cover
Contact Name
zulkarnain
Contact Email
lumbungfarmasiummat@gmail.com
Phone
+6281944867967
Journal Mail Official
lumbungfarmasiummat@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Framasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram Jl. K.H Akhmad Dahlan No.1 Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Farmasi : Jurnal Ilmu Kefarmasian
ISSN : 27155943     EISSN : 27155277     DOI : 10.31764
Core Subject : Health,
Penelitian Di Bidang Farmasi (Farmasi Bahan Alam, Farmasi Klinis & Komunitas, Farmasi Tekonologi, Kimia Farmasi, dan Biofarmasetika)
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023): Januari" : 35 Documents clear
Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Tablet Kunyah Minyak Atsiri Jeruk Kalamansi (Citrus macrocarpa Bunge) Dengan Variasi Pemanis Laktosa Aina Fatkhil Haque; Densi Selpia Sopianti; Tri Mayuri Brutu
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.11620

Abstract

Tanaman yang berpotensi sebagai obat salah satunya adalah jeruk kalamansi yang mengandung minyak atsiri dan limonen yang paling banyak. Seiring dengan perkembangan teknologi dalam pemanfaatan minyak atasiri jeruk kalamansi yang masih tradisional, maka dikembangkan sediaan tablet dengan zat aktif minyak atsiri jeruk kalamansi. Tablet kunyah lebih disukai pasien yang mempunyai kesulitan menelan. Selain itu, tablet kunyah dapat meningkatkan kepatuhan anak-anak yang sering kali memberikan perlawanan dalam menelan obat. Tujuan dari penelitian ini yaitu memformulasi tablet kunyah dengan zat aktif minyak atsiri jeruk kalamansi (Citrus microcarpa Bunge) dengan variasi pemanis laktosa.Formulasi tablet kunyah dari minyak atsiri jeruk kalamansi dengan memvariasikan pemanis laktosa F1: 50% ; F2: 60% ; F3: 70%, dibuat dengan metode cetak langsung.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri dapat diformulasi menjadi sediaan tablet kunyah. Perbedaan konsentrasi pemanis laktosa dalam formulasi tablet kunyah dari minyak atsiri dapat mempengaruhi evaluasi kerapuhan tablet yaitu semakin tinggi konsentrasi laktosa (F3: 70%), maka semakin besar nilai kerapuhan tablet dan kekerasan tablet semakin kecil.
Perbandingan Kelengkapan Resep Konvensional Dengan Resep Berbasis Online Di Apotek X Wilayah Denpasar Selatan Dhiancinantyan Windydaca Brata Putri; Nyoman Titin Brimantari; I Ketut Tunas
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.10727

Abstract

One of the pharmaceutical services is to serve the completeness of prescriptions served in health services such as pharmacies. The completeness of prescription services at online-based pharmacies is still carried out by pharmacists but is limited in nature. As a result of incomplete prescription writing, medication errors can occur which are detrimental to the patient (Isro et al., 2018). This study aims to determine the difference in the completeness of conventional recipes with online-based recipes. This study used an analytical observational design, with a cross-sectional study design, and the sampling method was carried out using purposive sampling technique, so that 50 conventional recipes and 50 online recipes were obtained. Based on the results of research conducted at the south Denpasar pharmacy. The results of the study in the form of administrative, pharmaceutical, clinical studies of conventional prescriptions and online prescriptions can be seen in terms of indicators of patient age, doctor's name, No. Doctor's SIP, doctor's initials, R/ sign, dosage form, dosage strength, drug dose, and drug allergy P Value 0.05. Then in terms of indicators of weight px, address px, date of prescription, and drug rules, the value of P Value is 0.05. So, it can be concluded that there is a significant difference between the completeness of conventional prescriptions and online prescriptions in terms of age px, doctor's name, SIP No. , doctor's initial, R/ sign, dosage form, dosage strength, drug dose, and allergy.
Profil Penyimpanan Vaksin Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Terdampak Gempa Bumi Lombok Baiq Lenysia Puspita Anjani; Cyntiya Rahmawati; Baiq Nurbaety; Nurul Qiyaam; Dzun Haryadi Ittiqo
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.9396

Abstract

Bencana alam gempa bumi yang melanda Pulau Lombok pada Agustus 2018 mengakibatkan kerusakan berat dan kerusakan sedang pada puskesmas Se-Kabupaten Lombok Utara dan beberapa puskesmas di Kabupaten Lombok Timur. Kerusakan sarana dan prasarana di puskesmas dapat berpengaruh pada penyimpanan vaksin Imunisasi Dasar Lengkap (IDL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penyimpanan vaksin Imunisasi Dasar Lengkap di puskesmas yang terdampak gempa bumi Lombok. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pendekatan secara cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Se-Kabupaten Lombok Utara dan beberapa Puskesmas di Kabupaten Lombok Timur yang terdampak gempa pada bulan Mei-Juli 2019 dengan total sebanyak 22 puskesmas. Penelitian ini menggunakan lembar observasi yang telah divalidasi dengan 3 indikator, yaitu sarana prasarana, keadaan lemari es dan pengelolaan vaksin. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyimpanan vaksin Imunisasi Dasar Lengkap pada 8 puskesmas di Kabupaten Lombok Utara menunjukan rata-rata kategori baik (87,87%), dan 14 Puskemas di Kabupaten Lombok Timur menunjukkan rata-rata kategori baik (79%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penyimpanan vaksin Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas terdampak gempa bumi Lombok termasuk dalam kategori baik.
Pemanfaatan Ekstrak Jagung (Zea Mays) di Kabupaten Grobogan dalam Bentuk Sediaan Gel sebagai Pelindung dari Sinar UVB Gigih Kenanga Sari
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.11436

Abstract

Senyawa radikal bebas dalam tubuh dapat terbentuk dari proses metabolisme normal tubuh atau karena pengaruh dari luar tubuh. Untuk itu radikal bebas dapat dicegah oleh suatu antioksidan. Antioksidan dapat ditemukan di Jagung (Zea Mays). Jagung merupakan komoditi pangan unggulan penghasil antioksidan dan flavonoid di Kabupaten Grobogan. Antioksidan isoflavon jagung dapat menghambat sinar UVB. Tujuan penelitian ini menghasilkan sediaan gel ekstrak biji jagung, informasi profil produk dan keamanan efek di kulit. Metode: Ekstrak Jagung diformulasikan kedalam basis HPMC dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 20%. Kemudian dilakukan pengujian fisik, efek gel di kelinci dan kulit tangan. Hasil: Penelitian ini menghasilkan sediaan gel dengan bahan baku ekstrak biji jagung. Gel yang dihasilkan dengan peningkatan konsentrasi HPMC dapat meningkatkan viskositas, daya lekat, menurunkan daya sebar, tetapi peningkatan konsentrasi HPMC tidak mempengaruhi pH. Hasil uji efek pada kulit menunjukkan gel ekstrak jagung dapat berfungsi sebagai pelindung kulit dari sinar matahari, tetapi perbedaan konsentrasi HPMC tidak memberikan perbedaan efek perlindungan kulit dari sinar matahari. Simpulan: Penelitian ini menghasilkan sediaan gel dengan bahan baku ekstrak biji jagung, profil produk meningkatnya viskositas, daya lekat gel, dan juga menurunnya daya sebar, akan tetapi peningkatan konsentrasi HPMC tidak mempengaruhi pH sediaan dan gel aman sebagai pelindung kulit dari sinar matahari.
Perbandingan Metode Maserasi Dan Soxhletasi Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) Terhadap Efektivitas Bakteri Staphylococcus epidermidis Imam Agus Faizal; Alifah Alifah Alifah
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.10728

Abstract

Sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) secara empiris dalam pemanfaatan sebagai pengobatan dengan proses direbus dalam air. Sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) memiliki kandungan metabolit, alkaloid, flavonoid, tanin dan minyak atsiri dengan aktifitas sebagai antioksidan dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah pengetahuan metode yang paling efektif untuk ekstraksi daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Paiv) terhadap antibakteri Staphylococcus epidermidis dan mengetahui aktivitas antibakteri daun sirih merah (Piper corcatum Ruiz & Pav) menggunakan metode maserasi dan soxhletasi. Ektraksi dilakukan dengan dua metode yaitu maserasi dan soxhletasi menggunakan pelarut etanol 96% kemudian dilakukan uji fitokimia yang menghasilkan bahwa esktrak daun sirih merah mengandung saponin, alkaloid, flavonoid dan tanin. Uji antibakteri Staphylococcus epidermidis menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi 30%, 50% dan 70% untuk kedua metode yaitu maserasi dan soxhletasi dihasilkan zona hambat yang masuk dalam kategori sensitif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode yang paling efektif dalam ekstraksi senyawa antibakteri daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) yaitu dengan menggunakan metode soxhletasi. Aktivitas antibakteri yang paling efektif dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) yaitu pada metode soxhletasi konsentrasi 70% dengan kategori daya hambat sangat kuat.
Analisis Kandungan Hidrokuinon dalam Krim Wajah yang Beredar di Klinik Kecantikan di Kota Mataram Irmatika Hendriyani; Baiq Nurabety; Yuli Fitriana; Eva Tri Apriani
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.10829

Abstract

Facial creams are cosmetics made up of chemicals and other materials that can pale black spots (brown) on the skin. Hydroquinone is an additive in whitening cream, and hydroquinone is an active ingredient that can control the production of uneven pigments, more to reduce or inhibit the formation of melanin.Use of hydroquinone in cosmetics, especially facial creams should not be more than 2% .The excessive use of hydroquinone can cause ocronisis, such as rough blue-gray skin.This study aims to determine whether there are hydroquinone compounds in facial creams circulating at the Beauty Clinic in Mataram City.If hydroquinone is found, further testing is done to uk determines how much content of hydroquinone in the face cream. This study describes the presence or absence of hydroquinone in the face cream and wants to know the amount of hydroquinone in the face cream. The method used in this study was a color reaction test reacted by feCl3, Benedict and AgCo3 reagents, and Serimetric Titration Test used for Titration with Serium (IV) Sulfate 0.01N. From the research with color reaction test showed 4 positive samples containing hydroquinone compounds, and 3 samples that had a high amount of hydroquinone in face cream did not meet the requirements of> 2%. Key word:CosmeticsFacial creamHidroquinonQualitative analysisQuantitative analysis
Formulasi dan Uji Sifat Fisik Sediaan Ekstrak Etanolik Gel Ekstrak Kulit Lemon berbasis Karbomer 940 Laili Nailul Muna
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.11307

Abstract

Penuaan kulit merupakan proses biologi yang terjadi pada sel seiring bertambahnya waktu, hal ini dapat disebabkan karena paparan radikal bebas dari sinar UV. Kulit buah lemon mengandung Vitamin C yang mampu mengurangi derajat eritema serta mempunyai aktivitas antioksidan yang mampu menghambat radikal bebas. Penggunaan secara tradisional membutuhkan persiapan yang lama, sehingga diperlukan sediaan dengan formulasi khusus agar lebih praktis dan awet. Sediaan gel dipilih karena memberikan rasa nyaman di kulit. Tujuan penelitian adalah membuat formulasi dan menguji sediaan terhadap parameter sifat fisik gel ekstrak etanolik kulit buah lemon dengan perbandingan rasio basis Carbomer 940. Formula dalam pembuatan sediaan gel mempengaruhi hasil uji sifat fisik gel. Pada penelitian ini dilakukan 2 formula gel dengan perbandingan rasio basis carbomer 940 pada formula satu sebesar  0,5% dan  formula dua sebesar 1,5%. Selanjutnya dilakukan uji sifat fisik sediaan yakni homogenitas, organoleptis, pH, daya sebar, daya lekat, dan kemampuan proteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil uji sifat fisik sediaan homogenitas dan pH menunjukkan hasil yang baik. Pada pengujian daya sebar dan daya lekat tidak memenuhi kriteria, sedangkan pada pengujian kemampuan proteksi hanya formula dua yang memperlihatkan hasil proteksi.
Uji Aktivitas Antidiabetes Infusa Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit Putih (Mus Musculus L.) Jantan Yang Diinduksi Glukosa Novia Sinata
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.9399

Abstract

Daun salam mengandung beberapa senyawa aktif seperti flavonoid, saponin dan fenolik. Senyawa flavonoid yang terkandung didalam daun salam merupakan salah satu golongan senyawa yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh infusa daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) terhadap penurunan kadar glukosa mencit putih (Mus musculus L.) jantan yang diinduksi glukosa. Penelitian ini menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO). Hewan percobaan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol positif diberi glibenklamid dengan dosis 0,013 mg/20gBB, kelompok kontrol negatif hanya diberi suspensi Na CMC 1%, kelompok perlakuan diberi sediaan infusa daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Pengukuran kadar glukosa darah mencit pada menit ke 30, 60, 90 dan 120. Berdasarkan hasil pengujian infusa daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) menunjukkan bahwa konsentrasi 10%, 20% dan 40% berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit. Hasil yang diperoleh dari hasil uji ANOVA dua arah dilanjutkan dengan uji Post Hoc Tukey juga menunjukkan bahwa lama pemberian dapat mempengaruhi penurunan kadar glukosa darah mencit (p<0,05).
Formulasi Sediaan Kondisioner Rambut Sebagai Pelembab Rambut dari Minyak Inti Sawit (Palm Kernel Oil) Andri Prasetiyo; Lungguk Hutagaol; Nabila Prihantini Khairunnisa
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.11484

Abstract

Minyak inti sawit mengandung asam laurat 49,56%, dimana asam tersebut berfungsi sebagai pelembut, pelembab dan pembersih. Tujuan penelitian untuk memformulasikan minyak inti sawit menjadi sediaan kondisioner rambut yang memenuhi persyaratan mutu. Formula dibuat dengan beberapa konsentrasi minyak inti sawit (5%, 10% dan 20%), kemudian dilakukan uji mutu fisik dan kimia serta uji permukaan kutikula rambut dengan Scanning Electron Microscope. Kondisioner dibuat dengan cara pemanasan pada suhu 70-80°C dan pencampuran antara fase minyak dan fase air, dimana fase minyak dicampurkan kedalam air. Evaluasi kondisioner yang dilakukan meliputi organoleptik, homogenitas, viskositas dan sifat alir, pH, ukuran partikel serta uji permukaan kutikula rambut untuk mengetahui efek pelembutan. Pada hasil evaluasi pH, ketiga formula memenuhi syarat yaitu formula I 4,99 formula II 4,39 dan formula III 4,35. Pada evaluasi ukuran partikel semua formula memenuhi syarat dalam range 10-50µm. Pada evaluasi viskositas dan sifat alir didapatkan formula I dan formula II memiliki sifat alir plastis. Formula terbaik kondisioner rambut yang secara keseluruhan memenuhi persyratan mutu fisik yaitu formula I dan II, kemudian dilakukan uji permukaan kutikula terbukti mengalami efek pelembutan. Berdasarkan uji statistik didapatkan perbedaan bermakna pada uji evaluasi mutu fisik dan kimia pada formula kondisioner dengan ditunjukkan dengan nilai Sig. < 0
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Masyarakat Dalam Mengelola Obat Rusak Dan Kedaluwarsa Di RW 009 Desa Sukaragam Fajar Amirulah
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i1.11113

Abstract

In everyday life, people using and storage the medicines at home for self-medication. Of the stored drugs, some drugs are unused properly and to much only stored for a long period of time, causing damage to the drugs and the drugs accumulates to the limit of expiration. The aims of this study to analyze the relationship between the level of knowledge and the behavior of the people of RW 009 Sukaragam Village in managing destructive drugs and expired drugs at home. This research type a analytic survey research with a Cross Sectional observational design approach which was carried out in the community of RW 009 Sukaragam Village. The method of sampling used is Cluster Sampling. The sample size of 91 was calculated use the Slovin formula with a precision of 10% (0,1). The instrument used a questionnaire. The research was conducted from March-May 2022. In the results of data analysis, respondents with good knowledge category were 29 (31,9%), enough 44 (48,4%) and 18 (19,8%) less and respondents with positive behavior category 65 (71,4%), negative 26 (28,6%). In the results of bivariate data analysis using the Chi Square test, the results obtained p-value 0.064 (p-value >0.05), then the interpretation used is Ha is rejected and H0 is accepted. Based on this research, it can be concluded that there is no significant relationship between the level of knowledge and community behavior in managing damaged and expired drugs in RW 009 Sukaragam Village.

Page 1 of 4 | Total Record : 35