cover
Contact Name
Nelly
Contact Email
jurnalkharismata@gmail.com
Phone
+6282332575637
Journal Mail Official
jurnalkahrismata@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Suprapto VI No. 86 Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta
ISSN : 26558653     EISSN : 26558645     DOI : 10.
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta merupakan jurnal ilmiah yagn diterbitkan secara online oleh Sekolah Tinggi Alkitab Jember yang bertujuan untuk memublikasi hasil penelitian para dosen di bidang teologi Kristen, baik di gereja, maupun pelayanan kristiani lainnya. Scope dalam KHARISMATA adalah: 1. Teologi Biblika 2. Teologi Sistematika 3. Teologi Praktika
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2: Januari 2025" : 11 Documents clear
Dari Paha Yakub ke Duri Paulus: Kelemahan dan Kekuatan dalam Teologi Alkitabiah Isak Suria
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol. 7 No. 2: Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/t9kss294

Abstract

This article examined how human weakness became a space for manifesting divine power through a comparative study of Jacob's experience at Pniel (Genesis 32:25–32) and Paul's thorn in the flesh (2 Corinthians 12:7–10). The study addressed the problem of how suffering shaped identity and functioned as a means of revealing God's power. It aimed to explore the theological significance of these experiences in light of the Hebrew concept of shamar (?????? nurturing/thorns). The methods used included linguistic, historical-cultural, and typological-canonical approaches. The study shows that weakness is not a barrier but a vessel of grace. In the cases of Jacob and Paul, suffering leads to a transformation of identity and empowerment for ministry. The study concludes that, in the biblical tradition, human weakness is often God's way of forming, preserving, and fully revealing Himself in the lives of His people.   Artikel ini membahas bagaimana kelemahan manusia menjadi ruang bagi manifestasi kekuatan ilah. Melalui studi komparatif terhadap pengalaman Yakub di Pniel (Kejadian 32:25–32) dan duri dalam daging Paulus (2 Korintus 12:7–10). Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana penderitaan membentuk identitas dan menjadi sarana pewahyuan kuasa Allah. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji makna teologis dari pengalaman tersebut dalam terang konsep Ibrani ?????? shamar (memelihara/duri). Metode yang digunakan adalah pendekatan linguistik, historis-kultural, dan tipologis-kanonikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan bukan penghalang, tetapi justru wadah kasih karunia. Dalam kasus Yakub dan Paulus, penderitaan berujung pada transformasi identitas dan kuasa pelayanan. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa dalam tradisi biblika, kelemahan yang dialami manusia seringkali merupakan cara Allah membentuk, menjaga, dan menyatakan diri-Nya secara penuh dalam kehidupan umat-Nya.

Page 2 of 2 | Total Record : 11