cover
Contact Name
Enza Resdiana
Contact Email
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Phone
+6282331740805
Journal Mail Official
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja Sumenep Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451 Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Public Corner
ISSN : 24430714     EISSN : 2621475X     DOI : https://doi.org/10.24929/fisip.v14i2.888
Jurnal Public Corner (p-ISSN: 2443-0714, e-ISSN: 2621-475X) merupakan media publikasi artikel ilmiah penelitian dan pengembangan ilmu di bidang ilmu Politik dan ilmu Sosial yang terbit dua kali dalam satu tahun (Bulan Juni dan Desember). Jurnal Public Corner menerbitkan artikel dari hasil penelitian, pengembangan dan ulasan di bidang sosial dan politik dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Administrasi Publik dan Bisnis 2. Komunikasi dan Politik 3. Ilmu pemerintahan 4. Hubungan Internasional Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian dan ulasan artikel (non- penelitian), namun kami lebih menekankan pada naskah artikel dari hasil penelitian. Public Corner sebagai jurnal publikasi bidang ilmu politik dan sosial ini telah menggunakan sistem OJS (open jurnal system) dan terindeks oleh Google Cendikia.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2018): Public Corner" : 5 Documents clear
PR PEMERINTAH DAN TANTANGAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK Roos Yuliastina
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.729 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.459

Abstract

Undang – Undang Keterbukaan Informasi Publik yang telah disahkan padabulan april 2008 ini, “memaksa” seluruh lembaga untuk berani terbuka danmemberikan informasi yang jujur dan dapat dipertanggung jawabkan kepadamasyarakat. Sebagai suatu kewajiban bagi seluruh organisasi untuk memberikaninformasi secara terbuka kepada publiknya, maka tidak lain pihak publicrelations(PR), yang menjadi ujung tombak organisasi dalam rangka mewujudkaninformasi yang dapat diakses siapa saja dengan mudah, cepat, dan murah sebagaimana yang telah di amanahkan dalam UU KIP.Dari persepektif public relations, kehadiran UU KIP sejatinyamempermudah tugas seorang PR. Namun nyatanya, masih banyak hambatan bagiseorang PR menjalankan tugasnya dalam memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat, diantaranya hambatan itu datang dari faktor internal maupunfaktor eksternal. Seperti, keterlambatan membentu KI (Komisi Informasi) yangterjadi di beberapa daerah, materi dalam UU KIP yang penuh denganpengecualian dalam memebarikan informasi ke pada publik, dan masih rendahnyapermintaan informasi yang diminta masyarakat terkait kegiatan dan kinerja yangdilakukan oleh organissai badan publik membuat perjalanan UU KIP masihtersendat diterapkan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA DESA PADA PENINGKATAN PEMBANGUNAN FISIK DI DESA BULAY KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN M. Khairil Basyori; Sukma Umbara Tirta Firdaus
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.924 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.460

Abstract

Dana Desa diberikan oleh pemerintahpusatuntuk pembangunan di desasupaya tercipta desa yang lebih baik, lebih maju, terutama meningkatkanperekonomian masyarakat desa. Peneliti ingin mengukur efektif tidaknya programini di bawah, dalam hal ini di Desa Bulay, Kecamatan Galis, KabupatenPamekasan, sebagai salah satu desa yang menerimanya.Penelitian ini menggunakan teori efektivitas yang menyatakan bahwaefektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Semakin besarkontribusi output terhadap pencapaian tujuan, maka semakin efektif organisasi,program atau kegiatan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, denganteknik purposive sampling sebagai penentuan sampel serta data dikumpulkandengan langkah wawancara dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketujuh program pembangunandi Desa Bulay yang kesemuanya menggunakan anggaran Dana Desa, yaitupembangunan saluran irigasi, pembangunan jalan desa, pembangunan sarana danprasarana fisik kantor, pembangunan sarana dan prasarana fisik sosial,pembangunan sarana sanitasi dan kebersihan lingkungan, penghijauan danpelestarian lingkungan sertapemeliharaan sarana dan prasarana masyarakat, tidakmenemukan masalah yang berarti. Hanya saja untuk program penghijauan danpelestarian lingkungan hasilnya belum maksimal.Secara umum, programpembangunan yang bersumber dari Dana Desa di Desa Bulay, Kecamatan Galis,Kabupaten Pamekasan, sudah baik, tetapi belum dapat dikatakan efektif.Dikarenakan masih terdapat satu program pembangunan yang belum maksimal.
MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK (PUBLIC SERVICE MOTIVATION) DALAM PENINGKATAN KINERJA SEKTOR PUBLIK Rillia Aisyah Haris
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.006 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.461

Abstract

Motivasi pelayanan publik merupakan motivasi/dorongan yang dimiliki seorangpegawai sektor publik dalam mengabdikan dirinya memberikan pelayanan publikyang prima kepada masyarakat. Motivasi pelayanan publik telah digunakansebagai 'kode' untuk altruisme, yang berarti kemauan individu untuk terlibatdalam perilaku pengorbanan demi kemaslahatan masyarakat banyak tanpamanfaat timbal balik untuk diri mereka sendiri. Beberapa penelitian menunjukkanbahwa PSM memiliki hubungan positif terhadap kinerja. Semakin tinggi PSMmaka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Nilai-nilai PSM dan altruismeini sangat mempengaruhi paradigma berpikir dari para pelayan publik untuk lebihmengedepankan kepentingan publik daripada kepentingannya sendiri, tidakberfikir materialistik semata melainkan mengedepankan tercapainya tujuanpelayanan publik. Nilai Publicness ini penting untuk hubungan antara PSM dankinerja. Dengan terbentuknya karakteristik PSM dan diimplementasikannya nilainilai PSM dalam keseharian pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik, akanberdampak langsung terhadap peningkatan kinerja pegawai dan peningkatankualitas pelayanan publik itu sendiri. Masyarakat sebagai pengguna layananmenjadi puas terhadap layanan yang diberikan.
UPAYA PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT PESISIR KEPULAUAN KANGEAN (DUSUN NYAPLONGONDUNG) DALAM MENYELESAIKAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN Enza Resdiana; Nur Inna Alfiyah
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.601 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.462

Abstract

Pendidikan merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sosialmasyarakat, namun tidak semua lapisan masyarakat yang ada di negara Indonesiamampu merasakan tujuan dan manfaat pendidikan. Hal ini umumnya dirasakanoleh masyarakat yang tinggal di daerah pelosok atau terpencil seperti halnyamasyarakat kepulauan Kangean. Jauhnya jarak antara kecamatan dan pemerintahkebupaten serta kurangnya akses terhadap lembaga-lembaga pemerintah membuatprogram yang dijalankan pemerintah seperti wajib belajar 12 tahun menjaditerhambat. Faktor penghambat program tersebut berasal dari kelompokmasyarakat sendiri yang dipengaruhi oleh tingkat pola pikir masyarakat yang acuhterhadap pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positifdalam merubah perilaku masyarakat terutama pandangan masyarakat terhadapmanfaat pentingnya pendidikan untuk bekal mereka dalam menghadapi tantangandi era globalisasi terutama dalam persaingan ekonomi. Hasil penelitian menjukkanbahwa upaya perubahan perilaku masyarakat dalam menyelesaikan wajib belajar12 tahun perlu didukung oleh semua pihak baik baik itu Pemerintah Pusat,Pemerintah Daerah, Pihak Sekolah, Kepala desa dan tokoh masyarakat melaluisosialisai, pemahaman langsung kepada masyarakat maupun siswa, untukmerubaha cara pandang dan berfikir betapa pentingnya pendidikan khususyaprogram wajib belajar 12 tahun.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI MAHASISWA DALAM BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE E – LEARNING DRILLS Ach. Andiriyanto; Lulus Sugeng T
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.769 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam mengenaipembelajaran Bahasa Inggris untuk mahasiswa melalui E-learning di UniversitasWiraraja Sumenep. Dengan penelitian ini diharapkan nantinya dapatmenghasilkan variasi pembelajaran yang effektif yang dapat memotivasimahasiswa dalam pembelajaran bahasa inggris. Fokus dari penelitian ini untukmengetahui pengaruh penggunaan E – learning drills sebagai metode alternatifdan kreatif dalam pembelajaran ditinjau dari capaian hasil belajar, dan untukmengetahui tingkat motivasi mahasiswa dengan menggunakan metode E –learning drills.Penelitian ini menggabungkan dua metode penelitian yaitu metodepenelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif, metode kualitatifdigunakan untuk menjabarkan peningkatan kemampuan belajar dan tingkatmotivasi mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan metode pembelajaran Elearning drill pada mata kuliah bahasa Inggris, sedangkan metode kuantitatifuntuk menjawab dan membahas rumusan masalah dan menguji hipotesis yang adadalam penelitian, sedangkan dalam pelaksanaan proses pembelajaranmenggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini direncanakanmenggunakan tiga siklus, masing-masing siklus tediri atas empat kali pertemuandan masing-masing siklus mencakup empat tahapan (perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi). Instrument yang digunakan adalah tes pilihan gandadan angket tentang motivasi.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan fokus penelitianmenunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat ketuntasan belajar mahasiswa darikondisi awal sampai akhir penelitian sebesar 37,50% meningkat dari kondisiawal, yaitu pada kondisi awal jumlah siswa yang tuntas sebesar 47.50%sedangkan pada akhir penelitian menjadi 85%. Hal ini menunjukkan bahwaproses pembelajaran bahasa Inggris melalui E-learning drills berjalan denganbaik dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi mahasiswa.Selain itu, pembelajaran melalui E-learning drills memiliki dampak langsungdengan munculnya semangat mahasiswa untuk selalu bekerja keras, diplin waktu,mandiri dan aktif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5