cover
Contact Name
Ari Setiawan
Contact Email
ari.setiawan@ustjogja.ac.id
Phone
+6281228153789
Journal Mail Official
ari.setiawan@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Teacher in Educational Research
ISSN : -     EISSN : 2656338X     DOI : 10.26486
Core Subject : Education, Social,
Teacher in Educational Research is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professional, and practitioners from all over the world.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022)" : 4 Documents clear
Peningkatan prestasi belajar pendidikan agama katolik dengan menerapkan model learning cyrcle pada siswa sekolah dasar Wasitaningdyah, Endang Osik
Teacher in Educational Research Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ter.v4i2.197

Abstract

Isu pendidikan akhir-akhir ini menjadi perhatian banyak pihak yang muncul bersamaan dengan perkembangan dan meningkatnya pengaruh informasi dan kebudayaan serta berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini memiliki tujuan utama yaitu meningkatkan prestasi siswa kelas V SDN Mejayan 01 Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun pada pelajaran Pendidikan Agama Katolik dengan menggunakan model learning cyrcle.  Meningkatkan  prestasi belajar siswa kelas V SDN Mejayan 01 Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun  dalam pelajaran Pendidikan Agama Katolik, dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cyrcle.  Aktivitas belajar siswa kelas V SDN Mejayan 01 Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun dengan model pembelajaran Learning Cyrcle.. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran model Learning Cyrcle  memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mendalamnya  pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari putaran/siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 50,00 %, 75,00 %, dan 100,00 %. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.  Abstract: The issue of education has recently become the concern of many parties, which has emerged along with the development and increasing influence of information and culture as well as the development of science and technology. This Classroom Action Research (CAR) has the main objective of increasing the achievement of fifth-grade students at SDN Mejayan 01, Mejayan District, Madiun Regency, in Catholic Religious Education lessons using the learning cycle model. Improving the learning achievement of fifth-grade students at SDN Mejayan 01, Mejayan District, Madiun Regency, in Catholic Religious Education lessons, using the Learning Cycle learning model. The learning activities of fifth-grade students at SDN Mejayan 01, Mejayan District, Madiun Regency using the Learning Cycle learning model. This research is action research because the research was conducted to solve learning problems in class. This research also includes descriptive research because it describes how a learning technique is applied and how the desired results can be achieved. The results of this study indicate that the Learning Cycle model has a positive impact on improving student achievement. This can be seen from the depth of students' understanding of the material conveyed by the teacher (learning completeness increases from rounds/cycles I, II, and III), namely 50.00%, 75.00%, and 100.00%, respectively. In the third cycle of a classical student, learning completeness has been achieved.
Trend penelitian higher-order thinking skills IPA di sekolah dasar: Studi literatur pada publikasi jurnal nasional dalam 5 tahun terakhir Rigisa, Inas Alya; Maryani, Ika
Teacher in Educational Research Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ter.v4i2.215

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana rekomendasi peluang trend topik penelitian yang akan datang, pemetaan kaitan antar kata kunci, dan perkembangan artikel penelitian terhadap HOTS (Higher-order Thinking Skills) IPA di Sekolah Dasar pada tahun 2017-2021. Metode pada penelitian ini adalah Mix Method yaitu dengan menggunakan studi literatur dan pendekatan bibliometric. Teknik yang digunakan adalah analisis konten dengan mendeskripsikan dan analisis data menggunakan bantuan software VosViewers serta Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui peluang penelitian yang akan datang yaitu e-module flipbook, sciencetific literacy dan science learning outcomes yang kemudian dihubungkan dengan HOTS (Higher-order Thinking Skills) IPA di Sekolah Dasar. Pemetaan kaitan antar kata kunci berdasarkan enam warna cluster hasil visualisasi VosViewers diantaranya adalah critical thinking skills, science, keterampilan berpikir kritis, LKPD, Problem Based Learning, dan instrumen penilaian yang sejatinya keenam kata kunci tersebut saling berhubungan satu sama lain. Perkembangan artikel penelitian berdasarkan hasil analisis VosViewers dan visualisasi menggunakan Microsoft Excel yaitu dapat diketahui bahwa setiap tahunnya penelitian terkait HOTS (Higher-order Thinking Skills) IPA di Sekolah Dasar ini mengalami perkembangan. Hal tersebut terbukti dengan adanya garis grafik yang menyerong ke kanan atas tanpa adanya penurunan disetiap tahunnya.
Kelayakan bahan ajar PJOK berbasis Tri N pada konteks sekolah menengah di Magelang Ngadino, Ngadino
Teacher in Educational Research Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset mengenai integrasi ajaran Tri N (Niteni, Niroake, Nambahi) ke dalam bahan ajar PJOK di jenjang SMP masih terbatas. Studi ini bertujuan menghasilkan bahan ajar berupa buku PJOK terintegrasi Tri N untuk kelas IX serta menilai kelayakan dan respons siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) mengacu pada sepuluh langkah Borg & Gall: penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf, validasi ahli dan revisi, uji coba skala kecil dan revisi, uji coba skala besar, penyempurnaan, hingga produk akhir. Subjek uji adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bandongan. Data dikumpulkan melalui angket kepada ahli materi, ahli media, dan peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Produk buku PJOK terintegrasi Tri N berhasil dikembangkan; kelayakan dinilai tinggi oleh ahli pada uji awal, dan pada uji skala kecil rerata komponen ketertarikan, materi, dan bahasa mencapai 74,50%. Setelah revisi, uji pada populasi sebenarnya menunjukkan peningkatan: ketertarikan 86,00%, materi 87,75%, bahasa 89,00% (rerata 87,50%) yang dikategorikan sangat layak. Implikasi praktisnya, guru dapat memanfaatkan buku ini untuk memfasilitasi tahapan mengamati-meniru-menambah dalam aktivitas PJOK. Mengingat keterbatasan konteks satu sekolah, studi lanjutan yang melibatkan lebih banyak kelas dan pengukuran hasil belajar objektif disarankan untuk menilai efektivitas komparatif. Feasibility of Tri N–Based PJOK Teaching Materials in a Lower-Secondary School Context in Magelang Abstract: Empirical evidence on embedding the Tri N principles—Niteni (noticing), Niroake (imitating), and Nambahi (enhancing)—into Physical Education and Health (PJOK) materials at the lower-secondary level remains limited. This research and development (R&D) study aimed to produce Tri N–integrated PJOK teaching materials for Grade 9 and to evaluate their feasibility and student responses. The study followed Borg and Gall’s ten-step model, covering needs analysis, planning, draft development, expert validation and revision, small-scale tryout and revision, large-scale tryout, refinement, and final product. Participants were Grade-9 students at SMP Negeri 1 Bandongan. Data from material and media experts and students were gathered via questionnaires and analyzed descriptively. The PJOK book was successfully developed; initial expert reviews indicated high feasibility. In the small-scale tryout, the average scores for interest, content, and language reached 74.50%. After revisions, testing in the actual population showed improvements: interest 86.00%, content 87.75%, and language 89.00%, yielding a mean of 87.50%, classified as highly feasible. Practically, the book can help teachers structure observe-imitate-enhance cycles in PJOK activities. Given the single-school context, further research with broader samples and objective learning-outcome measures is recommended to examine comparative effectiveness.
Validitas–reliabilitas instrumen HOTS Ekonomi SMA: Model Borg & Gall yang dimodifikasi Setiarini, Supras
Teacher in Educational Research Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ter.v4i2.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memetakan praktik guru dalam mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS); (2) menguraikan langkah pengembangan instrumen; (3) menilai kelayakan instrumen dari sisi validitas dan reliabilitas; serta (4) memotret tingkat HOTS Ekonomi peserta didik kelas XI SMA Negeri se Sub-Rayon V Klaten. Riset pengembangan menggunakan model Borg & Gall yang dimodifikasi, mencakup studi awal dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan awal dan revisi, uji coba lapangan akhir, serta revisi produk akhir. Subjek penelitian adalah 155 siswa kelas XI IPS. Data dikumpulkan melalui tes; validitas isi ditelaah oleh penimbang ahli dan dianalisis menggunakan Aiken’s V, sedangkan analisis butir dilakukan dengan Iteman 3.00. Hasil menunjukkan: (1) guru pada umumnya belum menyelenggarakan pengukuran HOTS secara sistematis; (2) tahapan pengembangan tersusun dan dapat direplikasi; (3) diperoleh 16 butir soal yang dinyatakan valid berdasarkan Aiken’s V dan reliabel dengan koefisien alpha 0,796 (kategori kuat); dan (4) tingkat HOTS Ekonomi siswa berada pada kategori sedang. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan instrumen HOTS yang tervalidasi untuk mendukung asesmen pembelajaran. Penelitian lanjutan disarankan memperluas sampel dan menilai hubungannya dengan capaian kognitif lain guna memperkuat generalisasi. Validity and reliability of a HOTS Economics test for senior high school: A modified Borg & Gall Approach Abstract: This study aims to: (1) map teachers’ practices in assessing higher-order thinking skills (HOTS); (2) describe the steps for instrument development; (3) evaluate feasibility in terms of validity and reliability; and (4) profile Grade-11 students’ HOTS in Economics at public senior high schools within Sub-Rayon V Klaten. A modified research-and-development approach based on the Borg and Gall model was employed, covering preliminary investigation and information gathering, planning, initial product development, a small-scale tryout with revision, a final field tryout, and final product revision. Participants were 155 Grade-11 social-science students. Data were obtained through a test; content validity was reviewed by expert judges and analyzed using Aiken’s V, while item analysis was conducted with Iteman 3.00. The results indicate that: (1) teachers generally had not implemented systematic HOTS assessment; (2) the development sequence was well-structured and replicable; (3) the finalized test comprised 16 items that met content-validity criteria and demonstrated reliability with Cronbach’s alpha of 0.796 (strong); and (4) students’ HOTS in Economics fell into the medium category. These findings highlight the need for validated HOTS instruments to support instructional assessment. Future studies should include broader samples and examine relationships with other cognitive outcomes to strengthen generalizability.

Page 1 of 1 | Total Record : 4