cover
Contact Name
Awis Hamid Dani
Contact Email
jurnalkesehatan.stikescrb@gmail.com
Phone
+6282219457664
Journal Mail Official
jurnalkesehatan.stikescrb@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Kesehatan Cirebon Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jl. Brigjen Dharsono No 12 B Bypass Cirebon 45153
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20880278     EISSN : 27219518     DOI : 10.38165
Core Subject : Health,
Lingkup naskah jurnal kesehatan mencakup bidang ilmu : kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, fisioterapi, radiodiagnostik dan radioterapi, farmasi serta laboratorium kesehatan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2022)" : 12 Documents clear
PENGARUH PERUBAHAN ARUS TABUNG TERHADAP ARTEFAK GAMBAR PADA PEMERIKSAAN CT SCAN KEPALA Nanang Rosadi; Imam Suyudi; Dita Purnamasari
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i2.344

Abstract

Perkembangan teknologi pencitraan dalam bidang diagnostik sangat pesat dewasa ini. Sistem sinar-x membangkitkan arus yang akan memanaskan filamen sampai elektron siap untuk dilepaskan dari filamen. Hal ini menyebabkan masalah serius bagi radiolog yang harus menegakkan diagnosa dari gambar yang dihasilkan oleh radiographer. Penelitian ini yang menjadi dasar adalah perubahan variabel miliampere dengan waktu tetap. Subjek penelitian dokter ahli radiologi sebagai observer untuk menentukan hasil kualitas radiograf terutama artefak yang tampak pada gambar. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon dengan menggunakan pesawat CT Scan Hitachi,penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Juli 2019. Alat dan bahan penelitian menggunakan Anthropomorphic phantom, Pesawat CT Scan Hitachi, Kamera digital, Viewing box, alat tulis, kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna artefak gambar pada pemeriksaan CT scan kepala daerah basis cranii pada pemberian variasi miliampere-second dilihat terdapat perbedaan nilai rata-rata antara kesebelas gambar yang diberi perlakuan berbeda. Hal ini juga dilihat dari hasil analisis menggunakan metode Friedman test yang menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna artefak gambar pada CT scan kepala terutama daerah basis cranii dengan pemberian variasi miliampere. Dalam pemeriksaan CT scan kepala terutama daerah basis cranii untuk mendapatkan kualitas gambar yang baik perlu diperhatikan pemilihan scan parameter yang tepat dan Karena hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasi untuk semua pesawat CT scan maupun untuk jenis organ yang diperiksa maka untuk selanjutnya perlu dilakukan penelitian yang lebih lanjut dengan menggunakan variasi peralatan yang lebih banyak dengan jumlah sample yang lebih besar serta melibatkan responden yang lebih banyak.Kata Kunci: Pengaruh perubahan; Arus Tabung; Artefak gambar; Pemeriksaan; CT scan Kepala Abstract  The development of imaging technology in the diagnostic field is very rapid today. The x-ray system generates a current that will heat the filament until electrons are ready to be released from the filament. This causes serious problems for the radiologist who must establish a diagnosis from the images produced by the radiographer. The basis of this research is the change in the milliampere variable with a fixed time. The research subjects were radiologists as observers to determine the results of radiographic quality, especially artifacts that appeared in the image. This research was conducted at the Radiology Installation of Gunung Jati Hospital, Cirebon City using a Hitachi CT Scan aircraft, this research was carried out in March - July 2019. Research tools and materials used Anthropomorphic Phantom, Hitachi CT Scan aircraft, Digital camera, Viewing box, Stationery, Questionnaire. The results showed that there was a significant difference in image artifacts on CT Scan examination of the head of the cranial base region when given the milliampere-second variation. This is also seen from the results of the analysis using the Friedman test method which shows that there is a significant difference in image artifacts on a CT scan of the head, especially the cranial base area with the provision of milliamperes variations. In the CT scan of the head, especially the base of the skull, to get good image quality, it is necessary to pay attention to the selection of the right scan parameters and because the results of this study cannot be generalized to all CT Scan aircraft or to the types of organs being examined, further research needs to be done. by using a wider variety of equipment with a larger number of samples and involving more respondents.Keywords: Tube Current; Effect of change, Tube Flow; Image artifacts; Inspection; Head CT scan
HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN KADAR PROTEIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS Meri Suzana; Fatimah Nisma; Setia Syafilla
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i2.309

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelainan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia karena penurunan efektivitas dan atau jumlah insulin, akibat gangguan pankreas. Kondisi ini dapat merusak membran penyaring ginjal yang mengakibatkan terjadinya kebocoran protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah dengan kadar protein pada penderita DM di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2020. Data yang digunakan adalah data sekunder dari rekam medis penderita DM. Sampel merupakan pasien yang menderita DM yang rawat inap di rumah sakit RSUD Kabupaten Bekasi pada tahun 2020 dan yang melakukan pemeriksaan kadar glukosa darah, protein darah dan protein urin. Sampel diambil secara random dan metoda pengumpulan data secara observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi pearson. Hasil uji korelasi kadar glukosa darah dengan kadar protein total darah diperoleh nilai sig = 0,078 (nilai sig > α=0,05) artinya tidak  terdapat hubungan kadar glukosa darah dengan protein total darah.  Hasil pengukuran kadar glukosa darah dengan protein dalam urin menunjukkan hasil yang signifikan dimana diperoleh nilai sig = 0,000 (nilai sig < α=0,05), dinyatakan bahwa hubungan kadar glukosa darah dengan protein dalam urin sangat signifikan, dengan arah signifikasi positif artinya semakin tinggi kadar glukosa dalam darah semakin tinggi kadar protein dalam urin. Saran untuk penderita DM di atas dilakukan pengecekan ureum dan LED (Daya endap Darah) untuk melihat kesehatan ginjalnyaKata Kunci : Diabetes Melitus; Glukosa; ProteinAbstract Diabetes mellitus is metabolic disorder with hyperglycemia sign caused by descent of activity and or quantity of insulin is caused by defect of pancreas. This condition can damage the kidney's filtering membrane resulting in protein leakage. This study aims to determine the relationship between blood glucose levels and protein levels in DM patients at the Bekasi District Hospital in 2020. The research method is correlational. The data used is secondary data from the medical records of DM patients. The sample is a patient with DM who is hospitalized at the Bekasi Regency Hospital in 2020 and who checks blood glucose, blood protein and urine protein levels. Samples were taken randomly and the data collection method was observation.. Data analysis was performed using the Pearson correlation test. The results of the correlation test of blood glucose levels with total blood protein levels obtained a value of sig = 0.078 (sig value > = 0.05) meaning that there was no relationship between blood glucose levels and total blood protein.  The results of the measurement of blood glucose levels with protein in the urine showed significant results where the value of sig = 0.000 (sig value < =0.05), it was stated that the relationship between blood glucose levels and protein in the urine was very significant, with a positive signification direction meaning the higher The higher the glucose level in the blood, the higher the protein content in the urine. It is recommended for people with diabetes to pay attention to nutritional intake that contains enough protein and for further researchers to continue using more variables, larger data and better research designs. Keywords: Diabetes Mellitus; Glucose; Protein

Page 2 of 2 | Total Record : 12