cover
Contact Name
Cut Nuzlia
Contact Email
cutnuzlia@gmail.com
Phone
+6285260203678
Journal Mail Official
amina@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry Jalan Syeikh Abdur Rauf Kopelma Darussalam Banda Aceh 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Amina
ISSN : 26850001     EISSN : 26849976     DOI : -
Amina, Ar-Raniry Chemistry Journal, is an open access and peer-reviewed journal that issues articles, both original research articles type and review articles or short communication type, in all scopes of chemistry (organic chemistry, physical chemistry, analytical chemistry, inorganic chemistry, biochemistry, teoritical and computational chemistry) as well as applied chemistry (educational chemistry, pharmacy, and chemical engineering). This journal accept manuscript written in both Bahasa Indonesia and English (British or American Style but no a mixture of both styles). Amina publishes three issues annually (April, August, and December).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022): August 2022" : 5 Documents clear
ANALISIS KANDUNGAN METANIL YELLOW PADA KUAH SATE PADANG DI ACEH BESAR DAN BANDA ACEH Sari, Ayu Nirmala; Mutia, Intan Winda
AMINA Vol. 4 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v4i2.5473

Abstract

Sate padang merupakan makanan khas Sumatera Barat yang mempunyai racikan bumbu yang berbeda pada masing-masing produsen. Bumbu yang digunakan dalam pembuatan kuah sate padang menjadi warna kuning yang mencolok merupakan ciri khas dari sate padang tersendiri. Fungsi dari bumbu dan rempah adalah memberi rasa pada makanan, Memberi warna pada makanan, Meningkatkan rasa dan aroma serta Membantu pencernaan makanan. Apa jadinya kalau perwarnaan tersebut merupakan zat yang berbahaya seperti Methanil Yellow. Methanil Yellow sendiri merupakan zat yang berbahaya bagi tubuh, zat pewarna terlarang ini digunakan dalam berbagai jenis makanan dan sering disalah gunakan yaitu Methanil Yellow. Pewarna sintetik Methanyl yellow berbahaya karena menimbulkan keracunan bahkan merusak sistem jaringan hati dan kanker kandung kemih. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat kandungan Methanyl yellow pada kuah sate padang yang dijual di sekitaran Aceh Besar dan Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan penelitian simple random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 20 kuah sate padang. Instrumen penelitian dalam pemeriksaan laboratorium menggunakan Test Kit Methanyl yellow. Hasil penelitian menunjukan bahwa 20 sampel kuah sate padang negatif tidak mengandung methanil yellow, disebakan tidak adanya perubahan warna yang terjadi setelah dicampurkan reagen kit test methanyl yellow. Maka dapat disampaikan bahwa bumbu kuah sate padang merupakan bumbu alami yaitu berupa kunyit dan aman dikonsumsi.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL ASAM SUNTI DARI BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP Salmonella Spp. DAN Staphylococcus aureus Yulian, Muammar; Bhernama, Bhayu Gita; Maisarah, Siti
AMINA Vol. 4 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v4i2.5474

Abstract

Asam sunti merupakan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) segar yang difermentasi dengan cara penjemuran di bawah sinar matahari dan penggaraman kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etanol asam sunti dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% asam sunti terhadap bakteri Salmonella Spp. dan Staphylococcus aures. Metode uji aktivitas antibakteri yang digunakan adalah metode cakram disk (Kirby-Bauer). Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol asam sunti mengandung alkaloid, triterpenoid, flavonoid, dan tanin. Berdasarkan hasil rata-rata diameter zona hambat ekstrak etanol asam sunti pada Salmonella Spp. dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% yaitu 6.08 mm; 7.03 mm; 7.11 mm; dan 8.25 mm. Sedangkan pada Stapylococcus aureus dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% yaitu 6.29 mm; 9.52 mm; 9.64 mm; dan 11.72 mm. Berdasarkan hasil uji ekstrak etanol asam sunti memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram negatif dan Gram positif. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan daya hambat lemah ekstrak ini terhadap bakteri Salmonella Spp. dan daya hambat kuat terhadap Stapylococcus aureus.
DIFFRENSIASI GELATIN DARI KULIT BABI DAN SAPI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOURIER TRANSFORM INFRARED (FTIR) DAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) Nisah, Khairun; Arfi, Febrina; Zuraida
AMINA Vol. 4 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v4i2.5476

Abstract

Gelatin gel merupakan turunan dari protein yang diperoleh dari proses hidrolisis kolagen pada tulang dan kulit hewan vetebrata. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan differensiasi dari gelatin kulit babi dan sapi. Penelitian ini menggunakan metode perendaman dengan larutan asam yaitu CH3COOH sebagai pembutan gelatin dari kulit babi dan sapi kemudian dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) pada gugus Amida A, Amida I, Amida II dan Amida III selanjutnya daerah dari puncak spektrum dari hasil FTIR dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA) yang berupa pengelompokan pada kuadran I,II,III dan IV. Hasil PCA yang diperoleh yaitu dalam bentuk score plot menunjukkan bahwa gelatin dari kulit sapi terletak pada kuadran III sedangkan gelatin dari kulit babi terletak pada kuadran I. Kesimpulan penelitian ini ialah dari metode FTIR perbedaan dari gelatin kulit babi dan sapi ditunjukkan melalui dearah puncak spektra sedangkan dari metode PCA perbedaan antara kedua jenis gelatin dibedakan dari letak kuadran pada score plot.
TINGKAT EFEKTIVITAS ADSORBEN DARI CANGKANG TELUR AYAM RAS DAN BEBEK PADA LARUTAN PEWARNA METHYL ORANGE Nisah , Khairun; Muslem, Muslem; Azis, Muhammad
AMINA Vol. 4 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v4i2.5477

Abstract

Cangkang telur merupakan limbah rumah tangga yang selama ini sering tidak dimanfaatkan karena mengandung senyawa CaCO3 dan memiliki pori yang cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan sebagai adsorben. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pengaruh efektivitas persentase adsorpsi pada cangkang telur ayam dan bebek dengan variasi ukuran absorben. Bahan penyerap yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan larutan standar methyl orange, sedangkan proses pengukuran panjang gelombang menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil kalibrasi diperoleh dari proses perbandingan adsorpsi methyl orange dari cangkang telur ayam dan telur bebek menggunakan panjang gelombang maksimum 464,2 nm menggunakan variasi ukuran cangkang telur ayam 50 dan 100 mesh, variasi ukuran cangkang telur bebek juga 50 dan 100 mesh sehingga nilai konsentrasi cangkang telur ayam yang dihasilkan adalah 16,49 dan 11,73 ppm. Sedangkan untuk cangkang telur itik dihasilkan 14,02 dan 9,52 ppm. Hasil pengukuran absorbansi di atas menggunakan larutan standar metil jingga dengan adsorben cangkang telur ayam, sehingga diperoleh nilai adsorpsi terbaik pada variasi absorban ukuran 100 mesh yaitu 11,73 ppm. Sedangkan untuk cangkang telur bebek ukuran absorben 100 mesh diperoleh nilai absorbansi sebesar 9,52 ppm. Hasil perbandingan efektivitas adsorpsi cangkang telur ayam pedaging dan bebek dalam larutan jingga metil adalah 41,35 dan 52,38%.
UJI MUTU DAN KEAMANAN KRIM TABIR SURYA DARI EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averhoa Bilimbi L) Ardila, Nita; Yulian, Muammar; Harahap, Muhammad Ridwan
AMINA Vol. 4 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v4i2.5478

Abstract

Tabir surya adalah suatu sediaan yang mengandung senyawa kimia yang dapat menyerap, menghamburkan atau memantulkan sinar UV yang mengenai kulit sehingga dapat digunakan untuk melindungi struktur kulit manusia dari kerusakan akibat sinar UV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu dan keamanan krim tabir surya berbahan aktif ekstrak daun belimbing wuluh (Averhoa Bilimbi L). Pembuatan krim tabir surya ekstrak daun belimbing wuluh menggunakan formulasi 3%, 6% dan 9%. Pengujian yang dilakukan berupa uji organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lekat, iritasi dan cemaran mikroba. Hasil pengujian organoleptik pada ke empat formulasi menunjukkan bentuk semi padat yang baik dalam pembuatan krim tabir surya. Pada pengujian homogenitas menunjukkan tekstur yang homogen tanpa adanya butiran-butiran halus, untuk pengujian daya sebar dan daya lekat menunjukan hasil yang baik, pada daya sebar hasil yang didapatkan tidak kurang dari 7 cm. Pengujian daya lekat hasil yang didapat tidak kurang dari empat detik. Pengujian iritasi pada ke empat sampel krim tabir surya tidak terdapat gejala reaksi iritasi yang menimbulkan terhadap 20 panelis. Uji cemaran mikroba pada ke empat formulasi sampel krim tabir surya mendapatkan hasil uji ALT memenuhi persyaratan BPOM No 12 Tahun 2019 yaitu tidak melebihi 103, angka kapang dan khamir (AKK) <10 dan negatif pertumbuhan bakteri S aureus. Kesimpulan dari penelitian ini krim tabir surya yang dihasil dari penambahan ekstrak daun belimbing wuluh memiliki mutu dan keamanan yang baik dan juga tekstur yang baik sehingga dapat dijadikan sebagai sediaan krim tabir surya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5