikan 50% rekomendasi pemakaian pupuk NPK tanpa menurunkan hasil pertumbuhan pakcoy.
PENGARUH PEMBERIAN ABU BOILER KELAPA SAWIT TERHADAP pH, KADAR AIR DAN BERAT JENIS TANAH SULFAT MASAM YANG DITANAMI Mucuna bracteata Rahmawati, Linda; Ashab, Ashab; Abdillah, Muhammad Helmy; Iswahyudi, Herry; Lukmana, Mila; Indayaty, Amirilia
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18430

Abstract

Kalimantan Selatan memiliki lahan pasang surut yang mencakup 20 juta hektar, 11 juta hektar diantaranya adalah tanah sulfat masam. Tanah sulfat masam memiliki pH masam dengan kandungan organik yang rendah serta senyawa beracun seperti Fe, Mn, dan Al yang tinggi. Tanah ini berpotensi untuk digunakan, namun perlu diperbaiki dengan penambahan amelioran yang bersifat basa. Abu boiler dari pabrik kelapa sawit (PKS) berpotensi digunakan untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Selain penambahan amelioran tersebut, penanaman Mucuna bracteata sebagai penutup tanah juga dapat meningkatkan kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang pemanfaatan abu boiler PKS dan penanaman Mucuna bracteata yang bertujuan untuk mengetahui dan menetapkan taraf dosis terbaik pada pemberian abu boiler PKS dan penanaman Mucuna bracteata terhadap peningkatan nilai pH, menjaga persentasi kadar air, dan menurunkan berat jenis dari tanah mineral sulfat masam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan: P1=kontrol, P2=abu boiler 50g, P3=abu boiler 60g, P4=abu boiler 70g. Hasil menunjukkan abu boiler 60g meningkatkan pH tanah dari 3,8 ke 5,6, menurunkan berat jenis tanah dari 2,7 g.cm-³ ke 2,1 g.cm-³, dan meningkatkan kadar air tanah dari 30,97% ke 33,90%, namun tidak memperlihatkan hasil terhadap pembentukan bintil akar. Dari penelitian ini disarankan untuk mengembangkan metode, memperluas skala penelitian, dan memperbanyak jenis LCC agar dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat.
ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOK USAHATANI JERUK DI KABUPATEN BARITO KUALA Husaini, Muhammad; Luthfi, Luthfi; Heiriyani, Tuti; Zakiah, Amiratu
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.17382

Abstract

Penelitian manajemen rantai pasok jeruk di lahan pasang surut dengan kondisi lahan marginal sangat penting dilakukan. Hal ini disebabkan investasi dan biaya pemeliharaan yang dikeluarkan cukup besar. Kondisi tersebut menyebabkan cost per unit menjadi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip majamen rantai pasok jeruk (SCM) dalam usahatani jeruk, agar distribusi jeruk dari produsen kekonsumen menjadi efektif dan efisien, sehingga petani dan konsumen jeruk memperoleh harga yang layak. Manajemen rantai pasok jeruk di Kabupaten Barito Kuala berdasarkan analisis indeks, diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,58 sesuai dengan kriteria, termasuk kedalam kurang sesuai dengan prinsip-prinsip SCM. Hal ini disebabkan pemahaman petani jeruk terhadap konsumen, dan distribusi margin kurang sesuai prinsip SCM dengan nilai indeks masing-masing sebesar 0,50. Hal yang sama terjadi hubungan yang efektif antar pelaku rantai pasok  dengan nilai indeks cukup rendah hanya sebesar 0,33 sehingga tidak sesuai dengan prinsuf SCM. Sementara itu penyediaan jeruk dengan baik dan benar, ketersediaan logistik dan komunikasi dan informasi antar pelaku pemasaran jeruk dengan nilai indeks di atas 0,60 sehingga sudah sesuai dengan prinsip SCM.
PRODUCTION ANALYSIS OF SMALLHOLDER OIL PALM ON PEATLAND AND DRYLAND IN RAWA BANGUN VILLAGE Saputra, Dandi; Yuristia, Rahmi; Cahyadinata, Indra; Hayati, Nur Qomarian
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18888

Abstract

Oil palm is one of the commodities that plays a vital role in the Indonesian economy, especially in Bengkulu Province. Mukomuko District, Rawa Bangun Village, has oil palm plantations on peatland and dryland. This study aims to analyze production, productivity, and factors affecting smallholder oil palm production on peatland and dryland. Respondents totalled 84 oil palm farmers, determined by the Slovin method and Proportionate Stratified Random Sampling to divide peatland and dryland respondents. Production factors were analyzed using the Cobb-Douglas model. The results showed that the average production was 65,038 kg per year, and the average productivity was 21,967 kg per hectare per year in dryland, higher than in peatland. Factors of oil palm production show that land area, number of plants, and fertilizer significantly positively affect oil palm production in both types of land. Meanwhile, labour, pesticides, and plant age have no significant effect and tend to hurt oil palm production in both types of land.

Page 2 of 3 | Total Record : 27