Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober"
:
10 Documents
clear
Pendampingan Belajar Online Dimasa Pandemi
Dwi Moni Estuti;
Nevita Yuniarti
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.64
Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikan lah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Tetapi dengan adanya pandemi covid-19 saat ini yang menuntut siswa melakukan pembelajaran melalui daring. Hal ini menjadi salah satu kendala yang dirasakan oleh siswa biasanya adalah kesulitan dalam membuat tugas. Maka dengan itu pendampingan belajar sangat diperlukan. Tujuan dari program kerja ini adalah untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran khususnya dalam pembelajaran daring. Manfaat dari program kerja ini tentunya dapat memudahkan peserta didik yang kurang kurang menangkap materi dari pembelajaran daring.
Penyuluhan Kegel Exercise Terhadap Kemampuan Berkemih Pada Lanjut Usia di Posyandu Lansia Abadi III Gonilan Kartasura
Aifa Azzahra;
Isnaeni Herawati;
Dwi Rosella Komala Sari
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.65
Salah satu perubahan fisiologis pada lansia yaitu sistem perkemihan yang disebabkan oleh penurunan tonus otot vagina dan saluran kemih (uretra) yang mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat atau yang disebut inkontinensia urine sehingga diberikan solusi terapi yang ditawarkan yaitu dengan kegel exercise. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai inkontinensia urin pada lansia serta pemahaman terhadap pencegahan dan penanganannya. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di posyandu lansia "Abadi III" Gonilan Kartasura menggunakan bantuan media sarana leaflet dan contoh video senam kegel yang diikuti oleh 26 orang peserta yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan sarana dan prasarana, penyuluhan materi inkontinensia urine untuk kesehatan lansia, pelatihan demonstrasi kegel exercise, dan terakhir evaluasi pasca kegiatan. Dari 26 peserta lansia yang melakukan kegel exercise secara rutin, memberikan dampak hasil positif dimana peserta lansia tersebut mengalami peningkatan kemampuan kontrol berkemih dengan baik, serta menurunnya kejadian keluarnya urin secara spontan tanpa disadari.Program tersebut terlaksana dengan baik yang dilakukan dengan berbagai rangkaian kegiatan dan persiapan untuk mengoptimalkan tingkat pengetahuan tentang inkontenensia urine serta mengajarkan cara melakukan kegel exercise secara tepat dan mandiri serta berhasil dengan kegiatan yang berdampak hasil positif bagi peserta.Salah satu perubahan fisiologis pada lansia yaitu sistem perkemihan yang disebabkan oleh penurunan tonus otot vagina dan saluran kemih (uretra) yang mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat atau yang disebut inkontinensia urine sehingga diberikan solusi terapi yang ditawarkan yaitu dengan kegel exercise. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai inkontinensia urin pada lansia serta pemahaman terhadap pencegahan dan penanganannya. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di posyandu lansia "Abadi III" Gonilan Kartasura menggunakan bantuan media sarana leaflet dan contoh video senam kegel yang diikuti oleh 26 orang peserta yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan sarana dan prasarana, penyuluhan materi inkontinensia urine untuk kesehatan lansia, pelatihan demonstrasi kegel exercise, dan terakhir evaluasi pasca kegiatan. Dari 26 peserta lansia yang melakukan kegel exercise secara rutin, memberikan dampak hasil positif dimana peserta lansia tersebut mengalami peningkatan kemampuan kontrol berkemih dengan baik, serta menurunnya kejadian keluarnya urin secara spontan tanpa disadari.Program tersebut terlaksana dengan baik yang dilakukan dengan berbagai rangkaian kegiatan dan persiapan untuk mengoptimalkan tingkat pengetahuan tentang inkontenensia urine serta mengajarkan cara melakukan kegel exercise secara tepat dan mandiri serta berhasil dengan kegiatan yang berdampak hasil positif bagi peserta.
Aktifitas fisik remaja sebagai upaya Peningkatan kebugaran pada masa pandemi covid-19 Youth physical activity as an effort Improved fitness during the covid-19 pandemic
lailatuz Zaidah;
Agus Riyanto
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.66
Abstrak/AbstracLatar Belakang : COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus, yang menyerang pada pernafasan yang bisamengakibatkan kematian apabila tanda dan gejala yang terjadi tidak diatasi, upaya dalam mengurangi angkan penularan terhadap Covid-19, maka salah satunya adalah dengan meningkatkan kebugaran dengan melakukan  Aktifitas Fisik/Physical Activity (PA) merupakan salah satu aktivitas yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Aktivitas ini terutama dilakukan untuk menjaga fungsi anggota tubuh bekerja dengan baik. Olahraga, pada umumnya, bertujuan untuk menjaga otot dalam tubuh bekerja secara optimal dari hari ke hari. Metode : pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah dan edukasi penyuluhan dan diskusi tanya jawab kepada remaja-remaja yang ada di kampung samakan terkait aktifitas fisik yang tepat dimasa pandemic dengan tetap menjaga protocol Kesehatan. Tujuan: Bertambahnya pengetahuan para remaja tentang aktifitas fisik yang bisa dilakukan dimasa pandemi serta tertib melakukan protokol Kesehatan guna mencegah penularan virus corona
Implementasi dan Pelatihan Penggunaan Point of Sales pada UMKM Kotabaru Yogyakarta
Clara Hetty Primasari;
Yohanes Priadi Wibisono
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.87
Sebelum adanya penerapan teknologi informasi dalam usaha khususnya pada bagian transaksi, pencatatan dilakukan secara manual. Proses ini memiliki banyak kelemahan, antara lain kerusakan, proses pencatatan, pengubahan, dan pencarian data yang memakan waktu yang lebih, serta rawan terjadi kesalahan. Sebagai jawaban dari permasalahan tersebut, telah hadir sistem kasir untuk pencatatan transaksi yang sering disebut Point of Sale (POS). Point of Sale (POS) merupakan salah satu bentuk penggabungan hardware dan software yang membentuk sistem untuk memudahkan transaksi. Saat ini, berdasarkan keterangan dari pengurus UMKM Kotabaru Yogyakarta, masih banyak UMKM di lingkungan Paroki Kotabaru Yogyakarta yang menggantungkan pencatatan transaksinya dengan cara manual. Untuk itu, Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) kali ini menyasar anggota UMKM pada UMKM Kotabaru Yogyakarta untuk mengajak para pelaku UMKM tersebut untuk mulai menggunakan POS. Pada PPM ini telah dilakukan sosialisasi kegunaan POS, skrining UMKM yang eligible untuk menggunakan POS, pendaftaran UMKM pada sistem POS, pelatihan penggunaan dan implementasi POS. UMKM yang layak mengikuti implementasi POS ini sebanyak 2 UMKM yang terdiri dari UMKM penjualan alat outdoor dan rental peralatan. UMKM tersebut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan Pengabdian dan seluruh kegiatan pengabdian dapat dilaksanakan dengan baik dan menunjang tujuan dari Tim Pendampingan UMKM Kotabaru
Pencegahan Infeksi Menular Seksual pada usia reproduktif melalui penyuluhan masyarakat di Kelurahan Bangunjiwo
Nur Azizah Indriastuti;
Riski Oktafia;
Luluk Rosida;
Kirana Puji Ramadhanti Khaliri
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.94
Sexually transmitted infections (STIs) are one of the most widespread and dangerous infectious diseases. Human Immunodeficiency Virus (HIV) and Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) are global health problems that cause a fairly high mortality rate in the world (Ministry of Health, 2017). Based on data from the Progress Report on HIV AIDS & Sexually Transmitted Diseases (PIMS) Quarter IV of 2020, the Special Region of Yogyakarta ranks 13th as the province with the most HIV sufferers with a total of 6,921 cases and 1,608 AIDS cases. The case of HIV-AIDS in Yogyakarta attacks anyone and does not recognize age, social status, or gender which is not easy to predict. This is largely due to the low level of knowledge and understanding of the community regarding the transmission and impact of HIV/AIDS. Bangunjiwo Village is one of the villages located in Kasihan District, Bantul Regency, Yogyakarta. Judging from the data where the number of families in Bangunjiwo Village, which amounted to 8,284 families, there were 4,816 PUS (fertile age couples) who were vulnerable to contracting HIV. The education level of the people of Bangunjiwo village is still very low, as evidenced by the reproductive age of 18-56 years who did not finish elementary school reaching 3,396 and the number of people who only graduated from elementary school was very large, namely 5,442 people so that the reproductive age in Bangunjiwo village needs to be given education and training on how to prevent sexually transmitted infection
Berdayakan Masyarakat Cegah Stunting dengan Mengolah Bahan Pangan Potensi Lokal
Fayakun Nur Rohmah;
Dittasari Putriana;
Teti Anggita Safitri
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.97
Stunting masih menjadi masalah gizi di Indonesia karena prevalensinya yang masih tinggi, yakni mencapai angka 30,8% menurut data Riset Kesehatan Dasar. Stunting merupakan kondisi masalah gizi kronik yang terjadi dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan anak. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, meliputi faktor sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, dan kurangnya asupan energi pada bayi. Selain berakibat untuk kesehatannya saat balita, stunting juga berakibat di masa mendatang. Berdasarkan hasil analisis situasi menunjukan permasalahan utama yang dihadapi Desa Sendangmulyo khususnya bidang kesehatan yaitu masih tingginya angka stunting. Faktor yang berpengaruh diantaranya status ekonomi rata-rata menengah kebawah dan pola asuh balita. Untuk itu dilaksanakan program pengabidan masyarakat untuk memberdayakan ibu balita dalam rangka pencegahan dan penanggulangan stunting menyiapkan MP-ASI yang baik dan pengolahan bahan pangan potensi lokal. Hasil PKM menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pada ibu balita peserta yang mengikuti pelatihan pembuatan MP-ASI dan pengolahan ikan nila menjadi dimsum dan nugget.
Skreening Faktor Resiko dan Deteksi Dini Kanker Payudara berbasis Aplikasi
Intan Mutiara Putri;
Suyani Suayni;
Esi Putri Silmina
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i1.99
Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering ditemukan dan sebagai penyebab kematian utama kedua akibat kanker bagi perempuan. Deteksi dini kanker payudara salah satunya dengan SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Peran kader kesehatan sangat dibutuhkan sebagai perpanjangan tangan puskesmas dalam memberikan edukasi kepada perempuan diwilayahnya. Terdapat tiga problem utama yang dihadapi oleh mitra terkait program Deteksi dini kanker payudara, yaitu: (1) Rendahnya keterampilan para kader kesehatan dalam kelompok KEKEP IBU terkait deteksi dini kanker payudara dengan SADARI; (2) Tidak adanya media berbasis aplikasi untuk melakukan pemeriksaan SADARI serta catatan dan pelaporannya (3) Tidak adanya data cakupan deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI. Adapun solusi yang ditawarkan antara lain: (1) Pelatihan deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI dengan alat peraga bagi kader kesehatan; (2) Pembuatan aplikasi skreening faktor resiko dan deteksi dini kanker payudara; (3) Skreening faktor resiko dan deteksi dini kanker payudara pada wanita usia subur berbasis aplikasi. Metode pelaksanaan menggunakan teori Participatory Learning and Action (PLA). Metode ini digunakan sebagai pendekatan proses belajar dan berinteraksi dengan komunitas atau masyarakat. Tahap pertama Assesment, yaitu pendataan cakupan dan keterampilan kader kesehatan tentang SADARI serta kebutuhan pelaporan cakupan deteksi dini kanker payudara bersama mitra. Tahap kedua Planning and development yaitu berupa perencanaan dan persiapan. Tahap ketiga Implementation yaitu pelaksanaan kegiatan. Tahap empat adalah Evaluation, yaitu monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini berupa berupa meningkatnya keterampilan kader kesehatan dalam melakukan SADARI dengan alat peraga, terdapat aplikasi skreening faktro resiko dan deteksi dini kanker payudara dan meningkatnya cakupan skrening kanker payudara.
Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dasar Bagi Siswa Sekolah Dasar
Iva Mindhayani
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.100
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan wawasan kepada ssiswa SD dalam mengenali bahaya-bahaya yang bisa timbul dilingkungan sekitar seperti dirumah, di sekolah dan dijalanan, sehingga kecelakaan dan penyakit akibat kegiatan tertentu dapat dikurangi atau bisa dicegah sedini mungkin. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dengan memaparkan materi terkait K3 dan diskusi. Hasil dari kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan lancar serta sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, melihat hasil evaluasi yang dilakukan dengan cara melontarkan pertanyaan kepada peserta pelatihan dapat diketahui bahwa pengetahuan peserta kegiatan mengalami peningkatan rata-rata sebesar 90% dimana peserta berhasil menjawab dengan benar pertanyaan seputar K3 dasar.
Pembuatan website untuk media promosi produk UMKM
Nur Faidati Faidati;
Nur Fitri Mutmainah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.103
Penyebaran virus corona covid-19 masih terus berjalan masif hingga saat ini. Kondisi tersebut cukup memberikan hantaman keras bagi perekonomian global. UMKM terpukul paling depan karena ketiadaan kegiatan di luar rumah oleh seluruh masyarakat, daya beli menurun serta munculnya banyak gejolak sosial sebagai dampak dari ketakutan masyarakat terhadap virus ini. , 70% UMKM menyatakan berhenti produksi akibat Covid-19. Bank Wakaf Mikro ‘Usaha Mandiri Sakinah’ merupakan lembaga yang membina dan memberdayakan UMKM perempuan di wilayah Nogotirto, Gamping, Sleman Yogyakarta. Komunitas ini terdiri dari 365 anggota pengusaha perempuan yang tersebar di Kecamatan Gamping. Bank Wakaf Mikro Usaha Mandiri Sakinah menghadapi persoalan serius di era pandemi ini. Sebagian besar anggota komunitas terancam tidak bisa melanjutkan produksinya karena hambatan pasar. Perlu diupayakan satu media yang mewadahi promosi online dari produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM yang dibina oleh Bank Wakaf Mikro yang dikelola sendiri oleh Bank Wakaf Mikro Usaha Mandiri Sakinah. Media tersebut adalah website yang berisi produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM yang dibina oleh Bank Wakaf Mikro Usaha Mandiri Sakinah, sehingga dapat diakses semakin banyak khalayak.
Pemanfaatan Google Data Studio dalam Visualisasi Biografi Periwayat Hadis
Qaem Aulassyahied;
Asep Rahmat Fauzi;
Yaumil Falihah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33292/mayadani.v3i2.105
Among the challenges in the development of hadith scholarship is the lack of use of technology to display scientific information related to hadith and its surroundings. For example, data regarding the biographies of hadith narrators is still in the form of classical descriptions contained in traditional books. In fact, looking at the technology that has developed to this day, these historical data can be better visualized so that they are easy to access, understand and measure. The purpose of this paper is to utilize digital technology -in this case Google data studio- to visualize historical information on hadith narrators or better known as Tārīkh ar-Ruwwāh science. The use of Google Data Studio was taught to students of Darussalam Notoprajan Islamic Boarding School, Yogyakarta in the following stages: First, conducting an assessment to determine the participants' level of understanding of the science of Tarikh ar-Ruwwah and Google Data Studio. Second, based on the first data, a workshop will be held. The first material covers understanding related to the science of the Ar-Ruwwat Date. The second material is an introduction to Google Data Studio and its functions and advantages. Third, Conduct practical guidance on using Google Data Studio to visualize historical information on hadith narrators contained in classical books. Visualization of historical data of hadith narrators with Google Data Studio makes it easier for students to see the hadith transmission journey that occurs for each narrator because the visualization of the location between one narrator and another narrator is clearly illustrated by the visualization of the location. Apart from that, Google Data Studio also increases respect and appreciation for the efforts of hadith narrators in compiling hadiths in books, because the students can also estimate how far the locations traveled by these narrators