cover
Contact Name
Fikriman
Contact Email
jurnalagrosains@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrosains@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec. Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JAS (Jurnal Agri Sains)
ISSN : -     EISSN : 25810227     DOI : 10.36355/jas
Core Subject : Agriculture,
JAS (Jurnal Agri Sains) adalah open access jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. JAS menerbitkan hasil penelitian original, skripsi, tesis dan review artikel dalam bidang sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. JAS juga menerima karya ilmiah dari luar sepanjang memenuhi kriteria terbitan ini. Penulis diharapkan mengirimkan karya tulisnya yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup JAS mencangkup bidang agribisnis, tetapi tidak terbatas pada bidang berikut: pengembangan bisnis, pembangunan dan pengembangan masyarakat, koperasi agribisnis, serta komputerisasi dan multimedia dalam bidang pertanian
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2: Desember 2025" : 14 Documents clear
IDENTIFIKASI DINAMIKA KELOMPOK TANI BANGUN KARYA UNTUK KESIAPAN MENUJU OPERASIONAL AGROINDUSTRI Herlina, Herlina
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1963

Abstract

Penting untuk mengeksplorasi aspek kelembagaan guna mengidentifikasi faktor pendorong atau menghambat perkembangan agribisnis salah satunya pada kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi komoditas holtikultura dan dinamika kelompok yang telah diimplementasikan oleh kelompok tani Bangun Karya sebagai pertimbangan awal menuju operasional agroindustri. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan komoditi utama yang diproduksi yakni cabai, kacang Panjang, timun sedangkan komoditi sampingan adalah jagung manis, semangka, ubi kayu, tomat, pare dan buncis. Dinamika kelompok telah diimplementasikan, dan memberikan peluang mengoperasionalkan agroindustri untuk  meningkatkan hasil pertanian. [1] tujuan kelompok: telah tercapai; [2] struktur kelompok: melaksanakan musyawarah mufakat, pembagian tugas proporsional, komunikasi bersifat terbuka; [3] fungsi tugas kelompok: informasi cepat disampaikan, anggota memiliki inisiatif;  [4] pembinaan dan pengembangan kelompok: mampu menunjukkan kemandirian finansial, dan  menerapkan teknologi, dan mengevaluasi program; [5] kekompakan kelompok: Memiliki suasana yang positif dalam aktivitas; [6] suasana kelompok: sikap kerjasama,  rasa memiliki serta  kemauan maju dan sukses bersama; [7] tekanan kelompok: ada aturan dan komitmen yang disepakati bersama sehingga mewujudkan keadilan dan kesetaraan; [8] keefektifan kelompok: rutin melaksanakan evaluasi kinerja, cepat merespon perubahan; [9] agenda terselubung : telah terpenuhinya keinginan anggota. Berdasarkan kondisi diatas, dinamika kelompok telah diimplementasikan di lapangan oleh kelompok tani Bangun Karya dan berpotensi memberikan peluang untuk mengoperasionalkan agroindustri guna meningkatkan hasil pertanian.
EVALUASI KINERJA DAN MOTIVASI KARYAWAN PANEN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Putra, Pandhu Rochman Sousa; Toron, Arsenius Baeeha
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1957

Abstract

Keberhasilan produksi kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, terutama karyawan panen yang berperan langsung dalam pencapaian target produksi. Evaluasi terhadap kinerja dan motivasi karyawan panen diperlukan untuk memastikan produktivitas perusahaan tetap optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja dan motivasi karyawan panen serta melakukan evaluasi terhadap kedua aspek tersebut di perkebunan kelapa sawit.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden menggunakan metode sampling jenuh. Data dianalisis dengan skala Likert dan diolah menggunakan Microsoft Excel untuk menentukan kategori serta rata-rata setiap indikator kinerja dan motivasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan panen berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,33, dengan indikator kualitas sebagai nilai tertinggi yaitu 4,43. Motivasi karyawan panen juga tergolong sangat tinggi dengan skor 4,47, di mana indikator ekonomi memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,52. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja yang baik tidak terlepas dari tingginya motivasi, khususnya dari aspek ekonomi. Perusahaan disarankan untuk memberikan pelatihan rutin serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif agar kinerja dan motivasi karyawan panen tetap stabil dan terus meningkat.
PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN 7P DI KEBUN BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (KBTPH) KLEDUNG KABUPATEN TEMANGGUNG JAWA TENGAH Hasanah, Uswatun; Windani, Isna; Sugiyarto, Sugiyarto; Erny, Erny
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1951

Abstract

Strategi pemasaran merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan. KBTPH Kledung Temanggung sebagai perusahaan yang mempunyai visi dan misi sudah seharusnya merumuskan strategi pemasaran yang tepat. KBTPH Kledung Temanggung merupakan kebun benih kentang yang dikelola Dinas Pertanian Jawa Tengah. Kebun benih ini berlokasi di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Kegiatan usaha yang dilakukan oleh KBTPH Kledung Temanggung meliputi penyediaan sarana produksi, budidaya, hingga pemasaran benih kentang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa: 1) penerapan strategi pemasaran 7P Benih kentang di KB TPH Kledung. 2) penerapan strategi pemasaran 7P yang paling efektif di KB TPH Kledung. 3) kendala – kendala dalam penerapan strategi pemasaran 7P di KB TPH Kledung. Metode dasar penelitian adalah dengan teknik survey. Menggunakan kuesioner sebagai alat wawancara dan metode hasil deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan adalah 1) Kebijakan pemasaran yang digunakan oleh KBTPH Kledung yaitu Penerapan Strategi Pemasaran 7P yang terdiri dari kebijakan produk, kebijakan harga, kebijakan lokasi, kebijakan promosi, kebijakan orang, kebijakan sarana fisik dan kebijkan proses. 2) strategi pemasaran yang paling efektif pada penerapan strategi pemasaran 7P yaitu, strategi produk, produk benih kentang yang ada di KB TPH memiliki kualitas yang unggul dan jelas turunan induknya dan sudah bersertifikasi.. 3) kendala yang dihadapi adalah hama dan penyakit benih kentang, curah hujan tinggi, masih terbatas dalam pengelolaan pemasaran digital, sarpras bangunan yang kurang terawat.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA PARIT KELADI KECAMATAN SUNGAI KAKAP Paskila, Chesa Vira; Yurisinthae, Erlinda; Pamela, Pamela
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1860

Abstract

Desa Parit Keladi merupakan desa yang terletak di wilayah Kecamatan Sungai Kakap Di Kabupaten Kuburaya yang dahulu dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Kabupaten Kubu Raya, kini mengalami fluktuasi produksi padi yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi dan faktor- faktor produksi yang mempengaruhi risiko usahatani padi sawah di Desa Parit Keladi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dimana data primer dan sekunder dikumpulkan sebagai sumber informasi. Jumlah sampel adalah sebanyak 86 responden petani padi sawah yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Dalam penelitian ini, tingkat risiko produksi diukur dengan menggunakan coefficient variation (CV), sedangkan pengaruh faktor-faktor produksi terhadap risiko dianalisis melalui regresi linier berganda menggunakan pendekatan fungsi varians produksi yang dikembangkan oleh Just dan Pope. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai coefficient variation (CV) sebesar 63,07% yang mengindikasikan risiko produksi usahatani padi sawah tergolong tinggi. Sementara itu luas lahan dan penggunaan pupuk NPK memiliki pengaruh yang signifikan terhadap risiko produksi. Luas lahan berkontribusi meningkatkan risiko (risk-inducing), sementara pupuk NPK berperan dalam mengurangi risiko (risk-reducing). Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mengukur tingkat risiko produksi, tetapi juga mengidentifikasi peran faktor produksi sebagai risk-inducing dan risk-reducing, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bagi petani dalam pengelolan input produksi guna mengurangi risiko produksi.

Page 2 of 2 | Total Record : 14