cover
Contact Name
Artono Raharjo
Contact Email
artonor@unisma.ac.id
Phone
+6281333205616
Journal Mail Official
jtm@unisma.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JTM
ISSN : -     EISSN : 23376546     DOI : -
Jurnal ini untuk mewadahi dan menjembatani civitas akademi, profesional dan pemerhati dalam bidang mechanical engineering, khususnya bidang tekhnologi manufaktur dan konversi energi dalam menuangkan hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2021)" : 16 Documents clear
Analisis Kekerasan Pengecoran Kuningan dan Magnesium dengan Variasi Media Pendingin Sayyid Habibullah
Jurnal Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

     Penelitian ini adalah untuk mengetahui. kekerasan pengecoran kuningan dan magnesium dengan variasi media pendingin dan penambahan magnesium pada logam utama kuningan. Kuningan dan magnesium dilebur menggunakan tungku pengecoran logam pada temperature 950 0C dan selanjutnya dituangkan. kecetakan logam lalu didinginkan di media pendingn air laut,air dan oli SAE40. Untuk mengetahui nilai kekerasan hasil pengecoran kuningan dengan magnesium menggunkan mesin uji kekerasan Rockwell hardness testing machine, hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai kekerasan tertinggi yaitu di media pendingin air laut sebesar 544,8 HRT dan pada penambahan .Mg menunjukkan bahwa penambahan Mg 15% pada pengecoran kuningan menunjukkan kenaikan nilai kekerasan 558,8. Hal ini disebabkan karena penambahan .unsur Mg pada kuningan menyebabkan struktur akan menjadi rata dan juga membentuk senyawa intermetalik yang dapat menyebabkan sifat mekanik meningkat.  Kata Kunci – Coran, Kekerasan, Kuningan, Magnesium, Media Pendingin
Pengaruh Variasi Jenis Daun Talas Pada Besarnya Beda Potensial Yang Dihasilkan Pada Proses "Harvesting Energy" Firdaus Fitraryansyah
Jurnal Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harvesting energy is energy harvesting that is environmentally friendly by using natural resources to produce renewable energy in the form of electrical energy. Harvesting energy that is commonly used is solar cells during the dry season which are considered more efficient and have many advantages, it does not cause air pollution or noise pollution, but during the rainy season solar cells cannot receive enough solar energy to be stored so they cannot produce electrical energy. The harvesting energy that will be used at this research is by dripping aquades droplets on the surface of the taro leaves with a drop distance of 5 cm and a tilt angle of 20° and varying the types of taro leaves used. On the underside of the leaf will be coated using aluminum foil as an electrode. The results of the research showed that the taro leaves of the Bogor taro species were colocasia esculenta (L) schott. generates an electrical voltage of 0.3964 volts and is the highest point of the electrical voltage produced. As the results, Taro Bogor colocasia gigantae (Bl.) Hook.f the electrical voltage generated is 0.2929 volts and the resulting electric voltage of taro is 0.3666 volts. The surface of the taro leaves contains elements of Mg, K, Ca which will bind to each other when they meet with H20, this reaction causes an electron jump.
Produksi Bahan Bakar Cair Hasil pirolisis Sampah Plastik Jenis PP Dengan Variasi Panjang Lintasan Sigit, Rosanto
Jurnal Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPirolisis merupakan proses dimana dekomposisi termal pada bahan-bahan polimer yang umumnya berlangsung dengan mengunakan temperature suhu diantara 150-800℃ tergantung pada jenis plastik yang digunakan. Pada penelitian ini menggunakan perbandingan panjang lintasan antara panjang lintasan 1 yang memiliki panjang 60cm dan lintasan 2 memiliki panjang 30cm yang berada diatas tabung reaktor dengan waktu 30 menit dan 60 menit, sehingga mendapat 2 bahan bakar cair dengan jumlah dan kualitas yang berbeda. Hasil bahan bakar cair lintasan 2 (30cm)  lebih banyak dan memiliki  flowrate lebih tinggi dibanding lintasan 1 (60cm) dan pada hasil pengujian ini juga diketahui lintasan 1 (60cm) menghasilkan wujud bahan bakar cair yang lebih jernih di banding wujud bahan bakar cair yang dihasilkan pada lintasan 2 (30cm). Kata kunci: pirolisis, panjang lintasan, sampah PP, flowrate, destilasi.
Analisis Perbandingan Unjuk Kerja Sistem Pendingin Portable Menggunakan Freon R-22 Dengan R-32 HIDAYAT, ANDI YUNI
Jurnal Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui panas kompresor, kondensor dan hasil dingin dari ac portable dengan variasi waktu. penelitian ini menggunakan Freon R-22 dengan R-32 untuk melakukan perbandingan dengan waktu yang ditentukan. Proses pertama mengisi refrigerant R-22 pada ac portable untuk melakukan  penelitian tersebut. Setelah itu pasang thermometer pada kompresor dan kondensor .  dilanjutkan dengan menyalakan ac portable dengan variasi waktu 30 menit, 45 menit, 60 menit. Proses selanjutnya setelah menyalakan ac portable dengan variasi waktu yang ditentukan adalah menghitung panas kompresor, kondensor dan hasil dingin dari ac portable. Untuk melakukan pengujian yang kedua maka refrigerant R-22 dikeluarkan dari ac portable menggunakan manifold gauge, setelah itu memasukan refrigerant R-32 pada ac portable. Dilanjutkan dengan menyalakan ac portable dengan variasi waktu 30 menit, 45 menit, 60 menit. Setelah mendapatkan hasil panas kompresor, kondensor dan hasil dingin dari ac portable maka akan mendapatkan hasil suhu yang berbeda dari kedua refrigerant R-22 dan R-32. Berdasarkan dari penelitian dan perbandingan dapat disimpulkan bahwa setiap ac memiliki Freon yang berbeda – beda sehingga semua jenis Freon tidak bias di pakai di semua unit ac.                                                                                                                           Kata kunci : Mesin pendingin (air conditioner),mesin pendingin portable,freon R-22 dengan R-32
PENGARUH KEKERASAN PEGAS dengan ROLLER 13 GRAM TERHADAP TORSI dan DAYA MOTOR VARIO 110 CC Efendi ZulsilHamdi, efendi Zulsil
Jurnal Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan duniaiotomotifisangatipesati salahisatunyaiadalahisepeda motor. Produsenisepeda motoritelahimemproduksiisepedaimotorimatic yang memiliki sistemi transmisiiotomatis atauidisebut Continuously Variable Transmissioni(CVT). Sepeda motorimaticibekerjaidenganiputaranimesinisehinggaimemilikiiperformanceiyang cenderug lambat.iOlehikarenaiituiperluiadanyaimodifikasiiCVT untukimeningkatkanidaya dan torsi sepedaimotor.iTujuanidariipenelitian iniiuntuk membandingkanidayaidanitorsi yang dihasilkanioleh pegasiCLDi1.000,i1.500,i2.000irpmidenganirolleri13igram (standar) pada sepeda motoriVarioi110icc.iPenelitian iniidilakukan denganicara mengaturimasing-masingivariasiipegasiCLDidenganirolleri13igramikemudianimengambilidataidayaidan torsi sepedaimotorimenggunakanidynotest.iPegasiCLDi1.000 rpm menghasilkan daya maksimum 9,76 Hpidanitorsiimaksimumi6,41iNmipadaiputaranimesin 8000irpm.iPegas CLDi1.500irpmimenghasilkanidayaimaksimumi9,77iHpipadaiputaranimesini8000irpm dan torsiimaksimumi6,43 Nmipada putaran mesini7500 rpm.iPegasiCLDi2.000irpm menghasilkan dayaimaksimumi9,76iHpidanitorsiimaksimumi6,41iNmipadaiputaranimesin 8000irpm.iKetiga variasiipegasitersebutidikombinasikan denganiroller 13igrami(standar). PegasiCLDi1.500irpmicocokidigunakaniuntukijalanilurus,isedangkanipegasistandaricocokidigunakaniuntukijalanitanjakan,itikungan-tikungan,idanikemacetan. Kataikunci:iVarioi110icc;ipegasiCLD;iroller;idaya;itorsiABSTRACT iTheidevelopmentiofitheiautomotiveiworldiisiveryifast,ioneiofiwhichiisimotorbikes.Motorcycleimanufacturersihaveiproducedi automaticimotorbikesithatihavei an automatic transmission system called Continuously Variable Transmission (CVT).I Automatic motorbikesiworkiwithiengineispeedisoithatitheyihaveiaiperformance thatitends to be slow. Therefore it isinecessary toimodify the CVT to increase the poweriand torqueiofithe motorbike.Theipurposeiofithisistudyiwasitoicompareitheipowerianditorqueiproducediby the CLDi1,000, 1,500,i2,000irpmispringsiwith a 13igram rolleri(standard) oniai110 cciVario motorcycle. Thisiresearchiwas conducted by adjusting eachivariationiofitheiCLD spring with a 13igramirollerithenitaking theipower anditorque dataiofithei otorbike usingithe dynotest.iThei1,000irpmiCLDispring producesia maximumipower ofi9.76ihp andia maximumitorqueiofi6.41 Nm at an engine speed ofi8,000 rpm.iTheiCLDi1,500 rpm springiproducesiaimaximumipoweriofi9.77ihpiati8,000irpmiandiaimaximum torqueiofi6.43 Nm ati7,500irpmiengineispeed.iThei2,000irpmiCLDispringiproducesiaimaximumipoweriof 9.76iHpiandiaimaximumitorqueiofi6.41iNmiati8,000irpmiengineispeed.iTheithreeivariationsiofitheispringiareicombinediwithiai13igrami(standard)iroller.iTheiCLDi1,500irpmispringsiareisuitableiforistraightiwalks,iwhile theistandard springsiare suitableiforiinclines, curvesiand trafficijams.
ANALISIS TENSILE STRENGTH DAN HARDNESS PADA BAJA ST 60 STELAH PROSES HEAT TREATMENT (NORMALIZIN) DENGAN VARIASI MEDIA PENDINGIN mochamad wahyu laksono
Jurnal Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui pengaruh baja ST 60 pada kekuatan tarik dan kekerasan dengan variasi media pendingin setelah mengalami perlakuan panas normalizing. penelitian ini menggunakan baja ST 60 yang mempunyai komposisi C = 0,439%, Mn = 0,752, P = 0,198, S = 0,0106, Si = 0,305%. Pada penelitian ini mengunakan 6 sampel percobaan kekerasan dan 18 sampel percobaan kekuatan tarik dengan perbandigan  suhu normalizing 7000 C dan 900 0Cdan variasi pendigin oli SAE 40 5 liter, udara 27 0C,  air garam  dengan menggunakan campuran air 5 liter dan 270 gram garam. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hasil hardness yang paling tinggi terdapat di variasi air garam pada suhu 700 0C degan  nilai rata - rata 20,7 HRC dan pada suhu 9000 C dengan nilai rata – ratanya adalah 62 HRC, sedangkan hasil hardness terendah terdapat di variasi udara pada suhu 7000 C degan  nilai rata - rata 13,5 HRC dan pada suhu 900 0C dengan nilai rata – ratanya adalah 14,5 HRC. Sedangkan hasil tensile strength yang paling tinggi terdapat di variasi oli SAE pada suhu 700 0C dengan  nilai rata - rata 0,73 Kn/mm2 dan pada suhu 900 0C dengan nilai rata – ratanya adalah 0,938 Kn/mm2, sedangkan hasil hardness terendah terdapat pada variasi air garam pada suhu 700 0C dengan  nilai rata - rata 0,768 Kn/mm2 dan pada suhu 900 0C dengan nilai rata – ratanya adalah 0,575 Kn/mm2.

Page 2 of 2 | Total Record : 16