cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
lppm@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Biro Rektorat Lt. 1, Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur Telp. (0653) 7825201, Fax (0653) 78225202 Kode Pos 24171
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agroristek
ISSN : 2615417X     EISSN : 27210782     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroristek (JAR) p-ISSN 2615-417X, e-ISSN 2721-0782 adalah media ilmiah primer penyebaran hasil-hasil penelitian pertanian, peternakan dan pengembangan budidaya pertanian berkelanjutan dengan misi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional para ahli pertanian, peternakan serta informasi bagi pengambil kebijakan, pelaku, dan pemerhati pembangunan pertanian dan perdesaan. JAR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan dua nomor dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Agustus.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024" : 5 Documents clear
EFEK PEMAKAIAN LARUTAN DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L) SEBAGAI BIOPESTISIDA TERHADAP TINGKAT SERANGAN HAMA ULAT PLUTELLA XYLOSTELLA DAN BIOMASSA KOL BUNGA Bukhari, Bukhari; Handayani, Sri
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2518

Abstract

The research was conducted at the experimental farm of Agricultural Faculty of the University of Jabal Ghafur Indrajaya Pidie district which lasted from August to November 2023 with the aim to determine the effect of soursop leaf extract against Plutella xylostella intensity of pest attacks and heavy wet/ cauliflower crop production. The design used in this study is Randomized Design Group (RAK) with six treatments and four replications (blocks), such treatment is the 0 (control or without application), soursop leaf extraxt concentration of 5.0 ; 10.0  ; 15.0 ;  20.0 and 25.0 % solution. The parame ters observed intensity of the attacks the caterpillar larvae of Plutella xylostella, and the  Kol Flower Biomass production. These results indicate that the application of sour sop leaf extract is very significantly on the intensity of the attack Plutella xylostella and biomass of cauliflower production. Plutella xylostella larvae attack intensity is found at the highest concentration of 25.0 % solution is 4.11%, while the intensity of the attack Plutella xylostella larvae found at the lowest concentration of 5.0  % solution is 8.27%, on the other hand, the heaviest cauliflower biomass was found at a concentration of 25.0 % soursop leaf extract solution, namely 970 g/plot, while the lowest biomass was found at a control treatment (without aplication sour sop leaf extract solution or 0 % solution),  with biomass produktion is 620 g/plot.
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN DAUN KELOR PADA KUALITAS FISIK DAN KIMIA SILASE LIMBAH PERTANIAN Wijaya, Andi Ikhsan; Tullah, Nurhidayah; Lena, Mirza; Aditama, Ryzal Satria; Prasetia, Muhammad Andika; Anggriani, Rini; Risfani, Risfani
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2626

Abstract

Permasalahan pakan di Indonesia adalah kekurangan pakan pada musim kemarau. Salah satu potensi lokal yang dapat dimanfaatkan adalah jerami padi yang merupakan salah satu sumber hijauan yang gampang diperoleh. Namun memiliki pembatas yaitu kurangnyanya kualitas nutrisi seperti rendah protein dan tingginya kandungan serat kasar. Silase merupakan metode pengolahan pakan untuk memperbaiki kualitas nutrisi pada jerami padi dengan menambahkan daun kelor sebagai sumber protein pada pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik dan kimia silase jerami padi dengan penambahan daun kelor. Dengan perlakuan penambahan daun kelor pada jerami padi dengan berbagai level yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15%. Metode penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam  ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun kelor pada silase jerami padi secara signifikan meningkatkan kualitas nutrisi, terutama kandungan protein kasar, dan menurunkan kandungan serat kasar. Serta, penambahan daun kelor juga memperbaiki kualitas fisik silase, seperti warna, aroma, dan tekstur. Hasil ini dapat menjadi salah satu cara memanfaatakan potensi limbah pertanian untuk menjadi bahan pakan ternak.Kata kunci: Bahan Lokal; Hijauan; Kualitas; Silase
APLIKASI MIKORIZA DAN PUPUK KANDANG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TOMAT Mawardiana, Mawardiana; Karnilawati, Karnilawati; Hadi, Budi Al; Isnawati, Isnawati
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2641

Abstract

Pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk kandang di Kabupaten Pidie belum maksimal. Sebagian besar pupuk kandang hanya dibuang begitu saja, padahal mengandung bahan organik yang kaya nutrisi bagi tanaman. Mikoriza merupakan fungi yang dapat bersimbiosis dengan tanaman pada sistem perakaran. Pemberian kombinasi mikoriza dan pupuk kandang belum banyak dilaporkan, padahal dapat meningkatkan produksi tanaman hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi jenis pupuk kandang dengan mikoriza yang tepat untuk meningkatkan produksi tomat. Penelitian dilaksanakan di Gampong Jiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu mikoriza (M) dan pupuk kandang (K). Faktor mikoriza terdiri dari dua taraf, yaitu M0= 0 g/polybag dan M1= 30 g/polybag. Faktor pupuk kandang terdiri dari tiga taraf, yaitu K1= pupuk kandang sapi, K2= pupuk kandang kambing, dan K3= pupuk kandang ayam. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per plot, hasil per hektar, panjang akar, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil per hektar tomat meningkat sebesar 2,87% pada dosis 30 g per polybag dibandingkan tanpa pemberian mikoriza. Selain itu, hasil per hektar meningkat sebesar 4,57% pada penggunaan pupuk kandang ayam dibandingkan pupuk kandang sapi. Kata kunci: mikoriza; pupuk kandang; tomat
PERANAN KIMIA LINGKUNGAN DALAM PENGEMBANGAN KEBIJAKAN GEOGRAFI BERKELANJUTAN Mazwan, Mazwan; Mauliza, Evi; Sakdiah, Halimatun; Minarni, Minarni; Amaluddin, Amaluddin; Wahidi, Jhon
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2635

Abstract

Artikel ini membahas peranan kimia lingkungan dalam pengembangan kebijakan geografi berkelanjutan dengan cara yang komprehensif dan mendalam. Fokus utama kajian ini adalah memahami bagaimana aktivitas manusia, terutama di sektor industri dan pertanian, berinteraksi dengan lingkungan dan menciptakan dampak yang signifikan. Melalui analisis literatur dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip kimia lingkungan dalam mendukung kebijakan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya integrasi ilmu kimia dalam proses pengambilan keputusan kebijakan lingkungan, dengan menekankan pada pengembangan teknologi ramah lingkungan, pemantauan kualitas lingkungan, dan penerapan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk mitigasi pencemaran. Studi kasus dari berbagai negara, seperti penerapan Sistem 3R di Jepang dan pendekatan holistik di negara-negara Nordik, memberikan contoh konkret bagaimana kebijakan yang efektif dapat diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan lingkungan yang berbasis ilmu pengetahuan tidak hanya dapat mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem tetapi juga meningkatkan efisiensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan kebijakan lingkungan yang lebih efektif, berbasis data, dan berkelanjutan, serta menginspirasi kolaborasi multisektor untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat dan harmonis bagi planet kita.
PENYERAPAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DALAM AIR LINDI TPA TERJUN MARELAN MENGGUNAKAN TANAMAN ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) Sofia, Mukhaira; Simanjuntak, Wiwin Yulianti; Maysara, Lusi; Ambarita, Theresia; Febriyossa, Adelia; Sari Rangkuti, Marlinda Nilan
Jurnal Agroristek Vol 7, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v7i2.2726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dari air lindi di TPA Terjun Marelan menggunakan sistem constructed wetland. Air lindi yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah di TPA mengandung polutan berbahaya, termasuk timbal (Pb), yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Eceng gondok dikenal memiliki kemampuan fitoremediasi yang efektif untuk menyerap logam berat melalui akarnya. Penelitian ini dilakukan dengan variasi konsentrasi air lindi (0%, 25%, 50%, dan 100%) selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok mampu menurunkan konsentrasi timbal (Pb) dan meningkatkan pH air lindi, namun pada konsentrasi air lindi yang tinggi terjadi kerusakan morfologi tanaman. Secara keseluruhan, eceng gondok efektif sebagai agen fitoremediasi untuk mengurangi pencemaran logam berat timbal (Pb) dari air lindi TPA, meskipun terdapat dampak negatif pada kondisi tanaman akibat paparan air limbah

Page 1 of 1 | Total Record : 5