cover
Contact Name
Al-Bahtsu
Contact Email
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Phone
+6282182746651
Journal Mail Official
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. RAden Fatah Pagar Dewa Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25276875     EISSN : 26849569     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/btu.v3i1
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, yang diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu. Al-Bahtsu adalah jurnal yang memuat tentang hasil Penelitian Pendidikan Islam dan segala hal yang melibatkan Pendidikan Pendidikan Islam secara integratif. Jurnal ini diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu, yang terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan Desember. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 30/E/KPT/2019 bahwasanya jurnal Al-Bahtsu terhitung pada tanggal 11 November tahun 2019 terakreditasi Sinta 5. Oleh sebab itu, editor menyambut pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk mengumpulkan artikel untuk diterbitkan di jurnal ini. Seluruh artikel akan direview oleh pakar Pendidikan Islam sebelum di publikasi. Setiap penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas isi artikel yang telah dipublikasikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER" : 8 Documents clear
PEMBINAAN GURU OLEH PENGAWAS DALAM MERENCANAKAN, MELAKSANAKAN DAN MELAKUKAN PENILAIAN PEMBELAJARAN Indri Sulianto
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3729

Abstract

Tulisan ini menguraikan pembinaan guru oleh pengawas  dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan melakukan penilaian dalam pembelajaran.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan  jenis penelitian  studi kasus (case study). Sumber data dalam penelitian  ini adalah  Pengawas RA/MIdi  Kota Bengkulu, dan Guru pada beberapa Madrasah Ibtidaiyah  di  Kota Bengkulu. Untuk mendapatkan data,peneliti menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawas melaksanakan tugas pembinaan kepada guru kelas melalui kegiatan supervisi akademik.Kegiatan supervisi akademik pengawas dilakukan dalam dua bentuk yaitu secara individu dan secara kelompok/supervisi terpadu.Dalam hal pengelolaan pembelajaran,pengawas melakukan pembinaan dalam 3aspek yakni pembinaan dalam  merencanakan pembelajaran, pembinaan dalam melaksanakan pembelajaran dan pembinaan dalam  melakukan penilaian pembelajaran. Secaraumum dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pembinaan pengawas  pada guru dalam mengelola pembelajaran lebihdititik beratkan pada pemenuhan kelengkapan-kelengkapan administrasi guru kelas dalam pengelolaan pembelajaran.Intensitas rendah dalam kegiatan pembinaan, selanjutnya berpengaruh pada materi pembinaan pengawas kepada guru dalam mengelola pembelajaran. 
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MEMBENTUK SIKAP POSITIF SISWA Aam Amaliyah; Putri Rahmalia
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3814

Abstract

Abstrak: Dalam rangka membangun manusia Indonesia yang seutuhnya, pengembangan layanan bimbingan kelompok bagi siswa merupakan sarana dan wahana yang sangat baik untuk pembinaan sumber daya manusia. Bimbingan kelompok yang keberadaannya semakin dibutuhkan dalam kalangan mahasiswa merupakan suatu badan yang mempunyai fungsi sangat penting. Dengan kata lain bimbingan dan konseling mempunyai peran dalam mencarikan jalan keluar dari setiap kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam usaha mengembangkan potensinya. Bimbingan kelompok berfungsi untuk membantu kelancaran dan kesuksesan kehidupan seseorang, artinya dengan adanya bimbingan kelompok di sekolah secara intensif akan memberi dampak baik secara langsung maupun secara tidak langsung yang akhirnya akan kembali pada keberhasilan mahasiswa tersebut.
STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MIN 1 KOTA BENGKULU Mimi Maryani
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dalam peningkatan kompetensi guru pendidikan agama Islam di MIN 1 KotaBengkulu. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif, dan yang menjadi responden penelitian ini adalah kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam dan siswa. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah: (1) Strategi kepala sekolah dalam upaya peningkatan kompetensi guru pada proses pembelajaran PAI di MIN 1 Kota Bengkulu, yaitu: Pertama, Memotivasi guru untuk berkreasi dan berinovasi; Kedua, Meningkatkan profesionalisme guru; Ketiga, Menerapkan kedisiplinan guru, karyawan, dan siswa (stakeholder); Keempat, Melakukan supervisi; Kelima, Meningkatkan kualitas siswa dengan mengikutkan perlombaan baik kurikuler maupun ekstrakurikuler; Keenam, Mengembangkan budaya akhlak yang baik (akhlakul karimah) pada segenap warga sekolah (stakeholder) melalui keteladanan; Ketujuh, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang memadai bagi pembelajaran pendidikan agama Islam. Strategi kepala sekolah dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MIN 1 Kota Bengkulu, yaitu: Pertama, dengan cara peningkatan kemampuan guru; Kedua, dengan optimalisasi pemanfaatan dan penggunaan media dan sarana pendidikan; Ketiga, dengan pelaksanaan supervisi rutin; Keempat, penerapan disiplin yang ketat. (2) Kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam upaya peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MIN 1 Kota Bengkulu, yaitu: Pertama, guru pendidikan agama Islam kurang kompak dalam melaksanakan kegiatan atau program keagamaan; kedua, peserta didik kurang istiqomah dalam mengamalkan kegiatan keagamaan di rumah; Ketiga,perbedaan yang ada dalam diri siswa tersebut dapat menjadi hambatan bagi pengembangan aspek-aspek anak didik itu sendiri, yang pada akhirnya merupakan hambatan bagi pengembangan mutu pendidikan agama Islam, Keempat,kurangnya kesadaran orangtua dalam memotivasi belajar peserta didik.
PengembanganKecerdasan Spiritual MelaluiPendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Madrasa IbtidaiyahNurul Huda Kota Bengkulu al mubdi'u
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3420

Abstract

Pengembangan kecerdasan spiritual di dunia pendidikan merupakan suatu yang  relative baru.Hal ini dikarenakan lahirnya praktik korupsi,  kekerasan seksual, pembegalan, tawuran dan pemukulan terjadi dimana- mana.MI Nurul Huda Kota Bengkulu merupakan lembaga pendidikan kejuruan yang berorintasi pada spiritual. Lembaga tersebut termasuk lembaga pendidikan yang mengedepankan keimanan dan ketakwaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengembangan kecerdasan  spiritual  melalui pendidikan agama Islam yang diterapkan di MI Nurul Huda Kota Bengkulu, dengan sub fokus mencakup (1), pendekatan pengembangan kecerdasan spiritual melalui pendidikan agama Islam (2), strategi pengembangan kecerdasan spiritual melalui pendidikan agama Islam (3), faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan kecerdasan spiritual melalui pendidikan Agama Islam, yang dilakukan MI Nurul Huda Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan rancangan kasus tunggal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dandokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara perpanjangan keikut sertaan peneliti, teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber, teori, dan metode, dan ketekunan pengamatan. Imformasi penelitianya itu kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, wakil kepala kesiswan dan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendekatan pengembangan kecerdasan spiritual yang dilakukan MI Nurul Huda Kota Bengkulu adalah guru sebagai model dalam melaksanakan peraturan maupun kegiatan sekolah ; (2) Strategi pengembangan kecerdasan spiritual yang dilakukan MI Nurul Huda Kota Bengkulu ada tiga yaitu penanaman nilai-nilai Islami meliputi sembilan nilai yaitu nilai sabar, syukur, optimis, tawakkal, ikhlas, keberanian, keadilan, jujur, tawadhu, sedangkan Aktivitas-aktivitas Islamiya itu aktivitas harian, aktivitas mingguan, aktivitas bulanan dan aktivitas tahunan, dan simbol-simbol Islami meliputi masjid, kerudung, peci, dekorasi ; (3) faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan kecerdasan spiritual melalui pendidikan Agama Islam, yang dilakukan MI Nurul Huda Kota Bengkulu yaitu Faktor pendukung berasal dari sesama guru dan lingkungan sekolah, sedangkan faktor penghambat, kurangnyasaranaprasarana yang mendukung, kurangnyadorongan/motivasidari orang tuatentangkeagamaan, kurangnyakesadarandiri, dan kurangnya kemampuan siswa dalam membagi waktu.
PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI KEGIATAN RELIGIUS TAHFIDZUL QUR’AN DAN SHALAT DHUHA BERJAMA’AH DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 BENGKULU SELATAN Monna Fransisca
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3748

Abstract

Kedisiplinan siswa-siswi MIN 2 Bengkulu Selatan memiliki kemajuan yang berbeda-beda antara siswa satu dengan siswa lainnya. Ada yang perlu dibimbing ada yang sudah sadar akan kedisplinan, dan ada beberapa anak belum serius tapi arahnya sudah ada. Jenis penelitian adalah penelitian penelitian kualitatif atau penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1) Proses kegiatan religius tahfidzul Qur’an dan shalat dhuha berjama’ah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Bengkulu Selatan dimulai pukul 07.00 WIB siswa berbaris rapi di lapangan, guru mengucapkan lima nilai budaya kerja, yel-yel madrasah, asmaa’ul husna dan tahfidzul Qur’an dipimpin oleh guru. Pukul 07.30 WIB shalat dhuha berjamaah sesuai jadwal kelas mengingat kapasitas mushola. Pelaksanaan shalat diimami guru, setelah shalat mendengar wasilah shalat dhuha dan kembali ke kelas. 2) Proses pembentukan karakter disiplin melalui kegiatan religius tahfidzul Qur’an dan shalat dhuha berjama’ah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Bengkulu Selatan yaitu diawali dari sebuah pembiasaan,  keteladanan guru dan motivasi. Dengan melalui pembiasaan kegiatan religius tahfidzul Qur’an dan  shalat Dhuha dapat membentuk karakter displin siswa. Kegiatan religius tahfidzul Qur’an dan  shalat Dhuha bertujuan membangun pondasi siswa menjadi anak yang disiplin, religius, dan cerdas serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.  3) Faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan karakter disiplin siswa melalui kegiatan religius tahfidzul Qur’an dan shalat dhuha berjama’ah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Bengkulu Selatan antara lain keluarga, guru, lingkungan tempat tinggal dan teman sejawat.
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TEAM GAMES TURNAMENT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR Nini Febrianti
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3407

Abstract

Abstrak: Penggunaan Metode Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Agama Islam Di Sekolah Dasar, Rumusan masalah penelitian ini: 1. Bagaimana penggunaan metode pembelajaran team games tournament dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar?; 2. Bagaimana kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran team games tournamen?. Tujuan penelitian ini: 1. Untuk mengetahuipenggunaan metode pembelajaran team games tournamen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. 2. Untuk kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran team games tournament. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Pembahasan: 1. Metode pembelajaran team games tournamen merupakan sebuah terobosan baru dibidang pengajaran dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, karena mampu melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan, menerapkan tutor sebaya serta mengandung unsur permainan yang akan menyenangkan bagi setiap peserta didik. 2. Kekurangannya adanya peserta didik berkemampuan tinggi kurang terbiasa dan sulit memberikan penjelasan kepada peserta didik lainnya. Kelebihan membuat peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif dan mandiri terutama pada pembelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar. Kata Kunci: Metode Team Games Tournamen (TGT), dan Kualitas Pembelajaran.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PAI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Dewis Abdul; Muh Arif
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3376

Abstract

Pelaksanaan pendidikan tidak terlepas dari pembelajaran yang pada hakikatnya merupakan porses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar kepada penerima dengan menggunakan media untuk mempermudah proses tersebut. Pemilihan media pembelajaran yang dilakukan oleh guru haruslah memperhatikan jenis dan karakteristik dari masing masing media agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Dalam proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik atau pendekatan berbasis proses keilmuan. Pendekatan saintifik identik dengan metode ilmiah misalnya perolehan data, pengelohan data dan penyampaian informasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui media digital bagaimana yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran PAI dan juga untuk mengetahui bagaimana langkah langkah pembelajaran dengan menggunakan metode pendekatan saintifk dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan media digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa Media digital merupakan sebuah media yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia atau manual akan tetapi sudah menggunakan mesin dalam berbagai bidang termasuk bidang pendidikan . Contohnya yaitu penggunaan komputer sebagai  media pembelajaran. Tentunya guru harus lebih kreatif dalam memanfaatkan media yang ada dengan memperhatikan jenis jenis dan karakteristik media pembelajaran. Selain media dalam proses pembelajaran juga memerlukan pendekatan pembelajaran. salah satunya yaitu pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik yaitu suatu pendekatan yang menggunakan langkah langkah dan kaidah kaidah ilmiah dalam proses pembelajaran. Langkah langkah pendekatan saintifik terdiri dari memahami, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi dan mengkomunikasikan.   
PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF ISLAM (Konsep dan Implementasi dalam Proses Belajar Mengajar) Ridi Efran Susilo
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3747

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dengan jelas tentang konsep pendidikan karakter dan pendidikan karakter dalam hal perspektif Islam dan implementasinya dalam proses belajar mengajar.Jenis penelitian adalah Penelitian Perpustakaan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tahap pengumpulan atau pencarian literattur terkait dengan objek penelitian, mengklasifikasikan buku berdasarkan konten atau jenis, mengutip data / teori atau konsep lengkap dengan sumbernya, memeriksa / mengkonfirmasi atau mengecek data silang / teori dari sumber atau dengan sumber lain, pengelompokan data berdasarkan garis besar / penelitian sistematis yang telah disiapkan. Kemudian langkah terakhir penulis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan melakukan studi tentang ayat-ayat dan hadits yang berkaitan dengan pendidikan karakter, mengklasifikasikannya berdasarkan sub tema, termasuk: (1) karakter dasar dalam Islam, (2) pembentukan karakter yang benar, (3) tahapan pembentukan karakter, (4) karakter Nabi Muhammad, kemudian menafsirkan interpretasinya didukung oleh pemaparan dan pengamatan tokoh-tokoh pendidikan dan psikolog yang mengeksplorasi karakter manusia.Setelah penulis melakukan penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) pendidikan karakter pada dasarnya adalah proses mentransforasikan nilai-nilai kehidupan untuk dikembangkan dalam kepribadian seseorang sehingga menjadi satu dalam perilaku seseorang. Dalam hal ini karakter memiliki tiga elemen utama, yaitu mengetahui yang baik (mengetahui yang baik), mencintai yang baik (mencintai yang baik) dan melakukan yang baik (melakukan yang baik). (2) dalam pendidikan karakter Islam adalah misi utama para nabi. Muhammad Rasulullah dari awal penugasannya memiliki pernyataan bahwa ia dikirim untuk menyempurnakan karakter (moral). Karakter Nabi Muhammad yang harus ditiru adalah sebagai berikut: Shiddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah. (3) dalam pelaksanaan pendidikan karakter, seorang guru harus memiliki sikap yang harus diterapkan dalam proses belajar mengajar, antara lain: meningkatkan empati kepada siswa, mengenali konsep diri siswa, menumbuhkan toleransi, guru sebagai fasilitator, guru menciptakan suasana Pedagogi- Dialog, menggabungkan perasaan dan bahan ajar, dan adanya transparansi siswa guru.

Page 1 of 1 | Total Record : 8