Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM"
:
9 Documents
clear
PENGARUH RETURN ON EQUITY TERHADAP RETURN SAHAM (STUDI PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK)
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.82
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterkaitan atau pengaruh Return On Equity saham terhadap Return saham pada PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Data yang diambil melalui Laporan Keuangan periode 2013-2019. Metode analisis yang digunakan adalah pengukuran rasio yang terdiri dari Return On Equity dengan menggunakan rumus Return On Equity, Return saham dengan menggunakan rumus Return saham, analisis koefisien korelasi, analisis regresi sederhana dan analisis koefisien determinasi. Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan regresi Y = -81,264 + 3,675X, yang bisa diartikan bahwa setiap peningkatan 1 Return On Equity akan mempengaruhi peningkatan Return saham sebesar 3,675 maka nilai Return saham sebesar -81,264. Dengan kata lain ketika perusahaan tidak meningkatkan Return On Equity, maka Return saham akan mengalami penurunan. Sedangkan untuk koefisien korelasi diperoleh nilai sebesar 0,502. Hal ini menunjukan bahwa antara Return On Equity dan Return saham mempunyai hubungan yang sedang. Dan dari hasil perhitungan analisis koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,252 nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh Return On Equity terhadap Return saham adalah sebesar 25,2%, sedangkan sisanya sebesar 74,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
PENGARUH VARIASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI PADA DODOL BESTORY PD. INTAN BESTARI GARUT) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI "YASA ANGGANA" GARUT
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.83
Penelitian ini berlatar belakang terdapat permasalahan Keputusan Pembelian dari PD. Intan Bestari Garut yang belum sepenuhnya dilakukan oleh konsumen. Hal ini dapat dilihat dalam laporan penjualan perusahaan yang mengalami fluktuasi penjualan yang disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya dipengaruhi oleh variasi produk. Berkaitan dengan hal tersebut, menjadi dasar peneliti untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Variasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian studi pada Produk Dodol Bestory PD. Intan Bestari Garut”. Data yang diambil berupa data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner, observasi dan wawancara sedangkan data sekunder yang diperoleh melalui laporan keuangan periode 2016-2020 dan beberapa kajian pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif dan asosiatif dengan bentuk hubungan kausal sedangkan sampel dengan jumlah responden sebanyak 68 orang yang diambil menggunakan metode insidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk uji validitas dan reliabilitas mengunakan program SPSS Versi 20 for windows yang digunakan dalam penelitian ini hasilnya valid dan reliabel. Berdasarkan hasil uji korelasi sederhana diperoleh bahwa adanya hubungan yang kuat antara variasi produk terhadap keputusan pembelian, dimana berdasarkan hasil uji korelasi sederhana diperoleh angka sebesar 0,796. Selanjutnya berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh sebesar 63% sedangkan sisanya 37% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti seperti loyalitas konsumen, kepuasan konsumen, minat beli konsumen. Sedangkan pengujian hipotesis dengan uji t dengan hasil t-hitung 10.683 > t-tabel 1,670 sehingga diperoleh Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat bahwa variasi produk memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
Pengaruh Metode Penetapan Harga berbasis Permintaan dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Beli (Studi pada Wisma PKPN Garut)
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.84
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fluktuasi tingkat hunian di Wisma PKPN Garut yang mempengaruhi Minat Beli Ulang. Hal ini terjadi karena adanya kenaikan harga dan terganggunya pelayanan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode penetapan harga berbasis permintaan dan kualitas pelayanan terhdap minat beli ulang pada Wisma PKPN Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendektan deskriptif dan asosiatif. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis normalitas, analisis korelasi product moment, analisis determinasi, dan analisis hipotesis kemudian data diolah menggunakan program computer SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis, instrumen yang digunakan valid dan reliabel karena memiliki nilai lebih besar dari r tabelnya. Dari hasil analisis koefisien korelasi berganda secara simultan metode penetapan harga berbasis permintaan dan kualitas pelayanan terhadap minat beli ulang sebesar 0,607 dengan kategori “kuat”, untuk uji koefisien determinasinya memiliki konstribusi sebesar 36,8% sisanya 63,2% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Sedangkan hasil uji F nilai signifikasi pengaruh variabel metode penetapan harga berbasis permintaan dan kualitas pelayanan secara simultan terhadap minat beli ulang adalah sebesar 0,000 berarti sig < 0,025 dan untuk nilai Fhitung 28,272 > Ftabel 3,09, sehingga hipotesis diterima yang berarti terdapat pengaruh positif antara metode penetapan harga berbasis permintaan dan kualitas pelayanan terhadap minat beli ulang. Artinya bilamana keduanya dilakukan dengan tepat dan baik maka minat beli ulang akan meningkat pada Wisma PKPN Garut.
Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Ranjang 69 Garut)
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.85
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Ranjang 69 Garut,Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi wawancara, kuesioner dan observasi.Teknik pengambilan sampel yang penulis gunakan adalah teknik non probability sampling, Data yang telah dihimpun selanjutnya diolah dengan menggunakan aplikasi pengolah data statistik SPSS 25 for windows. Berdasarkan analisis dan data diperoleh keterangan bahwa instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan valid dan reliable karena memiliki nilai yang lebih besar dari r table sebesar 0,235. Dari hasil uji korelasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu person product moment (r) diperoleh keterangan bahwa Kualitas Produk mempunyai pengaruh yang kuat terhadap keputusan pembelian dengan nilai r sebesar 0,654dan koefisien determinasi sebesar42,8%.Selanjutnya dapat diketahui bahwa besarnya kontribusi hubungan Kualitas Produk (X) terhadap Keputusan Pembelian (Y) Pada Ranjang 69 adalah 42,8% dan sisanya 57,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen seperti keputusan pembelian produk, keputusan merek yang dipilih, keputusan mengenai jumlah, keputusan mengenai waktu pembelian yang dipilih dan keputusan mengenai cara pembayaran.
An ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS PADA PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ENTITAS ANAKNYA
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.86
Abstrak Untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya perubahan kas baik itu kenaikan atau penurunan kas setiap periodenya dapat dilakukan dengan analisis sumber dan penggunaan kas. Obyek penelitian dilakukan pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan entitas anaknya. Sumber kas terbesar tahun 2021 berasal dari bertambahnya simpanan nasabah. Penggunaan kas terbesar tahun 2021 digunakan untuk kredit yang diberikan. Pada periode tahun 2021 terjadi kenaikan kas hal ini disebabkan karena pada tahun 2021 sumber kas lebih besar daripada penggunaan kas. Adapun kenaikan kas tahun 2021 di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan entitas anaknya secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa bank berhasil meningkatkan sumber pendanan kredit, dari pos simpanan nasabah khususnya tabungan dengan biaya dana (cost of funds) yang relatif murah, sehingga secara integral akan meningkatkan margin usaha bank.
PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.87
Menurut prespektif manajemen keuangan, nilai perusahaan yang maksimal menjadi salah satu tujuan utama perusahaan. Dari Sembilan sektor perusahaan yang terdaftar di BEI, sektor finance menjadi sektor dengan perkembangan PBV yang lebih rendah dibanding sektor lainnya selama periode 2016-2018. Dari 5 subsektor finance sub sektor securities company menjadi sub sektor dengan rata-rata nilai perusahaan yang tertinggi. Sedangkan rata-rata nilai perusahaan terendah berada pada subsektor perbankan. Rendahnya nilai perusahaan mengindikasikan bahwa manajemen belum optimal dalam mengelolah aktiva perusahaan. Persepsi investor pada keberhasilan perusahaan dapat dilihat dari nilai perusahaan. Nilai perusahaan sendiri dapat diindikasikan dengan price to book value (PBV). Semakin tinggi PBV maka semakin tinggi juga kepercayaan pasar terhadap prospek perusahaan kedepan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sub sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 45 bank. Adapun jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 13 perusahaan. Hasil perhitungan menunjukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Untuk penelitian berikutnya diharapkan dapat meneliti faktor lain yang memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Karena profitabilitas bukan lah satu-satunya faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan bias saja dari struktur modal, atau bahkan risiko perusahaan.
PENGARUH KONDISI KERJA DAN PENGAWASAN ATASAN TERHADAP SIKAP KERJA DI PT NAULI KARYA ABADI CIREBON
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.88
Hasil observasi terhadap pegawai ditemukan masih belum baiknya kondisi kerja dan pengawasan yang dilakukan selama ini sehingga sikap kerja pegawai belum optimal untuk mendukung penyelesaian pekerjaan. Manajemen merupakan alat untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yag telah ditetapkan. Dalam pelaksanaannya perlu menciptakan kondisi kerja yang sehat dan penerapan pengawasan sehingga dapat membentuk sikap kerja pegawai menjadi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gambaran kondisi kerja dan pengawasan serta pengaruh positif antara kondisi kerja dan pengawasan baik masing-masing maupun simultan terhadap sikap kierja karyawan pada PT Nauli Karya Abadi Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, metode asosiatif dan metode kuantitatif. Adapun teknik analisa data yang dipakai adalah uji korelasi sederhana, koefisien determinasi dan uji regresi linier sederhana, sedangkan pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sebanyak 32 responden. Hasil penelitian kondisi kerja (X1) menunjukan bahwa respoden setuju dengan kondisi kerja saat ini cukup baik tapi perlu perbaikan, kondisi kerja (X1) menunjukan bahwa respoden setuju dengan kondisi kerja saat ini cukup baik tapi perlu perbaikan dan sikap kerja karyawan (Y) menunjukan bahwa respoden kurang setuju, sikap kerja belum baik perlu perbaikan. Disimpulkan secara parsial terdapat pengaruh X1 dan X2 terhadap Y, demikian juga terdapat pengaruh secara simultan X1X2 terhadap Y. Koefisien determinasi antara X1 dan X2 terhadap Y sebesar 67,9%, sedangkan sisanya 32,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Disarankan perlu peningkatan kondisi kerja seperti perbaikan fasilitas kerja dan ruang kerja, pengawasan dalam bekerja yang belum maksimal serta meningkatkan sikap kerja pegawai seperti semangat kerja dan kedisiplinan kerja.
Analisis Financial Leverage sebagai faktor yang mempengaruhi Earning Per Share (EPS) pada PT. Mayora Indah, Tbk.
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.89
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Financial Leverage terhadap Earning Per Share sebagai bentuk sentimen harga saham yang berfluktuatif pada periode 2010-2019 PT. Mayora Indah, Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder berupa laporan keuangan PT. Mayora Indah, Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam periode tahun 2010-2019. Adapun teknik analisis data yang dipakai adalah uji korelasi sederhana, koefisien determinasi dan uji regresi linier sederhana. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa nilai regresi sederhana yaitu y = 862.760 + 11.161 x ini menunjukkan bahwa adanya hubungan searah antara Financial Leverage terhadap Earning Per Share. Dengan nilai r = 0,610 artinya Financial Leverage berpengaruh positif terhadap Earning Per Share pada P.T. Intanwijaya Internatonal Tbk. Serta nilai r² diperoleh nilai sebesar 0,373 artinya sebesar 37,3 % Financial Leverage berpengaruh terhadap Earning Per Share dan sebanyak 63,7 % dipengaruhi oleh faktor dari luar yang tidak diteliti. Berdasarkan analisis, hasil uji korelasi diperoleh keterangan bahwa Financial Leverage memiliki pengaruh yang kuat terhadap Earning Per Share dengan nilai kolerasi sebebsar 0,610, besarnya nilai koefisien determinasi 37,3% dan sisanya (63,7%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian dan uji regresi yang berpengaruh besar dengan nilai y = 862.760 + 11.161 x. Ini menyatakan bahwa Financial Leverage berhubungan positif dengan earning per share. Berdasarkan pembahasan yang telah penelitilakukan, perusahaan diharapkan lebih berhati – hati dalam penggunaan Financial Leverage agar tidak membahayakan perusahaan. Karena apabila perusahaan terlalu besar dalam penggunaan utang dikhawatirkan perusahaan terjebak dan sulit untuk melepaskan beban utang. PT. Mayora Indah, Tbk juga harus menjaga Earning Per Share agar tetap sehat, guna Mempertahankan kestabilan nilai dan keuangan yang baik pada perusahaan sehingga harga EPS dapat ditingkatkan setiap tahunnya dan banyak investor yang akan tertarik untuk berinvestasi dan membuat perusahaan lebih terkenal.
TINJAUAN RESTRUKTURISASI PEMBAYARAN KREDIT MIKRO TAHUN 2020 STUDI PADA BANK BJB CABANG GARUT
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.90
restrukturisasi kredit mikro, kolektibilitas kredit mikro setelah restruturisasi, hambatan dalam merestrukturisasi pembayaran kredit mikro, upaya upaya merestrukturisasi pembayaran kredit mikro pada bank bjb cabang Garut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Hasil dari pembahasan dapat peneliti sampaikan bahwa prosedur restruturisasi kredit harus mengacu kepada peraturan Otoritas jasa keuangan dan standar operasional prosedur (SOP) yang yang berlaku di internal bank bjb. Penerimaan kembali angsuran kredit mikro setelah restrukturisasi cukup besar pada Triwulan II sebesar 66,79%, triwulan III 11,79% dan triwulan IV 21,42 % , hal ini dapat menyelamatkan asset bank dan terhindar dari resiko kerugian secara financial sedangkan kolektibiltas kredit mikro setelah restrukturisasi menunjukan baik yaitu 94,54% atau Non performing loan (NPL) sebesar 5,46% hal ini menunjukan bahwa kinerja atau performance kredit mikro setelah restrukturisasi lebih baik. Hambatan dalam marestrukturisasi kredit mikro diantaranya, faktor debitur yang tidak memiliki catatan administarsi keuangan dan pengelolaan usaha yang masih secara tradisional sedangkan dari pihak bank berupa perhatian terhadap debitur kredit mikro kurang maksimal, upaya upaya yang dialukan pihak bank harus memberikan pembinaan dan pelatihan dalam hal administrasi keuangan dan meningkatkan skil SDM debitur dalam mengelola usaha.