Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, yang diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu. Al-Bahtsu adalah jurnal yang memuat tentang hasil Penelitian Pendidikan Islam dan segala hal yang melibatkan Pendidikan Pendidikan Islam secara integratif. Jurnal ini diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu, yang terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan Desember. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 30/E/KPT/2019 bahwasanya jurnal Al-Bahtsu terhitung pada tanggal 11 November tahun 2019 terakreditasi Sinta 5. Oleh sebab itu, editor menyambut pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk mengumpulkan artikel untuk diterbitkan di jurnal ini. Seluruh artikel akan direview oleh pakar Pendidikan Islam sebelum di publikasi. Setiap penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas isi artikel yang telah dipublikasikan.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER"
:
12 Documents
clear
PENGARUH PENGELOLAAN KELAS TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FIQIH DI MIN 2 KOTA BENGKULU
Eva Susanti;
Rohimin Rohimin;
Ahmad Suradi
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.579 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2682
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pengelolaan kelas guru terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran fiqih di MI Negeri 2 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di MI Negeri 2 Kota Bengkulu yang berjumlah empat puluh tujuh orang. Dengan demikian, jumlah seluruh populasi sebagai sampel berjumlah 47 orang.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka disimpulkan sebagai berikut:Pertama, Terdapat pengaruh yang berarti pengelolaan kelas guru terhadap motivasi belajar siswa fiqih. Hal itu dapat dilihat dari nilai sig uji t yaitu nilai sig 0,021 0,05 yang artinya ditolak atau diterima. Kedua, Terdapat pengaruh yang berarti pengelolaan kelas fiqih terhadap hasil belajar siswa bidang studi fiqih. Hal itu dapat dilihat dari nilai sig uji t yaitu nilai sig 0,021 0,05 yang artinya ditolak atau diterima. Ketiga, Terdapat pengaruh pengelolaan kelas guru fiqih terhadap terhadap motivasi dan hasil belajar siswa . Hal itu dapat dilihat dari nilai sig uji t (X1) yaitu nilai sig 0,021 0,05 dan (X2) yaitu nilai sig 0,004 0,05 yang artinya ditolak atau diterima.
MENUMBUHKAN RASA MALU (SHAME)DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJADI LEMBAGA PENDIDIKAN
Fitri Yunizar
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.833 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2678
Tulisan ini berangkat dari fenomena kenakalan remaja yang kian hari dirasakan sangat meresahkan, mulai dari tindakan yang ringan hingga berat. Kondisi ini dilatari oleh berbagai faktor dimana salah satunya adalah faktor lingkungan pendidikan. Remaja usia sekolah yang dinamakan siswa harus ditumbuhkan dalam diri mereka budaya malu akan perbuatan yang menyimpang tersebut. Proses pembentukan budaya malu dapat dilakukan dengan mengadopsi teori reintegratif shaming yang dikemukakan oleh Braithwaite, namun demikian tetap berpegang pada proses dan program yang terintegrasi antara guru, orang tua, dan masyarakat sehingga dapat terhindar dari kesalahfahaman terutama mengenai hak perlindungan anak dalam konteks undang-undang.
PENGARUH POLA KOMUNIKASI DAN MOTIVASI GURU TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN FIQIH DI MTSN 2 BENGKULU SELATAN
Jusna Hartati
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.415 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2683
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pola komunikasi guru terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran fiqih di MTsN 2 Bengkulu Selatan; Untuk mengetahui pengaruh motivasi guru terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran fiqih di MTsN 2 Bengkulu Selatan; Untuk mengetahui pengaruh antara pola komunikasi dan motivasi guru terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran fiqih di MTsN 2 Bengkulu Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pola komunikasi guru terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran fiqih di MTsN 2 Bengkulu Selatan. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis diperoleh bahwa t-hitung > dari t-tabel, yaitu t-hitung sebesar 5,262 sedangkan t-tabel sebesar 2,000. Hal ini berarti pemahaman siswa pada materi pelajaran dapat ditentukan oleh pola komunikasi yang dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran. Terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi guru dengan pemahaman siswa pada pembelajaran fiqih.Hal ini dibuktkan dari hasil analisis diperoleh t-hitung> t-tabel, yaitu t-hitung sebesar 5,583 dan t-tabel sebesar 2,000.Terdapat pengaruh yang signifikan antara pola komunikasi guru dan motivasi guru terhadap pemahaman siswa pada pembelajaran fiqih. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis diperoleh F-hitung sebesar 42,937 dengan f-tabel sebesar 3,11. Artinya F-hitung> f-tabel (42,937 > 3,11).
UPAYA PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA MELALUI PEMBIASAAN SHALAT BERJAMAAH DI SMA MUHAMMADIYAH BENGKULU SELATAN
Asber Asber
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.08 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2679
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan tentang pembinaan akhlakul karimah siswa SMA Muhammadiyah melalui pembiasaan solat berjamaah. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menerapkan pembiasaan solat berjamaah disekolahdengan tujuan terbentuknya akhlakul karimah siswa SMA Muhammadiyah Bengkulu Selatan, yaitu dengan menunjukkan akhlak dan prilaku baik, bertutur kata lembut, kerapian dalam berpakaian, disiplin belajar dan menghormati guru dan sesama teman. Semua ini adalah peran aktif sekolah atau guru pendidikan agama islam yang menanamkan nilai-nilai agama di dalam diri siswa.Prilaku siswa SMA Muhammadiyah saat ini menunjukkan keberhasilan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak peserta didik meskipun tidak sepenuhnya adalah pencapaian guru dalam membina akhlak peserta didik melainkan terdapat beberapa faktor penting yang menunjang akhlak peserta didik seperti dari kesadaraan orang tua untuk selalu mengawasi anaknya, kegiatan keagamaan disekitar lingkungan tempat tinggal atau di luar lingkungan sekolah, dan pergaulan yang baik.
PROBLEMATIKA KEDISIPLINAN BERIBADAH DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 KOTA BENGKULU
Ono Sutra
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.259 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2684
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Apa Problematika Kedisiplinan beribadah siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kota Bengkulu, Bagaimana Upaya Guru Agama Islam Dalam Meningkatkan kedisiplinan Beribadah, Serta faktor pendukung dan penghambat dalam Menjalankan solusi Problematika Kedisiplinan Beribadah siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif yaitu memaparkan secara mendalam dengan apa adanya secara obyektif sesuai dengan data yang dikumpulkan. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data-data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.Hasil penelitian menunjukan bahwaproblematika mendasar yang dihadapi guru dalam pelaksanaan disiplin beribadah yaitu kesadaran diri yang masih rendah, adanya kesulitansiswa dalam memahami materi. Kemudian masih ada beberapa siswa yang belum bisa membaca Al-qur’an.Upaya yang diterapkan oleh guru untuk meningkatkan kedisiplinanshalat siswa, yaitu: (1). Membuat jadwal shalat dhuhur berjamaahsecara bergantian. (2). Membuat jadwal khusus untuk guru terkaitshalat berjamaah termasuk guru yang bertugas mengecek di kelas-kelas. (3). Kerjasama antara guru PAI maupun dengan guru lain dalammendisiplinkan siswa (4). Membuat tata tertib dan disiplin Siswa. (5) Merubah mindset siswa melalui BK, (6). Menggunakan berbagai metode, seperti metode nasehat, keteladanan,pembiasaan, memberi perhatian dan hukuman.Faktor yang mendukung strategi peningkatan kedisiplinan beribadah siswa di SMK Negeri 2 Kota Bengkulu: (1) Tersedianya fasilitas ibadah seperti masjid sekolah yang sudahcukup bagus, tempat wudhu yang sudah mencukupi, Masjid sudah bagus, Al-Qur’ansudah tersedia, dampar Al-Qur’an sudah tersedia. Faktor yang menghambat peningkatan kedisiplinan beribadah siswadi SMK Negeri 2 Kota Bengkulu adalah kurangnya kesadaran, keimanan, ketidaktahuan siswa dalam beribadah. Sedangkan solusi yang diterapkan untuk mengatasi kendala dalam peningkatan kedisiplinan beribadah siswa di SMK Negeri 2 Kota Bengkulu Untuk anak yang bandel dan kurang disiplin, diadakan pembinaan khusus yang dilakukan oleh wali kelas.
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKULIKULER DALAM UPAYA MENGEMBANGKAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN YANG RELIGIUS DI SMP N 13 KOTA BENGKULU
Yul Kamara
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.744 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2675
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler kegamaan di SMP N 13 Kota Bengkulu dan upaya mengembangkan lingkungan pendidikan yang religius melalui pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler di SMP N 13 kota Bengkulu. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pelaksanaan kegiatan keagamaan ialah pembiasaan akhlak mulia yang merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh sekolah secara rutin dan berkelanjutan dalam membangun karakter keagamaan serta akhlak mulia peserta didik sebagai proses internalisasi nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kesadaran beriabadah dengan tujuan peserta didik dapat terbiasa berbicara, bersikap, dan berprilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan pembiasaan akhlak mulia, peserta didik diharapkan memilki karakter dan perilaku terpuji baik dalam kominitas kehidupan di sekolah, di keluarga ataupun di masyarakat. Adapun upaya mengembangkan lingkungan pendidikan yang religius melalui pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan di SMP N 13Kota Bengkulu ialah: (a) Guru senantiasa memberikan respon secara aktif kepada siswa yang bertanya (b) Ekstrakurikuler keagamaan memberikan dampak positif kepada peserta didik. (c) Ekstrakurikuler keagaaman tidak mengganggu pelajaran di kelas, justru menambah motivasi dan semangat untuk belajar (d) Ekstrakurikuler keagamaan menitikberatkan praktik daripada teori (e) Ekstrakurikuler keagamaan meningkatkan prestasi siswa (f) Siswa setuju untuk diadakannya ekstrakurikuler keagamaan di SMP N 13 Kota Bengkulu
PENGARUH PENDEKATAN RASIONAL EMOTIF GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PENURUNAN KENAKALAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 BENGKULU TENGAH
Uci Saputri
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.568 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2680
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh pendekatan rasional emotif terhadap penurunan kenakalan siswa di SMAN 1 Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengggunakan jenis pre eksperimen desain one group pre test-posttes design. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa disimpulkan bahwa pendekatan rasional emotif berpengaruh terhadap penurunan kenakalan siswa di SMAN 1 Bengkulu Tengah.Berdasarkan perhitungan uji t diperoleh hasil berdasarkan perolehan hasil uji t terlihat bahwa mean sebesar -3,466 dengan standar deviasi sebesar 8,671. Nilai t hitung sebesar -21,897. Sedangkan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga Ha yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh pendekatan rasional emotif terhadap penurunan kenakalan siswa di SMA 1 Bengkulu Tengah. Berdasarkan perhitungan dan interpretasi tersebut dapat disimpulkan terlihat bahwa pendekatan rasional emotif dapat menurunkan kenakalan siswa SMAN 1 Bengkulu Tengah.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH SMAN 1 BENGKULU TENGAH
Dwi Praja Utama
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.574 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2685
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi serta menganalisa data dengan Redukdi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang disimpulkan sebagai berikut : 1) Perencanaaan pembelajaran oleh guru SMAN 1 Bengkulu Tengah berdasarkan standar kompetensi yang akan dicapai memuat tujuan pembelajaran, materi, metode mengajar sumber belajar dan hasil belajar. Perencanaan dibuat degan mempertimbangkan tujuan yang hendak dicapai, alat apa yang digunakan, materi apa yang diajarkan dengan cara mengevaluasi dan perencanaan pembelajaran, 2) Implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Bengkul Tengahyakni kegiatan pembelajaran menggunakan metode pembelajaran disesuaikan dengan kondisi siswa, 3) Evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan non tes. Tes yang berupa a) (pre-test) tes awal, tes ini merupakan tes yang diberikan sebelum pengajaran dimulai. b) tes tengah kegiatan yakni tes yang dilaksanakan di sela-sela atau pada waktu-waktu tertentu selama proses pembelajaran berlangsung. c) Post-test yaitu test yang diberikan setelah proses pembelajaran berakhir, d) tes formatif tes ulangan harian, tengah semester dan f) tes sumatif berupa ulangan semester. Evaluasi terencana yang dilakuakkn oleh guru terakomodir dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sehingga pelaksanaanya berjalan seuai dengan kebutuhan yang diajarkan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KEPRIBADIAN TERHADAP WORK ENGAGEMENT TENAGA KEPENDIDIKAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
Meri Susanti R.
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.905 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2676
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh kepemimpinan dan kepribadian terhadap kinerja tenaga kependidikan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kependidikan tetap yayasan dan kontrak Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang berjumlah 88 orang. Metode penetapan responden menggunakan sensus. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskrirptif yaitu menggunakan tabel distribusi frekuensi untuk melihat rata-rata dan analisis kuantitatif dengan uji validitas, reliabilitas dan analisis regresi berganda.uji F dan uji t.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement tenaga kependidikan Universitas Bengkulu, artinya jika kepemimpinan tinggi, work engagement tenaga kependidikan juga akan meningkat; (2) Keperibadian tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap work engagement tenaga kependikan Univesitas Muhamamdiyah Bengkulu, artinya jika keperibadian tinggi, work engagement belum tentu juga meningkat; (3) Kepemimpinan dan keperibadian secara bersama-sama berpengaruh terhadap work engagement tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, artinya jika kepemimpinan dan kepribadian secara bersama-sama tinggi, maka work engagement juga akan meningkat.
PENGARUH METODE REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TAHFIDZ DI SDIT AL-QALAM BENGKULU SELATAN
Apriza Permata Sari
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.582 KB)
|
DOI: 10.29300/btu.v4i2.2681
Rumusan penelitian ini adalah : 1) Apakah ada pengaruh reward terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran tahfidz Di SDIT Al-Qalam Bengkulu Selatan? 2) Apakah ada pengaruh punishment terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran tahfidz Di SDIT Al-Qalam Bengkulu Selatan? 3) Apakahada pengaruh reward dan punishment secara bersama-sama terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran tahfidz Di SDIT Al-Qalam Bengkulu Selatan. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Hasil pegujian Nilai β sebesar 0.405 dan uji “t” pada hipotesis I sebesar 4,392 ini berarti t hitung > t tabel (4,392 >2,024) dan signifikansi (0.000< 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Reward (X1) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y), hipotesis II pengujian Nilai B sebesar 0.306 pengujian uji “t” 5,499>2,024 dan signifikansi (0.000< 0.05) maka terdapat pengaruh Punishment (X2) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y), dan hipotesis III hasil uji R adjusted Squaresebesar 0,556 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara bersama-sama Reward (X1) dan Punishment (X2) terhadap Motivasi Belajar Siswa (Y) SDIT Al-Qalam Bengkulu Selatan dengan presentasi 55 % sedangkan 45 % dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.