cover
Contact Name
A. Grummy Wailanduw
Contact Email
grummywailanduw@unesa.ac.id
Phone
+6285730235172
Journal Mail Official
jurnalotopro@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231 Telp. (031) 8299487, Fax. (031) 8292957
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Otopro
ISSN : 1858411X     EISSN : 26857863     DOI : http://dx.doi.org/1026740/otopro
Jurnal Otopro diterbitkan 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Mei dan November oleh Jurusan Teknik Mesin, FT-UNESA, sebagai media informasi dan forum kajian masalah ilmu Teknik Mesin. Berisi tentang tulisan ilmiah, ringkasan hasil penelitian, pembahasan kepustakaan dan gagasan kritis yang orisinil. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, dan siapa saja yang berminat untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain, tema tulisan meliputi: Permesinan, Konversi Energi, Material dan Metalurgi, Manufaktur, Rancang Bangun Mesin
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 Nov 2017" : 5 Documents clear
Rancang Bangun Trainer Friction Loss Pada Sistem Perpipaan Sebagai Media Pembelajaran Di Laboratorium Mekanika Fluida Pada Jurusan Teknik Mesin Unesa Diastian Vinaya Wijanarko; I Made Arsana; Bellina Yunitasari
Otopro Vol 13 No 1 Nov 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p1-8

Abstract

Rancang bangun trainer friction loss pada sistem perpipaan telah selesai di uji pada penelitian ini.  Bahan pipa terbuat dari westpex, tekanan air diukur dengan menggunakan pressure gauge, pengukur debit menggunakan flow meter. Pengkuran akan dilakukan pada bukaan katub seperempat, setengah, tigaperempat, dan penuh. Hasil pengujian alat akan diolah kedalam bentuk head loss, pressure loss, kecepatan aliran, bilangan Reynolds, dan koefisien gesek pipa. Berdasarkan hasil yang telah dicapai, kesimpulan yang didapatkan adalah head loss meberikan hasil semakin meningkat pada bukaan katub setengah sampai penuh, pressure loss memberikan hasil yang semakin meningkat pada bukaan katub seperempat sampai penuh, kecepatan aliran aliran pada bukaan katub seperempat sampai penuh semakin besar sehingga bilangan Reynolds meningkat mengikuti besarnya bilangan Reynold, dan koefisien gesek pipa pada setiap bukaan katub seperempat sampai penuh menurun.
Potensi Pencairan Batubara Kalimantan Timur Sebagai Bahan Bakar Cair Berdasarkan Kajian Geokimia Organik Degradasi Fraksi Polar Batubara, Pit Kancil, Kalimantan Timur Bellina Yunitasari
Otopro Vol 13 No 1 Nov 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p9-22

Abstract

Karakteristik biomarka hidrokarbon batubara Pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur dapat memberikan informasi mengenai sumber bahan organik, lingkungan pengendapan, proses diagenesis dan kematangan batubara. Sampel batubara diekstraksi dengan metode soklet untuk memisahkan senyawa biomarka dari matrik sampel. Ekstrak biomarka difraksinasi menggunakan metode kromatografi kolom, sehingga diperoleh fraksi polar untuk selanjutnya di degradasi dan diidentifikasi menggunakan kromatografi gas-spektrometri massa (KG-SM).Analisa geokimia organik hidrokarbon hasil degradasi fraksi polar batubara pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur diperoleh biomarka diantaranya n-alkana C11-C23, alkil naftalena dan biomarka alkil fenantrena. Hasil analisa biomarka menunjukkan bahwa masukan organik batubara berasal dari tumbuhan tingkat tinggi sub-devisi Gimnospermae pada zaman Miosen dan telah melewati proses diagenesis dengan tingkat kematangan batubara yang rendah. Berdasarkan analisa biomarka, dan korelasi terhadap produk pencairan batubara, maka batubara Pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur berpotensi untuk dicairkan pada proses pemanfaatannya sebagai bahan bakar kerosine dan solar.
Analisis perawatan pada Mesin Hydropulper 31L008 (Cigarette Paper Manufacturer) menggunakan perawatan pencegahan dalam proses pelumasan bearing Treatment Analysis on Machine Hydropulper 31L008 (Cigarette Paper Manufacturer) using preventive maintenance in the process of bearing lubrication Muhimatul Ulya Mukasafah; Firman Yasa Utama
Otopro Vol 13 No 1 Nov 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p23-29

Abstract

Mesin Hydropulper adalah mesin yang digunakan dalam proses mengaduk dan menyalurkan paper pulp (bubur kertas) dari serat kayu menggunakan agitator. Paper pulp yang diolah ini terdiri atas 2 macam, yaitu : Leaf Bleached Kraft Pulp (LBKP) atau kayu kaku (hard wood) dengan serat yang pendek dan kaku untuk membuat formasi kertas menjadi halus. Kedua, Needle Bleached Kraft Pulp (NBKP) atau soft wood dengan serat yang panjang dan elastis untuk memperkuat formasi kertas. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses perawatan mesin Hydropulper 31L008 (Cigarette Paper Manufacturer) untuk mengetahui nilai ekonomis dalam proses pelumasan. Proses perawatan pencegahan ini dilakukan pada saat mesin ON atau berupaya meningkatkan rata-rata waktu antar kegagalan dan menurunkan rata-rata waktu perbaikan, agar kapasitas produksi yang mencapai 20 ton per hari tetap bisa terpenuhi. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif  berdasarkan pola perawatan yang ada. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai ekonomis melalui proses lubrikasi terhadap komponen bearing sebesar Rp 1.214.450 selama satu tahun atau lebih hemat sekitar 82% dalam kurun waktu lima tahun untuk siklus penggantian bearing pada kondisi mesin OFF yang mencapai Rp 35.000.000.
Efisiensi Proses Produksi Batik Melalui Penerapan Mesin Pengering Batik Dan Kompor Pemanas Lilin Batik Semi Otomatis Agung Prijo Budijono; Wahyu Dwi Kurniawan
Otopro Vol 13 No 1 Nov 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p30-34

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi UKM produsen batik yaitu pada saat musim hujan pasti mengalami kendala dan hambatan pada proses pengeringan batik tulis. Selama ini proses pengeringan batik tulis dilakukan secara konvensional yaitu dikeringkan dengan mengandalkan panas sinar matahari sehingga membutuhkan waktu relatif lama (± 1,5 jam). Namun apabila cuaca dalam kondisi mendung atau hujan proses pengeringan bisa membutuhkan waktu 3-4 jam. Dengan kata lain pada saat mendung atau hujan produksi batik akan terhambat secara signifikan hal ini akan berakibat pelanggan akan sering komplain. Selain itu, untuk pemanas lilin batik masih menggunakan kompor gas konvensional yang suhunya tidak terkontrol, jika lilin batik terlalu panas maka kompor harus dimatikan dan jika lilin batik terlalu dingin maka harus menyalakan kembali sehingga kurang efisien. Target yang ingin dicapai dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan efisiensi waktu proses pengeringan minimal 2 kali lebih cepat dari sebelumnya dan untuk meningkatkan efisiensi konsumsi LPG sebesar 25% dari sebelumnya. Luaran kegiatan ini yaitu mesin pengering batik semi otomatis, kompor pemanas lilin semi otomatis dan publikasi ilmiah. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan tersebut yaitu dengan merancang, manufaktur, assembly dan menerapkan mesin pengering batik printing semi otomatis dan penerapan kompor pemanas lilin batik semi otomatis. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan, pihak mitra sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena usaha yang selama ini mereka rintis dapat berkembang lebih maju. Berdasarkan hasil uji fungsi yang telah dilakukan, maka dapat dikatakan bahwa mesin pengering batik semi otomatis dan kompor pemanas lilin batik semi otomatis dapat bekerja dengan baik dengan uraian sebagai berikut: (1) Suhu dalam ruang pengering dapat dikontrol sesuai kebutuhan (50 ± 5 o Celcius); (2) Proses pengeringan hanya membutuhkan waktu 1 jam yang tidak terganggu oleh cuaca; (3) Konsumsi gas LPG dalam sekali proses pengeringan sebesar 500 gr; (4) Suhu pemanas lilin batik dapat terkontrol dan terjaga sesuai kebutuhan (125 ± 2 oC); dan (5) Konsumsi gas LPG pada proses pemanasan lilin menjadi lebih hemat 30%, yang awalnya membutuhkan 80 gr/jam menjadi 50 gr/jam.
Uji Efektivitas Diesel Particulate Trap (Dpt) Berbahan Dasar Kuningan Dan Glasswool Terhadap Reduksi Opasitas Gas Buang Mesin Diesel Multi Silinder I Made Muliatna; Diastian Vinaya Wijanarko; Warju Warju
Otopro Vol 13 No 1 Nov 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p35-43

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia yang terus meningkat telah menyebabkan persoalan serius dalam hal peningkatan pencemaran udara. Salah satu jenis kendaraan bermotor yang membawa dampak besar terhadap pencemaran udara di Indonesia adalah kendaraan bermesin diesel. Particulate matter (PM) atau yang biasa dikenal sebagai opasitas gas buang kendaraan bermesin diesel menjadi senyawa berbahaya bila dihirup oleh manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan diesel particulate trap (DPT) berbahan kuningan (Cu+Zn) dan glasswool terhadap opasitas gas buang mesin Isuzu C190. Obyek penelitian yang digunakan adalah mesin Isuzu C190. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terjadi reduksi pada semua variasi DPT Cu + Zn. Pada DPT Cu + Zn 20 mm terjadi reduksi opasitas dengan persentase sebesar 77% dengan nilai opasitas 17,1 %HSU. Pada DPT Cu + Zn 15 mm terjadi reduksi opasitas dengan persentase sebesar 80% dengan nilai opasitas 15,3 %HSU. Pada DPT Cu + Zn 10 mm terjadi reduksi opasitas dengan persentase sebesar 82% dengan nilai opasitas 13,3 %HSU.

Page 1 of 1 | Total Record : 5