cover
Contact Name
Ni Wayan Ariyani
Contact Email
jikpolkesden01@gmail.com
Phone
+6281239744087
Journal Mail Official
jikpolkesden01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Puputan Renon No. 11 A Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)
ISSN : 2338669X     EISSN : 27218864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang diterbitkan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai tulisan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) terbit dua kali dalam setahun yaitu edisi Mei dan Oktober. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) pertama kali diterbitkan tahun 2007 dengan nama ARIMBI, dan mulai tahun 2013 berganti nama menjadi Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : 1. Ilmu kebidanan 2. Kesehatan masyarakat 3. Kesehatan reproduksi 4. Kesehatan ibu dan anak
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2023)" : 14 Documents clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Persalinan Preterm di UPT. Puskesmas Tembuku I Ni Luh De Dwijasistawati; Ni Wayan Ariyani; Regina Tedja Sulaksana
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2539

Abstract

Preterm birth is still a big problem in Indonesia and has the potential to increase perinatal mortality by 65%-75%, generally associated with low baby weight, namely 2,500 grams and gestational age 37 weeks. At UPT.Puskesmas Tembuku I for the period January 2020 – December 2021, data obtained as many as 542 deliveries, 30 (5.53%) were LBW deliveries and 22 (4.06%) of them were preterm deliveries. This study aims to determine the factors associated with the incidence of preterm delivery at UPT.Puskesmas Tembuku I Year 2020-2021 based on LILA factors, anemia, multiple pregnancies, age, and parity. The research data is secondary data obtained from the cohort of mothers and MCH reports for the period January 2020 to December 2021. This type of research uses a cross sectional analytic method. Sampling using simple random sampling technique with a total sample of 230. The place of research was conducted at UPT.Puskesmas Tembuku I in March-April 2022. The results of this study showed that there was a relationship between LILA factors (p = 0.020), anemia (p = 0.000) , and age (p=0.000) with the incidence of preterm delivery. There was no relationship between the multiple pregnancy factor (p=0.061) and parity factor (p=0.474) with the incidence of preterm delivery. It is recommended that there is an early detection by health workers of factors related to preterm delivery and socialization to pregnant women with KEK (LILA 23.5 cm), anemia and maternal age on the risk of preterm delivery.
Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Kintamani VI Tahun 2022 Putu Cindy Anitya; Asep Arifin Senjaya; Ni Ketut Somoyani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2075

Abstract

The main nutritional problems for toddlers were stunting and malnutrition. Stunting or short was one of the malnutrition which was characterized by a height that did not match the development of the child's age or height according to and causes disturbances in physical development which caused a decrease in cognitive, motoric abilities and decreased work performance. Children with stunting had an IQ (Intelligence Quotient) lower than normal children. The state of SEZ and maternal anemia during pregnancy would affect the growth and development of toddlers. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal nutritional status during pregnancy and the incidence of stunting in the working area of UPT.Puskesmas Kintamani VI in 2022. This type of research was observational with a cross sectional design. The sample size was 29 people, from the cohort register. Bivariate analysis using Fisher's exact test. The frequency of pregnant women who have a LILA≥ 23.5 cm was 70.3, pregnant women with Hb 11 g/dl were 89.7%, toddlers experiencing stunting in 2022 were 20.7%. There was a relationship between the nutritional status of the mother during pregnancy and the incidence of stunting in the UPT working area. Puskesmas Kintamani VI in 2022 with a p value of 0.018. To the Puskesmas to improve health promotion, especially regarding nutrition during pregnancy.  
Implementasi Gerakan Badung Sehat Di 1000 Hari Pertama Kehidupan (Garba Sari) Dalam Upaya Penurunan Kejadian Stunting Di Desa Kekeran Kabupaten Badung Ni Wayan Suarniti; Ni Made Dwi Mahayati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2427

Abstract

Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia, salah satunya Stunting. Pemerintah Kabupaten Badung, provinsi Bali meluncurkan Gerakan Badung Sehat di 1000 Hari pertama kehidupan (GARBA SARI) untuk penanggulangan stunting. Tujuan penelitian mengidentifikasi  input, proses dan output dari implementasi GARBA SARI dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui dengan bayi 0-6 bulan dan usia 7-23 bulan, serta remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk mengeksplorasi GARBA SARI. Informan penelitian berjumlah 18 orang. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Analisis data penelitian adalah analisis deskriptif. Hasil menunjukkan input dari implementasi program sudah memadai, dilihat dari adanya aturan dan kebijakan dari tingkat pusat, kabupaten dan desa, adanya panduan pelaksanaan program dan penggunaan dana yang sudah terverifikasi, dukungan sarana prasarana, sumber daya. Proses menunjukkan hasil implementasi program berjalan dengan baik. Output menunjukkan sebagian besar kegiatan berjalan sesuai rencana, namun masih ada pengaturan waktu diluar jam kerja puskesmas dan masih ada sasaran kegiatan yang belum tahu tentang GARBA SARI. Kesimpulan implementasi Garbasari sudah berjalan baik dilihat dari input, proses dan output,walaupun masih ada beberapa kendala terkait dana dan waktu, namun masih dapat diantisipasi. Saran agar dinas kesehatan lebih banyak menjalin kerjasama dengan institusi yang bergerak dalam upaya penurunan kejadian stunting
Implementasi Tri Hita Karana dalam Penyelenggaraan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi Bagi Dokter dan Bidan di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali Sinta Javani; I Made Sutajaya; Wayan Suja
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2426

Abstract

Pelatihan Pelayanan KB adalah salah satu upaya dalam rangka mencukupi kebutuhan provider pelayanan KB yang memiliki standar kompetensi, perlu dilakukan pelatihan kontrasepsi bagi dokter dan bidan di fasilitas pelayanan kesehatan. Karakteristik Pelatihan ini, adalah tipe pelatihan klinis yang pelaksanaannya cukup panjang metode blended learning yang memerlukan pendekatan yang sesuai dalam proses pengendaliannya. Tri Hita Karana adalah falsafah berkearifan lokal yang dapat digunakan sebagai pendekatan dalam pelatihan yang mengedepankan kebahagiaan yang diciptakan berdasarkan keharmonisan terkait hubungan antara manusia dengan Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa), keharmonisan hubungan antara sesama umat manusia, dan keharmonisan hubungan antara umat manusia dengan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, denganjenis fenomenologi dimana data yang berbentuk kata, kalimat, narasi, gerak tubuh, ekspresi wajah, bagan, gambar dan foto yang diperoleh dari penyelenggaraan pelatihan pelayanan KB dengan melibatkan 15 orang responden. Penelitian ini menggambarkan pendekan Tri Hita Karana sebagai falsafah berkearifan lokal yang dapat digunakan sebagai proses pengendalian pelatihan, baik dari aspek persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang mewujudkan kepuasanan penyelenggaraan pelatihan disetiap komponennya.

Page 2 of 2 | Total Record : 14