cover
Contact Name
Eka Setyowati
Contact Email
ojsjamak@waskitadharma.ac.id
Phone
+6281335726057
Journal Mail Official
ojsjamak@waskitadharma.ac.id
Editorial Address
http://ejurnal.waskitadharma.ac.id/index.php/jamak/TIMPENYUNTING
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jamak; jurnal administrasi manajemen dan kepemimpinan
ISSN : 23558466     EISSN : 26553244     DOI : 00042120889
Core Subject : Social,
Fokus dan Skop JAMAK: memuat artikel dalam bidang administrasi,manajemen dan kepemimpinan yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: agama, sosial, ekonomi, kependidikan, dan sains,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2018): JAMAK 2018" : 5 Documents clear
E-learning Sebagai Aplikasi Pembelajaran Di Sekolah Menengah Kejuruan Jayanti, Dwi
JAMAK Vol. 5 No. 1 (2018): JAMAK 2018
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran berbasis web atau e_learning di sekolah menengah kejuruan khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan Taruna Bhakti, Cimanggis Depok. Fokus penelitian untuk mendeskripsikan administrasi kesiswaan dan guru. Adminstrasi kesiswaan seperti perencanaan penerimaan peserta didik baru, pengelompokan peserta didik untuk pelaksanaan pembelajaran, pengenalan dengan orang tua peserta didik, sedangkan administrasi pembelajaran atau yang biasa dikenal administrasi guru adalah rangkaian aktivitas yang wajib dibuat oleh guru sebelum pelaksanaan pembelajaran seperti data isian guru, perencanaan, pelaksanan, penilaian, evaluasi, analisis dan hasil. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari wakil kepala sekolah, guru, dan karyawan tata usaha, sedangkan pengumpulan data diperoleh dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penerimaan peserta didik baru dilakukan dengan aplikasi teknologi web agar orang tua dan calon peserta didik dapat lebih mudah dan cepat dalam mengakses sumber informasi. Pengelompokan peserta didik untuk proses pembelajaran di kelas dilakukan dengan pengisian format kompetesi keahlian atau paket keahlian dan hasil isian jurusan ditetapkan oleh pihak sekolah sesuai dengan hasil tes. Pengenalan pihak sekolah dengan orang tua peserta didik dilakukan dengan mengisi instrument wawancara di awal, pertemuan dengan orang tua dua kali di tiap semester, dan kunjungan di rumah bagi peserta didik yang perlu dilakukan penanganan. Administrasi guru seperti data isian guru, perencanaan, pelaksanan, penilaian, evaluasi, analisis dan hasil dengan memanfaatkan internet sebagai manajamen pembelajaran sehingga memberikan hasil yang maksimal bagi guru dalam pengelolaan perangkat pembelajaran untuk sekolah. Kata kunci: aplikasi pembelajaran, e-learning, administrasi siswa dan guru.
POLICY EVALUATION ON LOCAL ORGANIZATIONAL ARRANGEMENT OF THE REGENCY GOVERNMENT OF BANYUWANGI EAST JAVA PROVINCE: local government autonomy, restructuring of local government organizations Astuty, Pudji
JAMAK Vol. 5 No. 1 (2018): JAMAK 2018
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of local governments always go hand in hand with the advancement of the Indonesian political system. This study was intended to describe in depth and systematic changes that occur, to underly reasons and implications as well as to analyze the organizational restructuring of the Local Government of Banyuwangi by using rightsizing approach. Research method type is descriptive and used qualitative research approach. The findings showed that in carrying out the organization's performance of Banyuwangi local office there are push and pull of authority between organizational units as a result of the overlapping power among institutions, and also overloaded duties and authorities due to the existing condition of slim local government organizations. The study recommended for sustainable restructuring of local government organizations in the Banyuwangi Regency.
BELAJAR BERSAMA, BERTAHAP, DAN BERKESINAMBUNGAN: Sebuah Orientasi Pendidikan Seumur Hidup (PSH): belajar bersama, berkesinambungan, pendidikan seumur hidup Purwanto, Aries
JAMAK Vol. 5 No. 1 (2018): JAMAK 2018
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang baik seharusnya mengintegrasikan ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Pembelajaran hendaknya memfokuskan pada proses mendidik dan tidak sekedar mentransfer pengetahuan begitu saja. Metode pembelajaran yang hanya meneruskan pengetahuan oleh Hiltz (1998) dikatakan sebagai, the sage on the stage, tidak memberikan peluang kepada siswa berinteraksi dan bertransaksi antar siswa menyebabkan mereka kehilangan waktunya untuk mengartikulasikan pengalaman belajar. Pembelajaran yang memberikan latihan berpikir kritis (critical thinking) dan interaksi sosial (social interaction) hanya mendapatkkan porsi waktu yang sangat sedikit karena guru hanya disibukkan dengan tugas rutinitas untuk segera "menuntaskan" kurikulum yang menjadi tanggung jawabnya. Atau, dengan kata lain, cara-cara kerja sama atau kolaborasi untuk memberikan latihan berpikir kritis melalui pemecahan masalah hampir tidak dapat dilakukan dalam situasi pembelajaran. Akibatnya, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pengembangan aspek-aspek seperti kerja sama, menghagai pendapat, mengenali diri sendiri dan orang lain dan sejenisnya terabaikan dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran perlu memperhatikan penanaman aspek-aspek soft skills, yang antara lain kerja sama, rasa saling menghargai pendapat, rasa saling memiliki (sense of belonging), rasa tanggung jawab (sense of responsibility), kejujuran dan rela berkorban dan seterusnya yang saat ini terasa diabaikan dan masih belum memperoleh perhatian besar dalam dunia pendidikan kita. Sebaliknya, sekolah-sekolah hanya mengajarkan pengetahuan kognitif demi "mengejar nilai baik" saja agar supaya mereka, para pebelajar, lulus ujian dan mengabaikan keseimbangan perkembangan dimensi-dimensi afektif dan psikomotorik
MEMULIAKAN PETANI MEWUJUDKAN KEDAULATAN PANGAN: Petani, kedaulatan pangan Rumadi
JAMAK Vol. 5 No. 1 (2018): JAMAK 2018
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris serta mempunyai sumber daya alam yang melimpah. Akan tetapi, hal ini berbanding terbalik dengan tidak terpenuhinya kebutuhan masyarakat Indonesia akan pangan dengan ditandainya impor beras yang dilakukan oleh pemerintah. Akar masalah utama dari semua ini adalah meningkatnya kebutuhan pangan baik dalam jumlah, keragaman dan mutunya, seiring dengan pertumbuhan populasi dan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, kurangnya pemberdayaan terhadap kaum petani oleh pemerintah dalam mengatasi peningkatan kebutuhan akan pangan juga menjadi permasalahan yang krusial. Sehingga dengan memuliakan petani dapat mencabut akar permasalahan dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.
PERANAN PELATIHAN PERANGKAT DESA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI DESA: Pelatihan Perangkat Desa, Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Desa Ahmadi, Rulam
JAMAK Vol. 5 No. 1 (2018): JAMAK 2018
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat desa merupakan aparatur pemerintah tingkat desa dengan tugas menyelenggarakan roda pemerintahan di tingkat desa, khususnya dalam dalam bida layanan publik. Peningkatan kualitas kinerja kepala desa merupakan suatu tuntutan dalam rangka memberikan layanan publik yang memuaskan. Namun pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak atau pada umumnya perangkat desa mengalami keterbatasan kemampuan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya dalam layanan publik di desa. Peningkatan kualotas kinerja kepala desa dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain adalah melalui pelatihan yang dilaksanakan secara berencana dan berkesinambungan. Dengan pelatihan tersebut akan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru perangkat desa sehingga dalam memberikan layanan betul-betul memuaskan masyarakat desa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5