cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 82 Documents clear
PENGARUH ALTERASI, KEKAR, DAN SESAR PADA AKUIFER VULKANOKLASTIK KULONPROGO DOME, KOKAP, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA Nazwa Khoiratun Hisan; Arhananta Arhananta; Anggita Mahyudani Rkt.
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.849

Abstract

Keadaan air tanah pada daerah OAF (Old Andesite Formation) memilki ketersediaan yang terbatas dikarenakan kondisi batuan kedap air yang mendominasi. Belum ada penelitian dari tahun 2011 sampai sekarang yang membahas mengenai hubungan antara alterasi hidrotermal dengan jenis akuifer, respon batuan terhadap air tanah, dan ketinggian muka air tanah. Daerah penelitian terletak di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian terdiri atas interpretasi data sekunder geologi meliputi citra, anomali bouger, dan geolistrik;  pemetaan surface meliputi measuring section, scanline, dan ketinggian muka air tanah. Stratigrafi daerah penelitian dari tua ke muda yaitu Formasi Kebo-Butak sebagai akuiklud yang termasuk dalam OAF serta Intrusi Andesit sebagai akuifug. Pada pembagian satuan geomorfik daerah penelitian terbagi atas dua satuan geomorfik yaitu satuan bentuk asal fluvial dan vulkanik, dari satuan tersebut terbagi lagi menjadi dua satuan bentuk lahan diantaranya Perbukitan Vulkanik Terdenudasi dan Dataran Fluvial. Struktur yang berkembang pada daerah penelitian dari data citra, geologi permukaan, dan anomali gaya berat yaitu kelurusan struktur geologi yang berarah utara-selatan dan sesar mendatar kiri yang berarah timur lautbarat daya. Hidrogeologi pada daerah penelitian terdiri atas akuifer alterasi tidak tertekan dan akuifer celah tidak tertekan. Terdapat dua tipe alterasi yaitu alterasi tipe propilitik sebagai akuifer dan alterasi tipe argilik sebagai akuiklud. Akuifer celah tidak tertekan terdapat pada zona sesar mendatar kiri dengan kelurusan timur laut-barat daya. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengkaji mengenai geometri akuifer.
ANALISA MODEL MATEMATIKA PENGARUH GEOMETRI JALAN ANGKUT TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DUMP TRUCK (STUDI KASUS : PT. BUKIT ASAM TBK. SUMATERA SELATAN) Yazid Fanani; Rilianisa Destinaba
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.544

Abstract

Kegiatan pengangkutan menggunakan dump truck dipengaruhi oleh kondsisi jalan, peralatan dan cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara geometri jalan angkut terhadap penggunaan bahan bakar dump truck dengan pendekatan model matematika berdasarkan metode regresi linier. Konsumsi bahan bakar dinyatakan sebagai variabel terikat (Y). Kemiringan jalan, jarak angkut, kecepatan dan waktu tempuh dinyatakan sebagai variabel bebas (X). Berdasarkan analisa  model matematika dapat diketahui bahwa yang paling besar pengruhnya terhadap konsumsi bahan bakar dump truck adalah perubahan jarak angkut. Tiap perubahan jarak sebesar 100 meter akan menambah konsumsi bahan bakar sebesar 0,112282 liter.