cover
Contact Name
Awis Hamid Dani
Contact Email
jurnalkesehatan.stikescrb@gmail.com
Phone
+6282219457664
Journal Mail Official
jurnalkesehatan.stikescrb@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Kesehatan Cirebon Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jl. Brigjen Dharsono No 12 B Bypass Cirebon 45153
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20880278     EISSN : 27219518     DOI : 10.38165
Core Subject : Health,
Lingkup naskah jurnal kesehatan mencakup bidang ilmu : kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, fisioterapi, radiodiagnostik dan radioterapi, farmasi serta laboratorium kesehatan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2020)" : 12 Documents clear
PENGARUH PERAN TENAGA KESEHATAN TEHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Maesaroh, Maesaroh
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v11i2.208

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik secara vaginal, oral, ataupun anus dengan seseorang yang sebelumnya sudah terinfeksi. Tenaga kesehatan memiliki pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan untuk melakukan upaya kesehatan untuk dapat mencegah dan memberikan promosi kesehatan terkait kesehatan reproduksi terutama dalam pencegahan penyakit menular seksual. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tenaga kesehatan terhadap pencegahan PMS. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan “Cross Sectional” atau potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang telah menikah berusia 20-45 tahun di wilayah Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis sebanyak 164 orang, sedangkan sampel yang diteliti sebanyak 45 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara peran tenaga kesehatan terhadap pencegahan penyakit menular seksual karena hasil uji statistik dengan menggunakan Uji Chi Square, dengan derajat kemaknaan 0,05 diperoleh ρ value 0,001 α dan chi square (χ2) tabel (11,414 3,841). Diharapkan dalam melakukan kegiatan promosi kesehatan sebaiknya menggunakan alat peraga seperti brosur atau leafleat, sehingga responden akan lebih paham terkait peningkatan kesehatan reproduksi dan pencegahan PMS.Kata Kunci: tenaga kesehatan, penyakit menular seksual Abstract Sexually Transmitted Diseases (STDs) are diseases that are transmitted through sexual contact, whether vaginal, oral, or anus with someone who was previously infected. Health workers have the knowledge and skills through education in the health sector to make health efforts to prevent and provide health promotion related to reproductive health, especially in the prevention of sexually transmitted diseases. So this study aims to determine the role of health workers in preventing STDs. This research is a quantitative study, using a "cross sectional" approach. The population in this study were 164 married women aged 20-45 years in Ciharalang Village, Cijeungjing District, Ciamis Regency, while the sample studied was 45 people. The results showed that there was an influence between the role of health workers on the prevention of sexually transmitted diseases because the results of statistical tests using the Chi Square test, with a significance degree of 0.05 obtained ρ value 0.001 α and chi square (χ2) table (11.414 3.841). It is hoped that in carrying out health promotion activities, it is best to use props such as brochures or leaflets, so that respondents will understand more about improving reproductive health and preventing STDs.Keywords: health workers, sexually transmitted diseases
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT PADA PRAKTEK KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT Herlina, Lin; Harmuni, Harmuni; Hikmah, Nur
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v11i2.204

Abstract

Caring merupakan sentral praktek keperawatan. Seiring dengan perkembangan pengetahuan, ditemukan bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh kecerdasan dasar yang dimiliki setiap manusia. Salah satu bentuk kecerdasan tersebut adalah kecerdasan spiritual. perawat masih kurang ramah dalam melayani pertanyaan klien, berperilaku tidak bersahabat dan jarang tersenyum. masih ada perawat yang cenderung emosi saat menerima keluhan dari klien, perawat mengalami stress kerja yang antara lain disebabkan beban kerja yang tinggi. Sehingga kemungkinan perawat yang cerdas secara spiritual tidak memecahkan persoalan hidup hanya secara rasional atau emosional saja, tetapi ia menghubungkannya dengan makna spiritual sehingga ia juga akan berupaya memaknai bahwa mencari karunia Tuhan dengan memperhatikan klien dan meringankan beban klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual dengan perilaku caring perawat pada praktek keperawatan di ruang rawat inap RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling dengan sampel penelitian berjumlah 86 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuisioner demografi, kuisioner kecerdasan spiritual, dan kuisioner perilaku caring. Uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi Pearson. Berdasarkan analisis data diperoleh koefesien korelasinya r sebesar 0,315 dengan taraf signifikan p = 0,003. Dengan demikian terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan spiritual dengan perilaku caring perawat pada praktek keperawatan di ruang rawat inap RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Diharapkan perawat dapat terus meningkatkan lagi kecerdasan spiritualnya sehingga perawat dapat memaknai hidup dan pekerjaannya adalah pekerjaan yang mulia bukan hanya sekedar rutinitas saja tetapi mengaitkannya atas dasar ibadah.Kata Kunci: Kecerdasan spiritual, perilaku caring, perawat  AbstractCaring is central to nursing practice. Along with the development of knowledge, it was found that a person's behavior is influenced by the basic intelligence that every human being has. One such form of intelligence is spiritual intelligence. Nurses are still less friendly in serving client questions, behave unfriendly and rarely smile. There are still nurses who tend to be emotional when receiving complaints from clients, nurses experience work stress which among other things is caused by high workload. So it is possible that the spiritually intelligent nurse does not solve the problem of life only rationally or emotionally, but she connects it with spiritual meaning so that she will also try to interpret that seeking God's gift by paying attention to the client and lightening the burden on the client. This study aims to find out the relationship of spiritual intelligence with the caring behavior of nurses in nursing practice in the inpatient room of RSI PKU Muhammadiyah Tegal. The research design used in this study is descriptively corative. Sampling method in this study used random sampling cluster with research sample of 86 respondents. The instruments used in this study were demographic questionnaires, spiritual intelligence questionnaires, and caring behavior questionnaires. Test the hypothesis using Pearson correlation test. Based on data analysis obtained correlation coefficient r of 0.315 with a significant level of p = 0.003. Thus there is a positive relationship between spiritual intelligence and caring behavior of nurses in nursing practice in the inpatient room of RSI PKU Muhammadiyah Tegal. It is expected that the nurse can continue to improve her spiritual intelligence so that the nurse can interpret her life and work is a noble job not just a routine but associating it on the basis of worship.Keywords: Spiritual intelligence, caring behavior, nurses

Page 2 of 2 | Total Record : 12