cover
Contact Name
Andi Muhammad Ikhsan
Contact Email
andimuhammad.ikhsan@umi.ac.id
Phone
+6281342502866
Journal Mail Official
losari.arsitekturjurnal@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumohardjo Km.5 Kampus Universitas Muslim Indonesia Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman
ISSN : 25024892     EISSN : 25278886     DOI : https://doi.org/10.33096/losari.v6i1
Core Subject : Engineering,
LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah jurnal yang terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Februari dan Agustus.  LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah  peer reviewed jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah mengenai arsitektur dan Rancang  Kawasan  Binaan pada lingkup ilmu arsitektur, lansekap, interior, perencanaan wilayah kota dan kawasan. 
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 Agustus 2020" : 5 Documents clear
Pariwisata Pascapandemi: Pelajaran Penting dan Prospek Pengembangan M Galieh Gunagama; Yumna Rana Naurah; Arganis Ellyza P. Prabono
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 5 No 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v5i2.76

Abstract

Wabah COVID-19 yang merebak pada awal tahun 2020 membawa dampak yang signifikan dalam perikehidupan umat manusia di seluruh dunia. Usaha mengurangi penyebaran penyakit berujung pembatasan mobilitas secara masif. Hal ini berimbas pada melemahnya sektor pariwisata global dengan estimasi kerugian hingga miliaran dolar. Paper ini bertujuan untuk mengkaji kembali hikmah yang dapat dipetik dari pandemi bagi bidang pariwisata; dan gagasan prospek pengembangan yang mungkin muncul setelah pandemi mereda. Studi yang dilakukan mencakup studi literatur dan diskusi pengembangan gagasan bagi diversifikasi pariwisata untuk meningkatkan resiliensi. Munculnya kekhawatiran akan tertular penyakit dari orang asing; meningkatnya kesadaran tentang kesehatan; perlu adanya dukungan bersama bagi sektor pariwisata; serta opsi-opsi pengembangan pariwisata melalui teknologi digital merupakan diskusi yang berkembang seputar pariwisata dan pandemi. Sedangkan gagasan prospek pariwisata pascapandemi berkaitan erat dengan model wisata yang dapat memecah konsentrasi massa serta peningkatan pariwisata digital dan dark tourism sebagai bagian dari strategi diversifikasi jangka menengah dan panjang.
A STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS WARISAN BUDAYA DI DAERAH PESISIR BULELENG-BALI Ni Luh Putu Eka Pebriyanti
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 5 No 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v5i2.94

Abstract

Wisata heritage merupakan sebuah perjalanan yang dikemas dengan mengunjungi tempat yang dianggap mempunyai sejarah yang penting bagi sebuah daerah atau kota yang dapat menjadi daya tarik wisata. Selain istilah konsep wisata sejarah ternyata ada juga istilah konsep wisata budaya. Konsep wisata kota budaya jauh lebih luas. Kota Singaraja dahulunya pernah menjadi ibukota dari Sunda Kecil (Lesser Sunda) sebelum tahun 1950 dimana Pelabuhan Buleleng menjadi pusat pelayaran. Meskipun pernah menjadi pelabuhan atau dermaga terbesar di Bali, kini Eks Pelabuhan Buleleng tidak difungsikan lagi serta kondisinya semakin memprihatinkan. Belum optimalnya penataan sehingga banyak fasilitas yang tidak ada. Dahulu kawasan pelabuhan yang berada di daerah pantai utara Buleleng dianggap sebagai kawasan nista (kotor). Kawasan ini baru mulai ada permukiman pada abad ke-17 ketika pelaut bugis dari Makasar datang ke kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan kawasan strategis warisan budaya Eks Pelabuhan Buleleng yang tepat untuk meningkatkan vitalitas kawasan, mampu menciptakan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi lokal, layak huni, berkeadilan sosial, berwawasan budaya dan lingkungan, serta berkelanjutan. Upaya revitalisasi sebagai wisata heritage di Kabupaten Buleleng dengan menerapkan strategi pengembangan wisata budaya. Peran masyarakat yang membentuk komunitas disekitar kawasan Eks Pelabuhan Buleleng memiliki peran penting untuk meningkatkan citra kawasan heritage tersebut.
Rancangan Kawasan Kota Tua Teluk Betung Selatan Sebagai Destinasi Wisata Kota Bandar Lampung Andyzon Octadinata; Citra Persada; Endro Prasetyo
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 5 No 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v5i2.117

Abstract

The Design Area Of South Teluk Betung Old Town As Tourism Destination In Bandar Lampung City Bandar Lampung City has an old town area which is located in the South Teluk Betung District. This town has existed since 1839, and the area is a center of trade and services which became the forerunner to the formation of the Capital of Bandar Lampung before being moved to Tanjung Karang. The South Teluk Betung Old Town area has heritage buildings with some variety of architectural styles such as: Thay Hin Bio Temple with Chinese architecture style, Jami "Al-Anwar Mosque with Islamic architecture style, and several houses and shophouses has been built with Indische architecture and Colonial architecture. The research method used is “Appreciative Inqury (AI)” by looking at the potentials that exist in the region. The design concept used is “heritage tourism” which is the concept of urban tourism that utilizes heritage as a tourist attraction. The design approachment is utilizing to build the environment of a city that has its own historical value. Tourists will be invited to appreciating and interpreting the heritage objects that has been observed. The results of this research is urban design elements The South Teluk Betung Old Town such as: pathways, nodes, landmarks, signage, the concept of Green Open Space, waste management, fire disaster mitigation, tsunami disaster mitigation and the concept of heritage tourism.
PENATAAN PENEMPATAN LOKASI PAPAN PETUNJUK JALAN DAN INFORMASI (SIGNAGE SYSTEM) Geby Fathona; Abdul Hamid Hakim; Rizqiyah Safitri Juwito
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 5 No 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v5i2.123

Abstract

Bengkulu city Pantai panjang Nature park area (TWA) includes the National Tourism Development Zone (KPPN). The existence of Pantai panjang TWA in the middle of Bengkulu City is a special attraction for tourists. This study aims to achieve the main function of the Pantai panjang TWA area that is as a public space that should provide convenience for every tourist who is visiting. This research is focused on physical elements such as road signs and information. It was realized that the Pantai Panjang TWA area did not yet provide much convenience for tourists to get appropriate directions and information. Signage and information in the Pantai Panjang TWA area are expected to be a participatory communication medium based on the location of the arrangement and the suitability of the information The research method used is descriptive qualitative, quantitative and spatial (photo mapping) methods (Creswell, 2008), and in the form of literature studies, field observations, and interviews. The proper arrangement related to the placement of the points of the location of the road signs and information (signage system), it is expected that the information provided will be conveyed to tourists visiting the Pantai Panjang TWA area.
OPTIMALISASI CROSS VENTILATION PADA PERMUKIMAN NELAYAN DI MARISA Rahmayanti
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 5 No 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/losari.v5i2.124

Abstract

Salah satu penggunaan energi pada bangunan yang terbesar berasal dari penggunaan air conditioning (AC) untuk kenyamanan fisiologis penghuni. Oleh karena itu penghawaan alami merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi penggunaan energi di dalam sebuah bangunan. Permukiman nelayan merupakan salah satu yang menggunakan penghawaan alami dengan mekanisme perbedaaan tekanan udara dengan menerapkan strategi ventilasi silang (cross ventilation). Kawasan permukiman nelayan di Marisa yang padat bangunan menjadikan performa dari ventilasi alami menjadi berkurang. Pengukuran lapangan dilakukan untuk mengetahui fenomena di dalam dan sekitar Permukiman Nelayan, metode pengukuran lapangan dan kuesioner digunakan untuk mengetahui sensasi termal yang dirasakan oleh penghuni, yang kemudian akan dibandingkan dengan standar kenyamanan termal di Indonesia. Selain itu, perhitungan menggunakan wind support comfort untuk mengetahui kecepatan angin yang dibutuhkan untuk mencapai kenyamanan penghuni.

Page 1 of 1 | Total Record : 5