cover
Contact Name
Ni Wayan Ariyani
Contact Email
jikpolkesden01@gmail.com
Phone
+6281239744087
Journal Mail Official
jikpolkesden01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Puputan Renon No. 11 A Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)
ISSN : 2338669X     EISSN : 27218864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang diterbitkan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai tulisan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) terbit dua kali dalam setahun yaitu edisi Mei dan Oktober. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) pertama kali diterbitkan tahun 2007 dengan nama ARIMBI, dan mulai tahun 2013 berganti nama menjadi Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : 1. Ilmu kebidanan 2. Kesehatan masyarakat 3. Kesehatan reproduksi 4. Kesehatan ibu dan anak
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2022)" : 13 Documents clear
Persepsi dan Kepatuhan Kader Posyandu dalam Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 di Kota Denpasar Ni Wayan Manik Parwati; Idah Ayu Wulandari; Gusti Ayu Dwina Mastryagung; Ni Putu Sri Haryati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1566

Abstract

Abstrak: Coronavirus Disease atau COVID-19 saat ini telah banyak menginfeksi populasi manusia di dunia dan telah menyebabkan morbiditas serta motalitas yang sangat banyak. Namun, walaupun berada di masa pandemik, Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya di bidang kesehatan yang berbasis masyarakat yang salah satu tujuannya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan dasar ibu dan anak harus tetap berjalan. Untuk itu, penting bagi kader posyandu mempunyai persepsi dan kepatuhan yang baik tentang penerapan protokol pencegahan COVID-19 agar dapat menerapkannya sehari-hari khusunya pada saat menjalankan tugas sebagai kader. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti persesi dan kepatuhan kader posyandu tentang penerapan protokol pencegahan COVID-19. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kader posyandu balita di Kota Denpasar dengan jumlah sampel 127 orang yang diambil menggunakan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan analisis deskripsif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh responden mempunyai persepsi positif dengan nilai median 31, nilai minimal 23 dan nilai maximal 40, standar deviasi 3.416 dan kepatuhan yang baik dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Diharapkan kader posyandu dapat memberikan contoh nyata bagi ibu dan balita dalam menerapkan protocol kesehatan  sehingga diharapkan mampu menekan laju perkembangan covid-19.Kata kunci: Persepsi, kepatuhan, kader posyandu Abstract: Coronavirus Disease or COVID-19 has infected a lot of the human population in the world and has caused a lot of morbidity and mortality. However, despite being in a pandemic period, Posyandu as one of the community-based health efforts that one of the aims was to provide convenience for the community to obtain basic health services, especially to improving maternal and child health, must continue to run. For this reason, it is important for posyandu’s cadres to have good perceptions and adherence about the implementation of the COVID-19 prevention protocol so they can apply them on a daily basis, especially when carrying out their duties as cadres. This study aims to examine the perception and compliance of posyandu’s cadres regarding the application of the COVID-19 prevention protocol. The population in this study were all cadres of Posyandu in Denpasar City with a total sample were 127 people who were taken by using purposive sampling. The data collection’s tool was questionnaire and the data were analyzed by using descriptive analysis. The results show that most of the respondents have a good perception and compliance about the implementation of the COVID-19 preventive health protocol. It is hoped that posyandu’s cadres can be role models for mothers and toddlers to implementing health protocols so to be able to suppress the rate of development of COVID-19.Keywords: Perception; complience; posyandu's cadres
Kepatuhan Bidan terhadap Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal Era Pandemi Covid-19 Prabumulih Timu Okky Merben; Risky Kusuma Hartono
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1786

Abstract

Abstrak: Pelayanan Antenatal Care pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 saat ini memiliki pengaruh yang besar dan Berdampak terhadap jumlah kunjungan ibu hamil ke fasilitas kesehatan. Bidan yang melakukan pelayanan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti Pelindung kepala, masker medis, face shield, gown, sarung tangan dan sepatu. Tujuan penulisan untuk mengetahui Kepatuhan Bidan terhadap Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal Care Era Pademi Covid-19. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan studi kasus. Tehnik sampling atau penentuan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan 8 sampel.  Penelitian dilakukan pada Februari 2021. Teknik pengumpulan data primer adalah dengan cara wawancara mendalam (In-depth interview). Hasilnya didapatkan bahwa bidan yang bertugas di PMB belum mematuhi standar pelayanan ANC yaitu 5 bidan belum memiliki STR aktif, 5 bidan belum mengikuti pelatihan kebidanan untuk menunjang kinerja seperti Pelatihan APN dan 5 bidan belum banyak memiliki pengetahuan terkait pemeriksaan ANC. Kepatuhan bidan terhadap Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal Care Era Pandemi Covid-19 di dapatkan bahwa  ke 5 bidan dari 3 PMB  tidak patuh  disebabkan karena bidan yang bertugas di PMB belum memiliki Surat Tanda Regristrasi, bidan juga belum mengikuti pelatihan terkait pendukung kinerja bidan seperti Pelatihan APN, bidan juga belum memiliki banyak pengetahuan terkait pemeriksaan ANC. Rekomendasi yang di sepakati yaitu membuat SOP pemeriksaan ANC di masing-masing PMB.Kata kunci: Kebijakan Kepatuhan bidan, Pelayanan antenatal care, Antenatal Terkait Pandemi Covid-19. Abstract: Antenatal Care services during the Corona Virus Disease 2019 pandemic currently have a large influence and have an impact on the number of visits by pregnant women to health facilities. Midwives who provide services use Personal Protective Equipment (PPE) such as head protection, medical masks, face shields, gowns, gloves and shoes. The purpose of writing is to find out Midwives Compliance with the Implementation of Antenatal Care Service Standards during the Covid-19 Pandemic Era. This type of research is qualitative with case studies. The sampling technique or the determination of informants used in this study was purposive sampling, with 8 samples. The research was conducted in February 2021. The primary data collection technique was by means of in-depth interviews. The results showed that the midwives on duty at PMB did not comply with ANC service standards, namely 5 midwives did not have an active STR, 5 midwives had not attended midwifery training to support performance such as APN training and 5 midwives did not have much knowledge related to ANC examinations. Midwives' compliance with the implementation of Antenatal Care Service Standards during the Covid-19 Pandemic Era found that 5 midwives out of 3 PMBs were not compliant because the midwives on duty at PMB did not have a Registration Certificate, midwives had also not attended training related to supporting midwife performance such as APN training, midwives also do not have much knowledge regarding ANC examinations. The agreed recommendation is to make ANC inspection SOPs in each PMB.Keywords: Midwife compliance, Integrated antenatal care, Antenatal related to the covid-19 pandemic.
Efektivitas Aromaterapi Lemon Pada Penurunan Derajat Emesis Gravidarum Di Praktek Mandiri Bidan Nanik Mujayati; Ni Wayan Ariyani; Juliana Mauliku
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1635

Abstract

Mual dan muntah pada kehamilan (emesis gravidarum) adalah gejala yang wajar dan sering terjadi pada pagi hari, tetapi dapatpula timbul setiap saat bahkan pada malam hari. Kasus Emesis Gravidarum di Indonesia sebanyak 50-90% kasus. Penanganan Emesis Gravidarum selama ini lebih mengedepankan edukasi tentang menejemen diri dan pemberian obat kimiawi seperti suplemen vitamin B6 dan obat antiemetic, sedangkan penggunaan obat nonfarmakologis seperti lemon belum banyak diketahui dan diaplikasikan, karena itu perlu adanya penelitian yang mendukung efektivitas penggunaan obat nonfarmakologis atau bahan alami yang bisa dipakai dalam penanganan emesis gravidarum, yang salah satunya adalah lemon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas aromaterapi lemon dalam menangani Emesis Gravidarum. Jenis penelitian yang direncanakan adalah penelitian analitik, peneliti menggunakan medote penelitian quasi eksperiment dengan desain rancangan One group pre test and post test. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2021. Teknik sampel menggunakan non probability sampling sebanyak 33 responden. Hasil penelitian dengan uji signed rank test adalah p value = 0,00 sehingga ada perbedaan tingkat mual muntah ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi. Peneliti mengharapkan ibu hamil mau menggunakan aromaterapi lemon sebagai cara alami untuk membantu mengurangi intensitas mual dan muntah.

Page 2 of 2 | Total Record : 13