cover
Contact Name
Kartianom
Contact Email
kartianom@gmail.com
Phone
+6285242704085
Journal Mail Official
jurnalannisa45@gmail.com
Editorial Address
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 9, Watampone, 92731, Indonesia
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
An Nisa'
Core Subject : Social,
An Nisa is a scientific journal for disseminating results of conceptual research or studies on gender and child, is published two times (June and December) a year. An Nisa is managed by the Institute for Research and Community Service (LPPM) at Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone. The publications through An Nisa include results of research or conceptual studies about gender, women, and child that have never been published elsewhere. The An Nisa is intended for experts, academics, practitioners, state administrators, and NGOs. The aim of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics in the fields ofgender and child.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 14 no. 2 (2021)" : 5 Documents clear
Meta Analysis: Pengaruh Gender Terhadap Faktor Psikologis Belajar Siswa Munawarah M
AN-NISA Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v14i2.4175

Abstract

This study aims to determine whether gender differences affect the psychological factors of student learning in Indonesia. The research process was carried out using the meta method, which was to collect journal research articles from 2012-2021 which had the topic of psychological factors in student learning which were reviewed based on the gender of the students. The research sample is journal research articles that are collected through various search engines, namely Google Scientist, Researchgate, and OneSearch and have met the selection criteria. The data analysis technique used was the standard mean difference to determine the effect size and further test the effect of the random model. The results showed that gender differences had a significant effect on the psychological factors of student learning by 70%. Psychological learning factors of students include learning motivation, interest in learning, and students' emotional intelligence.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perbedaan gender berpengaruh terhadap faktor psikologis belajar siswa di Indonesia.  Proses penelitian dilakukan dengan menggunakan metode meta analisis, yaitu mengumpulkan artikel penelitian jurnal dari tahun 2012-2021 yang memiliki topik penelitian tentang faktor psikologis belajar siswa yang ditinjau berdasarkan gender siswa. Sampel penelitian adalah srtikel penelitian jurnal yang dikumpulkan melalui berbagai mesin pencari yaitu google scholar, researchgate, dan onesearch dan telah memenuhi kriteria pemilihan. Teknik analisis data yang digunakan standardized mean differens untuk menentukan nilai effect size dan uji lanjut menggunakan efek model acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan gender berpengaruh secara signifikan terhadap faktor psikologis belajar siswa sebesar 70%. Faktor psikologis belajar siswa meliputi motivasi belajar, minat belajar, dan kecerdasan emosional siswa
Penerapan Permainan Magic Box Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1-20 Pada Anak Usia Dini Di Taman KanaK-Kanak Laelatul Qadar Kelompok B Watampone Kelurahan Masumpu Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Nasriah Nasriah NAS
AN-NISA Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v14i2.5130

Abstract

Penelitian ini membahas Penerapan Permainan Kotak Ajaib dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Simbol Bilangan 1-20 pada Anak Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan pokok dalam penelitian meliputi 1) kemampuan mengenal lambang bilangan 1-20 pada anak usia dini sebelum permainan Kotak Ajaib. 2) Kemampuan mengenal lambang bilangan 1-20 pada anak usia dini setelah bermain Kotak Ajaib. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus uji t Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang diperoleh melalui observasi sebelumnya dan setelah penerapan permainan Kotak Ajaib, dari setiap indikator terlihat adanya peningkatan rata-rata sebesar 53,34%, mencapai rata-rata 93,32% pada kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia dini kelompok B di TK Laelatul Qadar. Uji T digunakan untuk membuktikan adanya peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-20 pada anak usia dini pada penerapan permainan Kotak Ajaib, hasil perhitungannya dapat dilihat melalui pretest dengan rumus uji t = thitung > ttabel yaitu -2,2 > 2,04 dan hasil perhitungan melalui posttest dengan rumus uji t = thitung > ttabel yaitu -4,86 > 2,04. Artinya ada peningkatan pengenalan lambang bilangan 1-20 pada anak usia dini kelompok B di TK Laelatul Qadar Watampone Desa Masumpu Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone.
Peran Orang Tua Dalam Pengelolaan Sosial Emosional Anak Usia Dini Selama Pembelajaran Daring Rahmi a,1,* , Sitti Fatimah b,2 Ah Rahmi Sitti Fatimah Ahmad Irfan
AN-NISA Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v14i2.5144

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kontribusi orang tua di TK Asri Waru Desa Bulu Tempe Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Dan untuk mengetahui pengelolaan sosial emosional anak usia dini pada pembelajaran daring di TK Asri Waru Desa Bulu Tempe Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, untuk memperoleh data yang diinginkan peneliti menggunakan data primer dan sekunder. Selanjutnya dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi orang tua dalam pembelajaran daring di TK Asri Waru Desa Bulu Tempe Kecamatan Tanete Kabupaten Bone Riattang Barat sebagai pendidik yang mengutamakan kepentingan dan kebutuhan anak, peran orang tua sebagai pengendali dengan mengatur sikap anak, orang tua sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana dan prasarana bagi anak, sedangkan orang tua berperan sebagai pembimbing, orang tua dapat memberikan arahan atau bimbingan kepada anak. Adapun manajemen sosial emosional anak usia dini pada saat pembelajaran daring yaitu respect dimana anak dapat menghargai orang lain, menyesuaikan diri agar anak dapat diterima lingkungannya, dan solidaritas dengan anak.
Upaya Guru Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Kelompok B TK Mallusetasi Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone Srinita Srinita Bonita Mahmud
AN-NISA Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v14i2.5145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui upaya guru dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini kelompok B TK Mallusetasi Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat upaya guru dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa kelompok B TK Mallusetasi Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan pedagogik dan psikologis, untuk mendapatkan data yang diinginkan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Kemudian dianalisis dengan: 1) Mereduksi data, 2) Mendeskripsikan data, 3) Menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran dalam upaya guru mengembangkan keterampilan sosial siswa kelompok B TK Mallusetasi Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone yaitu: 1) bermain sosial 2) memberikan kesempatan untuk perkembangan sosial 3) menyediakan wahana untuk perkembangan sosial anak yang positif 4) menyediakan sarana dan prasarana. Kemudian untuk mencari tahu. Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung upaya guru dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa kelompok B TK Mallusetasi Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone yaitu semangat yang dimiliki anak dan motivasi yang diberikan guru. Faktor penghambat yang dialami guru dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini kelompok B adalah keadaan emosi anak dan kurangnya perhatian anak saat belajar.
Dampak Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Moral Anak Usia 5-6 Tahun Yusnia Sitti Fatimah A.Sri Mardiyanti Syam
AN-NISA Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v14i2.5146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget pada anak usia 5-6 tahun di Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone dan untuk mengetahui dampak gadget terhadap moral anak usia 5-6 tahun di Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Daerah. yang menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan pedagogik, psikologis dan sosiologis untuk memperoleh data yang diinginkan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Kemudian dianalisis dengan: 1. Mereduksi data, 2. menyajikan data, dan 3. menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua bentuk penggunaan gadget pada anak usia 5-6 tahun di Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone yaitu anak sering mengakses aplikasi youtube, game dan juga aplikasi Tiktok dan anak menggunakan waktu yang berbeda, anak menggunakan gadget dengan durasi di bawah 1 jam, 1 jam, dan 2 jam sehari yang digunakan berulang kali dan setiap penggunaan membutuhkan waktu 10-15 menit. Ada dua dampak penggunaan gadget terhadap akhlak anak yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif gadget bagi anak adalah dapat melatih dan meningkatkan kecerdasan dalam hal mengenal literasi, daya pikir, rasa ingin tahu yang tinggi dan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri bagi anak. Dampak negatifnya adalah anak belum bisa mengatur waktu penggunaan gawai, emosi yang masih perlu dikendalikan, menunjukkan emosi marah, menangis, memberontak bahkan mengucapkan kata-kata yang tidak sopan kepada orang tua dan orang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5